[FF Freelance] I Love You, More Than I Know (Chapter 2)

hunzy Publist

Title : I LOVE YOU, MORE THAN I KNOW# Revenge

Author : Monchan

Genre : Romance, comedy

Ranting : PG-13

Main Cast : Bae Sooji aka suzy

Oh sehun

Xi Luhan

Krystal jung

Kris  exo

Park Chanyeol

Kai exo

Length : Chaptered

Previous : Chapter 1,

Desclaimer : wah gak ngangka kalau ini udah part yang kedua. Di part ini aku mau kasi tau kalo  ada beberapa alur cerita yg sengaja aku gak tampilin… Aku buat gini biar readers aja yg ngebayangin sendiri alur cerita sebelumnya dengan  imajinasi kalian… itu aja… moga itu bisa menghilangkan tanda tanya kalian mengenai sambungan  part sebelumnya dan part yang ini…. oh yah… sering2 komen ya… supaya akunya bisa nulis lebih semangat lagi… karena 1 komentar dari kalian bisa memberikan 1000 ide untuk kami.

 

@@@HAPPY READING@@@

Ketika melihat air matanya, jantung ini berdetak untuk pertama kalinya.

 

Author POV

Seorang pria tua terlihat membenarkan posisi duduknya beberapa kali.

“Kalian ini, sebenarnya apa yang kalian pikirkan?” ucap pria itu.

Ia mulai menatap kelima orang yang ada di depannya itu dengan wajah memerah menahan kemarahannya.

Kelima orang itu yang tidak lain adalah Oh sehun, Kris, Park Chanyeol, Kai, dan Krystal Jung. Kelimanya saat ini sedang diintrogasi oleh Shin seonsaeng di ruangan guru yang kebetulan sedang sepi karena saat itu masih jam mengajar. Hanya ada beberapa guru yang masih ada di sana. Tapi itu pun hanya sebentar karena selanjutnya mereka pergi. Ada diantara mereka yang menggelengkan kepala. Ada juga yang merasa biasa saja. Itu karena mereka sudah melihat hal seperti ini sering terjadi untuk sekian dan kesekian kalinya.

“Kapan kalian akan dewasa?” ucap pria tua itu lagi yang tak lain adalah shin seonsaeng yang kini wajahnya berubah menjadi lesu.

“Katakan padaku. Siapa yang mempunyai ide gila ini?” Tanya shin seonsaengnim sambil memijit kedua pelipisnya.

Kelimanya mulai saling memandang satu sama lain. Tapi tidak ada diantara mereka yang bersuara.

“Kalian jangan mengundang kemarahan, bapak. Sebaiknya kalian katakan siapa dalang dari semua ini. Dan nona Jung, kenapa kau juga harus terlibat didalamnya. Aku sudah tidak tahu apa yang akan aku katakan pada ayahmu nanti.” ucap shin seonsaengnim dengan mulai membenarkan cara duduknya pada kursi yang sepertinya tidak mampu lagi menahan bobot tubuhnya yang bisa dibilang gendut itu.

Krystal hanya cengar-cengir menanggapi omongan shin seonsaeng.

“Ayolah, katakan padaku.” Ucap shin seonsaeng tidak sabaran sambil mengetuk meja dengan jari-jari gemuknya.

Tapi sepertinya kelima orang itu tetap kompak untuk tidak menjawab. Sementara Suzy yang sejak tadi berada di samping Shin seonsaeng nampak gemas pada kelimanya.

“Ini ide saya pak.” Ucap Sehun tanpa dosa.

Suzy pun tidak merasa heran. Karena menurutnya namja inilah yang paling berpotensi menjadi otak dibalik semuanya. Dengan sebal suzy menatap namja yang bernama Oh Sehun itu.

Kali ini shin seonsaeng hanya bisa kembali memijit pelipisnya lagi. Ia beberapa kali memejamkan mata dan terakhir ia menatap sehun dengan wajah lesu yang membuatnya tampak 20 tahun lebih tua.

“Ya Oh sehun kau mau memperpendek umurku?” Tanya shin seonsaeng lemas.

