[FF Freelance] Young Marriage (Part 5)

Young Marriage (New Cover)

 

Tittle : Young Marriage.

Author : JH.Moon/ @l_khsn.

Rating : PG 15.

Genre : Friendship, Marriage Life, Romance.

Main Cast :

-A Pink’s Son Naeun as Naeun.

-Infinite’s Kim Myungsoo as L/Myungsoo, Prince of South Korea Kingdom.

Support Cast :

-A Pink’s Kim Namjoo as Namjoo, Naeun’s Bestfriend.

-F(x)’s Jung Soo Jung as Krystal, L’s Ex-Girlfriend.

-Infinite’s Lee Sungjong as Sungjong, L’s Cousin.

-EXO-K’s Kim Jong In as Kai, Naeun’s Bestfriend.

-F(x)’s Choi Jin Ri as Sulli, Krystal’s Bestfriend.

Disclaimer : Cast belong to God and himself/herself, Story berdasarkan manhwa “Goong” atau Drama Korea “Princess Hours”, tapi author ubah dikit alurnya.

Previous: Part 1Part 2Part 3, Part 4,

Halo, author balik, maaf kalau part ini lama banget, soalnya lagi sibuk banyak tugas, maklum udah kelas 9 :’) RCL plis, apalagi comment biar author tambah semangat ngetik part selanjutnya,hehe

 

Happy Reading~

 

 

Part 5

 

 

—————————————–

 

=Author Pov=

 

 

“Nona….nona….”

 

“Mmmh….”

 

“Nona..ireona, ini sudah siang, nanti anda akan terlambat pergi sekolah… Putra Mahkota sudah menunggu anda di ruang makan untuk sarapan..”

 

Naeun membuka matanya perlahan kemudian mengerjap-ngerjapkannya, diliriknya dayang yang baru saja membangunkannya, dayang yang sudah sangat tua, kulitnya benar-benar keriput, tapi wajahnya terlihat sedikit mesum (?). Mulai hari ini dia memang akan tinggal di kerajaan sampai seminggu lagi, saat dia menikah, ya, dan dia juga akan menerima pendidikan ekstra sebagai calon Putri Mahkota.

 

“E-eoh ? Jam berapa ini ?” Tanya Naeun segera bangun dari kasurnya.

 

“Ini sudah jam delapan nona”

 

“MWO ? Aigoo..aku harus buru-buru..mana hari ini aku belum mengerjakan PR Matematika lagi..” Naeun segera berdiri dan berlari ke kamar mandi, bisa gawat kalau dia sampai kena marah Kyuhyun Songsaenim gara-gara telat.

 

 

***

“Astaga, kau lama sekali” Ucap L sambil mengetuk-mengetukkan garpunya ke piringnya, L sedang duduk di ruang makan sekarang, tentu saja ditemani dua orang bodyguardnya yang tinggi kekar yang berdiri tegap di belakangnya.

 

“Aishh, aku tidak bisa tidur, makanya aku bangun kesiangan” Ucap Naeun pelan sambil mengambil tempat duduk yang berhadapan dengan L, segera dilahapnya sarapannya.

 

“Ckckck” L menatap Naeun sinis sambil beranjak dari kursinya, “Aku menunggumu di mobil, jangan lama-lama..” L meninggalkan ruang makan diikuti dengan bodyguardnya.

 

“Mwo ? Jadi aku akan berangkat dan satu mobil dengannya ?” Gerutu Naeun sambil menatap sebal L yang sudah berlalu.

 

“Mm…anu nona ?”

 

“Ne ? Oh.. ? Penasihat Kerajaan ? Sejak kapan ada disitu ??” Naeun menoleh kepada Penasihat Kerajaan yang entah sejak kapan sudah ada di belakangnya.

 

“Saya baru saja kesini, nona, 10 menit lagi sekolah anda akan segera masuk”

 

“Mwo ?? Jinjja ??” Naeun melirik jam tangannya dan ternyata benar saja, 10 menit lagi bel sekolahnya akan berbunyi dan pelajaran pertama di kelasnya adalah Matematika, alias Kyuhyun Songsaenim, guru paling galak di Chungdam.

 

“Aigooo ! Aku harus cepat-cepat !” Naeun berdiri dari kursinya dan segera berlari meninggalkan ruang makan dan penasihat kerajaan yang cengo melihatnya.

