[FF Freelance] Feelings

2Tittle : Feelings

Cast : Cho Kyuhyun, Kim Yeon Hwa.

Genre : Sad, Romance.

PG : -13

Lenght : One Shoot

Writer/Author : ALP

Twitter : http://twitter.com/Lalalilulelooo

WordPress : http://storyoflalakarisma.wordpress.com

Cover by ANNISA ART®

Summary : Ketika Yeon Hwa merasakan perasaan buruk terhadap Kyuhyun yang ada di Jepang. Padahal pernikahan mereka akan menghitung hari, Apa yang akan terjadi pada Yeon Hwa dan Kyuhyun selanjutnya.

 

 

when I feel so Bad about You..

 

*

 

Matahari siang sedang terik – teriknya menyambar, memang saat ini tengah memasuki musim panas di Korea. Gadis itu bersama seorang lelaki disisi kanannya dengan senyum yang mengembang memasuki sebuah boutique .

Ia menebar senyum pada setiap pelayan yang meyapanya dengan ramah lalu tak lama keduanya berhenti didepan seorang wanita yang sedang bersidekap tangan, tampaknya ia sedang menunggu Dua Sejoli itu.

“kemana saja kalian? Aku sudah menunggu sejak tadi” Sapa Wanita itu hangat.

 

”Maafkan Aku eommanim, Kyuhyun sangat lelet sejak tadi” Jawab Gadis itu tak kalah hangatnya.

Lelaki disampingnya tampak memasang wajah kesal. “Eomma, sebenarnya ada apa?” Ujar lelaki itu. Ia melenguh, seperti orang malas saja.

 

“Hari ini kalian akan fitting baju pernikahan”

 

Mwo? Yang benar saja Eomma

 

“Benar, Kyuhyun-ah

 

Eomma, bukannya kami yang akan menentukan rancangannya. Mengapa sekarang tiba tiba melakukan fitting baju” Ujar Kyuhyun heran.

 

“Benar Eommanim” Sahut Gadis tadi menimpali.

 

“Kalian coba saja, tidak usah banyak protes” Sungut Wanita tua itu.

 

*

 

 

 

“Sudah Aku katakan, Kau pasti akan sangat cantik” Puji Wanita tua tadi, Ibu Kyuhyun.

Yeon Hwa sedikit tersipu “Terimakasih eommanim”

 

Kyuhyun dan Yeon Hwa sudah lama berhubungan dan jangan sangka mereka dinikahkan karna sebuah perjodohan, dizaman modern saat ini tidak ada perjodohan, mereka menikah atas dasar cinta dan mereka akan melaksanakan pernikahan itu bulan depan. Sangat menyenangkan.

 

“Ah ya, hari pernikahan kalian akan dimajukan menjadi akhir minggu ini, lebih tepatnya hari Sabtu” Hana tersenyum-senyum sendiri setelah menyelesaikan kaliamatnya.

 

“Mwo? Hari Sabtu?” Kyuhyun yang baru saja menyelesaikan acara fitting-nya membelalakkan mata lebar.

 

ne,kau tidak usah kaget seperti itu Kyu” Hana mengusap bahu Putranya.

“Kau terlihat tampan” Puji wanita itu.

 

Eomma, itu terlalu cepat lagipula lusa Aku akan ke Jepang dan akan kembali pada hari Jumat”

 

“Tidak ada masalah dihari Sabtu bukan? Kau kembali pada hari Jumat dan Sabtu akan melaksanakan pernikahan”

 

“Apa tidak akan melelahkan bagi Kyuhyun Oppa, Eommanim” Ujar Yeon Hwa yang tampak membela Kyuhyun.

 

“Tidak, lagipula Kyuhyun lelaki dan undangan sudah Eomma cetak”

 

“Tidak ada bantahan lagi, sekarang kalian berpose. Eomma akan mengambil gambar” Hana mendekatkan Kyuhyun dan Yeon Hwa lalu mengeluarkan camera digital dari Tas Merah-nya.

 

Kyuhyun mengangkat tangannya untuk merangkul Yeon Hwa, yeojanya. Ia tersenyum dan membisikkan suatu hal ditelinga Gadis itu yang langsung membuat kedua pipi Putih Yeon Hwa merona merah.

 

“Hana Dul Set”

Cklk!

 

“Wooa, kalian benar – benar sangat serasi” Seru Hanna riang dan kembali memasukkan Kamera itu kedalam tas-nya.

