[Drabble Collections (1/2)] 1004

ANGEL

1004 (Angel)

A Special Drabble Collections(1/2) Fanfiction by Jeeyeonie//Starring B.A.P//Rated PG-15//Angstgenres.

WARNING TYPOs!

I JUST OWN THE PLOT.

Bang Yongguk

Mencari. Itulah yang ada di pikiranku sekarang. Barang berharga itu. Dapatkah menggantikan dirimu? Dapatkah kau kembali? Aku memang dulu sempat menyia-nyiakanmu. Tetapi kau tau? Aku tetap mencintaimu. Aku tak bisa melupakanmu. Dan bodohnya, aku baru menyadarinya saat kau meninggalkanku. Bodoh.

Taman yang sering kita tempati dulu sudah kosong. Hanya tertinggal tanah luas. Kau harus kembali. Aku mulai menggali. Dapatkah aku menemuinya?

Aku merindukanmu. Kembalilah aku mohon. Suaramu masih terngiang-ngiang di telingaku. Saat kau berkata bahwa kau sangat sangat mencintaiku dan takkan meninggalkanku. Tetapi? Kau berkhianat. Sangat sakit.

Mataku terpaku. Benda itu. Meskipun tidak seberapa itu sangat berharga. Benda pemerianmu untuk terakhir kalinya. Kakiku mulai memberat. Bulir-bulir mulai menetes sangat deras.

1004 kembalilah kepadaku. Bagaimana bisa aku hidup tanpamu?

Kim Himchan

Rumah ini. Sangat kurindukan. Tempat dimana semua kenangan kita berada. Aku sedikit mengangkat bibirku, membuat senyuman. Mengingat kenangan kita yang dulu manis tetapi sekarang sangat pahit karena waktu.

Semuanya masih terlihat sangat jelas. Masih sangat kuingat saat kau berada di sampingku, mencintaiku. Aroma khas dirimu. Aku rindu segala tentangmu. Akankah kau kembali?

Kreek!” suara benda terjatuh mengalihkan perhatianku. Terlihat beberapa buah kaset lama bertulis namamu dan namaku. Ternyata video ini masih ada. Aku memutar video itu. Aku sudah siap menahan sakit. Aku merindukanmu. Aku rela melakukan apapun untukmu, untuk melihatmu.

Video itu mulai berputar, menampilkan wajahku denganmu. Sedang berdua, saling mencintai. Masih dapat kulihat wajah senangmu saat itu. Layaknya malaikat. Wajahmu memiliki sinar yang tak akan redup. Kau bersinar di dunia yang gelap ini.

Kau sangat sempurna. Aku tak dapat menemukan yang lain, karena aku telah menemukanmu yang sempurna. Tidak ada yang sempurna selain kau. Kau berharga. Dan kau meninggalkanku. Dunia sangat kejam.

Satu tetes, dua tetes air mata mulai mengalir. Deras. Kesedihan menyelubungi tubuhku. Aku terperangkap di kesedihanku, hanya kau yang dapat membebaskanku, kau tau? Kau harus kembali.

Apa yang harus kulakukan?

Aku mulai membongkar-bongkar seluruh perabotan yang berada dirumah ini. Dapatkah aku dapat menemukan pembebasku? Pembebasku dari kesedihan kecuali dirimu.

Aku terpaku pada benda yang berada di laci terakhir. Inikah? Peluru ini dapat membebaskanku. Benarkah?

Ya, dengan peluru aku akan bebas. Aku takkan merasakan sakit. Ya. Aku harus menggunakan peluru ini.

Kuarahkan benda itu menghadap kepalaku. Inilah yang terbaik.

Sebentar lagi aku akan menyusulmu. Kita akan hidup bersama selamanya, bukankah itu?

Aku sangat tau kau masih mencintaiku, jadi tunggu aku.

Selamat tinggal dunia.

1004 aku tak bisa melakukan apa-apa tanpamu.

Jung Daehyun

Kau akhirnya pergi meninggalkanku sendirian di dunia sunyi ini. Semua hampa tanpamu. Aku melangkahkan kakiku menuju lantai dua. Tempat kamarmu berada. Barang-barangmu masih berada di situ?

Aku sedikit ragu. Dapatkah dengan mengingat kenangan tentang dirimu dapat sedikit menenangkan diriku? Atau justru sebaliknya?

Aku membuka gagang pintu dan perlahan memasuki kamarmu. Terdapat banyak foto-foto kita berdua. Sangat menyakitkan sekarang. Aku masih ingin bersamamu, tetapi kau pergi. Sungguh sangat menyakitkan.

Aku menyelusuri setiap sudut ruangan ini. Ya, aku makin merindukanmu.

Mataku tertuju pada suatu benda, yang sangat berarti.

Jam pasir ini. Masih ada.

Aku sedikit tersenyum. Senyum menyakitkan.

Jam pasir ini. Kau pernah mengajarkanku tentang waktu. Bahwa biarkanlah waktu itu berjalan dan berlalu. Jangan biarkan besok atau kemarin menganggu hari ini, karena hari ini tidak akan pernah terulang.

Ya, benar. Hari ini memang takkan pernah terulang. Aku merindukan ‘hari ini’ yang lain saat aku menyianyiakanmu. Mengapa aku sangat bodoh. Mengapa aku baru menyadari semua ini saat kau pergi.

Aku masih mencintaimu. Aku mohon kembali, aku takkan menyia-nyiakanmu lagi. Aku sangat mencintaimu.

1004 alasan aku hidup hanyalah untukmu, apa yang harus kulakukan jika kau tak ada?

-TBC-

Youngjae, Jongup, Zelo on next part~

RCL~

 

One thought on “[Drabble Collections (1/2)] 1004

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s