 

“Aduh, dimana nih pintu keluarnya ??” Ucap Naeun bingung sambil melirik sekitar, dia memang baru saja satu hari tinggal di kerajaan, mana mungkin dia hafal seluruh denah kerajaan yang sangat luas ini.

 

“Nona Son Naeun..butuh bantuan ?”

 

Naeun berbalik, melihat ke arah suara yang baru saja memanggilnya, “Siapa kau ?”

 

Seorang namja berwajah cantik juga tampan yang berambut agak panjang daripada namja biasanya mendekat kepada Naeun, dia tersenyum lebar.

 

“Aku ? Perkenalkan, namaku Lee Sungjong…..”

 

 

***

“Krystal ? Kau benar tidak apa-apa kan ??”

 

“Gwenchana Sulli..aku benar-benar tidak apa-apa….”

 

“Tapi matamu bengkak dan merah dan wajahmu juga pucat…kau habis menangis semalaman lagi ?” Tanya Sulli khawatir kepada sahabatnya , Krystal.

 

“Anni, aku hanya lupa sarapan saja tadi pagi..aku ke toilet dulu ne..hehe” Krystal tersenyum tipis dan beranjak dari kursinya, meninggalkan Sulli.

 

Krystal berjalan menyusuri koridor kelas ke toilet wanita, dia ingin mencuci mukanya yang pucat agar Sulli tidak khawatir kepadanya, kemarin dia memang menangis semalaman, tentu saja menangisi mantan kekasihnya yang sekarang sangat dibencinya, Kim Myungsoo, yang ternyata akan menikah dengan yeoja lain selain dirinya.

 

BRUKK

 

“Aduh….”

 

“Mianhae, kau tidak apa-apa ?”

 

Krystal mendongak melihat siapa yang menabraknya, sesosok namja tinggi yang tampan dan berkulit gelap tampak khawatir melihatnya.

 

“Kau tidak apa-apa ? Mianhae aku tidak sengaja menabrakmu..” Ucap namja itu sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan juga sedikit salting, baru kali ini dia melihat yeoja secantik Krystal di sekolahnya.

 

“Gwenchana, lain kali berhati-hatilah..” Ucap Krystal singkat sambil meninggalkan namja itu.

 

“Tunggu !” Namja itu menarik pergelangan tangan Krystal.

 

“Wae ?” Ucap Krystal sinis.

 

“Tunggu..mianhae kalau aku tidak sopan..bolehkah aku tahu namamu ?”

 

“Namaku ? Krystal, Krystal Jung, kalau begitu aku pergi dulu ne, annyeong..” Krystal menepis tangan namja itu dan berbalik.

 

“KAI !”

 

Krystal menghentikan langkahnya dan berbalik.

 

“Naeun ? Kenapa ?” Ucap Namja yang tadi memegang pergelangan tangannya menghampiri seorang yeoja cantik berambut panjang hitam.

 

“Kau ini kemana saja ? Aku mencarimu sejak tadi tau ! Kajja kita ke kantin, aku lapar” Ucap Naeun memukul lengan Kai pelan.

 

“Aishh aku…”

 

“Jadi kau Son Naeun ?”

 

Naeun menoleh ke arah suara yang memanggilnya, “Siapa kau ?” Tanya Naeun, rasanya dia pernah melihat yeoja ini, oh iya dia ingat, ini yeoja yang pernah dia temui ketika dia mengantar L keliling sekolah.

 

“Kau tidak ingat siapa aku ?” Tanya Krystal dengan nada sedikit sinis.

 

“Kau yeoja yang kutemui ketika aku sedang mengantar Putra Mahkota bodoh itu keliling sekolah kan ?”

 

“Ne..Putra Mahkota bodoh ? Haha berani sekalu kau memanggilnya begitu..” Tawa sinis Krystal.

 

“Terserah aku, Kai ! Kajja pergi” Naeun tidak mengacuhkan Krystal dan langsung menarik Kai, menyeretnya ke arah kantin, tampaknya Naeun sangat lapar, meninggalkan Krystal yang masih terdiam di tengah koridor.

 

 

“Aishh kau ini main seret saja, aku bisa jalan sendiri tau” Kai menepis tangan Naeun dan menoleh ke belakang, ternyata Krystal sudah pergi.

 

“Aku lapar tau, siapa yeoja tadi ? kau mengenalnya ?” Tanya Naeun melirik Kai.