 

 

*

 

 

 

Baru saja Yeon Hwa berkutat dengan segala bersiapan pernikahannya Ia sudah ditelfon oleh Kyuhyun, Gadis itu tersenyum. Ia sudah merindukan Kyuhyun sejak perginya Pria itu ke Jepang kemarin. Ia menggeser layar Iphone-nya.

 

Yeobseo Oppa-ya” Sapanya.

 

Kau sedang apa?”

 

“Aku baru saja melihat Gedung yang akan kita pakai untuk resepsi pernikahan dan sekarang Aku akan pergi ke Gereja”

 

Yak! Kau sudah selesai berbicara? Mengapa bisa sepanjang itu, Huh!

 

“Aku hanya ingin menjelaskan padamu. Kau sudah makan?”

 

Tentu, apa kau sudah makan?”

 

“Aku sedang berada di Restaurant sekrang Tuan Cho!”
Bagus, makan yang banyak chagi-ya

 

“Jangan memanggil Aku dengan sebutan itu Cho Kyuhyun” Teriaknya, Yeon Hwa tersenyum saat melihat pelayan yang mengantarkan pesanannya.

 

Apa yang salah? Aku suka memanggilmu seperti itu

 

“Tidak ada. Kau kapan pulang?”

 

Hari Jumat. Kau merindukanku ya?” Goda Pria itu. Benar Benar -_-

 

“Iya, Aku merindukanmu” Jawab Yeon Hwa jujur.

 

“Aku juga. Sudah dulu ne, Kau harus makan yang banyak.”

 

PIP. Dan sambungan telfon terputus begitu saja. Apa dia bilang? Dia merindukan Yeon Hwa. Baru kali ini Tuan Cho Kyuhyun yang sangat terhormat itu mengakui perasaannya setelah ia menyatakan cinta pada Yeon Hwa. Gadis itu kembali mengembangkan senyumnya dan menyantap makanan, sesuai pesan Kyuhyun ia harus makan yang banyak .

 
*

 

 

Kyuhyun POV

 

From : Yeonnie~

Kau cepat pulang ne,  Aku benar benar merindukanmu. Lusa hari pernikahan kita Cho

 

Aku mengusap layar Hapeku, Gadis itu bagaimana dia bisa sangat merindukanku seperti itu, Aku harus cepat cepat menyelesaikan pekerjaan ini.

Ah, Aku lupa belum membalas pesannya.

 

To : Yeonnie

Aku juga merindukanmu. Tenang saja, Aku akan segera pulang, jika bisa malam ini Aku akan mengambil penerbangan.

 

Aku menutup Hapeku dan kembali terfokus pada permasalahan perusahaan yang ada di Jepang ini, nanti malam Aku juga harus menemui seorang client dan setelah itu Aku bisa kembali ke Korea, entah mengapa aku juga merindukan Gadis cerewet itu.

 

Yeon Hwa POV

 

“Yak! Mengapa Kau gelisah sekali?” protes Eun Ji, dia sahabat terbaikku selama ini dan hari ini Ia sedang menemaniku melakukan perawatan di salah satu Salon kecantikan sebagai persiapan untuk pernikahanku dua hari lagi.

 

“Tidak ada, Aku hanya sedikit memiliki perasaan buruk terhadap Cho Kyuhyun itu”

 

“Ada-ada saja, mungkin Kau sedang mengalami Syndrome sebelum melaksanakan pernikahan” Eun Ji menenangkanku dan tetap saja perasaan tidak enak itu ada. Ada apa dengan Kyuhyun bodoh itu, mengapa Aku sangat menghawatirkannya, padahal beberapa detik yang lalu ia baru saja membalas pesan dariku.

 

“Tapi Aku tetap tidak bisa merasa tenang Ji-ya”

 

“Kau harus tenang, berilah energi positif untuk jiwamu” Huh, memang susah berbicara dnegan seorang psikolog seperti Eun Ji, Ia selalu saja membawa hal-hal seperti itu dalam obrolan kami.

 

“Aku sudah tenang tetapi Aku tetap memiliki feeling buruk terhadap Kyuhyun”

 

“Sudahlah, Hanya perasaanmu saja. Kau harus menikmati treatment ini” Sanggah Eun Ji cepat.

Dan Aku semakin bertambah khawatir saat ini.

 

 

*

 

 

 

6 pm .Tokyo, Japan.

 

Author POV

 

Mobil Ferrari keluaran terbaru itu berjalan dengan sempurna dijalan yang tergelar rapi untuk dilewati, warna merahnya menggelegar hingga membuat sore hari ini masih terlihat terang.

Yeonie Calling

Kyuhyun tersenyum saat melihat Display name di layar i-phone-nya. Ia mengangkat Handphone keluaran Apple itu dan men-slide layarnya.

