[FF Freelance] Serendipity (Chapter 1)

PhotoGrid_1391957869056

Genre : Romance, a little bit angst, a little bit comedy, a little bit happy

Length : Twoshoot

Rating : General

Author : OPI

Main cast : Choi Min Ah (OC), Cho Kyuhyun, Kris Wu

WARNING : TYPOS BERTEBARAN DIMANA-MANA, Ceritanya abstrak, Ga Rame, Ngebosenin, Bikin Mual, GJ, Ga Banget Deh,

DON’T LIKE DON’T READ, NO BASH NEED COMENT

 

 

 

Flashback

“ Nae yeojachingu gwa dae O jullae? (maukah kau jadi pacarku?  ” tanya seorang namja berambut coklat yang terlihat acak-acakan namun terlihat semakin tampan dan mempesona.

“ Ne? “ jawab sang yeoja berbondu rainbow dengan wajah manis yang polos tanpa make up. Ia masih tak percaya dengan apa yang baru saja diucapkan sang namja. Namun ia semakin terkejut ketika mendengar perkataan namja itu lagi.

“ Geurae, neol naekkoya Choi Min Ah-ssi.” Ucap sang namja dengan gaya khasnya yang cuek, kedua tangannya ia masukkan kedalam saku dan tak lupa smirk andalannya yang membuat Minah ternganga di tempatnya.

“Ige Mwoya??”

 

Author POV

Minah masih terdiam di meja kelasnya dengan satu tangan yang menyanggahnya.Sekelibat kejadian beberapa bulan yang lalu muncul di benaknya bagaikan sebuah roll film.

Rasa tak percaya masih menghantui dirinya, oh bagaimana tidak, seorang Cho Kyuhyun namja paling tampan di kampusnya dengan image cool dan arogan namun smart dan multitalent tiba-tiba menyatakan cinta padanya ketika ia baru saja selesai membersihkan halaman belakang karena ia ketahuan menyontek saat ujian.

Dengan penampilan yang jauh dari kata layak lihat, Minah yang baru saja menyelesaikan tugas sebagai pembersih kebun sementara Kyunghee University  bergegas menuju toilet kampus untuk merapihkan penampilannya. Ia berjalan sambil meminum sebotol jus jeruk tanpa memperhatikan sekitar karena ia tengah berkonsentrasi menghilangkan dahaganya yang terasa sangat kering siang itu.

Namun naas bagi Minah, setelah ia menengadah untuk meresapi minumannya tiba-tiba saja ia menyemburkan minumannya saat melihat sosok “idola kampus” berada di depannya dengan jarak yang sangat dekat.

Cho Kyuhyun nama lelaki itu hanya dapat memejamkan matanya sambil mengusap wajahnya yang terkena semburan minum Minah. Namun sang pelaku hanya dapat menamilkan wajah terkejut dengan mata terbelalak dan mulut termanga sebesar goa belanda membuat Kyuhyun memperhatikan Minah dengan kening yang berkerut.

Untuk mencairkan suasana Kyuhyunpun berdehem untuk menyadarkan Minah ke alam sadarnya.

“Ehemm…”

Minah bergeming di tempatnya, ia menjadi kelimpungan dan salah tingkah dibuatnya.

“Mianhae sunbae…jeongmal mianhae..” ucap Minah disertai dengan bownya berkali-kali bagaikan orang yang sedang pemanasan.

Kyuhyun masih terdiam di tempatnya, memperhatikan Minah yang entah sampai kapan akan melakukan hal tersebut. Merasa bosan, Kyuhyun mengambil  sebuah batu yang cukup sedang lalu diletakkannya di atas kepala Minah yang sedang menunduk. Alhasil ketika Minah berdiri ia langsung mejerit kesakitan sambil mengusap-usap kepalanya yang terpentuk batu.

“Kita impas.” Kyuhyun tersenyum miring dan berjalan hingga mempersempit jarak antara dirinya dan Minah dan terjadilah peristiwa yang membuat ia tak bisa tidur berhari-hari.

Kembali ke dunia nyata tempat Minah berada sekarang, Minah yang masih asik melamun tak menyadari panggilan sang dosen sebelum teman sebelahnya menyenggol tangannya.

“Mwo ya?” bentak Minah pada seseorang di sebelahnya.

“Choi Min Ah!keluar dari kelas saya dan bersihkan seluruh halaman kampus!” teriak Mr. Wu yang disambut kekehan teman sekelas Minah.

“Mr. Wu, ayolah… baru saja kemarin anda menyuruh saya membersihkan halaman, bahkan encok saya belum sembuh pak. Apa bapak tidak kasihan pada saya?” tanya Minah dengan wajah memelas.

