[FF Freelance] I Can’t (Chapter 1)

PhotoGrid_1390833592783

Title : I Can’t…

Cast : Cho Kyuhyun, Kang Hana, Shim Hyerin, Lee Sungmin, Lee Donghae, Park Jungsoo

Length : Chapter

Genre : Romance, Comedy

Rate : General

Author : Kiray Nayla

 

 

Haloo apa kabar? kali ada yang mau baca jadi author kembali menuangkan inwpirasi di tulisan ini…typo masih merajarela, kurang feel nya..tp coba di nikmatin aja yaa..hehehe

thankyu buat admin yg udh publish nih ff…readers are u ready???? *cuss ke tkp yuu

↓↓↓

Author Pov

 

“Sungmin-ah, kau mematikan komputer saja lama sekali” kata kyuhyun yang berdiri tak jauh dari tempat sungmin duduk sekarang

“Sebentar, ini sedang aku matikan. Tadi ada email masuk jadi aku membalasnya dulu”

“Yak..aku sudah menunggu kau malah membalas email dulu”

“Itu email penting dari client” bela sungmin

“Ini sudah bukan jam kerja, balas saja besok”

“Tidak bisa, harus di balas sekarang”

“Yak..yak..kenapa kalian berisik sekali sih?” Ucap hana yang ketenangannya mulai terusik oleh ocehan kyuhyun dan sungmin

“Sudah kau diam saja” kata kyuhyun

“Kalau kalian tak berisik juga aku diam”

“Mianhe hana-ya, memang si evil itu suka berlebihan” maaf sungmin pada hana

“Mwo?? Kau bilang aku apa?” Kyuhyun dengan volume suara yang lebih keras

“Evil..wae???”

“Eoh..kau benar-benar yaa sungmin!!”

“Sudah..sudah..kalian malah tambah berisik..aish..”

Keduanya diam, sungmin membereskan meja kerja dan siap untuk pergi

“Kaja..kau sudah selesai kan? Hyerim sudah menunggu” Tanya kyuhyun pada sungmin

“Tunggu..bagaimana kalau kau ikut kami?” Ajak sungmin pada hana

“Nde?”

“Jebal…”

“Memangnya kalian mau kemana?”

“Aku ada janji dengan hyerim, tapi kekasihnya ini tidak rela kalau aku bertemu berdua dengan hyerim. Bagaimana kalau kau temani aku, kau tahukan aku paling malas melihat mereka bermesraan di depanku.”

 

Sungmin memang sengaja bertemu dengan hyerim untuk membicarakan kerja sama antara perusahaan keluarga hyerim yang akan menggunakan jasa perusahaan appa sungmin di bidang pajak

 

“Ooh..jadi kau akan pergi dengan kyuhyun dan hyerim?”

“Ne..kau ikut juga yaa”

Hana melihat ke arah jam di ponselnya yang menunjukkan pukul 21.00

“Tidak ah..sudah malam, aku takut pulangnya jika naik Bus kecuali kalau ada yang mengantarku pulang”

“Ish..tentu saja sungmin akan mengantarmu pulang, jangan harap aku akan mengantarmu yaa, aku bersama hyerim”

“Tenang saja tuan Cho, aku juga tak mau kau antarkan”

“Aku pasti mengantarmu pulang nanti, jadi kau ikut yaa” kata sungmin

“Geurae, kalau begitu aku selesaikan dulu ini sebentar” kata hana yang sedang mengupload laporannya hari ini

“Aish..tambah lama lagi”

“Sabar sebentar kyu”

“Masalahnya hyerim sudah menunggu di cafe itu, di cuaca dingin seperti ini bagaimana kalau dia kedinginan? Kalau tiba-tiba ada pria jahat mengganggunya? Kalau…” Ucapan kyuhyun terpotong

“Yak..kau berlebihan sekali kyu, cafe itu dekat dari sini, sebentar saja sampai.Lagi pula kan di dalam ruangan tak mungkin dia kedinginan”

“Kau sih mengajak hana segala, jadi tambah lama kan”

“Ya sudahlah..aku tidak jadi ikut. Kenapa jadi aku yang di salahkan!!” kata hana yang baru saja mematikan komputernya

“Lagi pula aku juga tidak mau ikut kalau sungmin tak memintaku, lebih baik aku pulang”. hana membereskan tasnya dan beranjak dari duduknya untuk bergegas keluar ruang kerja mereka

“Hana-ya..mau kemana?”

“Pulang !!!”

“Yak..jangan pulang, jebal temani aku” kata sungmin sambil memohon dengan wajah yang seperti biasanya, cute.. Yang membuat siapa saja melihatnya akan luluh

Hana menghentikan langkahnya

Sungmin masih melihatnya dengan wajah yang sama

“Jangan dengarkan kyuhyun, karena yang mengajakmu kan aku. Kaja kita berangkat saja sekarang” kata sungmin sambil menarik tangan hana keluar dari kantornya, menuju mobil yang kemudian di ikuti kyuhyun dari belakang.

 

~

 

“Apa kau sudah menunggu lama?” Tanya kyuhyun cemas pada hyerim sesaat setelah mereka sampai di caffe.

“Eoh..kalian sudah datang, ani aku baru 10 menit menunggu”

“Annyeong” sapa hana dan sungmin pada hyerim

“Annyeong..”

“Sebenarnya karena mereka jadi aku terlambat” kata kyuhyun sambil melirik ke arah sungmin dan hana

“Tidak apa-apa oppa, aku juga hanya menunggu 10 menit”

“Hyerim-yaa..kekasih mu ini bawel sekali, apa kau tahan bersamanya huh?”

