[FF Freelance] My All My Everything (Chapter 3)

my all my everything copy

  • Title: My all my everything (chapter 3 : Green Tea)
  • Scriptwriter (Author): Mawar
  • Main Cast:
  • Support Cast:
  1. Super junior Cho kyuhyun
  2. Ulzzang Seo jihye
  3. Ulzzang Shin hoseok
  1. Kyuhyun’s family
  2. Super junior members
  3. Others
  • Genre: Romance
  • Duration (Length): Chapter
  • Rating: PG 15
  • Previous: Chapter 1, Chapter 2,

 

Disclaimer : Para cast adalah milik Tuhan sedangkan tulisan ini adalah hasil ketikan saya sendiri, masih dengan takdir Tuhan karena saya juga milik Tuhan(?), anyway 100% my imagination.

 

Summary

 

“aaaaaaaa, cicakkkkk!!!” teriak seseorang dari belakangku dan ‘BRUK’ pinggangku tertubruk sesuatu. Terasa lebih sakit karena badanku masih belum sembuh 100% dari kecelakaan kemarin.

Begitulah cara mereka bertemu. Cho kyuhyun dan Seo jihye. Keduanya tidak menyangka bahwa takdir mereka tidak berhenti hanya sampai disitu saja. Motto kyuhyun yang selalu dipegangnya teguh ‘cinta pada pandangan pertama’ pun tidak mempan dengan jihye.

-o0o-

My All My Everything

Chapter 3 : Green Tea

            “hei, kenapa wajahmu kusut sekali?” sungmin menghampiri kyu yang sedang menatap layar hapenya dengan wajah cemberut. Mereka semua baru saja selesai melakukan konser di pulau Jepang dan sekarang sedang berkumpul di backstage untuk merayakan party –bisa dibilang hanya makan-makan dengan seluruh staff

Kyuhyun tak bergeming. Sedikit mencampakkan ponselnya ke atas meja dan menjatuhkan badannya ke belakang kursi lalu menutup matanya. Letih? ya. Dia terlihat sangat letih setelah melakukan konser kali ini.

eish, maknae yang satu ini” gerutu sungmin.

“sudah-sudah, jangan diganggu… kau tau kan dia menyeramkan kalau sedang marah” sambung leeteuk

“paling-paling juga soal jihye” celoteh donghae.

“aku juga berani bertaruh kalau itu jawabannya” eunhyuk berniat menggoda kyuhyun.

“ah iya! Aku juga rindu sekali dengan gadis itu, rasanya seperti dongsaeng sendiri” balas sungmin.

“jihye-ssi? Maknae pelit ini hanya sekali mengajaknya ke dorm kita, padahal kalo ada jihye pasti dorm kita rasanya lebih menyenangkan” siwon menimpali.

Kyuhyun tak bergeming. Tak ada energy yang tersisa untuk meladeni 12 hyung nya yang sedari tadi terus menggodanya.

eo, jihye-ssi annyeong~” kibum berbicara sedikit keras dengan ponselnya, sontak membuat kyuhyun membuka matanya dan duduk dengan tegak. Dia menatap kibum tajam.

ya! Ya! Dia hanya bercanda, aku yang menyuruhnya” heechul menimpali sambil mengipas-kipas kyuhyun yang mulai kembali berkeringat.

“ah, dwasseo!” dia kembali menghempaskan badannya kedinding kursi.

Suara getaran ponsel kyuhyun di atas meja mengagetkan mereka. Semua terdiam, termasuk kyuhyun. Dia melirik ke arah layar ponselnya, ada tulisan ‘jihye’ disana.

“cepat angkat” ujar ryeowook.

Kyuhyun malah kembali menghempaskan badannya ke dinding kursi. Bibirnya membentuk beberapa gerakan aneh.

“jangan sampai menyesal, kau tau kan dia itu bukan tipe perempuan yang akan mati-matian mengejarmu?” timpal yesung

“oo~ cool!! Aku jadi penasaran” hangeng bersemangat karena dia belum pernah bertemu jihye sekalipun.

hyuuungg” kyuhyun melirik hangeng dengan tatapan bengisnya.

