[FF Freelance] It’s Love (Chapter 2)

It's Love

Title                       : It’s Love

Length                  : Chapter

Rating                   : General

Genre                   : Romance, Friendship, Sad story

Author                  : Inge Venesia (twitter: @ingevenesia)

Cast                       : Taeyeon (SNSD), Leeteuk (SJ), Sunny (SNSD), Ljoe (Teen Top)

Support cast       : SNSD and SJ members

Previous               : Chapter 1,

Disclaimer           : Jika ada kesamaan nama, unsur cerita, dll berarti hanya kebetulan.

Summary:

Semua sisi kehidupan memiliki sisi terang maupun gelap. Bisa saja terang datang sebelum atau setelah gelap. Sama halnya dengan cinta. Cinta datang disaat yang tidak terduga. Cinta juga datang dari orang yang tak terduga. Cinta bisa datang dan pergi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Cinta datang dengan indah dan dapat pergi dengan indah juga. Sebaliknya cinta datang dengan indah dan pergi menyisakan kenangan dan luka yang mendalam. Cinta bisa juga pergi dan kembali dalam beberapa waktu. Semua dapat dilakukan oleh sosok yang disebut cinta. Cinta itu baik. Cinta itu jahat. Cinta itu memberikan kita kebahagiaan. Cinta juga memberikan kita luka. Semua dapat dilakukan oleh cinta. Cinta sejati akan selalu menjadi hal terindah bagi setiap insan. Cinta yang tulus dan abadi akan menyisakan kenangan yang tak terlupakan bagi yang ditinggalkan. Cinta… cinta.. cinta…

 

 

Part 2

“Yak oppa ketua dewan, tadi aku kaget karena wajahmu seperti mayat. Siapa yang memberitahu nomorku?” Balasku lagi.

“Diamlah Kim Taeyeon-ssi. Mulai sekarang aku akan sering mengirimkanmu sms ne. kkk~” balasnya lagi.

Sejak saat itu kami sering sms-an sampai-sampai pulsaku yang biasanya untuk sebulan lenyap dalam waktu seminggu. Untung Teuk oppa pengertian, jadi dia selalu mengirimkanku pulsa walau tak jaran g aku menolak. Tugasku menjalankan perintahnya juga berjalan dengan lancer. GG9 sekarang tergila-gila dengan laki-laki haha. Yuri sedang berada dalam masa pendekatan dengan Minho, anak baru yang ikut ekskul basket. Sepertinya Minho juga tertarik pada Yuri. Yoona sudah jadian secara diam-diam dengan Donghae oppa, teman 1 gank nya Teuk oppa. Tiffany dan Seohyun? Sama saja seperti Yuri, bedanya mereka pdkt dengan kakak kelas, yang juga anggota gank nya Teuk oppa. Wajar saja mereka suka, semua anak gank itu ganteng semua. Kurasa dunia sangat sempit ne. sooyoung sudah jadian dengan Wooyoung, adik kelas anak dance. Jessica, ini yang paling parah. Entah apa bagusnya si manusia panda yang super jutek sampai dia tergila-gila. Ya, si Tao anak kelas rap yang merupakan anak baru pindahan dari Cina. Sisanya? Belum tertarik dengan percintaan, tepatnya belum ada lelaki yang tepat.

“Taeyeon-ah, bantu aku jusseyo” rengek Jessica saat sedang menunggu makanan di kantin.

“Bantu apa?” tanyaku sambil meminum orange juice pesananku.

“Tao… aku sedang pdkt dengannya.” jawabnya malu-malu.

“Terus? Kan kalian yang pdkt. Kenapa aku? Apa yang harus aku lakukan?” tanyaku tanpa dosa.

“Bantu aku bagaimana caranya aku bisa jadian dengannya. Jebal Taeyeon-ah.” rengeknya.

“Ah molla. Aku mau ke wc sebentar. Kalian diam disini tunggu makanan ne.” kataku.