“Yak..kau ini bicara apa?” Tanya kyuhyun

“Kalau dia tidak bawel, kita tidak akan telat tadi” tambah sungmin

“Aku malah akan aneh kalau dia tidak bawel” jawab hyerim yang membuat semua tertawa kecuali kyuhyun

“Kalian ini..” Jawab kyuhyun malas

 

~

 

“Yak..mengapa ada seledri di sup nya, kan aku sudah bilang pada pelayan tadi agar supnya tidak di beri seledri” kata hana yang memang tidak suka dengan sayuran yang satu itu

“Jinjja? Kan tadi kau sudah bilang agar tidak di beri seledri, pesan lagi saja yaa” kata sungmin

“Tidak..biar aku bicara pada pelayannya saja, agar dia menggantinya denga yang baru”

“Sudah..makan saja, rasanya sama saja” kata kyuhyun

“Shireo..”

“Kau ini merepotkan sekali sih”

“Aku tidak merepotkan mu ini kyu”

“Tapi kau berisik tahu”

“Sudah-sudah.. Pelayan” kata sungmin yang kemudian memanggil pelayan

“Ne aggashi” ujar pelayan yang menghampirinya

“Tolong pesan 1 lagi supnya tanpa seledri”

“Tidak..tukar saja, tadi aku sudah pesan tidak memakai seledri tapi malah…”

“Ani..pesan saja lagi, tolong bawakan segera ne” kata sungmin yang memotong ucapan hana

“Baiklah, mohon di tunggu sebentar”

Pelayan itupun pergi mengambilkan pesanannya

“Yak..kenapa malah pesan lagi”

“Sudahlah, mungkin mereka lupa tadi.. Kasihan kalau harus mengganti”

“Ish..Lee Sungmin…”

“Wae Kang Hana?”

“Hahahaha” kyuhyun malah tertawa

“Sekarang makan saja dulu yang ini” sungmin kemudian mengambilkan beberapa iris daging dan menaruhnya di piring hana

 

~

 

Kyuhyun, Sungmin dan Hana adalah rekan satu kantor mereka bekerja di bagian yang sama. Hana sudah bekerja lebih dulu di tempat ini, baru setahun ini mereka bekerja bersama.

Sejak SMA kyuhyun dan sungmin sudah bersahabat, kebetulan mereka di terima juga di perusahaan yang sama dan bekerja dalam satu tim .

 

 

Namja bermarga Cho ini adalah seorang yang teliti dan detile dalam pekerjaan, namun sikapnya kadang masih kekanak-kanakan, iseng dan mudah marah. kecintaannya pada game bisa melebihi cintanya pada hyerim.

Kyuhyun sudah 3 tahun berpacaran dengan Hyerim yang sebentar lagi akan menjadi tunangannya.

 

 

Hyerim wanita cantik dan pekerja keras, ia bekerja di perusahaan appa nya. Sejak masih kuliah ia sudah menyukai kyuhyun, namun baru 3 tahun ini ia berhasil menarik hati kyuhyun dan menjalin hubungan serius. Karena sering bertemu, hyerim pun cukup dekat dengan teman kyuhyun, hana dan sungmin .

 

Sementara Kang hana adalah seorang periang dan konsisten dalam berbagai hal. Wanita ini sudah akrab dengan kata “sendiri” karena sudah 5 tahun tak menjalin kasih dengan seorang priapun. Sebenarnya Ia telah memendam cinta pada seorang pria dewasa bernama Park Jungsoo, yang sudah ia kenal selama 2 tahun namun ia tak pernah berani mengungkapkan perasaannya, mungkin bisa di bilang kisahnya dengan jungsoo hanyalah one-side love.

 

Satu lagi Lee Sungmin, seorang anak pengusaha sukses di korea yang malah tak ingin bekerja di perusahaan appanya sendiri dan memilih menjadi karyawan biasa seperti sekarang ini. Pria ini selalu baik pada orang lain, bahkan dia bisa dengan sabar bersahabat sekian lama dengan kyuhyun yang kekanak-kanakan itu. Sungmin juga sangat perhatian pada temannya, wajahnya yang selalu terlihat imut meskipun tidak di buat-buat membuat orang juga selalu berbuat baik padanya.

 

~

 

Setelah selesai, kini mereka memutuskan untuk pulang. hana dan sungmin sedang berjalan menuju parkiran mobil sambil mengobrol. Namun tiba-tiba hana menghentikan langkahnya saat melihat seseorang di depannya, matanya membulat dan tiba tiba tangannya memegang lengan baju sungmin erat, seperti seseorang yang ketakutan.

Sungmin yang heran menatap hana

“Wae?”

Hana malah diam, sungmin melihat mata hana dan menatap kearah yang tengah hana lihat di depan sana, ternyata yang hana lihat adalah seorang prian dan wanita, yang tidak lain adalah Park Jungsoo yang tengah bersama seorang wanita yang tak ia kenal.

 

Takut..hana takut kalau wanita yang bersama jungsoo itu adalah kekasihnya, walaupun tak ada perkembangan dari hubungannya dengan jungsoo namun hana terus mencintai namja berlesung pipi itu.

Hana semakin mencengkram lengan sungmin saat jungsoo berjalan ke arah nya. Sungmin masih tidak tahu mengapa hana begini, namun ia tahu kalau hana melihat sepasang manusia di depan sana.

 

“Wah…..Kang hana, kebetulan sekali bertemu disini” sapa jungsoo dengan sopannya

“Eoh..n ne..e” jawab hana terbata dan masih memegang pergelangan tangan sungmin

“Kau mau pulang juga?”