“Kalau begitu bersihkan toilet yeoja sekarang juga.Dan tidak ada tapi-tapian lagi Ms. Choi.”Minah membelalakkan matanya tak pecaya. Oh tak tahukah kalian berapa banyaknya toilet wanita yang ada di kampus ini? terkutuklah dosen bahasa inggris itu! maki Minah dalam hati.

Dengan wajah memerah menahan marah, Minah bergegas memasukkan buku-bukunya ke dalam tas dengan sangat cepat dan sesekali berdecak sebal ketika ada barangnya yang terjatuh. Ia menjadi pusat perhatian sesaat  dan membuatnya merasa tidak nyaman. Setelah selesai mengemas barang-barangnya, Minah beranjak keluar kelas. Namun sebelum ia melangkahkan kakinya keluar dari ruang kelas ia memberikan death glare terlebih dahulu terhadap Mr. Wu yang dibalas dengan smirk andalan dosen muda nan tampan itu yang membuat Minah kembali berdecak dan melangkahkan kakinya dengan lebar.

Taman belakang gedung adalah tempat yang biasa Minah kunjungi bila ia sedang merasa gundah atau sekedar beristirahat. Itu adalah tempat favoritnya sejak ia pertama masuk kampus ini. Kini minah yang sudah memasuki semester 3 mulai jarang mengunjungi temppat ini, kecuali untuk kabur dan beristirahat. Ya seperti sekarang ini, Minah langsung menghempaskan tubuhnya di atas kursi taman dan memejakan matanya sambil menghirup udara sebanyak banyaknya untuk mengambil nafas dang mengurangi kekesalannya.

“AAARRGGHHH MICCCCHHHOO!!!” teriaknya sambil menghentak-hentakkan kaki, untung saja tempat ini adalah tempat yang sepi sehingga mengurangi resiko seseorang menelefon RSJ untuk membawa pasiennya yang kemungkinan kabur dari RSJ.

“Aisshh sial sekali aku hari ini!mentang mentang dosen! Enak saja menyuruhku membersihkan kampus. Dia lupa apa disini kan aku mau belajar bukan mengikuti pelatihan sebagai OB!.” Oceh Minah tanpa menyadari seseorang yang duduk di sebelahnya sebelum namja itu memperlihakan sekaleng jus jerus dingin di depan wajah Minah.

Minah menoleh ke sebelahnya dan cukup terkejut melihat namjachingunya, siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun.

“Gomawo.” Sebelum Minah mengambil minuman kaleng di tangan Kyuhyun, namja itu telah menariknya terlebih dahulu dan meneguk minuman tersebut hingga habis.Tanpa rasa bersalah Kyuhyun malah tersenyum mengejek pada Minah yang mulai terpancing emosinya.

“YAK!NEOL!”Minah menunjuk wajah Kyuhyun sambil berteriak kencang.Dengan nafas yang masih terengah-engah dan emosi yang kian meradang, Minah berniat meninggalkan tempat itu sebelum Kyuhyun membuat emosinya semakin tersulut.

Kyuhyun memang selalu menjahili Minah dan bersikap sangat cuek padanya, namun itu hanya menurut apa yang Minah lihat selama ia menjalin hubungan dengan Cho Kyuhyun.

Srett…

Kyuhyun menarik pergelangan tangan Minah hingga kini ia terdudk diatas pangkuan Kyuhyun. Dengan jarak yang sangat dekat membuat jantung keduanya berdetak tak karuan.

“Kau dikeluarkan dari kelas Mr. Wu lagi eoh?Pabo yeoja!” ejek Kyuhyun sambil menyentil kening Minah.

“Aww… aishh kau ini!seharusnya kau menghiburku bukan malah mengejekku! Namjachingu yang kejam. Huuhuhu…”  dengan gaya yang seakan-akan mau menangis membuat Kyuhyun menertawainya dengan keras.

“Hahahaha… kau ini sudah bodoh, jelek dan berlebihan sekali. Mana ada namja yang menyukaimu selain aku?”tanpa melihat perubahan raut wajah Minah, Kyuhyun tetap tertawa sambil memeluk pinggang Minah.

Tak tahan dengan ejekan Kyuhyun, Minah hanya dapat menahan tangisnya yang semakin mendesak ingin keluar. Selama ini Kyuhyun tidak pernah memujinya, bahkan namja itu sangat suka mengejek dan membuat ia marah.

Minah memang hanya yeoja biasa, tidak pintar, pemalas dan pembuat onar. Walau ia merasa tidak secantik wanita lainnya, namun sebenarnya Minah adalah wanita yang camtik. Warna kulitnya yang kuning langsat, bola mata berrwarna coklat terang dengan kelopak mata ganda dan bulu mata yang lentik serta panjang, bentuk alis yang simetris dan sempurna, hidung mancung bak perosotan, bibir kecil namun sedikit berisi berwarna pink, pipi yang mudah memerah dengan tulang pipinya yang timbul diantara wajahnya yang berbentuk oval tentu membuat ia terlihat cantik alami tanpa make up.