“iya iya aku tau, sana cepat angkat” balas hangeng

Belum sempat kyuhyun meraihnya, sambungan telepon sudah mati. Ada nada kecewa dari para hyung si kyuhyun. Kyuhyun mengambil hapenya sambil mendengus sebal.

paboya~” protes siwon

mood nya akan terus tidak baik sampai kita balik ke korea” shindong berbisik

“cepat telepon balik!!” kangin mengguncang-guncangkan tubuh kyuhyun.

“biarkan dia menyadari kesalahannya” sinis kyuhyun

“bukan seperti itu caranya menjadi seorang lelaki, kyuhyunah~” sambung leeteuk

Hape kyuhyun kembali bergetar, kali ini lebih singkat. ada sebuah pesan yang masuk, dari jihye.

oppa~ maaf ya… seharian aku demam, eomma ku bahkan datang dari busan setelah ditelepon oleh ahjumma… dia melarangku memegang hape… disuruh tidur seharian deh… eomma udah tidur, aku baru bisa lihat hape sekarang… udah tidur ya? aku kira acaranya baru selesai… ya  sudah, good night~ mimpi indah~ sampai ketemu di seoul J’

Kyuhyun diam, para hyung yang lain ikut membaca pesan itu dan menggeleng-gelengkan kepala mereka pada kyuhyun.

“dasar, kau hanya berburuk sangka padanya” eunhyuk mulai mengomel.

“pada akhirnya jihye tetap jadi cewek cool dan kyuhyun sibuk sendiri dengan pikirannya haha” donghae menggoda kyuhyun.

Ada rasa bersalah di wajah kyuhyun namun dia akan lebih merasa bersalah jika membalas sms jihye. ‘Biarkan dia beristirahat lebih lama’ pikirnya.

“ayo makan!!” manager membawa beberapa kotak makan masuk ke dalam ruangan membuat ruangan kembali riuh.

***

(November 2008)

Photoshoot untuk hari ini selesai. Hari sabtu yang melelahkan untuk jihye karena setelah pulang sekolah dia langsung berkutat dengan kilatan-kilatan cahaya ribuan watt selama 8 jam. Photoshoot hari ini berlangsung lebih lama karena ada 7 model disana.

Jihye mengecek ponselnya, ada sebuah pesan yang belum dibaca dari kyuhyun. ‘kalau sudah selesai segera beri tahu aku’.

“jihye, pulang bersamaku? Aku ingin ke hongdae hari ini” chihoon mengagetkan jihye yang sedang menatap hapenya.

“boleh~” jihye santai. Dia kemudian membalas pesan kyuhyun ‘baru saja selesai, aku segera pulang’ lalu memasukkannya ke dalam tas punggung warna biru miliknya.

Sudah jam 11 malam. Chihoon dan jihye sepertinya sama-sama tau bahwa mereka kecapean tidak berniat untuk mengobrol apapun. Dengan kondisi perut yang kelaparan, siapapun tau manusia akan berubah jadi 100% lebih sensitive dari biasanya.

Mobil megah chihoon dengan setia masih berada di tempatnya semula. Ya. Dia memarkirkannya di depan gedung. Chihoon mencoba membukakan pintu untuk jihye namun dia dikagetkan dengan suara dari seseorang dibelakangnya.

“maaf, tapi dia pulang denganku” kyuhyun menarik tangan jihye sedikit kasar.

eo?” jihye terkejut melihat kyuhyun yang sudah ada di dekatnya.

“pulang denganku” perintahnya.

arasseo” ucap jihye malas untuk berdebat, “oppa, annyeonghigaseyo~” ucapnya sambil menundukkan kepalanya pada chihoon yang bingung.

“dia siapa jihye?” Tanya chihoon yang membuat langkah jihye terhenti.

“aku pacarnya, terima kasih telah menjaga jihye dengan baik” kyuhyun mencoba ramah.

“aku kira kau masih dengan hoseok..” sindir chihoon.

ani…aku sudah putus dengan hoseok sebelum dia pergi ke luar negeri, ya sudah oppa semoga malammu menyenangkan” jihye tak ingin menjelaskannya lebih rinci dan memilih untuk menghindari hal ini.

Hening. Tak ada sepatah katapun keluar dari bibir jihye dan kyuhyun. Mereka berjalan menuju mobil kyuhyun yang terparkir di cafe yang berjarak tidak jauh dari gedung tempat jihye pemotretan.

“ada apa?” Tanya jihye pada kyuhyun.

“apanya?”

“ada apa? Kenapa tiba-tiba menjemputku?”