“Ne, kami mau pulang”

“Aah..Kau bersama siapa?” Tanya jungsoo sambil melihat ke arah sungmin

“Annyenong haseyo, cheoneun Lee Sungmin imnida, aku adalah te..”

“Dia namja chingu ku” kata hana tiba-tiba

“Nde?” Kata sungmin bingung

“Jinjja? Pantas saja Kalian terlihat begitu serasi”

Hana melihat sungmin, seperti memberi kode agar sungmin menuruti apa yang di ucapkannya

“Ah ne, lalu apa yeoja ini adalah yeoja chingu mu?”

“Ne..perkenalkan ini Sora, Sora ini teman ku Kang Hana” kata jungsoo mengenalkan

“Annyeonghaseyo Kang Sora imnida”

 

Hana tersenyum, tapi sebenarnya ingin sekali ia berteriak tidak terima dengan kenyataan ini, sakit melihat orang yang ia cintai selama ini ternyata sudah mempunyai kekasih. Apa lagi rasa panas di matanya mulai mengganggu dan membuatnya menahan air matanya itu.

 

“Banggapseumida” jawab sungmin pada jungsoo dan sora.

Ia menatap hana yang raut wajahnya semakin berubah memerah. Sepertinya memerahnya wajah hana di sadari sora yang tengah melihatnya aneh. Sungmin tahu kalau hana sedang menahan tangisnya.

 

Tiba-tiba Sungmin melepaskan mantelnya dan memakaikannya pada hana

“Kau mulai kedinginan chagi” sungmin kini merangkul hana

“Aah..ne” kata hana kaget

“Sepertinya uri hana sudah kedinginan hingga wajahnya memerah, kalau masih mau mengobrol lagi mungkin lebih baik kita masuk kembali ke caffe”

“Eoh ani..sudah malam, kasihan hana juga sudah kedinginan. Mari kita pulang saja” jawab jungsoo

“Baiklah, sampai bertemu lain waktu lagi kalau begitu”

“Ne, senang bertemu kalian”

“Ne, mobil kami di sana kalau begitu kami pergi dulu” kata sungmin sambil menunjuk ke arah mobilnya

“Geurae..annyeong” jawab jungsoo dan sora yang hanya di jawab senyuman oleh hana dan sungmin, kemudian berbalik dan berjalan menuju mobilnya masih sambil merangkul hana.

 

Sesampainya di mobil hana tidak bisa menahan air matanya, sungmin mulai mengemudikan mobilnya.

“Menangislah..” Kata sungmin yang membiarkan hana menangis meluapkan rasa sakitnya sambil sesekali mengusap puncak kepala hana. Sungmin sudah dapat menerka dengan apa yang terjadi, jungsoo pasti seseorang yang hana cintai namun ia tak tahu bagaimana tepatnya.

 

Hana yang sejak tadi memalingkan pandangannya pada jalanan kini sudah cukup tenang

 

“Gumawo”

“Gumawo?”

“Ne, sudah membantuku”

“Ah gwenchana, aku hanya masih bingung sebenarnya ada apa?”

Lalu hana mulai menceritakan semuanya pada sungmin, mulai ia pertama bertemu sampai jatuh cinta dan memendam perasaan pada jungsoo selama ini.

 

“Mengapa kau tak pernah bercerita padaku tentang hal ini mungkin aku bisa membantumu, aku kira kau tak menyukai pria”

“Yak..aku wanita normal”

“Ani..bukan begitu maksudku”

“Aish..sudahlah..”

“Tenang saja, masih banyak pria yang lebih darinya, lebih baik, lebih tampan. Tapi tidak lebih imut dari pada aku sih”

“Ish..kau ini dasar yaa..”

“Kalau sampai tak ada lagi yang mau denganmu, mungkin aku masih mau denganmu”

“Hahhaha..benar yaa, tapi tenang saja masih banyak yang mau denganku”

 

~

 

A week leter..

 

Tadaaaa…

Kata kyuhyun yang baru datang sambil menunjukkan cincin yang melingkar di jari manisnya

 

“Waah.. Chukhahaeyo Kyuhyun” kata sungmin

“Ne…sekarang aku sudah resmi menjadi tunangan Hyerim, sayang sekali kalian tak hadir di acara pertunanganku semalam”

“Chukhahaeyo kyu.. Ne mianhe, kau tahu sendiri kita harus pergi ke ilsan kemarin membereskan masalah di sana”

“Ne, aku ingin sekali hadir.. Apa semua berjalan lancar?”

“Gwenchana, yang penting kalian mendoakanku. Semua berjalan lancar, bagaimana dengan masalah di ilsan kemarin?”

“Syukurlah, tenang kemarin kami sudah membereskaannya”

“Baguslah..”

 

~

 

“Kemana Direktur Choi Siwon, tumben dia belum datang” tanya kyuhyun

“Hari ini dia tidak masuk, dia sedang mengurus perceraian dengan istrinya” jawab sungmin

“Jinjja? Kenapa bisa bercerai?” Tanya hana

“Aku juga tidak tahu kenapa”

“Apa karena perselingkuhan? kau kan tahu Manager Choi begitu tampan walau sudah 40 tahun, wanita mana yang tak mau dengannya.”

“Yak hana, kenapa kau berpikir begitu?”

“Ya…mungkin saja benar”

“Bisa jadi, Mungkin benar yang dikatakan orang, kalau saat di usia 40-an pria akan mengalami Puber ke 2” kata sungmin

“Jadi di usia 40-an pria akan merasa jatuh cinta lagi dengan wanita lain begitu?” tanya hana

“Menurut beberapa sumber yang aku baca sih seperti itu”

“Kalau begitu kau jangan menemuiku saat usia 40an” kata kyuhyun pada hana

“Yak.memangnya kau pikir aku akan menggodamu huh?”