Belum lagi dengan sifatnya yang cheerful,ramah, baik hati dan suka menolong membuat ia memiliki banyak teman, dan juga fans tentunya. Namun selama ini belum ada yang berani menyatakan perasaannya pada Minah, karena terkadang gadis itu menjadi sangat menakutkan ketika marah, ceroboh, sedikit tomboy, dan terkadang terlihat cuek dengan penampilannya.

Karena kekurangannya itu lah yang membuat Minah sedikit minder menjadi yeojachingu Kyuhyun sang idol campus. Ditambah sikap Kyuhyun yang selalu cuek padanya, terkadang ia berfikir untuk mengakhiri hubungan mereka. Namun sepertinya benih benih cinta telah tumbuh di hati seorang Choi Min Ah.

Tangan Kyuhyun yang melingkar di pinggang Minah semakin mengerat, namja itu membenamkan wajahnya di lekukan leher Minah, menghirup aroma bunga lily bercampur apel yang sangat menenangkan.Aroma yang menjadi favorit Kyuhyun.

“Ck, bagaimana bisa aku jatuh cinta pada yeoja sepertimu ya?” tanya Kyuhyun sambil tersenyum di sela sela rambut Minah yang beraroma apel.

Minah yang sudah sangat kesal dengan kekasihnya hanya dapat mendecakan lidahnya dan memutar bola matanya.

“Seharusnya kau tanyakan itu pada dirimu sendiri Kyuhyun sunbae.” Jawab Minah sebal.Namun hal tersebut malah membuat Kyuhyun kembali tertawa.“Dasar gila!” ejek Minah.

Tiba-tiba saja Kyuhyun berdiri dari duduknya sehingga membuat Minah jatuh terjelembab dengan bokong yang jatuh terlebih dahulu.

“Argh…” teriak Minah

“Apa yang kau lakukan disana?” tanya Kyuhyun dengan wajah tanpa dosanya.

“Hyak, ini kan salahmu sunbae!”  Minah memang selalu memanggil Kyuhyun dengan sebutan sunbae apabila ia sudah benar benar marah pada Kyuhyun.

“Na?wae? Aku hanya berdiri apa salahnya? Lagi pula mengapa kau betah sekali duduk di pangkuanku?Ck, cepatlah berdiri.Aku akan mengajakmu pergi ke suatu tempat.”

Minah terkejut bukan main ketika mengetahui bahwa Kyuhyun mengajaknya pergi, bukankah ini maksudnya ajakan kencan? Walaupun sudah hampir 6 bulan berpacaran akan tetapi mereka jarang sekali berkencan, bahkan banyaknya mereka berkencan bisa dihitung menggunakan jari.

“Kencan? Yippiiee…. Mau kemana kita?”Minah yang langsung loncat dan memeluk lengan Kyuhyun dengan erat membuat Kyuhyun menyunggingkan senyumnya melihat ekspresi Minah yang dapat berubah dengan cepat.

“Ne, kencan. Tapi kau jangan membuatku malu arra?” tanya Kyuhyun sambil mencubit pipi kanan Minah yang langsung dibalas oleh pukulan ringan Minah.

“Ne arraso! Ck, kau kira aku selalu membuat malu apa? Huh dasar menyebalkan!”

 

Author POV END-

 

MINAH POV

Yippiiee…. Hari ini aku akan berkencan dengan Kyuppa… ahh rasanya sudah sangat lama tidak berkencan dengannya. Terakhir aku berkencan dengan Kyuppa kami berakhir dengan menjadi pelayan restoran karena Kyuppa kehilangan dompetnya di taman sekitar myeongdong. Kencan pertama kamipun aku merasa seperti seorang pembantu yang mengikuti majikannya.Ia hanya mau berbelanja kaset game dan alat alat bermain game apapun itu namanya, PSP atau yang lainnya lah.Namun semoga kencan ini berjalan dengan lancar.Hei para cupid, bantulah kencan kami kali ini okkey? Maka aku akan membelikan kalian berlusin lusin panah baru.

Aku bergelayut manja di lengan Kyuppa, namun ia hanya menunjukkan ekspresi datarnya. Huh dasar tukang jaim. Kami berencanya pergi ke myeongdong, setelah menempuh jalan sekitar 30 menit menggunakan motor kyuppa akhirnya kami sampai di tempat tujuan.

Pertama kali kami datang ke tempat ini adalah saat kencan terakhir kami, dan aku sangat menginginkan sweater couple, bandana, fishcake, butter beer, dan ice cream. Namun apa daya, namja jaim itu kehilangan dompetnya, bahkan kami harus menjadi pegawai perbersih dulu karena tidak dapat membayar makanan.