“Yeobseoo”

Kyuhyun mengernyit saat mendengar rentetan kaliamat dari seberang sana bahkan kini Pria itu hampir saja tertawa mendengar betapa khawatirnya yeoja itu terhadap dirinya, Yeonnie-nya sedang sangat khawatir padanya.

 

“Aku baik baik saja chagi-a”

 

“Yak! Kau tidak usah sekhawatir itu”

 

“Sejak kemarin Kau selalu mengatakan memiliki feeling buruk tentangku, Kau mau menyumpahiku mati, huh?”

 

Kyuhyun mendengus saat gadisnya mengatakan bahwa ia tidak sabar untuk hari esok, Hari pernikahan mereka, Apa Ia fikir Kyuhyun tidak senang dan bahagia? Tentu sangaaat senang, bahkan Kyuhyun ingin cepat-cepat kembali ke Korea, Lagi pula Ayahnya terlalu jahat memberikan pekerjaan seperti ini saat ia akan melaksanakan pernikahan esok hari.

 

ne, Saranghae Yeonnie sayang”

 

 

*

 

 

Seoul, South Korea

 

“Kau, Aku tidak menyumpahimu. Kau harus pulang malam ini ne”

 

Nado Saranghae

 

“BRAKKKKK!!!!!” terdengar suara dentuman dari seberang sana, Yeon Hwa memucat saat tak mendengar suara Kyuhyun lagi, ada apa dengan Pria itu? Sambungan telfon juga belum terputus . Lalu terdengar beberapa suara riuh dan apa itu suara erangan Kyuhyun sangat terdengar dengan jelas ditelinganya.

Yeon Hwa berlari secepat mungkin dari tempatnya berada menuju tempat dimana Ibunya dan Ibu Kyuhyun berada.

 

“Aku harus ke Jepang sekarang! Kyuhyun mengalami kecelakaan Eomma” Ujarnya panik, Yeon Hwa tak berhenti berkutat dengan Handphone-nya untuk memesan tiket Pesawat sekarang juga.

 

“Kau jangan asal bicara Yeon-ah” Ujar Nyonya Kim.

 

“Apa benar Yeon Hwa? Kau mengetahuinya dari mana?” Tanya Ibu Kyuhyun.

 

“Aku baru saja menelfonnya dan pada saat itu juga terdengar sebuah hantaman keras Eomma” Ujarnya setengah menangis, matanya sudah memerah begitupula hidungnya. Tak lama Handphone Nyonya Cho yang berbunyi setelah mengangkat telfon itu, wajah tua miliknya juga tampak dilingkupi kepucatan.

 

“Pesankan Aku tiket juga” Ujar wanita tua itu, Ia bahkan sudah menangis terisak isak sekarang.

“Cho Kyuhyun”

 

 

*

 

“Dokter dimana Cho Kyuhyun-ku? Apa ia baik baik saja?”

 

“Iya dokter, apa Putra kami baik baik saja?”

“Besok Ia akan menikah denganku dokter”

 

“Dokter, Ayo katakan sekarang juga”

 

“Cho Kyuhyun dalam keadaan kritis sekarang.” Satu kalimat yang sangat menusuk hati setiap orang yang ada disana.

 

Yeon Hwa POV

 

Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun-ku dalam keadaan kritis. Cobaan apa ini tuhan, Kami akan menikah besok. Aku tak mau kehilangannya.

Aku melihat sosoknya yang tengah terbaring lemah, Keningnya diperban tampaknya ada luka kecil disana, Kaki kanannya juga mengalami hal yang serupa tapi tampaknya itu adalah luka besar,selang infuse dan selang pernafas menggerayangi tubuhnya. Oh Cho Kyuhyun-ku yang malang.

“Yang mana yang sakit Cho, Ayo katakan padaku, Aku akan menyembuhkanmu sayang” Ujarku padanya, tentu Ia tak dapat menjawab setidaknya Aku harus melakukan suatu hal agar ia sadar dan bisa melihatku.

 

Apa mungkin ini salahku? Ia terlalu fokus berbicara denganku sehingga tidak memperhatikan jalanan, Aku memang terlalu bodoh, Bukannya saat mengemudi ada larangan mengangkat telfon.

Cho Kyuhyun, jika tau begini Aku akan diam dan menunggumu untuk pulang.

 

“Cho, Ayo sadar. Besok kita akan menikah di Korea.”

 

 

One year Later

 

Author POV

 

Angin musim gugur berhembus dengan indah di negeri Sakura ini, Yeon Hwa menghirup udara pertamanya di Musim Gugur yang indah di Jepang. Sudah setahun ia menetap disini, menunggu Kyuhyun sadar dari Koma panjangnya.

