Misunderstanding (Prolog)

arabella-xia

Misunderstanding

By

Arabella Xia

Miss A’s Suzy, EXO-K’s Kai & Sehun || Action, Family, Romance || PG-15 || Chapter

Credit Poter: High School Graphics

Disclaimer: Plot is mine.

‘Semua kejadian ini hanyalah kesalahpahaman yang terjadi dimasa lalu’.

 

Prolog

 

Aku memarkirkan sepeda kesayanganku di dalam garasi dengan riang. Sepanjang perjalanan menuju rumah dari taman tadi aku terus menyanyikan soundtrack kartun kesukaan ku yang tak pernah ku lewatkan setiap hari minggu. Hari ini adalah hari yang cukup membuatku senang, aku berhasil mengalahkan Kai bermain kelereng tadi.

Aku berjalan menuju pintu rumahku, ku tarik ganggang pintu itu. Dan apa yang ku lihat selanjutnya cukup membuatku berhenti bergerak, mungkin berhenti bernafas juga. Hati ku kelu seketika. Melihat Eomma yang terkapar dilantai ruang tamu kami dengan tubuh yang penuh darah benar-benar membuatku takut.

Aku sudah berusisa Sembilan tahun dan aku tidak bodoh. Yang memenuhi tubuh ibuku ini bukanlah saus yang sering kumakan, tapi darah!

 Ada pisau penuh darah didekat Eomma. Air mata ku tumpah dalam sekejap. Aku masih terdiam ditempatku. Dalam posisi yang masih di depan pintu, aku mencoba mendekati Eomma dengan takut-takut.

Aku memanggil Eomma berkali-kali. Tapi Eomma tak kunjung menjawab ku. Kenapa Eomma bisa seperti ini? Apa yang terjadi pada Eomma? Appa tiba-tiba datang dan memelukku. Air matanya juga bercucuran sama seperti ku.

“APPA! ADA APA DENGAN EOMMA!”                                          

Appa tak kunjung menjawabku. Dia hanya terus memelukku dengan kuat. Dan berkali-kali berucap maaf. Aku bingung, apa yang terjadi sebenarnya?

“Ini semua karena wanita jalang itu!” umpat Appa dengan penuh emosi.

Aku sedikit ketakutan dengan tatapan kosong matanya yang tajam. Bagaikan gumpalan api yang siap membakar apapun yang didapatnya. Appa begitu berbeda. Dari sorot mata yang seperti itu aku bisa melihat kesedihan, kemarahan, dan keputus asaan.  Appa menatapku dan berkata jika Eomma telah tiada. Aku menangis kencang mendengarnya. Tadi pagi, aku masih berada dipelukan ibu ku ketika bangun. Tapi sekarang Eomma hilang. Eomma telah pergi meninggalkan ku selamanya, kenapa Eomma harus pergi? Padahal Eomma telah berjanji untuk merawatku hingga aku dewasa dan menjadi sesosok Pria yang tampan.[]

6 thoughts on “Misunderstanding (Prolog)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s