Yasudah lah, yang terpenting sekarang kencanku dan kyuppa berjalan dengan lancar, semoga.

“Kyuppa, aku ingin makanan dan barang-barang yang tak bisa kita beli ketika kencan terakhir kita eoh?” tanyaku sambil menggoyang-goyangkan tangannya manja.

Saat ia menoleh kearahku, kupasang senyum semanis mungkin. Namun memang dasar setan so keren!! Ia hanya memandangku dengan tatapan jiji,  lalu langsung memalingkan wajahnya. Oh hatiku, sepertinya aku harus melapisi hatiku menggunakan baja. Sabar Minah..sabar… habis gelap terbitlah gerimis. Yap, sangat menyebalkan ketika langit sedang mandi  hingga membuat kami berlarian mencari tempat berteduh. Oh para dewa dewi, kucabut hadiahku tadi.

“Paboya! Cepat lari!” teriak Kyuppa sambil menggandeng tanganku menuju sebuah toko, ahh ini sangat romantis bukan? Berlarian sambil bergandengan tangan dibawah guyuran hujan.Ia tetap menggandeng tanganku hingga kami singgah di sebuah toko. Bukannya toko terdekat, ia malah menarikku ke toko yang aga jauh dan alhasil separuh bajuku kebasahan.

Kalian ingin tahu toko apa yang kami singgahi? Oh ini membuatku semakin jengkel dengannya! Toko yang menjual berbagai jenis game terlengkap di seol. Dan kalian ingin tahu bagaimana wajahku sekarang?Sudahlah, tak usah dipertanyakan lagi bentuk wajahku yang sekarang.

“Sunbae, mengapa kita berteduh disini?” tanyaku ketus pada kyuppa.Ia memandangku sebentar lalu mengangkat kedua bahunya.

“Karena diluar hujan, neol mollaso yeo?” ini menyebalkan! Lihatlah wajahnya yang pura-pura tak tahu menau  tentang hal ini.

“Hah…” aku menghela nafas, yasudah lah. Aku memang harus selalu mengalah pada namjachinguku yang satu ini.

Aku terduduk di pinggir meja kasir sambil memperhatikan Kyuppa yang sedang serius memilih berbagai jenis game yang gambarnya aneh-aneh dan tidak kumengerti.

Setelah cukup lama aku terduduk dan mulai merasa kesal, akupun beranjak menghampiri Kyuppa yang sedang mencoba gamenya.

“Kyuppa, hujannya sudah reda. Ayo kita keluar.” Melasku pada Kyuppa yang sedang berkonsentrasi dengan gamenya. Merasa tidak dihiraukan, akupun menepuk-nepuk lengannya pelan yang hanya dijawab sebuah gumaman “mmh..” olehnya.

“Kyuhyun oppa… jaebal, aku ingin makan, kita makan eoh? Ayolah, lagipula diluar sudah tidak hujan.” Aku terus merengek pada Kyuppa, kulihat ia mulai memejamkan mata lalu menghela nafas berat.

Kyuppa mendelik padaku dan menatapku tajam,”Kau tidak lihat aku sedang sibuk hah?Jika kau ingin makan, makan saja sendiri!” ucapnya penuh dengan nada membentak.

Aku sungguh terkejut dengan kelakuan Kyuppa saat ini, tanpa terasa mataku sudah terasa berat dengan genangan air.Kyuppa kembali melanjutkan gamenya tanpa memperdulikanku dan tanpa rasa bersalah sedikitpun padaku. Apakah aku tak ada artinya sama sekali dimatamu Kyuhyun oppa?

Brrakk….

Aku berdiri dari tempatku dengan kasar lalu berjalan dengan tergesa gesa keluar dari toko ini supaya tak ada yang melihat airmataku yang mulai berceceran. See? Aku bahkan menjadi pusat perhatian ditempat ramai seperti ini.kutolehkan mataku sekilas melihat kearah Kyuppa, ia tak bergeming dari tempatnya dan tetap bermain game kesayangannya itu.

“Haruskah aku menyerah kali ini?”

MINAH POV END-

 

AUTHOR POV

Minah berjalan sambil merunduk menyembunyikan wajahnya yang lusuh akibat menangis, bahkan beberapa kali ia sempat nyaris terjatuh karena bersenggolan dengan para pejalan kaki. Hal itu membuat seseorang yang sedaritadi memperhatikannya gemas sekaligus cemas dengan keadaan yeoja itu.

Berjalan tanpa arah, terlebih apabila berjalan sambil merunduk memang bukanlah hal yang baik karena dapat mencelakai dirinya sendiri bahkan orang lain. Namun Minah tak memperdulikan itu semua, ia masih sangat terkejut dengan reaksi Kyuhyun di toko tadi. Karena walaupun Kyuhyun adalah namja yang arogan dan cuek, namun ia tak pernah sekalipun membentak atau memarahi Minah, terlebih di tempat umum seperti tadi.