Ingatannya berputar pada hari kemarin .

 

“Sebaiknya segala peralatan yang ada ditubuh tuan Cho harus segera dilepaskan, Ia sudah tidak bisa bernafas dengan baik hanya alat-alat itu yang melakukan pernafasan. Sesungguhnya Tuan Cho Kyuhyun sudah tiada”

 

Apa Ia harus menyumpal mulut dokter itu dengan sepatu hak tinggi miliknya, seenaknya saja berbicara. Kyuhyun masih hidup  dan jangan sekali-kali mengatakan bahwa namja-nya sudah tiada.

 

Yeon Hwa melangkah masuk menuju ruang perawatan Kyuhyun, Ia tersenyum miris saat melihat Pria itu masih memejamkan matanya, Ia beralih untuk menggenggam tangannya.

 

“Kau pasti akan membuka matakan Cho? Aku menantimu”

 

“Cho, Kau tau. Aku kesepian, Kau tidak ingin sadar dan menemaniku?”

 

“Cho Aku merindukanmu, Apa kau tak merindukanku?”

 

“Cho Kyuhyun apa Kau tak bisa menjawab pertanyaanku?”

 

Oppa jawablah”

 

Oppa Ireonna eoh! Oppaa” Kini tangisan penuh kepedihan yang menyelimuti diri Gadis itu, Itulah kegiatannya setahun belakangan. Jika Kyuhyun tidak meresponnya Ia akan menangis meraung-raung.

Kyuhyun-nya harus kembali.

 

“Cho Ayo bangun, Ireonna!”

 

“Bangun untukku Chagi-a

 

 

*

 

“Eommanim, mengapa melepasnya? Cho Kyuhyun-ku akan mati”

 

“Kyuhyun memang sudah mati sayang, Kau harus menerimanya.”

“Eomma, Kyuhyun masih hidup”

 

“Yeon Hwa, Kyuhyun sudah tiada. Kita harus mengikhlaskannya”
“Eomma…” Yeon Hwa menatap kosong pandangannya, beberapa saat lalu alat-alat yang terpasang ditubuh Kyuhyun sudah dilepaskan dan pada saat itu Kyuhyun sudah tiada didunia ini.

 

“Kau mencintainya bukan? Jika ia, Kau harus mengikhlaskannya sayang” Hanna berkata bijak pada calon menantunya itu, ya, padahal Ia juga tidak bisa menerima kenyataan bahwa Putra bungsunya sudah tiada.

 

“Tapi eomma, “

 

“Kau harus mengikhlaskan Kyuhyun ne” Hanna mengusap rambut Yeon Hwa. “Kau harus bahagia tanpa Kyuhyun. Kau wanita yang Kuat”

 

 

*END*

 

Epilog…

Kupu-kupu liar berterbangan dengan indahnya, warnanya menambah keindahan taman dengan penuh kesejukan ini, Air mancur mengalir disisi utara taman.

 

Oppa-ya

 

“Yeonnie”

 

“Apa Oppa baik-baik saja?”

 

“Tentu, apa kau bahagia disana?”

 

“Aku harus bahagia disana jadi Kau akan bahagia disini. Bukan begitu?” Yeon Hwa mengerjap lucu pada sosok lelaki dihadapannya.

 

“Benar bukan Kyu Oppa?”

 

“Benar, Kau harus tetap bahagia. Dan carilah pendamping hidup” Kyuhyun mengusap rambutnya yang terurai manja.

 

“Hanya kau yang bisa mendampingiku”

 

“Kau tidak boleh begitu, Kau harus bahagia”

 

“Iya, Aku tidak berjanji” Yeon Hwa tersenyum jahil pada Kyuhyun yang membuat Pria itu mengacak rambut yang ia balai tadi dengan gemas.

 

“Kau..”

 

“Hehehe”

 

CUP. Kyuhyun mengecup bibirnya “Kau harus bahagia”

 

 

*

 

Yeon Hwa tersentak dari mimpinya. Inilah yang ia suka jika sedang tertidur, Ia akan bertemu dengan Kyuhyun dan berbincang lama dengannya bahkan Ia bisa tertawa bersama Kyuhyun.

 

“Aku merindukanmu Kyu”

 

“Aku akan bahagia demi dirimu”

 

 

*

 

 

 

Tenottenottt….

Gimana?

Oneshoot pertama aku. Bisa disebut One shoot kah?

 

Give me Comment yah J

2 thoughts on “[FF Freelance] Feelings

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s