[Chaptered] Who Are You? (Chapter 5)

who-are-you

 

Poster by : SURY

Author : Park Eun Ji

Cast :

Jung Jin Young ( Jinyoung “B1A4 )
Kim Myung Soo (L “Infinite”)
Baek Su Ji (Suzy “Miss A”)
Choi Jun Hong ( Zelo “B.A.P”)
Im Yoon Ah ( Yoona “SNSD”)
Other

Genre : Romance, tragedy, friendship, school life

Length : Chaptered

Rating : PG-13

Disclaimer : Semua cast di sini milik Tuhan YME, keluarga masing-masing, dan diri mereka masing-masing. Alur cerita terinspirasi dari salah satu novel yang pernah author baca dengan perubahan (; FF ini juga di posting di beberapa blog dan di blog pribadi di http://babyelf8496.wordpress.com/ :)

Enjoy it guys ;)

CHAPTER 5

Suzy memandang CD yang diberikan Zelo dengan ekspresi yang sulit dibaca. Sementara Yoona dan Zelo memandanginya dengan khawatir.

” Kalian mau memutarnya?” Suzy berkata setelah beberapa saat berlalu. Tanpa menunggu jawaban Zelo dan Yoona, Suzy mengambil tempat CD yang sejak tadi dipegang Yoona. Ia membukanya lalu mengambil isinya, ia berjalan ke arah pemutar DVD lalu memasukkan CD itu.

Rekaman itu menampilkan kamar Jinyoung di Seoul. Tak lama kemudian, Jinyoung datang dan segera duduk. Tampaknya ia baru saja mengatur letak kamera itu agar pas.

Jinyoung berdeham lalu tersenyum. ” Annyeong. “

Suara itu membuat Zelo, Yoona dan Suzy seketika membeku. Mereka seperti melihat Jinyoung bangkit dari kematiannya.

Ia tampak seperti Jinyoung yang seperti mereka ingat. Jinyoung memakai T-shirt kuning dan celana pendek putih. Di rekaman itu ia masih tersenyum kharismatik dengan wajah yang terlihat lebih muda.

” Sebenarnya aku membuat rekaman ini hanya untuk mengisi waktu luang. Aku bosan dan memutuskan untuk membuat ini. ” Jinyoung terkekeh pelan. Ia melanjutkan kalimatnya lagi.

” Oke, tadi aku tidak serius. Tujuanku yang sebenarnya adalah aku mempersiapkan rekaman ini untuk kenang-kenangan untuk kalian. Itu saja.” Ia berkata dengan ekspresi serius.

” Aku ingin berpesan kepada kalian. Bersahabatlah terus sampai maut memisahkan -kalian berdua dan Suzy-. Jagalah baik-baik diri kalian jika aku tak ada. Lanjutkan hidup seperti biasa. Zelo, gapailah cita-citamu sebagai musisi. Yoona, jadilah Public Relations yang sukses. Jangan terbebani denganku jika aku mati. Aku sayang kalian semua.”

” Haha aku tahu hidupku masih panjang. Tapi tak ada salahnya kan aku membuat ini? Pokoknya kalian jangan melupakanku , eo? Annyeong.” Jinyoung tersenyum lebar sambil melambaikan tangan. Setelah itu, layar menjadi hitam tanda rekaman itu sudah selesai.

Yoona menangis tersedu-sedu. Ia sebenarnya sudah menahan tangisnya sedari tadi. Zelo sama seperti Yoona, tapi bedanya ia tak tersedu-sedu. Ia menangis dengan tenang. Sementara Suzy hanya duduk sambil memegang kedua lututnya. Ia terlalu lelah untuk menangis, ia sudah terlalu sering menangisi Jinyoung.

” Nah, sekarang kita putar CDku. ” Suzy berkata sambil tersenyum sedih.

” Tapi kan itu khusus untukmu. Aku dan Zelo tak boleh melihatnya.”

Gwenchana…Aku tak ingin ada rahasia yang kusembunyikan dari kedua sahabatku.” Elak Suzy sambil menekan tombol play.