“Mungkin saja masih belum ada pria yang mau denganmu”

“Kau ini sembarangan sekali, itu sama saja kau mendoakan ku menjadi perawan tua? di usia 40an aku sudah sibuk mengurus anak-anak ku nanti..”

“Hahaha..kita lihat saja nanti”

 

Hana Pov

 

Yak..kali ini aku benar-benar tersinggung dengan ucapan kyuhyun yang seakan-akan membuat aku ini terlihat akan menjadi perawan tua, kalaupun itu sampai terjadi aku tak akan menggoda nya, kenapa ia takut akan jatuh cinta padaku?

Lihat saja sebentar lagi akan ada namja yang begitu mencintaiku.

Aku pergi meninggalkan kyuhyun dan sungmin.

“Mau kemana?” Tanya sungmin

“Mencari udara segar, disini banyak aura negatif”

“Maksudmu?” Kini kyuhyun yang bertanya

Aku tak menjawabnya dan langsung ke luar

 

“Kau harus jaga ucapanmu kyu, dia itu tersinggung oleh mu”

“Aish..begitu saja marah, dasar ke kana-kanakan”

“Kau yang kekanak-kanakan”

Samar-samar aku mendengar percakapan kyuhyun dan sungmin sambil menuju pintu keluar.

 

Tidak lama sejak aku keluar kyuhyun ikut keluar dan meminta maaf padaku tentang ucapannya tadi.

 

~

 

Author Pov

 

@ Office

 

“Minggu ini salah satu dari kalian harus mengunjungi kantor cabang kita di busan, karena akan ada rapat dengan beberapa investor baru disana. Kalian tentukan saja siapa yang akan berangkat” kata manager Park

“Ye direktur Choi ” jawab hana, kyuhyun dan sungmin

Kemudian Direktur Choi meninggalkan mereka.

 

“Minggu ini aku tidak bisa pergi, bagaimana kalau kau saja yang pergi kyu?”

“Eoh..baiklah”

 

Hana yang sedang fokus pada layar komputernya menyadari kalau ponselnya berdering menandakan ada pesan masuk. Langsung ia membukanya, namun ternyata yang mengirimnya pesan adalah kyuhyun.

Sontak ia melihat ke arah kyuhyun yang duduk di sebrangnya

“Yak..mengapa kau mengirim sms?” Tanya hana

Kyuhyun tidak berbicara, namun ia memberi isyarat dengan menutup mulut dengan telunjuknya dan menunjuk ke arah ponsel hana, maksudnya agar hana diam dan membaca pesannya.

“Wae??” Tanya sungmin bingung

“Ah..ani..” jawab kyuhyun

 

Hana yang bingung kini mulai membaca pesannya

 

-Minggu ini kau tidak ada acara kan?-

 

“Wae?” Bukannya membalas pesannya hana malah berbicara langsung pada kyuhyun.

Kyuhyun kini tengah mengetik sesuatu di ponselnya, tak lama ponsel hana kembali berdering

 

-Bisa tidak kau tidak berisik? Kita bicara di sms saja, agar yang lain tak mendengar. Minggu ini kau ikut dengan ku ke busan ya-

 

-Mengapa harus denganku? Kau sendiri juga bisa kan-

 

-Shireo, kalau sendiri aku tidak mau berangkat. Pokoknya kau harus ikut-

 

-Tumben sekali kau, biasanya malas pergi denganku-

 

-Mungkin saja, disana aku membutuhkan orang untuk membawakan barangku nanti-

 

-ooh..jadi kau akan menyuruhku membawakan barang mu huh? Shireo..aku tak mau ikut!!-

 

-Hahaha..aku tak bilang akan menyuruhmu kan? Pokoknya harus ikut, kalau tidak aku tak akan berangkat-

 

-Terserah kau saja-

 

Belum sempat membalas ponsel kyuhyun berdering pertanda ada panggilan masuk

“Ne chagiya..”

Sambil mengangkat teleponnya, Dia mulai berjalan keluar ruangan.

 

Sikapnya begitu manis pada hyerim, beda sekali dengan ku..minta di temani ke busan saja memaksa begitu..ish.. Ucap hana dalam hati

 

~

 

Author Pov

 

Moring at office

 

“Mengapa kau membawa Jas sebanyak itu kyu?” Tanya sungmin yang heran melihat kyuhyun membawa beberapa potong jas.

Tak menjawab kyuhyun malah menuju meja hana

“Hana-ya.. Menurutmu mana yang lebih bagus?”

“Nde?”

Kyuhyun mulai memperlihatkan jas-jasnya, dan hana memperhatikan satu persatu.

“Yang mana?”

“Hmmm..menurutku dark blue ini bagus, memang kenapa?”

“Geurae.. Hari ini aku ada meeting, kalau begitu aku akan pakai yang ini” kyuhyun mulai memakai jas pilihan hana tadi

“Eoh…”

“Aku kira kau akan menjual jas-jas itu kyu” ledek sungmin

“Yak..kau pikir aku semiskin itu menjual jas huh? Geurom..gumawo hana-ya”

“Hahaha..ne..ne.. Kau meeting jam berapa?”

Kemudian kyuhyun melihat jam tangannya

“Aigo..sebentar lagi bisa telaat aku, kalau begitu aku pergi dulu”

“Ne..fighting (`▼´)ง !!” Kata hana

“Gumawo”

Kyuhyunpun pergi meninggalkan kantor

 

“Jadi sekarang profesimu bertambaah satu lagi”

“Nde??”