 

“Mwo ? A-anni, aku saja baru melihatnya tadi, aku tidak sengaja menabraknya, tapi cantik sekali ne dia heheh” Ucap Kai sambil tertawa malu-malu.

 

“Mwo ? Cantik ? Ishh aku paling cantik di sekolah ini tau” Ucap Naeun cemberut, baru kali ini Kai memuji gadis lain “Cantik” di depannya.

 

“Ne ne itukan menurutmu, tapi yeoja tadi juga sangat cantik, ah..~”

 

“Ishh dasar namja..ckck” Ucap Naeun berdecak pelan.

 

“Oh ya, sepertinya kau mengenalnya eoh ?” Tanya Kai penasaran.

 

“Anni, hanya saja aku pernah bertemu dengannya..aku saja tidak tahu namanya” Jawab Naeun ketus, sambil mengambil tempat duduk yang kosong di kantin.

 

“Namanya Krystal Jung..nama yang cantik ne..seperti orangnya..hehe” Kai nyengir gaje sambil malu-malu, Kai juga duduk disamping Naeun.

 

“Aishh, sudah jangan membicarakan dia” Naeun melahap ramyeon ayng baru saja dia pesan, sementara Kai malah melamun dan wajahnya juga masih malu-malu (?).

 

“Aishh benar benar, apa dia naksir kepada yeoja tadi ? siapa itu..Krystal, apa Kai naksir kepada yeoja bernama Krystal tadi ?” Ucap Naeun dalam hati sambil menghabiskan ramyeonnya dengan lahap, maklum, tadi pagi dia belum sempat sarapan karena terburu-buru.

 

“Oh ya Naeun, kau punya janji denganku” Ucap Kai tiba-tiba, sepertinya dia sudah berhenti melamun.

 

“Mhwo ? hanhi abha ?” Jawab Naeun dengan mulut penuh ramyeon.

 

“Aishh dasar jorok, habiskan dulu makanan yang ada di mulutmu itu” Kai menjitak pelan kepala Naeun.

 

Naeun menelan makanan yang sudah dia kunyah, “Janji apa eoh ?”

 

“Aishh kau lupa ? Kenapa lusa lalu kau bersama Putra Mahkota ? Kau ada apa dengannya ? Oh ya, kau tahu alasan kenapa Putra Mahkota pindah kemari ?” Tanya Kai penasaran.

 

“Eoh ? Itu ? Hm…aku…” Naeun terdiam, dia bingung harus menjawab apa, mana mungkin kan dia harus menjawab bahwa seminggu lagi dia akan menikah dengan si Putra Mahkota alias L, dan mana mungkin dia memberitahu Kai bahwa alasan L pindah ke sekolah ini karena dia, bisa-bisa dia patah hati sebelum menyatakan cinta kepada Kai.

 

“Kau kenapa ??”

 

“Anu, teman ! Aku berteman baik dengannya ! Dan alasan dia pindah kemari aku juga tidak tahu, hehe. . . ” Ucap Naeun nyengir lebar.

 

“Jinjjayo ? Sejak kapan kalian berteman ? Dan kenapa kau tidak mau menceritakan padaku kalau kau berteman dengan Putra Mahkota negara kita eoh ?” Tanya Kai sambil mengacak-ngacak rambut Naeun.

 

“Aishh, kenapa aku harus menceritakannya padamu ? lagipula itu juga tidak penting, dan aku lupa kapan aku berteman dengannya” Ucap Naeun menyibukkan diri dengan ramyeonnya.

 

“NAEUNNIIIEEE~~ !!!”

 

“UHUK !”

 

Naeun tersedak karena terkaget dengan teriakan yang memanggilnya, Naeun segera menyambar minumnya dan menghabiskannya.

 

“Naeun ? Gwenchana ?” Kai memijat pelan leher Naeun sambil menepuk-nepuk punggung Naeun khawatir, “Makanya kalau makan jangan sambil ngomong pabbo..”

 

“Aishh, kan kau yang mengajakku ngomong Kai !” Ucap Naeun selesai menghabiskan minumnya, “Siapa sih yang berteriak ?” Gerutu Naeun protes sambil melirik sekitar.

 
“Hehe, Naeun ? Gwenchanayo ?” Ucap Namjoo tiba-tiba dari belakang Naeun

sambil menepuk pelan bahu Naeun.

