[FF Freelance] Closer (Chapter 2)

Closer cover

Title: Closer (Chapter 2)

Author: Trifa & Aul

Rating: T

Length: Chaptered

Genre: Romance, School Life

Main Cast:

-Park Suri (OC)

-Kris (EXO)

-Kai (EXO)

-Chanyeol (EXO)

-Lee Jin Young (OC)

Support Cast:

-Xiumin (EXO)

-Chen (EXO)

-Park Yoorin (OC) and Other

Previous: Chapter 1,

Disclamer: Ide cerita berasal dari khayalan kami dan OC milik kami. EXO milik mereka sendiri.

 

Jin Young baru saja memasuki gerbang sekolah. Tentu saja ia menggunakan jepit rambut yang kemarin ia pakai. Dia berjalan sambil tersenyum membayangkan ucapan Chanyeol dan teman-temannya kemarin. Chanyeol, Chanyeol, Chanyeol. Itulah hal yang memenuhi pikirannya sejak kemarin. Sampai akhirnya ia melihat sebuah mobil sport putih memasuki tempat parkir dan berhenti. Lalu keluarlah seorang laki-laki dari kursi kemudi mobil itu dengan santai.

“Itu kan Chanyeol!” Jinyoung berteriak gembira dalam hatinya. Seseorang yang baru saja ia pikirkan, telah ada dihadapannya sekarang. “Tapi tunggu, siapa perempuan itu?” Jinyoung benar-benar kaget saat melihat seorang perempuan keluar dari mobil Chanyeol. Chanyeol dan perempuan itu saling bertatapan lalu tersenyum. Mereka berjalan berdampingan. Seketika itu hati Jin Young terasa akan hancur mengingat Chanyeol adalah laki-laki yang selama ini ia suka. Bahkan saat ia benar-benar sadar dan yakin akan hal itu, kejadian seperti ini pun harus ia alami. Sontak Jin Young langsung melepas jepit rambut yang ia pakai. Hanya karena benda ini, ia jadi salah paham terhadap Chanyeol dan harus merasakan ini, seperti orang bodoh.

 

<Kelas 2-3>

“Hari ini kau akan menonton pertandingan basket?” Tanya Jinyoung pada Suri di sela  jam pergantian pelajaran.

“Kau pasti sudah tahu kan? Tentu saja tidak. Untuk apa? Memangnya kau mau menonton?” Suri berbalik bertanya.

“Tidak” Jawab Jin Young cepat sambil menggelengkan kepala.

“Kukira kau ingin melihat Chanyeol haha”

“Apa maksudmu?” Jin Young sedikit kesal.

Tiba-tiba Lee seonsaengnim sudah berada di depan kelas. Kemarin dan hari ini adalah jadwalanya mengajar di kelas 2-3. Pelajaran Sejarah.

2 jam pelajaran pun berlalu, bel istirahat pun berbunyi.

“Untuk tugas minggu depan, saya akan menugaskan kalian untuk melakukan presentasi kelompok. Jadi, silakan bentuk kelompok sendiri, 1 kelompok terdiri dari 5 orang, dan materinya adalah mengenai Kehidupan Masyarakat Dinasti Joseon. Persiapkan kelompok kalian. Sampai jumpa minggu depan” Itulah kata-kata terakhir Lee songsaenim sebelum akhirnya ia meningglakan kelas.

“Kita ber-empat sudah pasti satu kelompok kan? Tapi satu orang lagi siapa?” Tanya Chen kepada Suri, Jin Young dan Xiumin.

“Bagaimana jika Kris?” Suri memberi saran.

“Terserah saja. Tapi kalian yang mengajaknya ya? Aku canggung berbicara dengan orang yang seperti itu”

Ucap Chen menyerahakan semua pada mereka.

“Baiklah. Biar aku saja” Xiumin segera berjalan menghampiri meja Kris. “Kris!” Xiumin memanggilnya, membuat Kris melepas earphone dari telinya dan segera menoleh pada Xiumin.

“Ada apa?”

“Kelompok kami kekurangan 1 orang, bagaimana jika kau ikut bergabung?” Ajak Xiumin.

“Baiklah” Jawab Kris singkat. Dia segera memasang earphonenya kembali.

 

Jin Young berjalan menuju ruang guru untuk mengantarkan buku milik Kim seonsaengnim yang tertinggal di kelasnya tadi. Di sepanjang lorong, ia bertemu dengan banyak orang yang baru saja keluar kelas, memang jam pelajaran hari ini sudah berakhir.

“Jin Young!” Ia mendengar seseorang memanggilnya dari belakang.

“Chayeol?” Jin Young sedikit kaget.

“Kau mau kemana?” Tanya Chanyeol memulai pembicaraan.

“Ke ruang guru” Jawab Jin Young singkat.

“Mana jepit rambutmu yang kemarin? Kau tidak memakainya?”

“Tidak. Sudah rusak”

“Waah sayang sekali padahal itu bagus untukmu”

‘Sebenarnya apa maksud perkataanmu hah?’ Gerutu Jin Young dalam hatinya.

“Maaf ya Chanyeol, tapi aku sedang buru-buru sekarang” Jin Young segera berlari meninggalkan Chanyeol. Ia berusaha agar tidak menjadi terlalu dekat dengan Chanyeol. Ia takut jika harus merasakan hal yang lebih buruk lagi.