“kemana hapemu? Aku kan sudah bilang aku ga suka kau dekat-dekat dengan lelaki lain” bukannya menjawab kyuhyun malah berbalik Tanya.

“di tas… dia bukan lelaki lain, dia chihoon oppa, temanku”

“hoseok dan kau populer sekali ya? Aku masih harus mendengar namanya ditempat seperti ini” kyuhyun mendengus kesal sambil menendang-dendang batu yang ada dijalan.

“memang populer, coba sesekali browsing di internet mengenai ulzzang kalau ingin mengenal ku”

“terima kasih tapi aku tak berminat” kyuhyun mengucapkan sambil mengejek jihye.

heol

“lapar?” Tanya kyuhyun.

Jihye mengangguk bersemangat sambil menunjukkan ekspresi minta dikasihani. Mereka meneruskan perjalanan mereka menuju sebuah fast food restaurant disebelah café.

Begitu masuk, jihye langsung memilih tempat duduk sedangkan kyuhyun kearah tempat pemesanan makanan. Sesekali kyu melirik jihye. Ada guratan senyum di wajahnya ketika dia melihat jihye yang sedang menjatuhkan setengah badannya dengan ekspresi memelas. Dia tau jihye pasti lelah.

“makan yang banyak” kyuhyun mengagetkan jihye sambil memberikannya sup ayam beserta nasi.

“kenapa menu kita berbeda?” protesnya sedikit.

“kau mau spaghetti ku? Kita kan bisa berbagi” balas kyuhyun sambil menyodorkan piringnya pada jihye.

Jihye menggeleng dan tersenyum meyakinkan kyuhyun, “aniya” dia mulai memasukkan makanan itu ke dalam mulutnya, “kau memberikan aku sup ayam dengan banyak sayur, padahal kau sendiri tidak suka sayur kan?” ejek jihye.

“dari mana kau tau?”

“internet… akhir-akhir aku menjadi stalker mu”

“hoo, ada peningkatan”

“bagaimanapun juga aku bukan bagian fandommu chokyuhyun-ssi, aku hanya fans yang senang mendengar lagu-lagu kalian, itu saja”

“tapi kau hafal jam tayang dari dramanya kibum hyung

“itu beda”

“beda bagaimana?”

“karena aku memang fansnya kibum oppa~ haha” jihye memegang kedua pipinya sambil tersenyum bahagia.

“kau ini, hanya dengan membicarakannya saja sudah membuatmu sesenang ini… wah, efek kibum hyung kuat sekali terhadapmu” kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya.

Sowunhi innayo yeah marhaebwayo ever more honja hanneun sarang yeah geugeon olhji anhjyo you got to have me’ hape jihye berdering.

yeoboseyo…. Ne ahjumma, tidur saja deluan aku pulang sebentar lagi, ne~ jaljayo~” jihye menutup sambungan teleponnya.

“siapa?” Tanya kyuhyun penasaran.

“bibi yang bekerja di apartemenku”

“di seoul hanya tinggal bersamanya?”

“iya… keluargaku ada di busan, aku disini karena sekolah dan punya nasib baik bisa sekalian bekerja”

Kyuhyun mengangguk menandakan bahwa dia mengerti. Tiba-tiba dia teringat sesuatu dan tersenyum sebentar dan melirik jihye yang sedang makan seakan dia takut ketahuan.

ringtone mu ganti?”

Jihye mengangguk santai, “soalnya aku kangen kau, kangen suaramu, jadi aku pasang nada dering super junior agar bisa terus mendengar suaramu” ya, mereka memang jarang berhubungan walaupun statusnya sedang berpacaran.

“kenapa tidak telepon aku?” kyuhyun sedikit kecewa.

“kau sibuk, aku tak mau mengganggumu” nada bicara jihye tetap santai.

“kau tidak menggangguku sama sekali” kyuhyun meyakinkan.

“tapi aku merasa mengganggumu” tidak ada niatan jihye untuk bertengkar kali ini, energinya sudah habis sedari tadi.

“curang!! lalu bagaimana jika aku kangen denganmu? Kau tak punya lagu, aku harus mendengarkan apa?” nada suara kyuhyun sedikit meninggi.