 

“Yak ! Namjoo ! Jadi kau yang berteriak memanggilku tadi ?”

 

“Hehe ne, kau tidak apa-apa kan ?” Ucap Namjoo nyengir sambil mengambil tempat duduk di tengah Naeun dan Kai.

 

“Aishh ! Kau ini datang-datang main nyempil aja” Protes Kai sambil menggeser pantatnya.

 

“Diam kau item, Naeun ? Kau ingat kan ?” Tanya Namjoo ke Naeun.

 

“Mwoya ?” Jawab Naeun malas.

 

“Aishh kau punya janji padaku tau !”

 

“Janji apa eoh ?” Tanya Naeun pura pura tidak tahu, pasti juga janji bahwa dia akan menceritakan kepada Namjoo alasan dia kemarin ke kerajaan.

 

“Dasar pelupa..kau bilang kan kau mau menceritakan padaku alasan kenapa kemarin kau pergi ke kera….mmpphhh..mmhhh”

 

Naeun membungkam mulut Namjoo dengan tangannya sebelum Namjoo menyelesaikan bicaranya, sementara Namjoo megap-megap.

 

“Hmm..hmmfft..ngghh..!” Protes Namjoo, Naeun memang membungkam mulut Namjoo dengan sekuat tenaga.

 

“Diam pabbo, jangan bicarakan atau bahkan menyebut sepatah kata pun hal yang menyangkut istana, kerajaan, atau putra mahkota bodoh itu” Ucap Naeun sambil berbisik di telinga Namjoo, sementara Kai, untung saja dia sedang berkonsentrasi dengan makanan yang dipesannya, jadi dia tidak memperhatikan Naeun dan Namjoo daritadi.

 

“MMMMHHHhH !”

 

“AWWWW !” Naeun memekik dan melepaskan tangannya dari mulut Namjoo, diliatnya darah menetes dari telapak tangannya, ternyata Namjoo baru saja menggigitnya.

 

“Yak ! Apa-apaan kau ! Kau menggigitku tahu ! Mana sampai keluar darah lagi !” Ucap Naeun meringis kesakitan sambil meniup-niup telapak tangannya.

 
“Eoh ? Jinjja ? Pantas asin” Ucap Namjoo dengan wajah tanpa dosa.

 

“Aishh pabbo ! Kajja antarkan aku ke UKS, aku akan menceritakannya padamu disana !” Ucap Naeun sebal sambil menghentak-hentakkan kakinya ke UKS, sementara Namjoo mengikutinya dengan tertawa, satu hal yang Naeun lupakan, bahwa dia tadi belum membayar ramyeon di kantin….

 

 

***

KRIINGGG KRIIIIIINGGGGGG

 

Sebuah ponsel smartphone canggih bergetar hebat, dan berbunyi dengan lantang, menandakan bahwa ada panggilan masuk, L, sang pemilik ponsel tersebut segera merogoh saku celananya untuk mengambilnya.

 

“Yeobseyo ?”

 

“Annyeong, L ? Ini kau kan ?” Tanya suara sang penelepon.

 

“Sungjong ? Waeyo ?” Tanya L, ternyata yang meneleponnya adalah orang yang paling tidak ingin dia dengar suaranya saat ini, siapa lagi kalau bukan sepupunya, Lee Sungjong.

 

“Aku punya kejutan untukmu ! Sekarang aku sudah berada di depan sekolahmu !”

 

“Mwoya ? Kenapa kau ada di Chungdam ?” Tanya L heran.

 

“Aku pindah sekolah disini, awalnya keluarga kerajaan ingin menyekolahkanku di sekolah kerajaan, tapi karena aku menolak, akhirnya mereka memutuskan untuk menyekolahkanku di tempat yang sama dengan….”

 

TUTT TUTTTT

 

L mematikan teleponnya sebelum Sungjong mengakhiri pembicaraannya, kupingnya panas mendengar ocehan Sungjong yang sangat panjang lebar dan tidak penting.

 

“Aigoo…jadi hari ini dia akan pindah kemari ?” Ucap L sambil melirik gerbang sekolah, dan benar ternyata, Sungjong sudah berdiri manis di depan sana, bahkan sekarang dia dikerubungi banyak yeoja, mungkin karena wajah tampan sekaligus cute dan sedikit berkesan cantik miliknya yang menarik perhatian.

