[Ficlet] Umbrella

umbrella2

Umbrella

A fiction by Yoo

Cha Sunwoo / Baro B1A4 – Kim Taeyeon

Ficlet | General | Fluff

© 2014

.

.

“I’ll be an umbrella for you.”

.

.

Rintik hujan masih setia membasahi permukaan, memunculkan bunyi gemericik merdu. Gadis itu melongokan kepala, matanya terpusat pada awan mendung yang tak kunjung berarak. Lalu mendesah pelan, sebelum tungkai kakinya mundur beberapa langkah. Ia terjebak di depan gedung sekolahnya setelah selesai menjalani pelajaran tambahan. Hari pelaksanaan ujian semakin dekat, yang berarti siswa-siswi kelas dua belas wajib menerima pelajaran tambahan untuk persiapan menjelang ujian. Begitu pun Taeyeon —nama gadis itu— yang kini juga duduk di kelas atas. Hampir setiap hari, ia dan murid seangkatannya akan pulang lebih petang ketimbang para junior mereka. Dan hampir setiap hari pula, Taeyeon selalu lupa untuk membawa payung, sementara cuaca belakangan ini cukup sering turun hujan. Maka, gadis itu harus rela menunggu sampai cuaca reda.

Taeyeon menyandarkan bahunya di pilar gedung sekolah. Sementara irisnya berulang kali mengerling teman-temannya yang beranjak melewati hujan di bawah payung mereka masing-masing. Meskipun ada juga beberapa murid yang bernasib sama dengannya. Terjebak di aula depan gedung itu dan harus menunggu langit menghentikan tangisnya.

Taeyeon menghembuskan napas, mengeluarkan sembulan uap dari bibirnya. Ia lalu merapatkan mantel cokelatnya. Mendekap badannya dengan kedua tangannya sendiri. Tubuh mungilnya kini mulai menggigil karena udara yang semakin dingin.

Harusnya tadi ia tidak lupa untuk membawa payung. Lagi-lagi, Taeyeon merutuk dirinya yang sudah melakukan kecerobohan yang sama berulang kali.

“Lupa membawa payung, Noona?”

Sontak Taeyeon menggeser manik matanya ke sumber suara. Pada seorang lelaki yang tiba-tiba muncul dan berdiri di sampingnya. Seulas senyuman lebar terukir sempurna di parasnya, dengan sebuah payung berwarna biru laut tergenggam di tangan.

“Kau?”

Cha Sunwoo masih mengulum cengiran lebar. Menampakkan deretan gigi putihnya. Dan binar cerah yang tersirat dari kedua bola matanya.

Tentu saja, Taeyeon mengenal lelaki ini. Seorang junior yang selalu mengekorinya setiap saat ketika jam istirahat, maupun di waktu senggang lainnya. Kebiasaan yang tidak pernah hilang sejak setahun yang lalu. Saat lelaki itu pertama kali bertemu dengan Taeyeon di festival perayaan ulang tahun sekolah tahun lalu. Kala itu, Taeyeon memang mendapat kesempatan untuk tampil di panggung seni yang diadakan. Wali kelasnya sendiri yang memintanya untuk tampil menyanyikan satu buah lagu di malam puncak, karena beliau tahu gadis itu memiliki suara emas yang amat jarang dieksplor di hadapan umum. Tepat di hari itu pula, Sunwoo mengenal Taeyeon. Melihatnya bernyanyi di atas panggung dan membiarkan segenap perhatiaannya terampas oleh gadis itu. Dan ia pun mulai mengikuti kemana pun gadis itu berada. Bahkan Sunwoo rela mendaftar di klub yang sama dengan Taeyeon, hanya agar bisa lebih dekat dengan gadis yang telah mencuri perhatiannya tersebut.

“Sejak tadi aku menunggumu pulang­—“ laki-laki itu mengarahkan telunjuknya ke satu titik tempat di ujung aula,” —di sana.”

“Menungguku?” Taeyeon mengerutkan kening.

Sunwoo mengangguk antusias, “Beberapa hari ini kuperhatikan Noona selalu lupa membawa payung, jadi aku sengaja menunggumu pulang untuk mengantarmu sampai ke rumah.”