“telepon aku”

“kau kan juga sibuk”

“tapi aku tidak sesibuk dirimu…kalian bukannya sedang menyiapkan konser? Aku tau akhir-akhir ini kau sibuk sekali chokyuhyun-ssi… kalian juga akan comeback tahun depan kan?”

“kau melihat schedule kami di fancafé?” kyuhyun tidak percaya kini jihye benarbenar sudah mengenal dirinya.

Jihye mengangguk santai sedangkan kyuhyun masih takjub. Dia pikir selama ini jihye ingin menjaga jarak dengannya. Tiba-tiba ada sekelompok lelaki yang mendatangi meja mereka sambil memperhatikan jihye.

“ada apa ya?” Tanya kyuhyun kurang suka

Jihye menoleh ke arah para lelaki itu, “jihye!!” ucap salah satu dari mereka.

“wah oppa!!” jihye berdiri dan memeluk mereka satu persatu. Sedetik kemudian mereka menarik beberapa kursi dan duduk disebelah jihye dan kyuhyun, membuat kyuhyun membelalakkan matanya.

Jihye melirik ke arah kyuhyun, dia tau suasana mereka masih tidak baik, “ah iya, kenalkan ini kyuhyun, kyuhyun, ini yongguk, hyunseung dan jongup”

Mereka bersalaman masih dengan ekspresi kesalnya kyuhyun, “wah, ada idol disini” ucap jongup.

Yongguk adalah seorang underground rapper, hyunseung merupakan mantan trainee YG Entertainment dan kemudian pindah ke Cube Entertainment sedangkan jongup, dia adalah seorang b-boy street dancer, mereka bertiga merupakan bagian anak-anak motor temennya jihye karena jihye hobi naik motor.

“mereka teman-temanku dari club motor” jelas jihye pada kyuhyun yang masih menatap mereka satu persatu.

“hey, selamat ulang tahun ya” ucap yongguk yang sudah hampir setahun tidak pernah datang ke club motor.

oppa, itu sudah lama sekali” protes jihye

“aku lihat di reality show mu, eunhee memberikan rokok ya? Haha, jadi…bagaimana rasanya menghisap rokok? Berhentilah menghisap sedotan…”

Kyuhyun menatap jihye dengan penuh tanda Tanya, jihye mengerti maksud kyuhyun dan menjelaskan masalah itu.

oppa, kau sendiri tidak merokokkan… jangan suruh aku merokok kalau begitu… aku tidak pernah menghisapnya sekalipun, aku hanya menyimpannya sebagai kado dari eunhee eonni” mendengar hal itu wajah kyuhyun jadi tampak rileks.

heol, kau sudah sedikit berubah, dan kurangi kebiasaanmu minum-minum, kau mau cepat tua?”

araseo oppa, aku kangen sekali… sedang sibuk mengcompose lagu ya?”

“ya, begitulah… kau kenapa tidak datang ke club minggu lalu?” balas yongguk.

“kakiku masih luka, aku dimarahin eonni waktu photoshoot gara-gara mereka jadi tidak bisa mengambil fotoku seluruh badan”

“ah iya, kau jatuh 3 minggu lalu saat naik motor ya? Masih ada bekasnya?” Tanya hyunseung.

Jihye mengangguk, “lagian kulit noona yang kena luka bakar cukup parah hyung, harus diperban dan cukup lebar” tambah jongup.

“tunjukkan padaku” ucap kyuhyun tajam.

“apa?”

“kakimu yang luka” perintah kyuhyun, jihye langsung menuruti, dia menunjukkan kaki yang luka. Kyuhyun langsung mengangkat kaki itu dan mendudukkannya di pangkuannya, dia perlahan membuka perban itu, dilihatnya luka jihye yang masih terus basah walaupun sudah 3 minggu berlalu. “Kita kerumah sakit sekarang” kyuhyun berdiri sambil menarik tangan jihye. “maaf, aku harus membawa jihye kerumah sakit, kalian bisa melanjutkan obrolan lain kali saja”

“ya!! Sakit!!” jihye sedikit protes namun kyuhyun menarik paksa tangan jihye hingga jihye yang masih bingung itu bisa berdiri dan berjalan mengikutinya keluar dari tempat makan dan menuju mobil.

***

Hari ini tidak ada jadwal apapun untuk jihye. Setelah pulang sekolah dia hanya kembali ke rumahnya. Kyuhyun bilang dia akan memberikan sesuatu yang akan diberikannya minggu lalu padanya hari ini. Kalau mengingat kejadian minggu lalu jihye akan bergidik ngeri, kyuhyun menariknya paksa dan setelah keluar dari rumah sakit kyuhyun terus saja mengomel.

