[FF Freelance] Sorrow

sorrow

Title : Sorrow

Author : DkJung (@diani3007)

Main Casts :

  • [F(x)] Choi Jinri
  • [SHINee] Lee Taemin

Minor Cast :

  • [A Pink] Son Naeun

Genre : Romance, sad

Rated : Teen

Length : Drabble

Disclaimer : terinspirasi dari sebuah adegan di drama “A Man From The Stars”. Aku ubah latar sama dialognya, tapi intinya tetep menjurus (?) sama kaya di dramanya. Kalo kalian pernah nonton, kalian pasti tahu aku ambil dari scene yang mana.

 

 

~~*~~

“Sebenarnya, aku sedang jatuh cinta.”

~~*~~

Flashback. Five years ago.

Taemin berdiri di hadapan Jinri sambil memasukkan tangannya ke dalam saku jaket tebalnya. Salju turun hari itu. Mereka berada di atap sekolah, berdiri saling berhadapan. Jinri tak kuasa menahan senyum melihat lelaki yang disukainya tiba-tiba mengajaknya untuk bicara berdua.

“Ada perlu apa kau mengajakku ke sini?” tanya Jinri yang masih tak kuat menahan senyum.

“Ada yang ingin kukatakan padamu.”

Mwoga?”

“Aku, aku hanya akan mengatakan padamu soal ini. Ingat, hanya padamu.”

Jinri mengangguk.

“Sebenarnya, aku sedang jatuh cinta.”

Senyum Jinri mengembang seketika. “Jinjja?”

Keurae, aku sedang jatuh cinta pada sahabatmu, Son Naeun.”

Ekspresi wajah Jinri berubah. Berubah sangat drastis.

“Kau memanggilku hanya untuk mengatakan ini?”

“Jinri-ya, aku tahu kau sahabat dekat Naeun. Aku ingin, kau membantuku untuk mendekatinya. Kau bisa, kan? Jebal.”

Hati Jinri rasanya seperti ditusuk ribuan jarum. Sangat perih. Tetapi, akan lebih perih lagi kalau ia membiarkan orang yang ia cintai tidak bahagia. Mungkin, ia akan lebih bahagia bila bersama Naeun.

“Kau, mau kan, membantuku?”

Seketika mata kedua pelupuk Jinri sudah digenangi air mata yang bersiap untuk meluncur deras. Namun, ia tetap memaksakan diri unuk tersenyum dan menyanggupi permintaan Taemin.

Gomawo, jeongmal gomawo. Kau memang sahabatku yang terbaik!”

~~*~~

Five years later.

Jinri berjalan memasuki sebuah café. Pendangannya sibuk meneliti setiap sudut café untuk mencari sosok yang menantinya.

“Jinri-ya!”

Jinri tersenyum tipis lalu menghampiri lelaki yang duduk di salah satu kursi dengan dua cangkir kopi si atas mejanya.

“Apa aku mengganggu kegiatanmu?”

Ani, aku sedang libur shooting hari ini. Waeyo?”

Keuge, kau tahu besok ulang tahun Naeun, kan? Menurutmu, apa kado yang bisa kuberikan? Aku sudah memberikan semua barang yang ia sukai sebagai kado ulang tahun. Kali ini, aku bingung harus memberinya apa. Menurutmu, apa lagi yang disukai Naeun?”

Jinri memutar bola matanya. Lagi-lagi pelupuknya mulai digenangi air mata. Ia benci ini. Ia benci harus merasakan sakit yang terus menerus, kenapa Taemin terus menanyakan ini padanya? Tidak sadarkah ia bahwa Jinri selalu merasa sakit?

“Aku bertanya padamu, karena, kau sahabatnya. Benar, kan?”

“Hubunganku dengannya sedang kurang baik, kami tidak saling menghubungi akhir-akhir ini.”

Jeongmalyo? Apa yang terjadi? Apa kalian bertengkar?”

Jinri hanya menghela nafas.

Arra, mungkin kau tidak ingin kita membahas tentang Naeun hari ini. Ngomong-ngomong, aku sudah membaca artikel interview tentangmu. Apa maksudmu tentang cinta sepihak? Di artikel itu tertulis bahwa kau mencintai seseorang selama lima tahun, tetapi orang yang kau cintai tidak mengetahuinya, bukankah itu keterlaluan? Siapa lelaki brengsek yang berani mengabaikan perempuan cantik sepertimu?”

Lagi-lagi Jinri hanya menghela nafas. “Lalu aku harus bagaimana?”

“Kau harus memberi tahunya!”

Eottae?”

“Kau hubungi dia, bilang padanya tentang perasaanmu!”

“Hubungi?”

Keurae, kau punya nomornya kan?”

O-oh, aku punya.”

Taemin tersenyum tipis lalu melihat jam tangannya. Sudah waktunya ia untuk pergi.

Mian, aku ada urusan dengan keluargaku. Aku duluan ya, dan ingat pesanku,” ucap Taemin sambil menepuk bahu Jinri lalu berjalan menuju pintu keluar café.

Kau bodoh, Lee Taemin. Kenapa kau terus mengejar Naeun yang jelas-jelas tidak pernah menyukaimu? Tidak bisakah kau lihat aku? Aku, orang yang mencintaimu dengan tulus sejak lama. Tidak bisakah kau melihatku?

*

Taemin baru saja keluar dari café saat ponselnya tiba-tiba berdering. Choi Jinri. taemin mengerutkan dahi membaca nama kontak yang menghubunginya. Taemin menoleh ke arah jendela café yang cukup besar itu. Jinri masih duduk di sana, sambil menempelkan ponsel di telinganya. Taemin pun segera menerima panggilan Jinri.

Ya, apa maksudmu meneleponku? Bukankah kubilang agar kau menelepon lelaki yang kau sukai, kenapa kau malah–“

Taemin terdiam melihat tidak adanya perubahan pada raut wajah Jinri. Choi Jinri, ia kini tengah menangis sambil menatap lurus ke arah Taemin.

Heokshi, neo…

Taemin menjatuhkan ponselnya, ia kini tahu, siapa lelaki yang disukai Jinri sejak lama.

END

 

Wkwkwk! Absurd banget ya?

Jangan lupa komen ya^^

 

 

8 thoughts on “[FF Freelance] Sorrow

  1. Hiks akhir’y nemu taelli lagi. .setelah sekian lama gag nemu couple paling cute ini. .ah I love it thor. .taelli Jjang 🙂

  2. Woah akhirnya ada ff taelli lagi:D sekarang udah jarang banget yang mau buat ff pairingnya taemin sulli, huaa:( nice min ditunggu ff taelli selanjutnya ya^^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s