 

“Dan juga, kemana anak bodoh itu ? Aku lupa belum bilang padanya kalau hari ini dia dan aku akan diundang makan siang bersama perdana menteri..aishh..” Desis L, tentu saja yang dimaksud L anak bodoh adalah ‘Naeun’ siapa lagi kalau bukan dia.

 

L berjalan cepat keluar dari kelasnya dan menyusuri koridor koridor kelas, karena juga tidak menemukan Naeun, L pun dengan terpaksa juga menyusuri belakang gedung sekolah.

 

“Aishh, dimana sih yeoja pabbo itu, ckck ?” Decak L sambil berjalan.

 

BRUK

 

“Agh..kalau lihat jalan-jalan dong !” Bisik L, padahal dia yang menabrak, tapi malah dia yang marah-marah -_-

 

“Ah..mianhae…aku tadi sedang melamun dan langsung berjalan saja tanpa melihat yang ada di depanku..mianhae..jeongmal mianhae..” Ucap yeoja yang baru saja ditabrak L meminta maaf, yeoja tersebut membungkuk berkali-kali, sementara L hanya menatapnya sinis.

 

“Lain kali hati-hati” Ucap L singkat, “Dan kau tidak perlu membungkuk seperti itu”

 

Yeoja itu mengangkat kepalanya dan melihat L, yeoja cantik itu begitu kaget saat melihat wajah L, begitu juga dengan L, wajah marah L langsung menghilang, sekarang berganti dengan wajah kagetnya.

 

“Krystal..? Kau…?”

 

“Kau..Myungsoo ?” Ucap Krystal menatap mantan kekasihnya yang sekarang sangat dibencinya, L, dengan tatapan nanar.

 

“Aku…”

 

“Mianhae” Ucap Krystal dingin dan secara singkat, Krystal segera pergi meninggalkan L, tapi dia tidak bisa, tiba-tiba L mencengkram pergelangan tangan Krystal.

 

“Kau ? Apa-apaan eoh ! Lepaskan !” Berontak Krystal sambil berusaha melepaskan tangan L, namun apa daya tenaganya tidak cukup, L mencengkram tangannya dengan sangat kuat.

 

“Tidak akan” Jawab L singkat, “Kau pasti sudah tahu hal itu kan ?” Ucap L pelan.

 

“Apa ? Bahwa kau akan menikah ? Aku sudah tahu semuanya Kim Myungsoo, tidak ada yang perlu kau sembunyikan dariku sekarang, dan terima kasih atas pengkhianatanmu padaku…” Ucap Krystal, tidak sadar buliran buliran bening menetes dari ujung matanya.

 

“Krystal…aku..mianhae..” Ucap L, baru kali ini dia melihat Krystal menangis, sekarang dia merasa menjadi namja terjahat di dunia ini, ingin dia menarik Krystal ke pelukannya dan mendekapnya erat sekarang.

 

Krystal menunduk, dia tidak dapat menahan airmatanya kali ini, tapi di sisi lain dia juga tidak ingin menangis, dia tidak ingin tampak lemah di depan namja yang mencampakkannya.

 

L mengangkat dagu Krystal dan mengusap airmata Krystal dengan ibu jarinya, di tatapnya Krystal dalam dan lembut.

 

PLAKKK

 

Krystal menampar pipi L dengan sekuat tenaga, membuat L sedikit kaget, L memegang pipinya yang memerah karena ditampar Krystal.

 

“Krystal..? Kenapa kau..?”

 

“Mianhae, aku tidak ingin bertemu denganmu lagi, dan aku mohon jangan pernah muncul di hidupku mulai sekarang” Ucap Krystal dingin, Krystal mengusap airmatanya dan berjalan pergi meninggalkan L, L terdiam membeku menatap Krystal yang sudah tidak terlihat, sementara itu semak-semak yang ada di samping pohon belakang L tiba-tiba bergerak.

 

“Ishh…dasar kucing sialan” Bisik Naeun sambil menendang kucing yang baru saja menjilati kakinya, Naeun ternyata sudah bersembunyi di balik pohon sejak tadi, sebenarnya Naeun tadi hanya berniat mencari Kai dan tidak berniat mengintip dan menguping pembicaraan L dan Krystal, tapi karena dia tidak enak untuk menampakkan dirinya di depan Krystal dan L yang sedang bertengkar.