Kyuhyun bilang setelah dia dan anggota super junior yang lain photoshoot untuk konser mereka di jepang awal tahun depan, dia akan langsung ke rumah jihye. Mereka akan ke suatu tempat, kata kyuhyun. Terlintas sebuah ide dikepala jihye. Dia langsung berlari ke dapur dan menemui sang bibi.

ahjumma, tolong buatkan nasi goreng, bulgogi, telur dadar dan tumisan sayur dan letakkan didalam kotak bekal”

“mau piknik?” Tanya ahjumma bingung.

Jihye menggeleng, “untuk kyuhyun”.

“oh, temanmu yang mengantarmu minggu kemarin?”

Jihye mengangguk lagi. Dia kemudian menuju kulkas dan mengambil beberapa buah di sana. Apel, jeruk, strawberry dan anggur. Dia mencuci semua buah lalu mengupas apel dan jeruk setelah itu memotongnya lebih kecil dan menyusunnya didalam sebuah kotak bekal berwarna putih bersama strawberry dan anggur. Harapan jihye kali ini hanya agar kyuhyun mau memakan makanan sehat. Lihat saja dirinya yang kurus ringkih dan wajahnya yang jerawatan. Jihye ingin sedikit membantu lelaki itu untuk menjauhkan dirinya dari penuaan dini.

***

(Kyuhyun’s POV)

Setelah cukup lama berdiri menunggu seseorang membukakan pintu untukku akhirnya ada seseorang yang membukakannya untukku juga.

annyeong halmeoni~” ucapku pada wanita paruh baya itu.

“mencari jihye ya? Silahkan masuk” dia mengantarkanku ke dalam ruang tamu yang cukup minimalis, cukup masuk akal jika rumah ini hanya ditinggali oleh 2 orang.

oppa~” ucap jihye yang muncul dari arah dapur sambil menenteng bungkusan yang terbuat dari kain. “kenapa pakai baju seperti itu?” tanyanya bingung.

“ganti bajumu, kita akan pergi ke acara formal”

“begitu kah? Padahal aku sudah mempersiapkan ini….” Ucapnya kecewa, “ahjumma, aku tidak jadi makan, kita berikan pada tetangga saja ya?” dia berbicara sambil berjalan menuju dapur.

“Jihye!!” teriakku, dia menoleh, “kita bawa itu juga” ya, pasti berguna. Aku yakin itu kotak bekal dan pasti masih bisa dimakan nanti.

jinjja?” wajahnya sedikit bingung.

eo” ucapku. Aku kemudian berjalan menujunya dan meraih bungkusan itu dari tangannya. “kenapa malah pakai hoodie? Cari gaunmu!” perintahku.

“ini musim dingin…..harusnya malah pakai jaket tebal! Kau yang aneh!”

“kita mau ke acara formal jihye, di dalam ruangan! Tak akan kedinginan walaupun hanya menggunakan gaun tipis” jelasku.

araseo~” ucapnya menurut sambil berjalan menuju sebuah ruangan disebelah kiri.

(Kyuhyun’s POV end)

(Jihye’s POV)

Aku hampir saja kehilangan semangat setelah melihat dirinya memakai tuxedo. Rencana besarku akan gagal hari ini. Untung saja hal itu tidak terjadi, walaupun sepertinya kami tidak datang ke tempatyang ku bayangkan. Gaun lagi. Untung saja kemarin baru dibelikan gaun baru oleh ibuku. Padahal gaun ini harus ku kenakan besok untuk datang ke acara pernikahan kakak sepupuku. Yasudah, aku harus meminta ibu membelikan gaun baru untukku lagi sekarang. Hmm, tapi memang kyuhyun yang seperti ini terlihat seperti idol, beda dengan kyuhyun yang selalu ku temui, kaus santai dan celana jeans, tak ada aura idolnya sedikitpun.

(Jihye’s POV End)

(Kyuhyun’s POV)

Aku tau ini akan lama seperti yang ada di drama-drama korea lain. Jam segini biasanya aku sedang menonton drama Princess Hours. Hmm, bagaimana kelanjutan dari drama itu ya? Ah iya, halmeoni! Halmeoni pasti senang menonton drama juga. Tapi bagaimana caranya aku kembali ke belakang? Hmm… bilang saja ingin ke toilet lalu setelah itu ikut menonton bersama ahjumma.