Bukkkk

“Ah, mianhae.” Ucap Minah lesu sambil melakukan bow kepada orang yang ia tabrak tanpa melihatnya terlebih dahulu.

Baru beberapa langkah Minah berjalan, tangannya sudah digenggam oleh seseorang.Tangan yang hangat dan besar, membuatnya serasa terlidungi olehnya.

“Hanya sekedar maaf Ms. Choi?” suara bas yang tak asing lagi di indra pendengaran Minah, dengan cepat ia menengadah melihat sang pemilik tangan yang membuatnya terkejut seketika.

“Mr. Wu?” tanyanya heboh.

“Ck, kabur dari hukumanmu eoh?” tanya Mr. Wu yang membuat Minah kelabakkan seketika.

“Mwo?Emhh ige, ahh eottokhae? Aku sedang ada urusan mendadak Mr. Wu, so yah you know lah kebiasaan kids gaul. Need a penyegaran with the way walking walking Mr.” jawab Minah dengan bahasa antah berantah.

“Hahahaaha… what are you talking about Ms. Choi? Oh come on, don’t called me Mr. Wu. Just call me Kris. Dan tak usah berbicara menggunakan bahasa asing jika kau membuatnya menjadi bahasa terasingkan Miss.”

Merasa malu dengan tingkahnya sendiri, Minah hanya mampu merunduk dan mengusap tengkuknya yang tak gatal.

“Ah ne, mian Mr, ah maksudku Kris. Aigoo… rasanya lidahku sangat kelu memanggil dosen sendiri dengan panggilan nama saja. apa benar ini tidak apa-apa?” Minah menatap Kris dengan taatapan tak enak yang mendayu hingga kini membuat Kris salah tingkah dan melepaskan genggaman tanganya dari tangan Minah.

“Ehm, ne gwenchana. Lagipula kita hanya berbeda  2 tahun. Hanya saja aku lebih pintar darimu.” Ejek Kris sambil menatap toko-toko di sekitar mereka, namun sesekali mencuri pandang pada Minah yang sedang mengumpat diam-diam.

“Aku bisa mendengar umpatanmu miss.” Bisik Kris di telinga Minah yang membuat wajahnya memerah seketika hingga sedikit oleng ke belakang.

“Aigoo Kris-ssi, kau membuatku terkejut! Dan cukup panggil aku Minah saja, karena aku bukan Miss korea dan belum menjadi tante-tante untuk dipanggil dengan sebutan Miss.”

“Mwo? Ck, dasar bocah.” Ejek Kris sambil melangkah meninggalkan Minah yang masih terdiam di tempatnya. Merasa tak diikuti, Kris menolehkan kepalanya pada Minah, ia berdecak karena melihat Minah kembali merunduk dengan wajah sedih.

“Yak Minah-ssi!Kemarilah atau kuberi kau ulangan mendadak besok.” Minah membelalakkan matanya dan bergegas menyamai langkahnya dengan Kris yang memberikan smirk menyebalkan bagi minah.

“Cih, selalu saja mengancam.” Dengusnya.

“Mwo?Apa kau bilang?”

“A..ania, ahh aku ingin ice cream!” Minah mengalihkan pembicaraan dan berlari menuju sebuah toko ice cream.

Kris tak bergeming, lalu sesaat kemudian ia terkekeh geli melihat kelakuan Minah yang menggemaskan.Iapun mengikuti Minah ke toko ice cream tersebut.

“Irrashimase…” sapa sang pelayan saat Minah baru memasuki toko ice cream tersebut, ia membalas senyum sang pelayan dan berjalan menuju etalase ice cream.

“Huwahh daebak… geu aisukurim neomu bancak-bancak!” decak kagum terlontar tanpa disadari Minah yang membuat beberapa orang tertawa melihat tingkahnya.

“Kau tak pernah melihat ice cream dalam etalase sebelumnya eoh?” tanaya Kris yang dijawab decakan oleh Minah.Ia kembali terfokus pada ice cream di depannya sambil memilah mana yang akan ia pilih. “Rasanya ingin aku beli semua.”Harap minah.

Kris tersenyum kecil melihat kelakuan Minah yang kekanak-kanakan, membuat ia semakin tertarik dengan yeoja cheerful yang satu ini.

Intrupsi sang pelayan membuat Minah dan Kris kembali ke alam sadarnya.

“Permisi, kebetulan hari ini sedang ada diskon bagi sepasang kekasih. Apakah anda berminat?” tanya sang pelayan.

“Mwo?Kekasih? Tapi kaemm…”  tiba-tiba saja tangan Kris membungkam mulut Minah.

