[FF Freelance] Are You Happy?

tumblr_m4f2jxXbON1r7vkoyo1_500

Title : Are You Happy?

Author : DkJung (@diani3007)

Casts :

  • [Infinite] Kim Myungsoo
  • [A Pink] Son Naeun

Support Cast :

  • [Miss A] Bae Sooji

Genre : Romance

Rated : Teen

Length : Drabble

Disclaimer : terinspirasi dari gambar (yg aku jadiin cover) yang aku ambil dari tumblr.

 

 

~*~

Aku hanya ingin tahu, apa kau bahagia, Son Naeun?

~*~

Seperti biasanya, Kim Myungsoo berangkat ke sekolahnya dengan berjalan kaki. Sebenarnya, jarak rumahnya dengan sekolah lumayan jauh jika harus ditempuh dengan langkah kakinya. Tetapi, ia memutuskan untuk berhenti menaiki motor sportnya. Rasanya hampa sekali jika menaiki motor itu tanpa ada yang duduk di belakangnya. Sosok yang selalu memegang erat pinggangnya. Sosok yang selalu menemani perjalanannya, hingga tidak pernah terasa bosan seperti saat ini.

“Bagaimana kabarmu sekarang?” gumamnya lirih.

Myungsoo menghentikan langkahnya tepat di depan rumah bertingkat. Ditatapnya nanar rumah itu. Sosok yang sudah pergi meninggalkannya, berada di dalam rumah itu, bersama lelaki lain. Oh, bukan. Bukan hanya lelaki biasa, tetapi tunangan yang dipilihkan oleh orang tuanya.

Seandainya saja, Myungsoo bisa memutar waktu, pasti semua ini tidak akan terjadi.

 

Flashbask

“Myungsoo-ya! Ayo kita beli es krim di seberang sana!” seru Naeun sambil mengayun-ayunkan lengan Myungsoo yang digenggamnya.

Shireo, kita kan baru saja selesai makan tadi.”

“Tapi aku masih ingin makan es krim! Kita beli, ya?”

“Son Naeun, kita baru saja makan tadi. Lagi pula kendaraan yang lewat sangat kencang, akan kesulitan untukmu menyebrang.”

Naeun menggelengkan kepalanya. “Aku bisa, lihat saja!”

Naeun melepaskan genggamannya di lengan Myungsoo lalu berjalan mendekati trotoar. Kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri. Ketika merasa jalanan sudah lengah, Naeun mulai melangkahkan kakinya untuk menyebrang. Hingga tanpa ia sadari, sebuah mobil mini bus melaju kencang hingga menghantam tubuhnya.

“NAEUN-AH!!!”

 

Sejak kejadian itu, Myungsoo tidak lagi dibolehkan untuk bertemu Naeun. Ia merasa bersalah dan amat bodoh. Bagaimana bisa ia membiarkan Naeun menyebrang sendirian sementara gadis itu tidak terlalu lancar menyebrang. Sungguh, jika ia bisa meminta, ia sangat ingin memutar waktu. Waktu di mana Naeun masih mengenalnya, mencintainya, selalu ingin bersamanya, dan Son Naeun yang masih bisa melihatnya. Bukan Naeun yang sekarang, Naeun yang sama sekali tidak bisa tahu siapa itu Kim Myungsoo.

Ingin rasanya Myungsoo menangis. Kalaupun kali ini ia menangis, tangisan ini bukanlah tangisan yang pertama. Sudah banyak air mata yang terbuang hanya karena sosok Son Naeun.

Myungsoo kembali menatap rumah tingkat itu. Di balkon rumah itu, sepasang kekasih sedang menikmati udara segar. Kekasih lelaki itu, dulunya adalah kekasihnya. Kekasih yang karena kebodohannya sampai bisa terlepas darinya. Son Naeun.

“Sejuk sekali, bukan?” tanya si lelaki. Percakapan keduanya dapat ditangkap oleh telinga Myungsoo.

Ne. Aku suka udaranya, rasanya sejuk,” jawab Naeun.

Keurom, kau bisa menikmati udara di sini setiap pagi.”

Keurae?”

Lelaki itu mengacak pelan rambut Naeun lalu mengecup kening Naeun. Myungsoo mengepalkan tangannya hingga buku-buku jarinya memutih. Adegan seperti itu tidak patut dilihatnya. Ia pun membalikkan tubuhnya, memutuskan untuk membelakangi pasangan kekasih yang tampak bahagia itu. Bahagia? Mungkin. Myungsoo tidak pernah tahu.

“Apa kau mencintainya, Naeun-ah?” gumamnya.

“Karena aku, masih sangat mencintaimu.”

Lamunan Myungsoo mendadak buyar begitu seorang gadis menepuk bahunya.

“Kenapa diam si sini? Kau bisa terlambat.” tanyanya.

“Aku, aku…”

Gadis itu mengerutkan dahi. Ia lalu mengalihkan pandangannya ke segala arah hingga menemukan Naeun dan kekasihnya, Gikwang, sedang berdua di balkon rumah itu.

“Kau melihat mereka? Kenapa kau justru melihat yang seharusnya tidak kau lihat?”

“Sooji-ya, kau duluan saja.”

“Kenapa kita tidak berangkat bersama saja? Kajja!”

“Aku masih–“

“Untuk apa terus menerus di sini? Kau ingin berlama-lama menyakiti mata dan hatimu? Aku tahu kau cemburu melihat mereka! Tidak ada gunanya kau terus di sini!”

Myungsoo mencoba untuk memahami perkataan Sooji. Memang ada benarnya, untuk apa ia terus ada di sini jika hanya akan menyakiti hatinya?”

Arrasseo, kajja!”

Akhirnya, Myungsoo pun memilih untuk pergi ke sekolah bersama Sooji. Meninggalkan Son Naeun bersama kekasih barunya.

Oppa, suara siapa itu?” tanya Naeun yang tak sengaja mendengar percakapan Myungsoo dan Sooji.

“Bukan siapa-siapa, hanya anak sekolahan yang melintasi rumah kita.”

“Apa dia Myungsoo? Aku seperti hafal suaranya.”

“Kenapa a uterus membicarakan Myungsoo? Sekarang, akulah tunanganmu. Myungsoo hanya orang yang mencelakaimu hingga amnesia dan buta seperti ini! Bagaimana bisa kau mengingatnya?”

Oppa! Jangan bicara seperti itu!”

~*~

Sementara itu, selama perjalanan ke sekolah bersama Sooji, Myungsoo terus menoleh ke belakang, seolah tidak sanggup meninggalkan Naeun bersama Gikwang.

Aku hanya ingin tahu, apa kau bahagia, Son Naeun?

 

END

 

My first drabble. Leave your comment juseyo~^^

 

 

5 thoughts on “[FF Freelance] Are You Happy?

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s