“Ne, menjadi fashion stlylist kyuhyun”

“Hahahah..kau ini ada-ada aja sungmin-ah”

 

~

 

Jam Makan siang hari ini Kyuhyun bertemu dengan Hyerim di sebuah caffe

 

“Oppa..aku mau bicara”

“Bicara saja” jawab kyuhyun sambil menyantap makan siangnya

“Hmmm..kemarin appaku bilang, kalau ia ingin pernikahan kita di adakan 5 bulan lagi”

“Mwo?? Uhuk..uhuk..” Kyuhyun kaget dan tersedak

“Gwenchana?” Tanya hyerim sambil memberi segelas air putih yang kemudian langsung di minum kyuhyun.

“Mengapa secepat itu?”

“Appa bilang ia ingin secepatnya kita menikah, lagi pula cepat atau lambat kita memang akan menikah kan?”

“Iyaa, tapi aku pikir 5 bulan lagi terlalu cepat, kita perlu mempersiapkan semuanya, aku belum yakin semua bisa rampung dalam 5 bulan”

“Kau tidak perlu khawatir, appa akan memilih Wedding Organizer terbaik untuk mengatur semua”

“Bukan hanya masalah pesta pernikahnya, tapi kita harus sudah benar-benar yakin secara lahir-batin juga”

“Memangnya kau masih belum yakin dengan hubungan kita?”

“Ani..bukan begitu”

“Apa kau masih belum bisa mencintaiku sepenuhnya oppa?”

“Yak..kenapa kau bicara begitu? Aku tak berpikir seperti itu, hanya saja..”

“Selama ini aku selalu mengikuti semua yang kau mau, aku mencoba menjadi seperti yang kau mau sebisa mungkin, kali ini aku mohon karena itu keinginan appaku”

Kyuhyun diam, memang benar selama ini Hyerim yang selalu mengalah darinya dan menuruti semua yang menjadi keingnan kyuhyun, karena kyuhyun tahu Hyerim begitu mencintainya.

 

“Tolong pikirkan lagi” kata Hyerim sambil beranjak dari mejanya

“Kau mau kemana?”

“Aku harus kembali ke kantor sekarang”

“Biar aku antar”

“Tak perlu, lebih baik kau pikirkan semuanya dengan baik”

 

Hyerim berjalan menjauh, kyuhyun membiarkannya karena tahu yeojanya sedang ingin sendiri.

 

Bukannya kyuhyun tak mau menikahi hyerim, buktinya ia bertunangan dengan hyerim, hanya saja kyuhyun masih butuh waktu untuk meyakikan hatinya lagi juga mempersiapkan tabungannya untuk hidup bersam hyerim kelak. Memang hyerim adalah anak orang kaya dan apapun akan appanya berikan untuk hyerim, namun kyuhyun tak mau begitu, ia ingin semua hasil kerja kerasnya sendiri.

 

~

 

@ Office

 

Sesampainya di kantor kyuhyun menekuk wajahnya, pertanda mood nya sedang tidak baik hari ini.

 

“Kau habis makan siang apa kyu? Mengapa mukamu jadi begitu?” Ledek hana

“Diam kau !!” Jawab kyuhyun ketus

“Wah, galak sekali..aku jadi takut”

“Aku sedang tak ingin bercanda”

“Ish..baiklah aku diam”

Kemudian sungmin yang sejak tadi sedang fokus dengan pekerjaannya mulai bertanya pada kyuhyun.

“Wae geurae? Apa ada masalah?”

“Ani..”

“Cerita saja, aku tahu kau sedang ada masalah”

“Aku bingung, appa hyerim meminta pernikahan kami di gelar 5 bulan lagi”

“Bukan kah lebih cepat lebih baik?”

“Yak…tapi aku belum siap”

“Mengapa? Tapi kan kalian sudah bertunangan, setelah itu pasti akan menikah kan?”

“Iya, tapi tak secepat ini..”

“Kalau masalah financial aku yakin kau bisa mengatasinya, kau pekerja keras. Atau kau belum yakin dengan perasaanmu?”

Kyuhyun terdiam sesaat

“Entahlah..mungkin memang kali ini aku harus menuruti keinginannya”

Hana hanya diam mendengar percakapan mereka, takut-takut salah bicara dan membuat kyuhyun semakin kesal lebih baik ia tak ikut campur.

 

“Sungmin-ah..apa kau mau kopi?”

“Kau mau membuatkannya?”

“Ne..aku mau membuat kopi, kalau kau mau sekalian aku buatkan”

“Mauuuu..” Jawab sungmin dengan imutnya

“Ish..tak udah menunjukkan wajah seperti itu”

“Heheheh..”

“Kau mau juga kyu?”

“Euhm..” Jawab kyuhyun acuh sambil menatap layar komputernya

“Yasudah kalau tidak mau”

“Mwoyaa??”

“Ani..”

 

Kemudian hana pergi menuju pantry dan membuat kopi, setelah selesai ia kembali dengan membawa 2 gelas kopi hangat untuknya dan sungmin

 

“Chaa…” Kata hana sambil memberikan gelas kopi pada sungmin

“Gumawo”

“Ne…”

Mereka mulai meminumnya

“Waahh..neomu masista..”

“Ne…rasanya pas, sepertinya kau berbakat menjadi barista hana-ya” ujar sungmin

“Hehehehe…kau ini bisa saja”

Kyuhyun yang ada di sampingnya mulai menyadari kalau kedua temannya tengah menikmati kopi hangat.

“Kalian minum apa?”