(kyuhyun’s POV end)

Ya benar saja, kyuhyun sedang menonton drama sekarang, bersama halmeoni. Lelaki itu lupa sudah berapa lama waktu berjalan sejak jihye masuk kedalam kamarnya. ‘ceklek’ terdengar seperti kunci pintu yang terbuka, kemudian daun pintu itu mengayuh ke dalam. Jihye keluar dari kamar dengan gaun barunya.

“bagaimana? Cukup formal?” Tanya jihye dengan gaun hitam bercampur sedikit corak marun lalu di bagian kepala, rambutnya terlihat di styling dengan gelombang-gelombang besar dan ada topi kecil disana. Badan jihye yang terbalut gaun seksi sepanjang dada hingga paha bagian atas malah membuat jihye Terlihat seperti boneka. Bukan kesan anggun yang di dapat, malah kesan imut apalagi jihye memiliki kulit yang sangat putih.

“seperti member AKB48” godanya masih sambil duduk di depan tivi.

“ini gaun yang paling baru…” ketus jihye.

Kyuhyun tersenyum kemudian memandangi gadisnya itu lagi dari bawah ke atas. Cantik. Jihye sangat cantik. Segera dia berdiri dan menggandeng tangan jihye. “ayo tuan putri, kita pergi”

halmeoni, kami pergi dulu ya~” ucap jihye pada bibi yang masih menonton.

jalga~” balas bibi itu.

“kakimu benar-benar pendek” bisik kyuhyun dan berakhir dengan jitakan di kening kyuhyun. “aaa~ apeo!!” kyuhyun meringis.

“rasakan” balas jihye tajam.

***

(Jihye’s POV)

Ini pesta pernikahan salah satu manajer mereka. Cukup banyak artis disini karena istrinya merupakan seorang make up artist. Heol! Aku berada diantara orang-orang yang tidak ku kenal sama sekali. Untung saja sekarang aku duduk di meja super junior. Ada oppadeul disini. Namun setelah kuperhatikan lagi mereka tidak ber-13, tak ada kibum oppa dan hankyung oppa. Bagaimana dengan si ‘vampire’ itu? Ah aku tidak tau dia sedang dimana.

“kenapa melamun jihye-ssi?” Tanya leeteuk oppa.

anieyo” balasku dengan tersenyum meyakinkan dirinya.

“shindong dan eunhyuk sibuk mencari makan, ah aku bosan, jihye-ya kau bisa bernyanyi?” Tanya donghae. Aku hanya menggeleng.

“menari?” Tanya sungmin. Aku juga menggeleng.

oppadeul ajari aku” pintaku.

araseo, kami akan mengajarimu” balas leeteuk oppa sambil sedikit memberantakkan rambutku.

hyuuuung, dia sudah cantik kenapa harus diberantakin” protes yesung oppa sambil membetulkan kembali rambutku yang sedikit teracak.

gwaenchanayo” ucapku tersenyum.

(Jihye’s POV end)

“jihye, umurmu berapa? Dari mana? Kelas berapa?” Tanya siwon penasaran.

“aku lahir tahun monyet, dari busan, di seoul sekolah dari smp, aku tinggal bersama halmeoni yang dari lahir sudah menjagaku di busan. Ibu dan ayahku juga ada di busan sekarang bersama adik, kakek dan nenek. Sekarang sudah kelas 3 oppa, tahun depan aku akan jadi anak sma” jihye menjelaskan dengan mata yang bersemangat.

“hoo, gadis busan biasanya pintar ber-aegyo” goda kangin.

aegyo!! Aegyo!! Aegyo!!” heechul menepuk tangannya dan diikuti oleh yang lain.

oppa-ya~” ucap jihye dengan logat aegyo busan yang terkenal.

aigoo kwiyeowo~” leeteuk gemas melihat jihye.

Dengan refleks jihye berpose peace sambil tersenyum, “gomawo~” ucapnya masih dengan logat aegyo busan.

“haha, seperti anak bayi” tambah yesung.

“hei, sadari umur kalian” balas heechul.

“eishhhh” leeteuk protes dengan ucapan heechul.

