[FF Freelance] EXO Planet (Chapter 2)

EXO PlanetAuthor : Raraelf95

Cast : All member Exo , Bae Suzy (Miss A) , Park Jiyeon (T-ara), Jung Eunji, Kim Namjoo, Oh Hayoung (A-pink) ,Im Yoona (SNSD), Jin Hyewon (5 Dolls), Shin Yoonjo (Hello Venus), Krystal Jung [F(x)]

Support cast : You can find in the story ^^

Genre : Romance , Fantasy , Comedy (?), Supernatural

Lenght : Series

Rating : T

Disclaimer : Terinspirasi dari MV EXO – MAMA, Film, anime dan sisa nya dari otak saya ^^ Author hanya meminjam nama mereka saja karena mereka milik Tuhan, Orang tua nya dan juga Fans nya

Previous: Teaser, Chapter 1,

NB: Di butuhkan imajinasi yang kuat untuk mengerti (?), banyak typo yang tersebar dimana-mana, setiap part di isi cast yang berbeda-beda. Untuk paham bacalah sesuai urutan nya J

Pernah di publish di http:/Saykoreanfanfiction.wordpress.com

Don’t be silent reader!!

%%%%%%%%%%EXO PLANET%%%%%%%%%%%%

Sedari tadi mata kecoklatan itu melihat ke arah bangku kosong yang berada 2 bangku dari tempat nya. Sudah seminggu lebih pemilik bangku itu tidak menempati tempat nya.

“Kau tahu… aku juga mengkhawatirkan nya. Ya walaupun memang ia sangat menjengkelkan dengan khayalan-khayalan yang….” Seorang lelaki berambut kecoklatan itu memberhentikan ucapan nya saat ada yang menatap diri nya tajam. Ia mendeham kecil lalu memposisikan tubuh nya menghadap papan tulis di depan nya.

Yah memang ada perasaan khawatir namun hanya sedikit. Ingat di beri garis bawah, italic atau perlu pakai bold juga pada kata sedikit nya. Yah hanya sedikit, itu karena ia tidak suka dengan lelaki itu. Lelaki itu suka menggoda nya dan menjahili nya serta jangan lupa kalau ia adalah seorang pembual besar. Dia tidak suka itu.

Lelaki yang di maksud adalah Kim Jongin atau Kai. Lelaki itu sudah seminggu lebih menghilang tanpa jejak. Terakhir Suzy bertemu dengan Kai di atas bukit dekat sekolah nya untuk membuktikan ucapan lelaki itu.

Apa mungkin ia di culik makhluk gaib di bukit itu? Memang ada kabar miring tentang bukit itu yang memiliki mitos yang sangat menakutkan. Ya mungkin saja, pikir gadis itu.

Lalu sedetik kemudian ia menepis pemikiran yang tidak rasional itu, ia bukanlah Kai yang suka berimajinasi yang aneh-aneh dan terlebih lagi ia bukan orang yang mudah percaya ada nya hal seperti itu. Untuk mengalihkan pikiran nya ia kembali focus ke pelajaran.

%%%%%%%%%%EXO PLANET%%%%%%%%%%%%

Sehun baru pulang dari sekolah dan langsung bergegas ke rumah. Dari kejauhan ia melihat seperti ada angin puyuh tetapi tidak terlalu besar di halaman belakang rumah nya. Dengan segera ia berlari ke halaman rumah nya. Namun, langkah nya terhenti dan tubuh nya tiba-tiba mematung, mata nya membulat sempurna serta mulut nya yang sedikit terbuka. Ia shock dengan apa yang ia lihat saat ini. Ia mencubit tangan lalu pipi nya untuk membuktikan apa ini nyata atau hanya khayalan semata. Ia meringis kesakitan dan itu menandakan bahwa ia tidak bermimpi di siang bolong. Tapi bagaimana bisa? Bagaimana bisa adik nya Oh hayoung dapat memainkan (?) angin dengan tangan nya? Yang mengakibatkan halaman belakang rumah nya sedikit berantakan.