“Ne, rasa strawberry cheesecake dua.” Ucap Kris sambil tersenyum.

Tangan Kris yang masih melekat manis di bibir Minah membuat mereka berkomunikasi dengan tatapan mata. Kris tersenyum manis pada Minah yang dibalas dengan putaran mata Minah.

“Ehem..permisi , ini pesanannya tuan.” Ucap sang pelayan membuat keduanya menjadi salah tingkah dan langsung mengambil ice creamnya, tak lupa membayar dengan harga yang sangat murah.

“Kajja.”Kris menyelipkan jari-jarinya pada jari-jari Minah.Awalnya Minah mencoba memberontak, namun Kris tetap menggenggam tangan Minah dengan erat.

“Sudahlah, aku tidak mau kau tersandung dan membuat icecreamnya terjatuh.”Minahpun terpaksa membiarkan tangannya digenggam oleh Kris, walau perasaannya tak enak karena merasa bersalah pada Kyuhyun.Namun ketika teringat kejadian tadi membuat dadanya terasa sesak.Ia menggeleng gelengkan kepalanya beberapa kali mengusir sekelebat bayangan kejadian tadi.

“Neol gwenchanayo?” tanya Kris dengan pandangan khawatir pada Minah.

“Ne?ah ye, gwenchana Kris-ssi.” Jawabnya gugup, Kris kembali tersenyum dan membawa mereka berjalan-jalan menikmati ice cream yang mulai habis.

Minah tiba-tiba saja menghentikan langkahnya ketika seorang anak kecil menarik-narik kaosnya.Ia merunduk menyamakan tingginya dengan bocah menggemaskan tersebut.

“Ada apa adik kecil? Apakah kau tersesat?” tanya Minah yang dijawab dengan gelengan oleh sang bocah.

Bocah tersebut tersenyum sambil menyodorkan sebuah bandana bermotif crown warna kuning yang membuat Minah mengkerutkan alisnya.

“Ige mwo ya?” Minah menerima bandana yang disodorkan padanya dan memandang penuh tanya pada sang bocah.

“Itu milik noona.Noona kalian pasangan yang serasi. Hihihi…” belum sempat Minah kembali bertanya, bocah tersebut sudah lari dan menghilang diantara kerubunan orang

Setelah kembali berdiri, Minah masih setia memandangi bandana tersebut, bandana yang diinginkannya saat ia berkencan dengan Kyuhyun. Kyuhyun? Ahh ia kembali teringat dengan orang itu, menyebalkan.

Tepukan di pundaknya membuat Minah menoleh pada Kris yang terlihat ingin bertanya-tanya, namun hanya dibalas senyuman oleh Minah yang beranjak dari tempatnya.

Kini Minah dan Kris berjalan dengan berdampingan, hanya berdampingan tanpa bergandengan.

“Beli satu gratis satu..” teriak seorang ahjussi dari mobil miliknya yang disulap menjadi sebuah kedai.

Minah menolehkan pandangannya pada sumber suara, dan bergegas menghampiri kedai penjual gorengan dan fishcake tentunya. Kris ikut berlari-lari kecil untuk mengejar Minah yang sangat bersemangat .

“Ahjussi, apakah ada fishcake?”sang ahjusi tersenyum ramah pada Minah yang terlihat sangat menginginkan Fishcake.

“Ne, tetapi melihat remaja yang bersemangat seperti nona akan saya beri gratis.” Ucap sang ahjusi yang disambut dengan girang oleh Minah, sementara Kris dan sang ahjusi hanya dapat terkekeh geli. Sangat jarang melihat gadis seusia Minah yang bersemangat dan polos seperti Minah.

Sebuah fishcake kini sudah ada di tangan Minah. Hanya ia sendiri yang mendapat fishcake gratis karena sebenarnya ia adalah pengunjung pertama hari ini ungkap sang ahjusi.

“Huwaaa neomu mashita! Daebak! Kamsahamnida ahjusi.” Minah membungkuk hormat pada sang ahjusi yang hanya mengangguk sambil tersenyum padanya.

“Kris-ssi, apa kau mau?Ini sangat enak. Ahh aku merasa sangat beruntung hari ini.” kekeh Minah

“Tentu saja enak, kau kan mendapatkannya secara gratis.” Minah menghentikan tawanya dan kini berganti dengan wajah masam, ia mempoutkan bibirnya hingga membuat sesuatu di dalam dada Kris terasa bergejolak.

Minah dan Kris melanjutkan perjalanannya tanpa arah.Mereka berjalan berdampingan dengan jarak yang cukup jauh, keduanya terlihat canggung tak seperti sebelumnya.

Angin yang berhembus membuat rambut panjang Minah bergerak sesuai arah angin, sedang Kris hanya mampu mencuri-curi pandang pada Minah yang terus tersenyum selama mereka berjalan.Ada sesuatu yang aneh dibalik senyuman itu, fikir Kris.