“Kopi..” Jawab sungmin enteng

“Siapa yang membuatnya?”

“Hana”

“Aku mau”

“Bikin saja sendiri” kata hana

“Itu sungmin kau yang buatkan mengapa kau tak membuatkannya untukku?”

“Tadi kan sudah aku tanya, kau mau tidak. Tapi kau malah acuh saja”

“Aish..memang kau pilih kasih saja pada ku”

“Ish…”

“Bukan kali ini saja, kau memang lebih sayang pada sungmin dari pada aku sepertinya ”

“Hahahaha..kalian itu sama-sama temanku, namun kau saja yang suka bersikap kekaanak-kanakan kyu”

 

 

 

~

 

Pagi-pagi sekali hana dan kyuhyun berangkat menuju busan, karena mereka akan mengadakan meeting dengan salah satu investor baru. Kali ini mereka pergi dengan KTX (Korea Train eXpress) kereta kecepatan tinggi dengan fasilitas kelas 1 yang akan mengantarnya ke busan hanya dengan 3 jam perjalanan. Saat memasuki gerbong kereta tak lama mereka menemukan kursi seperti yg tertera di tiket

“Aku duduk dekat jendela” kata kyuhyun yang langsung mengambil posisi duduk persis di sebelah jendela

“Ish.. Seperti baru pertama naik kereta saja”

Kemudian hana duduk sebelah Kyuhyun.

Kebetulan mereka duduk berhadapan dengan sepasang halmeoni dan harabeoji yang begitu sopan, membuat hana teringat pada halmeoninya.

 

Hana mulai memasang headsetnya dan berniat akan meneruskan tidurnya yang terpotong tadi, baru akan memejamkan mata tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu yang bersandar di bahunya, saat melihat ternyata Kyuhyun yang menyandarkan kepalanya di bahu hana. Hana terkejut

“Yak..ige mwoya?”

“Ssttt..aku ngantuk sekali, biarkan begini sebentar”

Hana mencoba menjauhkan bahunya dari kepala kyuhyun tapi kepala kyuhyun malah terus bersandar di bahunya

“Diam..” Kata kyuhyun sambil menarik tangan hanaa dan memeluknya seperti memeluk bantal dengan mata terpejam

“Ish…kau pikir aku…”

“Ssttt…” Hana tidak bisa menjawab lagi

Tidak lama sudah tak terdengar lagi suara kyuhyun, sepertinya memang dia mengantuk sekali.

Entah mengapa rasanya sekarang degup jantung hana bekerja lebih cepat

 

“Mengapa dia bersandar di bahuku begini sih, mengapa aku jadi sedikit tegang saat dia di sampingku? Aish..apa aku sudah gila, dia itu kyuhyun yang selalu iseng padaku, tapi wajahnya polos sekali kalau sedang tidur. Tampan. Kalau setiap hari wajahmu tenang seperti ini, mungkin aku bisaa.. Aahh ani, apa yang aku pikirkan” ucap hana dalam hati

 

“Kita juga seperti itu saat masih muda”

Terdengar halmeoni di depan mereka berbicara dengan harabeoji sambil tersenyum melihat ke arah hana dan kyuhyun. hana tersenyum pada halmeoni dan harabeoji itu

 

“Berapa umurmu nak?” Tanya harabeoji pada hana

“Saya 24 tahun harabeoji”

“Eoh..kalian masih muda”

“Kalian pasti pengantin baru ya? Mesra sekali” kata halmeoni.

Pasti mereka akan berpikir begitu karena melihat kyuhyun yang tertidur di bahu hana sambil memeluk tangannya.

“Aahh..aniii..”

“Melihat kalian, kami jadi teringat masa-masa dulu saat kami masih muda” ujar harabeoji

“Kau begitu cantik dan suamimu tampan, apa lagi kulit putih susunya, kalian sangat serasi”

Hana tersenyum terpaksa sambil menggaruk tengguknya yang sama sekali tak gatal. Hana mulai menggeser kepala kyuhyun agar menjauh dai bahunya

“Euhm..” Kyuhyun malah mengeratkan pelukkannya pada tangan hana

“Kyu ireona, palli ireona, kalau tidak aku akan..” bisik hana

“Akan apa huh?” Kyuhyun mendongkakkan kepalanya menatap hana

Hana melihat ke arah Halmeoni yang masih melihat ke arahnya dan kyuhyun, ia tersenyum

“Liat halmeoni, istriku ini galak sekali” kata kyuhyun pada halmeoni itu

“Mwo??”

Apa-apan sih namja ini? Bukannya dia ini tidur, bagaimana bisa mendengar perkataan halmeoni dan harabeoji itu, pikir hana dalam hati

“Eey..jadi istri jangan terlalu galak, itu tidak baik. Kau harus melayaninya, mengurusnya dan memberinya yang terbaik”

“Nde?” Jawab hana bingung

“Dengarkan kata halmeoni”

“Kau sudah gila kyu” bisik hana

 

“Sepertinya suamimu ini kelelahan biarkan dia tidur di bahumu”

“Tapi kepalanya ini berat halmeoni” kata hana sambil mencoba menjauhkan kepala kyuhyun. Sedikit jengkel hana kini mendorong kepala kyuhyun dengan cukup kencang

Jedugg..