“Jangan ke wc bareng Leeteuk oppa ne.” kata Yuri sambil tertawa garing.

“Yak Kwon Yuri diamlah! Lagian dia hari ini tidak masuk.” jawabku.

“Oh, kalian pasti sms-an kan? Hayo ngaku..” balas Yuri. Yang lain meneriakiku dengan kata “CIE..” Aku yakin sekali kalau yang memberikan nomorku pasti Yuri.

Saat diperjalanan menuju wc, tiba-tiba ada suara laki-laki memanggil namaku. “Taeyeon nuna!” Aku membalikkan badanku meuju arah suara tersebut. Ternyata itu Tao. “Ada apa?” tanyaku. “Nuna, aku boleh minta nomormu?” katanya sambil memberikan handphone model teraru. Kurasa di sekolah ini baru dia yang memiliki HP tersebut. Harganya sangat fantastis. Aku menyimpan nomorku lalu mengembalikan handphonenya. “Nomorku untuk apa? Apa kau akan menerorku?” tanyaku sambil tertawa garing. “Haha aku akan menerormu. Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan. Tunggu nanti malam ne, nuna.” kata Tao sambil berjalan meninggalkanku. Entah apa yang akan ditanyakannya.

Matahari sudah hampir terbenam. Seperti biasanya aku duduk diatas tempat tidurku mengerjakan tugas sambil membalas sms Leeteuk oppa yang tak kunjung berhenti. Tiba-tiba ada pesan masuk dari nomor asing.

“Taeyeon nuna!” isi pesan tersebut

“Ne. Nugu? Tao?” balasku.

“ Ne aku Tao. Nuna, apa kau sibuk?”

“Tidak. Ada apa?”

“Nuna, apa Sica nuna menyukaiku? Aku rasa aku mulai menyukainya. Dia gadis yang cantik dan menarik. Aku pernah beberapa kali menangkap basah saat dia sedang melihatku. Nuna eottakae?”

Aku sempat kaget membac pesan dari Tao. Tapi kurasa keadaan seperti ini mempermudah pekerjaanku sebagai ‘miss cupid’ haha. Ada pesan masuk dari Leeteuk oppa dan semuanya diketik dengan capslock.

“TAEYEON-AH! BESOK TEMUI AKU DI TAMAN BELAKANG PULANG SEKOLAH! JANGAN TANYA ADA APA!”

Hari ini kurasa sedikit aneh. Seketika anak GG9 pulang sendiri-sendiri. Tepatnya memiliki kesibukan masing-masing. Tapi yasudahlah aku juga ada janji dengan Leeteuk oppa. Saat bel bubar sekolah aku langsung menuju taman belakang, tapi tidak ada siapapun. Aku duduk di kursi taman dan beberapa menit kemudian oppa datang dan duduk disampingku.

“Taeyeon-ah, mianhae aku terlambat. Tadi guruku banyak bacot.” Katanya sambil tersenyum cerah.

“Ah gwenchana oppa, ada apa oppa mengajakku bertemu disini?” tanyaku to the point.

“Hari ini tanggalnya bagus ne. langit juga sangat cerah. Musim semi yang indah.” jawabnya seolah-olah mengalihkan pembicaraan.

“Ne, langit sangat cerah.” jawabku tersenyum sambil menatap langit.

Entah apa yang dilakukan oleh orang di sebelahku ini, yang jelas aku mendengar suara jentikan jari. Terdengar banyak suara langkah kaki, sontak aku langsung menoleh ke arah suara tersebut. Dihadapanku berdiri 9 orang pria, ya ini anggota gank nya Leeteuk oppa. Mereka masing-masing membawa setangkai bunga mawar pink dan sebuah amplop. Dihadapanku terdapat 8 kotak berukuran sedang warna putih dengan pita pink.