Minah mencoba memulai pembicaraan untuk memecah kesunyian diantara mereka,

“Ahh aku merasa sangat beruntung sejak kedatanganmu Kris-ssi. Mungkin kau adalah jimat keberuntunganku?Hahaha…” walau masih terdengar canggung, namun Minah sudah mulai memberi celah bagi mereka supaya dapat mengakrabkan diri.

“Ya begitulah, aku memang pembawa hoki.” Jawab Kris penuh percaya diri dan mendapat decakan tak terima dari Minah.

“Aku menarik kata-kataku Kris-ssi.”

“Ya!mana bisa begitu? Mommyku selalu berkata bahwa aku adalah pembawa hoki. Kau tak percaya?” tanya Kris shock hingga membuat mereka berhenti berjalan.

Minah mengerjapkan matanya, pandangan mereka kembali bertemu.Kris dengan babo facenya, sedang Minah dengan wajah polosnya.

“Hahahahaha……. Aigooo aigoo…. Nae seonsaengnim… aku tak menyangka bahwa dirimu adalah anak mommy yang sangat narsis. Hahahaha….” Tawa Minah meledak hingga membuat wajah Kris bersemu merah.

“Yak! Berhentilah tertawa! Aku memang anak mommy, memangnya kau anak siapa?Anak tetangga? Dan lagi jangan panggil aku seonsaengnim, kau membuatku terlihat tua Choi Min Ah, ck..”Kris melipat kedua tangannya di dada sembari memalingkan wajahnya yang memerah dari hadapan Minah yang masih terus tertawa dan memegangi perutnya.

“Ne..ne..ne.. aku juga anak mama, tapi dalam artian lain Kris si. Hahaha…”

“Aishh! Menyebalkan! Berhentilah tertawa dan ikut aku! Kajja!”Kris menarik pergelangan tangan Minah dengan tiba-tiba hingga membuat gadis itu menubruk badan Kris.

“Kris-ssi, bisakah pelan-pelan saja eoh?Kau membuatku terkejut!” ucap Minah yang dijawab sebuah senyuman oleh Kris.

Tak lama kemudian, sampailah mereka pada sebuah toko pakaian.Ketika mereka baru saja memasuki toko tersebut, mereka sudah disuguhkan dengan berpuluh puluh model pakaian yang keren dan unik.

Ketika Kris sedang melihat-lihat pakaian, seorang pelayan toko menawarkan sebuah sweater couple pada Minah.Ia merasa sangat terkejut ketika melihat model sweater tersebut.

Ya, itu adalah sweater pasangan yang diinginkan oleh Minah untuk dipakai bersama Kyuhyun. Ah Kyuhyun, memikirkan lelaki itu membuat dadanya kembali sesak. “Dimana namja titisan iblis itu?apa ia sudah makan? Ah mungkin ia masih bermain bersama game anehnya itu.” fikir Minah.

“Kau mau membeli sweater pasangan eoh? Kalau begitu ayo kita beli.” Ucap Kris yang mengambil uang dari dompetnya, namun gerakan tangannya terhenti seketika karena cengkraman Minah.

“Andwaeyo, jaebal andwaeyo.”Suara Minah terdengar sangat lirih di telinga Kris.Minahpun hanya dapat merundukkan wajahnya berusaha menahan tangisnya.Ia merindukan namja itu, namja yang sudah menyianyiakannya.

Kris menyentuh pundak Minah yang terlihat bergetar,” neol gwenchana yo?” tanyanya khawatir.

Tak kuat menahan tangisnya, Minah bergegas keluar dari toko tersebut tanpa mengucapkan sepatah katapun pada Kris.

Greep…

Seseorang menarik Minah hingga masuk ke dalam pelukannya, hangat, dan membuat Minah benar-benar tak kuasa menahan tangisnya.

“Hiks… aku merindukannya, hiks… eottokhaeyo?”

Gyuut…rasanya bagai ada sesuatu yang meremukkan hatinya. Kris, namja itu yang kini tengah memeluk  Minah dengan hangat, mencoba menyalurkan perasaan cintanya pada gadis yang sudah memiliki kekasih ini.

“Uljjimayo, Min-Ah.” lirih Kris.Menyakitkan memang mengetahui bahwa Minah sudah memiliki kekasih, namun ternyata lebih menyakitkan melihat Minah menangis seperti ini. Minah adalah yeoja yang telah menarik perhatiannya saat awal ia mengajar di kelasnya. Yeoja unik dengan sejuta kebahagiaan yang ia tawarkan membuat Kris sangat menyukai, ani mungkin kini sudah mencintai gadis ini.