“Ya kemarin kau sudah membuat pengelola kantin kita strok ringan. Kemarinnya lagi kau mencoret foto kepala sekolah dengan menambahkan kumis dan codet pada gambar wajahnya dan katamu itu seni. Lalu kemarin dan kemarinnya lagi kau menabrak warung yang ada di depan sekolah kita. Dan alasannya karena kau tidak mau menabrak seekor kucing yang kebetulan lewat di depanmu. Dan beberapa bulan yang lalu kau juga membuat piagam penghargaan sekolah kita rusak. Dan alasannya karena kau tidak sengaja menjatuhkannya. Lalu apa alasanmu kali ini?” Tanya Shin seonsaeng pasrah.

Tapi dengan santai Sehun menjawab, “Tidak ada alasan khusus pak. Saya hanya merasa bosan karena tidak ada hal yang menarik di sekolah akhir-akhir ini. Jadi saya pikir,..”

“Sudah.. sudah. Kau tidak perlu menjelaskannya lagi. Aduh, kepalaku.. kepalaku..” ucap Shin seonsaeng sambil memegangi kepalanya yang sudah botak pada bagian depannya hingga tengah kepalanya.

“Lalu kalian bertiga, kenapa kalian malah ikut-ikutan?!” Ucap Shin seonsaeng dengan melotot pada Kris, Chanyeol dan Kai.

“Ya Kai-ah, kau punya bakat di bidang dance. Tolong fokus saja pada hal itu. Kris-ah, kau itu ketua kelas. Kau seharusnya yang menjadi contoh bukannya malah terlibat dengan ide sintingnya Oh sehun. Dan Chan-ah, appa sudah tidak tahu mau bilang apa lagi padamu.” ucap Shin seonsaeng  frustrasi.

Suzy POV

Setelah drama Shin seonsaeng palsu yang dibuat Sehun Cs terungkap,  kelima orang itu sekarang  digiring Shin seonsaeng ke ruang guru setelah aku melaporkan apa yang sebenarnya terjadi. Kelimanya hanya menunduk dan membisu saat diintrogasi oleh Shin seonsaeng.

Ada perasaan senang dalam hatiku. Tentu saja mata harus di ganti mata. Gigi di ganti gigi. Kalian tadi seenak jidatnya mengerjaiku dan sekarang giliran kalian yang harus mendapatkan balasannya.

Shin seonsaeng beberapa kali memberi pertanyaan mengenai siapa biang keladi di balik ini semua. Dan ternyata itu Oh Sehun. Sebenarnya aku tidak heran. Tapi yang membuat aku heran setengah mati adalah alasan dibalik tindakannya. Masa, alasanyannya dia bosan karena tidak ada hal yang menarik yang terjadi di sekolah?! Aku rasa Shin seonsaeng lupa menambahkan. Bukan hanya idenya yang gila tapi orangnya memang asli gila dan menyebalkan. Aku menatap sebal pada namja bernama Oh sehun itu.

Dan yang menambah keheranan dan kesebalanku, namja ini tidak ada perasaan bersalah sedikitpun. Apakah dia merasa tindakan yang dilakukannya  ini benar? Ah, dia memang namja sinting.

“Lalu kalian bertiga, kenapa kalian malah ikut-ikutan.” Ucap Shin seonsaeng sambil melotot pada Kris, Chanyeol dan Kai.

Akhirnya aku tahu kalau namja yang pertama kali bersuara saat aku masuk adalah Kai. Apa tepatnya aku tidak tahu. Karena hanya itu yang tertulis di name tagnya.

Aku sebenarnya merasa tidak tega pada Kris. Tapi mengingat dia malah pro sama ide sintingnya Sehun aku pasrahkan semua pada Shin seonsaeng. Entah apa yang nanti dilakukan Shin seonsaeng pada mereka.