Gadis itu mengerling ke arah payung yang dibawa Sunwoo. Lantas melongo sebagai reaksi berikutnya. Jadi, laki-laki ini sengaja menunggunya berjam-jam hanya untuk membawakannya payung? Ralat. Untuk mengantarnya pulang.

“Hujannya sudah tidak terlalu deras,” ujar Sunwoo, sementara matanya mengamati ke atas langit. Tampak menimbang-nimbang apakah sudah tepat waktunya untuk beranjak dari gedung itu. Ia pun melanjutkan kalimatnya yang sempat menggantung, “sebaiknya kita pergi sekarang. Akan kuantarNoona sampai ke rumah, tenang saja.”

“Apa?” Taeyeon tidak tahu bagaimana harus merespon sikap Sunwoo itu. Bukan suatu hal yang mengejutkan jika pemuda itu sering mengekorinya setiap saat di sekolah, tapi baru kali ini Sunwoo secara terang-terangan mengatakan kalau ia akan mengantarnya pulang.

Sunwoo tidak begitu memedulikan keterkejutan Taeyeon, ia malah terfokus pada kedua tangan telanjang gadis itu yang tidak berbalut seutas kain sebagai penghangat. “Kenapa tidak memakai sarung tangan, sih? Apa Noona tidak kedinginan?”

Lagi-lagi Taeyeon hanya melongo, “Eh?”

Tanpa aba-aba, Sunwoo meraih tangan kanan Taeyeon dengan tangannya yang bebas, lalu menariknya ke balik saku mantelnya. Sementara tangannya yang lain menggenggam pegangan payung. Kemudian mulai beranjak meninggalkan gedung itu.

“Tangan Noona dingin,” tukas Sunwoo, menahan diri untuk tidak tersenyum terlalu lebar. Juga menahan debaran jantungnya yang mulai bekerja di luar kendali. “Lain kali, jangan lupa memakai sarung tangan, mengerti?”

Sementara Taeyeon yang terlalu terkejut dengan sikap Sunwoo, hanya membulatkan mata lebar-lebar. Tidak berusaha menarik tangannya dari genggaman pemuda itu. Dan terus mengikuti langkahnya, di bawah naungan payung biru milik Sunwoo. Menerobos rintik hujan, berdua.

Taeyeon tidak mengerti mengapa sensasi hangat dari tangan Sunwoo yang mulai menjalari miliknya hingga ke sekujur tubuhnya itu lambat laun terasa menyenangkan. Ia tidak bisa berpikir jernih. Otaknya kini menolak untuk bekerja sesuai akal sehat.

“Besok Noona tidak perlu membawa payung.”

“Eh? Memangnya kenapa?”

“Karena aku akan menjadi payung untukmu, Noona, mulai hari ini dan seterusnya.”

-FIN-

Oke, alasan kenapa fic ini tercipta karena baro adalah salah satu fanboy setianya taeyeon, jadi saya sengaja bikin ini karena saya juga fanboynya taeyeon dan karena saya demen tiap kali liat baro fanboyingan taeyeon hahahaha /alasanmacamapaini/ Jadi ya, beginilah jadinya ficlet abnormal ini dan saya ngerti sekali kalimat terakhir itu, er, cheesy banget, saya aja geli ngetiknya, tapi ya akhirnya toh tetep pake kalimat itu jadi ya maafkan saya kalo efeknya bikin mual. Sekian, terimakasih jika reader mau membaca ini apalagi meninggalkan jejaknya disini 🙂

Yoo

Advertisements

18 thoughts on “[Ficlet] Umbrella

  1. Wah kalo Author Fanboynya Taeyeon , Berarto authornya Namja donk
    kekeke

    Ikhh FF nya keren , saya juga ngeshipperin Couple ini apa lagi kalo udah nonton moment2 nya saat baro ngefanboying Taeyeon

    ff nya sweet banget !

    • authornya cewek kok tapi kalo lagi liat taeyeon jiwa cowoknya keluar hahaha

      wah sama dong 😀 hehe makasi sudah baca & feedbacknya 🙂

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s