“Hayoung-ah….” Panggil Sehun kepada adik nya, Hayoung kaget mendengar suara berat milik kakak nya. Dengan reflex ia membalikkan badan nya dan angin yang tadi ia mainkan juga menghilang. “Op… oppa?”

Sehun mendekat dengan mata yang menyipit saat hayoung tiba-tiba menyembunyikan kedua tangan nya di belakang.

“Bagaimana bisa kau melakukan nya?”

“Melakukan apa? Maaf Oppa aku ada les” alasan Hayoung. Sehun tau ada yang di sembunyikan Hayoung dan ia tidak abis pikir bagaimana bisa gadis berumur 17 tahun itu bisa membuat angin dari tangan nya dan memainkan nya?

Sehun meraih tangan adik nya, “Hari ini hari rabu dan setahu ku kau tidak ada jadwal les, benarkan?”

Seperti nya Hayoung salah memberi alasan ke kakak nya. Walaupun Sehun rada tidak mempedulikan orang sekitar nya tapi ia tahu jadwal-jadwal adik nya ataupun ibu nya. Itu karena Hayoung di harus kan memberitahu kakak nya mau kemana saja ia kalau keluar rumah, ya walaupun sering di acuhkan oleh Sehun.

“Tapi bagaimana bisa kau melakukan itu? Bagaimana kau melakukan trik semacam itu?” tanya Sehun yang masih sangat penasaran. “Itu bukan trik….” Gumgam gadis itu tapi dapat di dengar oleh Sehun. Sehun mengerutkan dahi nya saat mendengar gumgaman adik nya itu, kalau bukan trik lalu apa? Pikir nya.

“Itu bukan trik… gadis itu yang memberikan nya dan kau tahu Oppa, kau bisa juga mendapatkan….”

“Kau itu ngomong apa sih? Janganlah menjadi seseorang yang pengkhayal seperti itu!! Kau mirip sekali dengan Kai” potong Sehun. “Kai? Maksud oppa teman oppa itu? Ahh apa tadi yang oppa lihat hanya ilusi? Baik… lihat ini baik-baik.”

Hayoung melakukan apa yang tadi gadis itu intruksikan untuk mengeluarkan angin itu, ia menggerak-gerakan tangan nya. Sehun memperhatikan tangan itu tanpa mengedipkan matanya agar ia tidak ketinggalan setiap detik nya.

 

Blusshhh

 

Angin yang tadi ia lihat dari kejauhan tapi kali ini ia melihat nya dari dekat. Ada perasaan takjub dan aneh saat melihat angin ini. Bagaimana bisa adik nya melakukan ini?

“Apa oppa tahu burung merpati yang aku selamat kan beberapa hari yang lalu itu?” Sehun mengangguk. “Burung itu berubah menjadi seorang gadis… aku kira aku mimpi tapi tidak… aku tidak bermimpi. Itu nyata. Ia menceritakan ku semua nya. Saat ia memegang tangan ku, ini lah yang terjadi.”

Sehun melihat lagi angin yang masih ada di tangan adik nya. Angin itu belum terlalu terkendali. Hayoung tahu kakak nya pasti tidak akan percaya dengan ucapan nya, maka dengan itu ia mengajak nya ke kamar nya. Karena gadis itu sedang ada di kamar nya bukan di kandang.

Sehun membuka sedikit kamar adik nya dan benar, benar ada seorang gadis di dalam nya. Ia tengah menari-nari seperti tarian ballet. Terlihat ada goresan senyuman di sudut bibir lelaki itu dan entah kenapa jantung nya berdebar kencang.

Gadis itu makin terlihat jelas saat ia membuka pintu nya sedikit lagi. Mata nya terbelalak ketika ia melihat ada yang ganjal di tubuh gadis itu lebih tepat nya di punggung gadis itu. Benda itu berwarna putih dan berbulu. Apa? Berbulu? Benda itu seperti sayap. Ada sayap di punggung nya. Dengan refleks ia membuka pintu itu dengan kasar dan tentu nya membuat gadis itu ketakutan lalu berubah menjadi seekor merpati. Untuk yang satu ini ia sudah tahu kalau wujud gadis ini adalah seekor merpati, itulah yang adik nya ceritakan.

