[FF Freelance] 3010 (Prolog)

9VbsXi1384786621Title: 3010

Author/twitter: ZYH / @verenaliesbeth

Cast:

  • Luhan (EXO)
  • Do Yeji (OC)
  • Xiumin (EXO)

Genre: Romance, Fantasy

Rating: General

Length: Twoshots

Disclaimer: FF ini murni karya Author, FF ini bukan hasil karya jiplakan. FF ini karangan dari author, hanya saja castnya author pinjam

 

If you feel like you’ve ever read before, might be. cos it has ever been posted here before : http://zhangyuhui.weebly.com/1/post/2013/11/3010-prolog.html

http://zhangyuhui.wordpress.com/2013/12/16/3010-prolog-2/

Luhan Pov
Duniaku tidaklah seperti duniamu. Duniaku sangatlah berbeda dengan dunia pada abad ke 21. Ya, aku adalah manusia pada abad ke 31 dimana dunia sudah terbagi menjadi 4 kelas. Duniaku sangatlah kejam. Tidak seperti duniamu. Duniaku tidak menganggap lagi adanya sebuah hak. Di duniaku tak lagi ada yang menggunakan akal budi dan yang terpenting…

Duniaku tak mengenal adanya cinta yang tulus
kelas A terdiri dari orang – orang yang dihormati. Pekerjaan mereka hanyalah bersenang – senang dan menghabiskan uang. Mereka boleh berbicara dan melakukan apapun tanpa aturan. Bahkan, golongan C dan D pun harus menunduk dan tidak diperbolehkan melihat wajah mereka
Kelas B. Adalah orang – orang sepertiku. Orang yang bekerja dan mengatur orang – orang golongan C dan D. Kami boleh berbicara, namun kami tidak boleh membantah orang – orang yang berada pada kelas diatas kami.
Kelas C. terdiri dari orang – orang sepertinya. Orang – orang yang tidak boleh berbicara dan hanya bekerja selama 6 x 24 jam. Mereka bahkan tidak memperoleh pendidikan.

dan yang terakhir
Kelas D. jangan harap dirimu dapat bertahan hidup. Mereka adalah pekerja – pekerja kasar yang hidup di bawah tanah atau bahkan di dasar laut dengan pekerjaan yang sangat mengerikan, bekerja 24/7. Semua golongan D berwajah seperti mayat hidup dan nyawa merekapun memang selalu dalam bahaya.

Namaku Xi Luhan. ‘Duda tampan’. Begitu orang menyebutku. Pada abad ini, orang tua akan menikahkan anak ketika menginjak usia kepala 1. Apa itu manusiawi? Aku bukanlah orang yang seperti itu. Beruntung, aku selalu berhasil melarikan diri ketika dijodohkan oleh kedua orangtuaku. Bahkan, aku mengancam mereka untuk bunuh diri apabila aku dijodohkan hingga merekapun menyerah.
Oh ya. Ada satu hal menarik dalam hidupku belakangan ini. Tempat dimana aku bekerja. Di ruangan yang dikelilingi dengan TV kontrol CCTV distrik 2 tempatnya tinggal. Kehidupan di distrik 12 amatlah kejam,  tidak jauh berbeda dengan distrik 13 tempat orang –  orang golongan D bekerja. Dunia mereka dipenuhi dengan CCTV. Tempat mereka bekerja, makan, mencuci tangan, bahkan tempat mereka tidurpun dipasangkan CCTV. Satu kesalahan saja tertangkap dalam CCTV, tamatlah riwayat mereka.

“Luhan!” Kudengar seseorang meneriakkan namaku.
“Xi Luhan!” Akupun segera menoleh mendapati Xiumin yang tengah membawakan sesuatu untukku.
“Apa ini?” tanyaku padanya. bodoh. Jelas – jelas kulihat sendiri dia membawakan makanan bertulisan ddokbuki.
“Makanlah” katanya seraya meninggalkan ruangan kerjaku. Aku tetap memandanginya dari belakang. Ia berjalan begitu cepat seperti Xiumin yang kukenal. Selalu sibuk atau mungkin, menyibukkan diri tepatnya.
“Gomawo” aku yakin dia takkan mendengarnya karena jarak kami sudah cukup jauh.

‘Aneh’ Pikirku. Ya. Hidupku memang sudah aneh. Aku sering melewatkan waktu makanku, waktu istirahatku selalu ku gunakan untuk lembur dan bahkan, aku bisa tidak pulang dan bermalam di kantor hanya karena CCTV. Bukan, bukan karena CCTV ini tepatnya. Namun karena sosoknya yang selalu menghantui diriku. Sosoknya lah yang selalu membuatku bangun di pagi hari, bergegas menuju tempat kerjaku, melewatkan waktu istirahat makan siangku, bahkan aku selalu menaruh tanda ‘busy’ pada pintu masuk ke ruang kerjaku. Yeji. Seorang wanita yang selalu memenuhi pikiranku. Do Yeji itulah nama yang kuperoleh dari data diri yang kulihat pada daftar penduduk di distrik 12. Ingin sekali aku bertemunya, menyapanya, dan mendengar suaranya. Namun akankah keinginanku itu terkabul? Dengan segala resiko yang ada apakah aku sanggup menanggungnya? Tidak! Aku yakin aku sanggup. Hanya satu hal yang membuatnya tidak sanggup. Ya.

Aku hanya akan membuat hidupnya menderita.

Oleh karena itu, hal tersebut tidak boleh terjadi.

Dan tidak akan pernah terjadi.

Advertisements

2 thoughts on “[FF Freelance] 3010 (Prolog)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s