“Saengil chukka Taeyeon-ah!” ucap Leeteuk oppa. Aku saja lupa kalau hari ini hari ulang tahunku. Kemudian Leeteuk oppa mengeluarkan sebuah tart bertuliskan “Happy Birthday Taeyeon” dan lilin berangka 16 menghiasi kue tersebut.

“Taeyeon-ah, aku ada sesuatu lagi.” Oppa mengambil kotak panjang di kursi yang entah darimana keluarnya. Ia memberikan kotak 1001 arti tersebut. (?) Kubuka dan ternyata isinya 9 buah cupcake bertuliskan “S A R A N G H A E”

“Kim Taeyeon-ssi, would you be mine?” kata Leeteuk oppa. Aku sudah nyengir gaje (?)

“Jika kamu terima, tiuplah lilin ini. Tapi jika tidak, ambilah kue ini dan buanglah.” sambungnya sambil focus ke tart tadi. Aku yakin dalam hatinya pasti deg-deg an haha.

Sepertinya aku mengerti maksud semua ini. Sekarang tanggal 9 Maret. 9 tangkai mawar pink, 9 buat surat cinta, dan 8 buah kotak hadiah ditambah 1 kotak cupcake jadi 9 kotak. Bunga, mawar, hadiah, ada 3 macam. Ya 309 9-3. Keren dan ini sungguh romantis. Kembali ke masalah kue tadi. Aku mengambil kue tersebut, berbalik arah mencari kotak sampah terdekat. Wajah Leeteuk oppa langsung berubah 180 derajat menjadi kecewa. Tinggal 1 langkah lagi menuju kotak sampah. “Mana mungkin aku menolak cinta seorang ketua dewan di sekolah apalagi dengan romantis seperti ini.” lalu aku meniup lilin di kue tersebut. Leeteuk oppa berlari memelukku dengan raut wajah yang sangat bahagia. Sampai kapanpun aku tidak dapat melupakan kejadian ini. Satu hal, ternyata GG9 bersekongkol juga. Mereka tidak pulang tapi menonton acara ini hm. Isi kotak tadi ternyata barang kesukaanku semua. Sumbernya? Pasti GG9.

Kurasa ini namanya hidup. Semuanya berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Hubunganku dengan Leeteuk oppa sangat lancar selancar jalan tol, bahkan lebih lancar. Jessica dan Tao sudah jadian berkatku. Hubungan GG9 yang lain juga lancar. Tinggal Sunny dan Hyoyeon yang betah dengan kejombloan mereka. Tapi Hyoyeon sepertinya sudah ada incaran dari anak sekolah lain. Hanya Sunny yang menyendiri (?)

“Sepertinya sekarang tinggal aku yang menyendiri.” kata Sunny sambil memanyunkan bibirnya saat kami sedang menunggu makanan di kantin.

“Kau kan masih ada aku Sunnykuhh.. “ candaku kepada sahabatku yang paling imut ini.

“Ya Taeyeon! Kau kan sudah ada yang punya.” balasnya.

“Kan aku punyamu Sunny sayang..” jawabku diiringi tawa seluruh member GG9.

“Seseorang, coba bantu aku mendapatkan pacah haha.” kata Sunny sambil tertawa garing. Kami hanya berpikir pria manakah yang cocok.

“Aku ada ide!” kata Yuri sambil mengangkat tangan. “Waktu penerimaan siswa baru aku pernah bertemu anak baru. Dia blasteran Korea-Amerika. Nanti coba kutanyakan pada Minho.” Raut wajah Sunny langsung berubah dari cemberut menjadi cerah lebih cerah dari langit kota Seoul saat musim semi.