Hayoung yang melihat nya langsung mendorong sedikit tubuh kakak nya agar ia bisa masuk ke dalam kamar. Sementara Sehun ia berhenti di tempat. “Eonni-ya jangan takut… dia ini kakak ku, jadi turunlah.”

Burung itu tidak terbang lagi, ia turun ke bawah dan merubah wujud nya menjadi manusia lagi. Sehun hanya diam mematung melihat kejadian ini. Mata nya dengan mata gadis itu bertemu lalu gadis itu menundukkan kepala nya.

 

Deg!

 

Sungguh jantung Sehun tidak mau berhenti berdebar saat melihat gadis yang ada di depan nya, bukan adik nya melainkan gadis yang hmm ada sayap nya itu.Aneh memang Sehun tertarik dengan perempuan seperti itu.

Oppa kenapa kau menatap nya seperti itu? Lihat dia jadi takutkan?” omel Hayoung, Sehun menggelengkan sedikit kepala nya untuk menyadarkan diri nya. Dapat di lihat memang gadis itu terlihat ketakutan dan ia dari tadi hanya menundukkan kepala nya.

“Maaf… maafkan aku, aku kaget dan… yah maaf telah membuat mu ketakutan.”

Sehun melangkah masuk ke dalam kamar adik nya itu karena dia dari tadi diam terpaku di ambang pintu dan semakin jelas ia melihat sayap itu. Ada bekas luka di dekat sayap nya. Ia mendeham, “Nama ku Oh Sehun, nama mu? Dan dari mana asal mu?” sehun menjulurkan tangan nya dan gadis itu mengambil nya.

Perlahan wajah gadis itu terangkat. Dengan jarak seperti ini wajah nya makin terlihat jelas. ‘Yeppoyo’ batin sehun. Hayoung yang berdiri di samping gadis itu tersenyum kecil melihat gelagat kakak nya.

Kakak nya yang ia kira hanya menyukai buku-buku ini, bisa juga tertarik dengan seorang perempuan. Sebenarnya banyak siswi atau pun perempuan yang melihat kakak nya ini langsung suka sama kakak nya. Akan tetapi, Sehun hanya menanggapi nya hanya angin lalu. Ia tidak peduli dan malah jika ada yang menyatakan cinta ia akan langsung menolak nya tanpa melihat siapa yang ada di depan nya.

Hanya 1 perempuan yang dekat dengan kakak nya yaitu Bae Suzy. Sifat mereka yang sama-sama tidak peduli ini entah kenapa malah bisa membuat suatu pertemanan, beda hal dengan Kim Jongin atau Kai. Lelaki itu sangat berbeda dengan mereka berdua. Tapi mereka bertiga bisa berteman dengan baik.

“Namjoo, nama ku Namjoo. Aku dari EXO Planet.”

Sehun memandang adik nya dan hayoung yang seperti nya tahu apa yang di pertanyaankan kakak nya langsung mengangguk. Walaupun ia sudah mendengar cerita nya dari Hayoung tetapi Sehun ingin mendengar langsung dari mulut gadis itu.

Gadis bernama Namjoo ini mulai bercerita kenapa ia bisa ada di sini dan siapa sebenar diri nya? Tidak ada yang di lewatkan oleh Sehun tapi semua ini tidak masuk akal dan tidak logis. Sehun murid yang termasuk jenius ini yang biasa berpikir menggunakan logika dan akal sehat merasa ada yang janggal.

“Tunggu sebentar…” potong Sehun saat Namjoo bercerita. “maksud mu… ada sebuah planet di luar dari sistem tata surya?”

Namjoo sangat tidak mengerti apa yang di maksud oleh lelaki yang ada di depan nya. Ia sudah bingung bagaimana cara menyelamatkan seorang lelaki yang sudah ia anggap kakak nya sendiri, sekarang ia mendapat masalah baru. Ia berada di tempat asing, tempat yang sangat sangat ia tidak ketahui.

“Apa eomma tahu ini? Ahh dimana eomma?”

Eomma tidak mengetahui nya. Eomma hanya tahu kalau aku membawa seekor burung merpati ke rumah dan eomma bilang ada urusan di luar kota beberapa minggu jadi….”