“Kenapa dia?” Tanya Chanyeol menatap heran perempuan yang sudah jauh berlari di depannya.

 

<Gedung Olahraga, 04.00 pm>

Kai baru saja keluar dari ruang ganti bersama tim basketnya. Ia melihat sekeliling deretan bangku penonton dan Ia sama sekali tidak menemukan Suri di sana padahal pertandingan akan segera dimulai.

“Sudah kuduga ia tidak akan datang” Ucap Kai sambil menghembuskan nafas panjang.

1 jam kemudian terdengar suara peluit panjang, tanda bahwa pertandingan telah selesai. Mata Kai masih mencari Suri yang bisa saja tiba-tiba datang, namun hasilnya nihil. Kai segera mengalihkan pandangannya ke papan skor. 75 – 68. Seirin memenangkan pertandingan ini. Kai tersenyum.

 

 

Jin Young berlari menuju lokernya untuk mengambil perlengkapan gambarnya, hari ini ada pelajaran Seni Rupa. Saat ia akan membuka lokernya, ia melihat selembar sticky note kuning tertempel di sana. Di atasnya pun tertulis, ‘Selamat pagi Jin Young. Pagi yang indah bukan? Belajarlah dengan baik. Fighting!’ Jin Young membacanya dalam hati. “Siapa yang telah membuat ini?” Tanyanya heran sekaligus penasaran. Langsung saja ia menyimpan pesan tersebut ke dalam loker lalu menguncinya kembali.

 

“Pulang sekolah nanti bagaimana jika kita mengerjakan tugas sejarah? Kalian ada waktu tidak?” Suri bertanya pada Jin Young, Chen, dan Xiumin.

“Baiklah. Aku bisa” Jawab Jin Young mengangguk.

“Aku juga bisa” Xiumin.

“Aku tidak bisa ikut. Aku harus mengantar ibuku ke rumah nenekku di Daegu. Mianhae…” Ucap Chen sambil merapatkan kedua telapak tangannya di depan dada.

“Baiklah tidak apa-apa, lagipula tugasnya tidak  akan selesai hari ini. Jadi, hari sabtu nanti kau harus ikut kami melanjutkan pekerjaan ini, ne? Aku akan Tanya Kris dulu” Suri pergi meninggalkan mereka bertiga menuju meja Kris. Kris sedang mencatan sesuatu. “Kris, pulang sekolah nanti kami akan mengerjakan tugas sejarah. Apakah kau bisa ikut?” Tanya Suri penuh keberanian. Ini adalah kali pertama Suri berbicara dengan Kris.

“Bisa. Aku punya waktu luang setelah pulang sekolah nanti” Jawab Kris sambil menatap Suri.

“Ba, baiklah. Di perpustakaan ya” Ucap Suri tergagap setelah di tatap oleh Kris seperti itu. ‘Ya tuhan…Tatapan matanya itu. Jujur saja aku hampir gemetar karenanya’ Tuturnya dalam hati. Mungkin ini sedikit berlebihan, tapi itulah yang dirasakan Suri.

 

<Perpustakaan Seirin>

“Baiklah, karena Chen tidak bisa ikut bergabung, kita kerjakan ini ber-4 terlebih dahulu. Ayo kita mulai! Semuanya, semangat!” Suri memulai pekerjaan dan menyemangati mereka semua.

 

“Sekarang sudah pukul 6. Bagaimana jika kita sudahi saja, nanti bisa dilanjutkan lagi kan?” Saran Jin Young setelah melihat jam tangannya.

“Kau benar, aku juga sudah lelah. Kita lanjutkan pekerjaan ini hari sabtu saja” Timbal Suri sambil meregangkan otot badannya karena pegal.

“Iya aku juga harus ke toko buku sekarang” Xiumin segera bangkit dari kursinya.

“Kau akan ke toko buku? Apakah aku boleh ikut? Aku ingin membeli sesuatu” Jin Young pun ikut bangkit dari kursinya dan segera meraih tangan Xiumin memohon.

“Baiklah, kau boleh ikut”

“Jika kalian pergi ke toko buku, aku pulang dengan siapa?” Tanya Suri dengan wajah sedikit kecewa.

“Kau kan bisa pulang dengan Kris, lagipula dia kan pakai motor, jadi kau bisa menumpang sampai ke halte bis” Saran Xiumin.

“Heh?” Suri mengerutkan keningnya.

“Tidak apa-apa. Kau bisa ikut denganku” Ucap Kris sambil memakai tasnya.

“Benarkah? Terimaksih” Tanya Suri dibalas dengan anggukan Kris.

“Sudah ya kami pergi dulu. Annyeong…” Xiumin dan Jin Young melambaikan tangan sambil berlalu meninggalkan mereka.

 

Kris dan Suri berjalan berdampingan menuju tempat parkir. Di ujung koridor, Kai yang baru saja selesai latihan basket melihat mereka berdua lalu mengikutinya. Kai berdiri di belakang mobil hitam milik pelatihnya yang sedang terparkir sambil melihat Kris menaiki motornya dan Suri yang segera duduk di jok belakang. Motor itu pun melaju. Kai mengepalkan kuat tangan kanannya kesal, bola basket yang ia bawa pun segera ia lempar dengan kasar ke lantai.

3 thoughts on “[FF Freelance] Closer (Chapter 2)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s