Rekaman itu menunjukkan Jinyoung yang sudah duduk dengan wajah gembira. Ia memakai Polo Shirt berwarna hitam dan skinny jeans abu-abu. Tampaknya rekamam ini dibuat di hari yang berbeda.

Annyeong chagiya. Kau merindukanku?” Jinyoung tersenyum lembut dan kata-kata itu sukses membuat air mata Suzy tumpah.

” Maaf atas pertengkaran pertama kita kemarin. Aku tahu aku salah. Tapi egoku membuatku menjadi keras kepala. Mianhamnida.” Ucap Jinyoung penuh penyesalan. Suzy ingat saat ia duduk di tahun kedua SMA, tepat di hari ulang tahunnya ia bertengkar hebat dengan Jinyoung karena untuk pertama kalinya. Suzy tidak ingat jelas permasalahannya, tapi yang jelas itu permasalahan yang sepele.

” Aku membuatkan lagu untukmu. Sebenarnya aku ingin menyanyikannya kemarin, tapi aku sendiri yang mengacaukan rencanaku. ” Jinyoung tersenyum pahit. Ia menghilang dari layar sesaat untuk mengambil gitar akustiknya dan duduk kembali.

This song is special to you. Listen it.”

Jinyoung berkata dalam bahasa Inggris dengan fasih kemudian mulai memetik gitarnya.

……

……

……

……

……

Akhirnya petikan gitar Jinyoung selesai. Jinyoung kemudian berkata.

” Aku tahu ini tak terlalu bagus. Tapi setidaknya aku sudah berusaha kan?” Jinyoung tertawa pelan.

” Itu lagu yang aku ciptakan sendiri sejak beberapa bulan yang lalu. Walaupun terlambat, aku akan mengucapkannya sekarang. Happy Birthday My Girlfriend.” Jinyoung tersenyum lembut. Kata-kata itu membuat Suzy kembali menangis.

” Oh ya, album kuning yang sering kau lihat di kamarku. Di dalamnya aku menyimpan sebuah kejutan untukmu di salah satu fotonya. Kau lihat saja nanti ya. Saranghaeyo.” Jinyoung tersenyum lebar kemudian layar kembali hitam.

Secepat kilat, Suzy membuka album foto itu dan mengecek foto-fotonya. Tapi, hasilnya nihil. Ia terduduk lemas begitu mengetahuinya.

” Sepertinya oppa belum sempat membuatnya.” Ujar Suzy kepada Yoona yang memeluknya.

keesokan harinya di depan universitas

Myungsoo membaca dengan pelan sebuah tulisan yang tertera di atas gedung.

“ SEOUL NATIONAL UNIVERSITY “

Eomma, aku berhasil masuk ke sini! ” Ucap Myungsoo  bangga, lalu ia menarik nafas dan menghembuskannya. Sambil tersenyum ia berjalan menuju gedung kampus departemen ekonomi. Saat di dalam gedung Myungsoo bertanya kepada seorang namja imut yang kebetulan lewat.

Annyeonghaseyo, kau tahu di mana ruang administrasi?”

” Ah, kau pasti mahasiswa baru ya? Kenalkan namaku Luhan.”

” Aku Myungsoo” Myungsoo membalas uluran tangan Luhan.

” Baiklah Myungsoo-ssi, akan kuantar kau ke ruang administrasi! ” Ucap namja bernama Luhan itu dengan riang sambil merangkul bahu Myungsoo yang kebingungan.

” Kau mahasiswa semester berapa? Jurusan apa? Pakai banmal tidak apa-apa kan?” Tanya Luhan sambil tetap merangkul bahu Myungsoo.

Gwenchana, aku mahasiswa semester 3 Jurusan Manajemen. Kau sendiri?” Myungsoo menebak di dalam hati bahwa Luhan pasti semester 1.

” Aku? Semester 5 jurusan akuntansi.”

Myungsoo hanya tercengang mendengar penuturan Luhan.

” Haha kau pasti mengira aku mahasiswa semester 1 karena tampangku yang imut ini kan? Tenang saja, bukan hanya kamu kok yang menyangka dan bereaksi seperti itu. ” Luhan tertawa lebar. Sepertinya ia selalu kelebihan energi sehingga selalu gembira.