Mwo? Aishh kenapa eomma tidak bilang??”

“Tadi eomma berangkat nya mendadak.”

 

Pandangan Sehun tertuju ke namjoo lagi, “Sembunyikan dia… jangan ada yang tahu. Oia apa sayap mu itu bisa di hilangkan?” Namjoo mengangguk. Ia menggoyangkan sedikit tubuh nya dan tiba-tiba sayap nya menghilang.

“Baguslah… itu lebih baik.”

Sehun keluar dari kamar adik nya dan menyuruh adik nya untuk menjaga nya.

“Apa malam ini aku akan tidur di tempat sempit itu?” tanya gugup gadis itu dan Sehun berhenti melangkah, ia menoleh kembali ke gadis itu. Sehun memutarkan kedua bola mata nya dan melirik adik nya. Ia berpikir.

“Baiklah… kau boleh menempati ruang kamar tidur tamu. Itu hanya sampai eomma ku kembali ingat itu. Hayoung tolong kau kasih pinjam baju mu dan siapkan kamar untuk nya, aku lelah. Aku ingin istirahat dulu.”

%%%%%%%%%%EXO PLANET%%%%%%%%%%%%

“Dimana dia? Apa dia tidak makan?”

Eonni sudah makan tadi siang… entahlah, sudah seminggu ini ia hanya makan sekali sehari. Ahh kalau aku mungkin akan lapar sekali.”

Lelaki itu melanjutkan makan nya. Ia jadi teringat dengan luka yang ada di punggung nya. ia berencana untuk mengobati nya setelah adik nya tidur nanti.

*2 Jam Kemudian*

Tok tok tok

“Apa kau sudah tidur?” tanya Sehun, tak lama kemudian pintu itu terbuka dan lagi-lagi jantung Sehun berdetak lagi. “Aku… aku hanya ingin… ingin mengobati luka mu, ya luka mu di…. “ ucap terbata Sehun lalu menunjukkan punggung nya.

“Bolehkah aku masuk?”

“Luka ku sudah di obati Hayoung tadi… jadi kau tidak perlu khawatir.”

“Ahh begitu… baguslah,” sehun tersenyum kecil lalu melihat ke arah gadis itu lagi, “kenapa kau belum tertidur?”

“Aku… aku tidak bisa tidur” jawab nya dengan wajah tertunduk. Sehun tersenyum karena ada ide di pikiran nya. Ia menarik tangan Namjoo menuju ke halaman belakang. Ada wajah heran di wajah Namjoo. Tadi ia melihat ada wajah ketidaksukaan dan aneh saat menatap nya tapi kenapa sekarang ia merasa sikap lelaki ini berubah.

“Apa itu teleskop?” tanya Namjoo dengan wajah berbinar-binar, ia memperhatikan teleskop itu. Seperti sudah paham sekali dengan alat ini, ia memakai benda itu untuk melihat apa yang ada di langit.

“Aku suka sekali melihat-lihat apa saja yang ada di langit… tapi seperti nya bintang di sini indah sekali ya. Andai oppa ku bisa lihat, bagaimana indah nya bintang disini…. ”

Raut wajah gadis itu berubah sendu dan di sudut mata nya ada titik air mata. Gadis itu langsung menghapus nya dan kembali tersenyum. Ia duduk di dekat kolam ikan dan bermain dengan ikan-ikan itu.

“Kenapa? Apa yang kau sedihkan?”

“Aku… aku sangat mengkhawatirkan kakak ku. Aku meninggalkan ia sendiri di gua itu dan terpenjara, aku tidak bisa menyelamatkan nya. Itu karena aku tidak tahu bagaimana cara membebaskan nya.” Air mata gadis itu bercucuran dan ia menghapusnya air mata nya.

Seperti nya banyak kemisteriusan di dalam gadis itu dan membuat Sehun yang tidak pedulian itu menjadi semakin ia penasaran. Bukan hanya itu ia mengingatkan seseorang, seseorang yang tidak tahu ada dimana sekarang.

TBC

7 thoughts on “[FF Freelance] EXO Planet (Chapter 2)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s