Kembali ke masalah hubunganku dengan Leeteuk oppa. 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan 5 bulan, dan sekarang sudah 6 bulan. Oppa benar-benar lelaki yang kuimpikan selama ini. Tapi sekarang kurasa ada yang aneh dengan oppa. Kadang seharian dia tidak menghubungiku, bahkan seolah menghindar dariku saat di sekolah. Saat kutanyai dengan temannya, mereka selalu bilang sedang ada rapat untuk kelulusan. Padahal kan masih lama. Kadang setelah pulang sekolah dia tidak membalas satupun sms dariku. Apa oppa punya wanita lain di hatinya? Ah mollayo. Kim Taeyeon kau harus positive-thinking! Tiba-tiba aku teringat kata-kata oppa beberapa hari yang lalu: “Taeyeon-ah, saat aku tidak bisa berdiri disampingmu lagi, memegang tanganmu lagi, mengacak-acak rambutmu, melindungimu, membuatmu tersenyum, saat kamu tidak dapat melihatku lagi, jagalah dirimu baik-baik. Jangan pernah lupakan aku ne.” Tanpa kusadari pipiku sudah basah oleh air mata. Untung aku di kamar sendirian jadi tidak ada yang mengira aku orang gila. Aku masih bertanya-tanya apa maksud sesungguhnya dari kata-kata itu. Tiba-tiba ada sms masuk dan sudah kutebak pasti Leeteuk oppa.

“Taeyeon-ah, ayo besok kita pergi!”

Aku baru ingat kalau besok dan seminggu kedepan sekolah libur karena guru-guru sedang rapat menyusun kurikulum.

Jam 8 pagi aku sudah bersiap karena biasanya oppa akan menjemputku pagi hari, paling siang jam 10. Dan ternyata baru 10 menit aku duduk santai, sudah terdengar suara klakson mobil dari luar rumahku. Entah semalam oppa mimpi apa, intinya hari ini dia rapi sekali. Kemeja warna biru jeans, celana jeans hitam dan sneakers hitam. Sedangkan aku hanya menggunakan jeans dan baju putih yang lumayan ribet digunakan. Oppa membukakan pintu mobil layaknya putri haha. Aku langsung masuk mobil yang entah oppa dapatkan darimana.

“Oppa, ini mobil siapa?” tanyaku saat menemui lampu merah. Aku hanya bingung saja, kan biasanya oppa naik motor kemana-mana, termasuk ke sekolah.

“Mobil ini? Tenang saja ini bukan mobil hasil merampok. Ini mobil aku dan kakakku. Motor lebih praktis makanya aku lebih sering naik motor.” jelasnya. Aku hanya celingak-celinguk disekitar mobil yang masih asing tersebut. Ada kertas coklat terjepit di kotak dashboard.

“Demi permaisuriku, hari ini aku rela membawa mobil.” sambungnya. Aku masih sibuk dengan kertas, tepatnya amplop tersebut.

“Ini apa oppa?” tanyaku sambil membolak-balikkan amplop tersebut. Oppa langsung mengerem mendadak lalu menyambar amplop tersebut secepat kilat.

“I…i…tu bukan apa-apa. Hanya tugas kuliah kakakku.” Jawabnya terbata-bata. Aku rasa ada sesuatu yang tidak beres. Tapi entahlah apa itu.

Hari ini bisa dikatakan hari tidak terlupakan selain ulang tahunku kemarin. Oppa mengajakku ke bioskop, mall, pasar, taman, jembatan. Membelikan apa saja mulai dari popcorn, lollipop, gulali, jajanan pasar, semua makanan yang tidak pernah aku makan dan makanan kesukaanku.

Satu minggu full oppa mengajakku pergi. Ketaman hiburan, sekolah terdahulum bahkan ke kuburan. Oppa selalu mengatakan kata-kata romantis yang terkadang membuatku takut kehilangan dirinya. “Taeyeon-ah, jangan pernah lupakan 1 minggu ini. Aku janji padamu, kamu kan menjadi gadis terakhir dalam hidupku.” bisik oppa di tengah keramaian pasar.

 

 TBC

2 thoughts on “[FF Freelance] It’s Love (Chapter 2)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s