 

“Siapa itu ?” Ucap L tiba-tiba sambil menatap tajam pohon tempat Naeun bersembunyi, membuat jantung Naeun hampir saja meloncat karena saking kagetnya.

 

“Aigoo..eottohkeee..apa dia tahu kalau kau bersembunyi disini ?” Ucap Naeun dalam hati panik, keringat dingin bercucuran di wajahnya.

 

“Keluar kau !” Bentak L.

 

Naeun diam, mana mungkin dia berani keluar, pasti L akan membunuhnya, pikir Naeun berlebihan.

 

“Keluar atau kupatahkan lehermu” Ucap L singkat dengan tenang dan nada yang rendah.

 

“Aigoo..eottohke..apa aku harus keluar ?” Ucap Naeun semakin panik.

 

“KUBILANG KELUAR ! KELUAR ATAU AKU AKAN MEMBUNUHMU !” Bentak L, L benar-benar marah, dia tidak ingin ada seorangpun yang mendengar pembicaraannya dengan Krystal tadi, bisa-bisa esok hari dia langsung menjadi perbincangan seluruh sekolah, dan mungkin akan menjadi gosip terpanas di Chungdam High School, atau malah sampai merambat ke sekolah-sekolah lain.

 

“Ishh…” Mau tak mau dengan gugup Naeun keluar dari tempat persembunyiannya, dengan sangat perlahan Naeun berjalan mendekati L.

 

“Mianhae..aku benar-benar tidak bermaksud menguping pembicaraanmu, mianhae jeongmal miahae, jangan membunuhku !” Naeun takut sambil membungkukkan badannya berkali-kali.

 

“Hahah..jadi kau ?” Ucap L sambil tertawa dingin.

 

“Mianhae..jeongmal mianhae..” Naeun masih membungkuk berkali-kali.

 

“Gwenchana, berhenti membungkuk, aku memaafkanmu…asal kau jangan memberitahukan pembicaraanku tadi dengan yeoja tadi kepada siapapun, atau kau akan menerima akibatnya” L tersenyum dingin kepada Naeun.

 

“Kenapa ? Kau tidak ingin ketahuan kalau kau pacaran dengan Krystal itu ?” Tanya Naeun kembali santai, perasaan takutnya sudah menghilang rupanya.

 

“Mwo ?” L menatap Naeun heran.

 

“Waeyo ? Apakah ada yang salah dengan yang ku ucapkan ??” Tanya Naeun dengan wajah polos.

 

“Tunggu..kenapa kau bisa tahu kalau nama yeoja tadi Krystal ?”

 

“Oh..itu…” Naeun bingung harus menjawab apa, kalau dia menjawab sebelumnya dia pernah bertemu dengan Krystal pasti Putra Mahkota bodoh ini akan menanyainya macam-macam.

 

“Mwoya ?”

 

“Kau lupa eoh ? Kau kan menyebut namanya tadi ! Dasar pikun” Ucap Naeun sambil tertawa garing.

 

“Oh ne aku lupa” Sahut L, dia tadi memang sempat menyebut nama Krystal, lagian mana mungkin Krystal kenal dengan Naeun kan.

 

“Haha..dasar lucu” Naeun menepuk bahu L, sementara L tidak mengacuhkan Naeun.

 

“Ada yang ingin kubicarakan denganmu” Ucap L menatap Naeun dingin.

 

“Wae ?”

 

“Nanti sepulang sekolah kita harus ke rumah perdana menteri, perdana menteri mengundang kita untuk makan siang bersama” Ucap L.

 

“Ohh..arraseo..hah~” Naeun mengangguk sambil menghela nafas panjang, jadwalnya sampai seminggu kedepan, alias sampai dia menikah akan benar-benar sangat padat, undangan acara, belajar, les, dan lain lain.

 

“Myungsooo~ kau disini rupanya, Ah ternyata kau juga bersama dengan Naeun ?”

 

Naeun dan L menoleh ke arah suara yang memanggil mereka.

 

“Mwo..? Kau kan….!”

 

To Be Continued

 

 

22 thoughts on “[FF Freelance] Young Marriage (Part 5)

  1. Lanjutannya maana thooor?? Uda suka banget niih U.U Pleasee Lanjutin Ke Part 6 yah thoor e.e Jebal
    #DITUNGGU

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s