Sepertinya dorongan hana berhasi membuat kepela kyuhyun menjauh dari bahunya,bahkan

Kyuhyun dapat merasakan kerasnya jendela kereta ini, karena kepalanya terbetur

“Awwww..apooo”

Kyuhyun merasakan kepalanya sakit

“Hahah rasakan itu” ucap hana dalam hati

 

“Kau ini apa-apaan? Sakit tahu !!!” Rasanya kyuhyun mulai marah

“Aigoo..gwenchana?” Tanya halmeoni dan harabeoji itu pada kyuhyun

Hana diam sambil menahan tawanya

“Gwencaha halmeoni-harabeoji, hanya sakit sedikit saja” jawab kyuhyun sambil memegang kepalanya yang sakit

“Kau..awas yaa hana!!!” Bisik kyuhyun

“Wae??”

Kemudian kyuhyun langsung memalingkan wajahnya menatap keluar jendela.

 

“Apa kaliaan sedang bertengkar huh? Tidak baik pengantin baru seperti kalian sudah bertengkar”

“Aah..ani..”

“Kalau begitu kau harus meminta maaf pada suamimu”

“Mwo??”

Kyuhyun melihat ke arah hana

“Tapi halmeoni..”

“Cepat..minta maaf sekarang”

Kini kyuhyun tengah tersenyum penuh kemenangan melihat hana di suruh minta maaf oleh halmeoni itu

 

Ish..bawel sekali sih halmeoni satu ini, mengapa juga aku harus menuruti ucapannya. Umpat hana dalam hati

 

“Kyu..mianhe” kata hana terpaksa

“Hmmm..” Jawab kyuhyun so’ acuh

“Nah begitu..jangan bertengkar lagi ne.. Sekarang biarkan dia tidur di bahumu lagi, atau di pangkuanmu saja..aku rasa tempat duduk ini cukup lebar”

 

 

“Aahh..ani..ani..biar di bahuku saja”

“Benar yaa?” Tanya kyuhyun

“Ne..dari pada kau tidur di pangkuanku”

“Gumawo halmeoni, aku harap istriku ini anak lebih baik setelah mendengar ucapanmu”

“Tsk..” Hana tertawa kecut mendengar ucapan kyuhyun, apa-apaan pria ini sebenarnya.

“Ne..” Jawab halmeoni

~

Akhirnya perjalanan selama 3 jam pun sudah terlewati sekarang kereta mereka berhenti di stasiun terakhir yaitu Busan. Kyuhyun sudah bangun dari tidurnya beberapa saat lalu, dan kini mereka sedang bersiap untuk turun dari kereta tersebut.

 

“Sampai bertemu lain waktu nak”

“Eoh..ne halmeoni- harabeoji, senang bertemu kalian”

“Ne, halmeoni titip pada kalian agar jangan sering bertengkar dan kami doakan agar kalian segera mendapatkan momongan yang cantik dan tampan seperti kalian”

“Mwo?” Hana terlihat begitu terkejut

“Ah ne halmeoni, gumawo” jawab kyuhyun

“Kalau begitu kami pergi duluan, kalian hati-hatilah di jalan”

“Ne, kalian juga hati-hati di jalan”

 

Mereka pun berpisah dengan halmeoni dan harabeoji itu

“Yak..kenapa wajahmu jelek begitu Kang Hana?”

“Ish..aku benci padamu, lagipula kau harus mengatakan kalau kita suami istri sih? Aku ngeri mendengarnya tahu”

“Hahahahah…lalu apa aku harus mengatakan kalau kita hanya teman yang sering berkelahi?”

“Yaa tidak begitu juga, tapi setidaknya jangan bilang kita suami-istri. Bagaimana kalau hyerim tahu huh?”

“Yak..kau pikir halmeoni itu akan mengatakannya pada hyerim? Aish..kau memang bodoh hana, mana mungkin mereka tahu kalau aku tungannya hyerim lagi pula mereka tak mungkin mengenal hyerim. Kau pikir korea sebesar apartemen mu itu?”

“Aahh..terserah kau saja”

Hana lalu menjauh dari kyuhyun dan berjalan keluar stasiun menuju taxi yang akan mengantar mereka ke hotel.

 

Tak lama setelaah sampai hotel mereka langsung menuju kantor yang berada di busan dan mengadakan meeting dengan investor baru itu. Semua berjalan lancar dan kini semua urusan kantor telah selesai mereka kembali ke hotel. Malam harinya mereka keluar untuk makan malam bersama, sekaligus berjalan-jalan di sekitar hotel tempat mereka menginap

 

“Tumben sekali makanmu sedikit? Apa kau sedang diet huh? Hahaha”

“Ish..ani, aku sedang tak berselera”

“Makanan ini enak kok”

“Ne, kau makan saja sepuasnya”

“Geurae..kau jangan menyesal yaa”

“Hmmm..”

 

Setelah makan hana mengajak kyuhyun untuk bermain sebentar di dekat pantai, angin malam ini cukup dingin namun keindahan yang di dapat bisa menebusnya.

 

“Kyu..lihat itu, kapalnya mulai jalan..kira-kira mereka akan berlayar kemana yaa” kata hana yang sedang melihat sebuah kapal yang mulai meninggalkan dermaga

“Meolla..”

“Ish..”

Kyuhyun kemudian duduk sambil melipat kakinya dan memasukkan tangannya di balik saku jaketnya. Sementara hana masih berdiri sambil mengambil beberapa foto pemandangan sekitar.

“Kyu..tolong ambilkan fotoku yaa” kata hana sambil memberikan kamera

“Shireo..”