” Kau tidak percaya? Lihat saja buku-buku kuliahku. ” Myungsoo memperhatikan buku-buku yang dipegang Luhan dan percaya begitu melihat mata kuliah yang diambil Luhan memang untuk mahasiswa semester 5.

” Wow, aku tak menyangka Luhan seonbae sudah semester 5.” Ujar Myungsoo kagum.

Ya, tak perlu bicara seformal itu padaku. Panggil saja aku Luhan ok?” Luhan menepuk-nepuk punggung Myungsoo pelan sambil menyengir lebar. Myungsoo hanya mengangguk pelan.

” Nah, ini ruangannya. Kau masuk sendiri ya? Aku sebentar lagi ada kelas. Kalau perlu bantuan bilang saja padaku. Hahaha.Sampai jumpa!” Luhan berkata dengan cepat lalu segera melesat pergi sebelum Myungsoo mengucapkan terima kasih. Myungsoo hanya bisa tercengang melihat Luhan yang selalu terlihat kelebihan energi. Ia kembali tersadar dan kemudian mengetuk pintu ruang administrasi.

Di ruang kuliah

Sambil menunggu dosen statistiknya datang, Suzy sibuk mengobrol dengan Bora dan Ji Eun tentang boyband Infinite. Sementara di belakang bangku mereka Yoseob dan Minwoo sedang sibuk membicarakan turnamen softball antar kampus yang akan dilaksanakan minggu depan. Di samping barisan mereka, 3 orang namja sedang menonton video -entah apa- dengan serius, sepertinya itu video musik milik SISTAR.

Di pojok barisan, tampak sekelompok mahasiswa sedang membicarakan pelajaran kemarin dengan serius. Selain mereka semua, masih banyak lagi ‘keributan’ di ruang kelas itu. Tapi, semua keributan itu tak berlangsung lama karena dosen mereka sudah datang. Dosen itu dipanggil dosen Choi. Beliau masuk dengan seorang mahasiswa ‘asing’. Begitu melihat mahasiswa itu, Suzy langsung membeku di tempat.

Ini cuma halusinasiku saja kan? Batin Suzy

” Perhatian semuanya, mahasiswa baru ini bernama Kim Myung Soo. Nah, Myungsoo silahkan perkenalkan dirimu lebih lanjut.” Ucap dosen Choi kepada Myungsoo.

” Baik dosen Choi.

Myungsoo mengedarkan pandangan ke seluruh kelas sambil tersenyum.

” Selamat pagi, kalian bisa memanggilku Myungsoo. Aku pindahan dari sebuah universitas di Mokpo dan tinggal tak jauh dari sini. Senang bertemu dengan kalian semua. Mohon bantuannya.” Myungsoo membungkukkan badannya. Saat menegakkan kembali badannya, tanpa sengaja Myungsoo bertemu pandang dengan Suzy.

 Sepertinya aku pernah melihatnya Batin Myungsoo di antara tepuk tangan mahasiswa yang ada di kelas itu.

” Silahkan duduk di bangku kosong yang tersedia. ” dosen Choi berkata setelah para mahasiswa selesai bertepuk tangan.

Algeseumnida, gomaptaseumnida dosen Choi.”

Myungsoo menuju satu-satunya bangku kosong yang ada di kelas itu, di sebelah Suzy. Sekilas, ia melihat wajah pucat Suzy.

Annyeonghaseyo, gwenchanayo?” Ujar Myungsoo kepada Suzy setelah ia duduk.

” Ah, ti..tidak apa-apa.” Jawab Suzy cepat lalu ia mulai memperhatikan dosen Choi yang tengah menulis di papan tulis sambil menjelaskan.

-TBC-

A/N : Halo semua!!!^^ Akhirnya Myungsoo ‘masuk’ ke dalam kehidupan Suzy juga juga di chapter ini :’) maaf ya kalau isi CDnya itu mainstream :( aku bingung harus buat kaya gimana… Oh ya soal lagu yang dinyanyikan Jinyoung akan ditampilkan dalam sequel ^^ Happy Weekend~ Don’t forget to RCL ya guys gamsahamida~ *bow*

3 thoughts on “[Chaptered] Who Are You? (Chapter 5)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s