“Hiks… ia tak memperdulikanku, apakah aku sangat tidak berarti hiks…”

Kris langsung melepas pelukannya dan memegang kedua pipi Minah hingga kini mereka saling bertatapan.

“Dengar, kau harus mendengar ini baik baik Choi Min Ah.*Dangsineun jeongmal daedanaesseoyo, dangsineun aju heungmiga isseoyo, dangsineuinuni aju areumdawoyo, dangsineun misoga jeongmal areumdaweoyo. Dangshin bakkye eopseoyo.Wananeun neoreul sarang hada. *Kamu sangat luar biasa, kamu sangat menarik perhatian, matamu sangat indah, kamu tersenyum dengan indah. Tidak ada yang seperti kamu. Dan aku mencintaimu

Minah terkejut bukan main mendengar perkataan Kris, terutama kalimat terakhir yang diucapka Kris.

“Mwo?” tanya Minah tak percaya.”

“*Sarang han dago! Nan neol sarang hal surok.Neol yeoljunghanda, neol saranghaedo doeni?*aku bilang aku mencintaimu! Aku semakin mencintaimu.Aku tergila-gila padamu. Bolehkah aku mencintaimu?” tanya Kris dengan sendu.

Minah seakan kehilangan oksigennya,ia hanya dapat terdiam karena masih sangat terkejut dengan pengakuan dosennya. Bayangan wajah Kyuhyun tiba-tiba muncul di fikirannya, membuat Minah menggelengkan kepalanya.

“Mianhae Kris-ssi.” Jawab Minah sembari menunduk. Kris tersenyum kecut mendengar penolakan dari Minah, setidaknya ia merasa lega sekarang karena telah mengungkapkan isihatinya yang telah ia pendam selama ini.

“Ne, arraso.Ahh aku sebenarnya sudah tau jawabanmu.Hahaha… geure, bolehkah aku meminta sebuah permintaan padamu?”Kris kembali menaikkan dagu Minah hingga kini mereka kembali bertatapan.Minah mengangguk mengiyakan dan dibalas dengan senyum kecil oleh Kris.

“Bisakah kau menutup matamu?” tanyanya, Minah yang sedikit bingung hanya mampu mengangguk. Minahpun menutup matanya, walaupun aga ragu, namun perlahan-lahan Kris mulai mempersempit jarak antara wajah mereka, hinga….

SSrettt……

#CUP

Minah langsung membuka matanya ketika merasakan sebuah kecupan di bibirnya.

 

 

TeBeCe

 

Penting! Author note :Ya sudah author bilang ini FF membosankan, maafkan saya #bow, sebenernya mau author jadiin oneshoot tapi ternyata kepanjangan, yauda deh author bikin twoshoot jadinya. Author uda siapin ENDnya dan juga Epilog, Kyuhyun Side, dan juga After Storynya. Tapi author pengen liat dulu seberapa antusiasnyakah para readers terhadap FF abal abalan saya. Hehehe..dan author kasih bocoran, Ending FF ini akan menggantung dan tidak jelas, dikarenakan semua kejelasannya ada di Kyuhyun Side dan sedikit tambahan di Epilog. Kalau After Story itu kelanjutan cerita mereka selanjutan. Okke see you at the next part. Thank you for your participation guys. Stu lagi deng author juga punya FF namanya “Mr. Lolicon” ga tau ada yg pernah baca atau engga. Soalnya biasanya author menulis FF dengan cast anak-anak EXO. Buat yang mau liat FF exo author, add aja FBnya, Laely Shofia atau follow twitternya @shofiacho. Kamsahamnida😀 # BOW

6 thoughts on “[FF Freelance] Serendipity (Chapter 1)

  1. judulnya lucu… Kalo boleh tau apa artinya tuh??*kepo’dehlu* ff nya keren,cuma aku bingung disini karakter kyu tertutup bgt… Next semoga lebih jelas.. Hehee kris main nyosor aja yaa,pacar orang atuh bang! Heee author keep writing yaa

  2. judulnya lucu… Kalo boleh tau apa artinya tuh??*kepo’dehlu* ff nya keren,cuma aku bingung disini karakter kyu tertutup bgt… Next semoga lebih jelas.. Hehee kris main nyosor aja yaa,pacar orang atuh bang! Heee author keep writing yaa…..

  3. judulnya lucu… Kalo boleh tau apa artinya tuh??*kepo’dehlu* ff nya keren,cuma aku bingung disini karakter kyu tertutup bgt… Next semoga lebih jelas.. Hehee kris main nyosor aja yaa,pacar orang atuh bang! Heee author keep writing yaa…..!!!

  4. ihh makasih uda pada mau komen dan baca😀 ini twoshoot ko, jd next partnya uda the end. mohon tunggu ya😀 makasih juga buat admin yg baik dan keceh uda nge publish ffku :*

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s