“Ya Kai, kau punya bakat di bidang dance. Tolong fokus saja pada hal itu. Kris-ah, kau itu ketua kelas. Kau seharusnya yang menjadi contoh bukannya malah terlibat dengan ide sintingnya Oh sehun. Dan Chan-ah, appa sudah tidak tahu mau bilang apa lagi padamu.” ucap Shin seonsaeng  frustrasi.

Aku merasa kasihan pada Shin seonsaengnim. Dia punya murid-murid bandel yang membuatnya pusing ditambah lagi beliau juga memiliki anak yang tak kalah menyebalkan dari Sehun, si Park Chanyeol, yang menambah ke pusingannya.

Pantas kepalanya botak tengah. Dan juga banyak sekali kerutan di dahi beliau. Aku hampir pikir itu petakan sawah. Karena banyak garis dan lekukan yang membentuk seperti petakan sawah yang di buat pak tani untuk menanam padi. Aku heran kenapa bisa seperti itu, atau retina mataku yang salah memfokuskan obyek yang di lihat?

Dan Bisa-bisanya Shin seonsaeng lebih tepatnya Park Shin seonsaeng punya anak seperti Chanyeol dan bisa-bisanya Chanyeol punya ayah yang pendek dan gemuk seperti Shin seonsaengnim. Padahal Chanyeol itu tinggi walaupun lebih tinggian Kris. Aku masih antara percaya dan tidak percaya. Benarkah mereka ayah dan anak?

“Ah, aku kini sudah tidak tahu hukuman apalagi yang harus aku berikan.  Kalian bersihkan saja aula.” Ucap Shin seonsaeng.

Wah aula? Yang ku tahu aula sekolah kan besar sekali. Kalau tidak salah besarnya aula hampir sebesar 2/3 lapangan bola. Mereka bisa kering kalau kerja begitu. Kapan selesainya tuh?

Ah, peduli amat. Mereka memang pantas mendapatkannya. Akhirnya nasib baik berpihak padaku juga, hahahhaaa…

“Ha???? Yang benar saja????”

What? It’s real??”

Mwo??? Jinjjayo???”

Itulah pernyataan kaget yang keluar dari mulut mereka. Hm, itulah akibatnya kalau bersikap bandel.

Kelimanya kini berdiri di depan pintu aula. Yang pastinya sudah berlengkapkan ember, sapu, pel, tempat sampah dan peralatan lain yang begitulah rupanya. Tampang mereka seperti cleaning service yang kemarin datang ke rumahku. Tapi mereka beruntung tidak mengenakan pakaian serba kuning seperti yang dipakai cleaning service. Dan Sebenarnya aku pingin ketawa, tapi aku putuskan hanya senyum-senyum saja. Karena begitu saja sudah membuat wajah si sehun namja sinting itu memerah saat kami saling bertatapan.

Gimana rasanya posisi mu sekarang oh sehun? Malu? Itu pasti. Hal itupun berlaku untuk yang lainnya. Yang membuatku salut pada wali kelasku (tentu yang asli) adalah beliau mengikutsertakan aku untuk melihat mereka. Beliau tahu juga keinginan terpendamku, hahahhaa…

Jika ada yang bertanya, hari apa yang paling menyenangkan dalam hidupku? Maka aku akan menjawab hari ini. whuahahahhaa….

Sepertinya aku merasakan sesuatu. Aura apa ini?

Dalam sekejab perasaan senangku berganti dengan perasaan merinding. Sepertinya ada seseorang yang sedang menatapku sekarang. Yang pastinya bukan oh sehun. Apakah mungkin ini? Dan benar saja tiba-tiba muncul namja itu lagi dengan senyumannya yang manis nan mengerikan dan itu tepat di depan muka ku.

TBC

39 thoughts on “[FF Freelance] I Love You, More Than I Know (Chapter 2)

  1. Pasti yg senyum lebar tu luhan soal.y kan d.part 1 cm dy yg ngapus air mata suzy
    Hahahahaha
    Jdi ketawa sendiri klo bca ff ini
    Next thor

  2. pasti yg senyum tu luhan oppa, soal x gk mungkin yg senyum tu shin seonsaeng hehe. gk sbr pengen bc next part.🙂 🙂

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s