“Yaa..tolong”

“Aku bilang aku tidak mau !!! ” Jawab Kyuhyun dengan suara yang lebih keras

“Yak..kau ini jahat sekali sih, minta tolong fotokan saja tidak mau” hana menatap wajah kyuhyun tajam

Tunggu dulu, tapi wajah kyuhyun terlihat begitu pucat..memang kulitnya putih pucat tapi ini berbeda

“Kyu, apa kau sakit?” Tanya hana kemudian menempelkan tangannya di kening kyuhyun yang ternyata suhu tubuhnya di atas normal

“Ish..lepaskan” kyuhyun melepaskan tangan hana kasar

“Yak..kau sakit kyuhyun..kalau kau sakit kenapa tadi kita tidak langsung kembali ke hotel saja”

“Kan kau yang ingin ke sini”

“Tapi kan bisa nanti lagi, kaja kita pulang”

 

 

Mereka sudah sampai di hotel, kebetulan kamar mereka berhadapan. Bukannya masuk ke kamarnya tapi hana malah berdiri di belakang kyuhyun yang sedang membuka pintu kamarnya

“Yak..kau mau kemana?” Tanya kyuhyun

“Biarkan aku memberimu obat dan membuatkan mu teh hangat dulu, aku juga ingin memeriksa suhu tubuhmu kalau memang sudah di atas normal kita ke dokter saja”

“Tidak perlu, kau tidur saja..aku tidak apa-apa”

“Sudah..cepat buka pintunya”

Kemudian kyuhyun membuka pintunya, merekapun masuk ke dalam kamar

“Kau istirahat saja, aku akan buatkan teh hangat” kata hana sambil mendorong kyuhyun ke kasurnya, kali ini kyuhyun menurut dan mulai membaringkan tubuhnya.

“Sebentar” hana seperti mencari sesuatu di tasnya, ternyata dia mengeluarkan sebuah kotak kecil yang merupakan alat pengukur suhu tubuh atau thermometer.

“Buka mulutmu” suruh hana pada kyuhyun yang kemudian memasukan thermometer itu ke mulutnya untuk mengukur suhu tubuhnya

“Biarkan sebentar, aku buatkan teh hangat dulu agar tubuhmu lebih hangat”

Kyuhyun hanya mengangguk, dan hana langsung membuatkan teh hangat untuknya.

 

Walaupun kadang kyuhyun membuatnya jengkel, namun hana tidak tega membiarkan kyuhyun sakit begitu saja.

 

Saat kembali ke kamar kyuhyun terlihat menutup semua tubuhnya dengan selimut, sepertinya namja itu sedang demam sekarang

Bahkan ia menggigil

 

“Kyu..gwencahana?”

Kemudian hana duduk di samping kasur kyuhyun dan mengecek thermometer tadi, terlihat suhu tubuh kyuhyun mencapai 38′

Hana mulai panik

 

“Kyu kau demam, kita ke dokter saja ne”

“Ani…”

“Kalau begitu minum obat ini dulu”

“Shireo”

“Atau minum saja teh hangatnya sedikit”

“Shireo”

“Yak…tapi kalau sampai kau…”

Belum selesai hana bicara tiba-tiba kyuhyun bangun dan menarik hana dan membawa tubuh hana ke atas kasur di sebelahnya

“Kyu..” Kata hana bingung sekaligus kaget

“Diam..biarkan begini”

“Keundae…”

“Aku kedinginan, biarkan begini sebentar” kyuhyun memeluk tubuh hana

 

Hana Pov

 

Aku sekarang berada tepat di depan dada kyuhyun, dia masih memelukku erat.. Aku bisa merasakan kalau dia sedang demam dari tubuhnya yang menggigil, jebal jangan sampai terjadi apa-apa padanya, aku mulai panik, apa lagi tadi angin pantai cukup kencang dan membuat dia semakin kedinginan, pantas saja sejak makan tadi kau sudah tak berselera, itu karena kau sudah tidak enak badan. Lalu mengapa kau tetap menemaniku ke pantai tadi? Bodooh..kang Hana bodoh malah mengajaknya ke pantai..maafkan aku kyu..

Aku mulai membalas memeluknya mencoba memberikan kehangatan untuknya.

Aku benari-benar takut terjadi sesuatu yang buruk padanya, tak terasa aku mulai menangis.

“Kyu mianhe” bisikku pelan sambil mengeratkan pelukkan ku dan membenamkan kepalaku di dadanya

“Nan gwencaha..” Jawabnya dengan suara serak dan nyaris tak terdengar

Aku mengadahkan kepalaku melihatnya, namun ia masih memejamkan matanya

“Mianhe..” Kataku lagi

“Biarkan tetap seperti ini sampai pagi” dia menarikku lebih dekat lagi dan membuka matanya, mata kami bertemu, menatap satu sama lain. Terlihat tatapannya berbeda seperti biasanya, sendu.. Akupun tak dapat berpaling dari matanya, walau detakkan jantungku semakin tak karuan menerima perlakuannya sekarang.

Kini ia tersenyum padaku, senyum yang jarang diperlihatkannya padaku, maniss..senyumnya sangat manis. Sepertinya ia mulai mendekatkan kepalanya pada wajahku, Omo..apa yang mau dia lakukan? sekarang semakin dekat, apa dia mau menciumku? Dia semakin dekat dan aku tak kuasa menatapnya lagi, kini aku memejamkan mataku dan….

 

-TBC-

 

 

Sorry kalo rada maksa yaa nih cerita..

thankyu yang udh mau baca..tp abis baca jangan komennya yaa..krna itu sangat berarti buat author yg amatir ini…

ok…next part di tunggu yaa..anyeong ^^

 

2 thoughts on “[FF Freelance] I Can’t (Chapter 1)

  1. so sweet bnget. Kyuhyun kayaknya mulai suka deh sama hana. Ceritanya seru chinggu. Ditunggu next partnya yach.. n q harap jangan lama-lama🙂

    Semangat!!!!!!!

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s