Affection [Ficlet]

Image

Affection

By

Summergirls92

Tittle : Affection|| Main Cast : EXO’s Sehun & F(x)’s Sulli || Genre : Life,Bromance,Family || Length : Ficlet || Rating : G

“Terkadang aku merasakannya lebih dari seorang status saudara”

Sore hari itu juga, begitu banyak seorang kakak adik yang sedang bermain sama halnya seperti Sehun dan Sulli, mereka bermain Ular Tangga tanpa memperhatikan bahwa mereka sedang berumur  19 tahun. Baginya ia seperti mengulang masa lalu ketika mereka masih kecil.

“Sudahlah, aku mengalah.” Kata Sehun, ia menggeleng kepala pelan karena frustasi.

Sulli yang tadi sedang berserius ria, ia memandang kakak semata wayangnya, dia melihat wajah Sehun seperti biasanya, datar

“Ayolah oppa! Aku hampir menuju atas, masa hanya karena ular kau turun dan mengalah?,”

Pria berjakun itu tak peduli berjalan menuju teras rumahnya, sampai akhirnya juga ia sadar, ia meninggalkan adiknya, dan segera sigap tangannya menggendong gadis yang tengah serius merapikan permainan ular tangganya,

“Kurasa kau tak lupa kebiasaanmu dari umur 12 tahun bukan?-” tanya Sulli, ia melihat kakaknya lagi baginya ada perubahan,

“Meskipun kau sudah berubah, tak seperti dulu,” lanjut Sulli

Pria jakun itu kemudian menangkat alisnya, “Berubah?,”. Sulli mengangguk pelan “Wajah oppa terlihat seperti sudah mapan,”

Sehun tersenyum kecil, ia menurunkan Sulli tepat di bangku taman kesukaan mereka sejak kecil waktu bersama orang tuanya, ”Padahal faktanya?,”

“Oppa tidak mapan,betul bukan?,” Sehun mengangguk kepala pelan, dan ia duduk dibangku taman tersebut, hening seketika. Mereka masing-masing sibuk bertanya dipikiran mereka.

“Kau tahu?,” tanya sehun, memandang Sulli yang tengah merespon ucapannya, “Aku sebenarnya tidak siap untuk ke status yang lebih lanjut-“ Sehun tak berniat melanjutkan kalimatnya, ia tahu adik perempuannya ini tak suka ditinggal olehnya

“Mendiang umurku yang akan semakin tua dan kau akan tahu apa yang aku lakukan,”

“Ayolah, aku juga akan tua, walau aku beda denganmu sebulan saja,” jawab Sulli sambil terkekeh, namun dibalik semuanya pria jakun itu tahu bahwa adiknya merasa sedih.

Sehun memandang jam tangan pemberian ayahnya ketika ulang tahun ke-19, sudah menunjukkan pukul 5 sore, ia berniat mengajak Sulli untuk pulang ke rumah dan kembali untuk melanjutkan aktivitasnya, menari sepanjang hari.

“Aku tak ingin pulang,” bantahan adiknya cukup membuat Sehun mengalah, ia tak ingin merelakan waktu berharga untuk mengutarakan hatinya yang sudah ia pendam, ia lelah untuk bersikap datar dihadapan adiknya seolah tak ada masalah dan tenang

“Kenapa?,” tanya Sehun, ia kembali duduk dan mendengar ocehan adiknya yang terkenal talkative

“Aku tak ingin di umur 19 tahunku menjadi tahun terburuk selagi kita masih bersama dan serumah,” Sehun mengangguk pelan, ia juga merasakan hal itu, kasih sayang terhadap adiknya lebih besar daripada wanita lainnya yang tengah memujanya,

“Terkadang aku merasakannya lebih dari seorang status saudara bahkan aku seperti menanggap kau sebagai pacarku-” ujar Sehun terang-terangan,

“Aku tak tahu, tapi kau perlu tahu, rasa sayangku lebih besar dibandingkan rasa sayangku terhadap Hayoung, walau pada akhirnya juga kau akan menikah dengan Minho bukan? Dan aku juga sebaliknya menikah dengan Hayoung walau ya kau tau kan? Hidupku tak sebaik dirimu,”

Sulli memandang kakaknya sekali lagi, matanya memanas, ia tak ingin momentnya kanak-kanaknya dengan Sehun selama 19 tahun ini hilang begitu saja karena toh mereka akan mempunyai anak dan hidup bersama pasangannya tidaklah lagi bersama kakak maupun keluarga.

“Peluk aku jika kau lebih tenang…” pinta Sehun untuk mendekat dengannya, Sulli menanggukkan kepalanya pelan dan sigap langsung memeluknya, apa dayanya? Ia begitu tak ingin kehilangan kakak semata wayangnya.

“Oppa ingin apa disaat menjelang pernikahan oppa dengan Hayoung?,” tanya Sulli dengan tertawa kecil, Sehun menggeleng kepala pelan,

“Hanya ingin keluarga dan juga kau harus bahagia,kalau kau?” jawab Sehun sambil menyubit pipi milik adiknya, Sulli berfikir sejenak,

“Oppa harus segera punya anak, jangan lupa ceritakan malam pertamamu eoh!,” kata Sulli sambil tertawa,

“Sulli-ya! Kemarilah,” panggil seorang pria di depan gerbang rumahnya, Sulli mendongak kebelakang dan memberikan senyuman dengan arti meninggalkan Sehun sebentar. Sehun menangguk kepala dan membiarkan adiknya bersama Minho,

Ia percaya bahwa suatu saat nanti, Sulli akan bahagia dengan Minho bila tanpa dengannya, walau rasanya sakit meninggalkan orang yang sudah bersama dengan kita selama bertahun-tahun lamanya. Tapi disisi lain, kau harus melepaskannya bagaimanapun caranya dan carilah kebahagiaanmu sendiri tanpanya. Aku turut senang jika ia menikahi pilihan hatinya, tidak sepertiku.

“Sehunnie!,” panggil seorang wanita , Sehun melihat kebelakang dan tersenyum pelan, ini saatnya!

“Hayoungie,” ia memeluk wanita itu selembut mungkin,

“Hm?,” jawab Hayoung pelan,

“ Maafkan aku selalu dingin padamu, aku tak bermaksud melukaimu karena paksa dari orang tuaku,”ujar Sehun sambil berbisik di telinga Hayoung,

“Gomawo Sehunnie.”

Sehun berjalan dengan menggandeng tangan Hayoung, namun di tangan kirinya ia meninggalkan sepucuk kertas dan terbiarkan tertinggal di halaman rumahnya. Ia tersenyum sambil memandang sepucuk surat yang ia tinggalkan tersebut.

Kuharap ada yang menyadarinya, termasuk Sulli.

Disisi lain, aku masih merasa menyukai Sulli. Terima kasih 19 tahun-nya. Aku tahu khilaf mencintai adik kandung sendiri.

14th December 2013

Oh Sehun

The End

Haloha! fiuh, author comeback nih B)

Ini project ff aku pas menjelang uas entah ada ide apa muncul di pikiran aku -_- ya jadilah ff abalan ini

Semoga aja reader suka :3 maafkan jika membingungkan dan jelek :3

Jangan lupa comment, gamsaa *bow

9 thoughts on “Affection [Ficlet]

  1. Saudara tiri kah ? Mereka cocok sih jadi saudaraan. keke~
    what a sweet sibling.
    baguslah akhirnya sehun bisa sadar. Good story :3

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s