“kyuhyun…” ucap ryeowook terhenti sambil menunjuk ke arah kyuhyun yang sedang ngobrol dengan beberapa idol wanita, “aku tidak menyangka dia bisa pacaran dengan anak sekolahan, tipenya kan wanita seksi bertubuh semok” ryeowook menggeleng.

(Jihye’s POV)

Aku tercengang melihat kyuhyun yang dengan santainya berbicara sambil memegang pinggang-pinggang wanita itu. Aku tau dia pintar merayu dan sepertinya wanita-wanita disana sudah tersipu malu karena terkena rayuan kyuhyun. Hmm, ya mungkin dia hanya menganggapku sebagai dongsaeng. Walaupun begitu aku tetap tidak suka. Sudahlah, toh disini aku masih dikelilingi oppa-oppa yang baik hati, santai saja jihye!!

(Jihye’s POV end)

“kalau ada apa-apa bilang aku, nanti akan ku balas dia” tambah ryeowook.

“haha, tidak pernah ada apa-apa kok oppa, gwaenchana~”

“kau tak marah melihat dia seperti itu?” Tanya kangin penasaran.

anieyo~ kenapa harus marah?”

jinjja? Padahal setahuku emosi anak seumuranmu masih labil”

Jihye kemudian berpikir sejenak sambil mempertanyakan lagi pertanyaan itu kepada dirinya, “hmm, mungkin kalau mereka berciuman aku akan marah”

“apa yang akan terjadi kalau kau marah?” heechul penasaran.

“hmm, aku akan membalasnya”

“wah, membalas seperti apa?” Tanya yesung, seketika para member suju itu tertarik dengan obrolan jihye dan duduk melingkarinya sambil memperhatikannya berbicara.

“tergantung level kesalahannya”

Leeteuk takjub dengan jalan pikiran jihye, jalan pikiran seorang anak berumur 7 tahun masih melekat dikepalanya. Jihye cukup logis tanpa memikirkan hal-hal melankolis yang seharusnya sudah dirasakan oleh anak seumurannya.

“menurutmu ada berapa level kesalahan untuk seorang kyuhyun?” Tanya sungmin.

“level 1, seperti yang sama-sama kita lihat dia sedang merayu orang lain… sebel sih, tapi ga sampe bikin aku marah” jelas jihye.

“itu namanya kau cemburu jihye” goda donghae, “lalu?”

“oh begitu” ucap jihye mengerti “level 2, sudah terlalu sering merayu orang yang sama tapi aku tak berteman apalagi mengenal orang itu, aku tidak bisa memakluminya”

“apa yang akan kau lakukan?” Tanya leeteuk penasaran.

“hal yang sama, menggoda orang lain yang tak pernah ku kenalkan padanya di hadapannya langsung tanpa perasaan bersalah” jihye tersenyum setan.

Mereka bergidik ngeri, “mengerikan” sambung heechul.

“pantas saja mereka bisa bersama, tuhan itu adil” balas siwon.

“lalu…lalu?” sungmin merasa ini menyenangkan.

“level 3, level terakhir… ketahuan berselingkuh dan jelas-jelas berselingkuh… aku akan cari selingkuhan juga…”

“cool!!” celetuk siwon.

“kau tidak menangis kalau tiba-tiba kyuhyun ketahuan selingkuh?” Tanya heechul lagi.

“memangnya harus menangis ya oppa?” jihye menatap heechul bingung.

“iya cantik! Harus menangis! Kyuhyun itu banyak yang mengejar, harus di jagain!”yesung geregetan.

“dia juga punya banyak fans loh hyung, dia kan model” jelas sungmin.

“hmm, kalau aku sudah balas dendam aku rasa aku tak perlu menangis, benar kan?” jihye menanyakan lagi pendapatnya pada para oppa itu takut kalau dia salah.

“haha, seru!!” donghae tiba-tiba semangat, entah karena apa.

“kalian kan sama-sama sibuk, jarang bertemu, rasanya bagaimana?” ryeowook ikut penasaran dengan hal ini.

“hmm, kangen… tapi itu sangat bisa dimaklumi, aku tau jadwal super junior padat sekali, jadi aku tak masalah kalau sama-sama tidak bisa menghubungi, lagian kita sama-sama punya kehidupan sendiri, yang penting harus saling menghargai dengan sesama manusia, benar kan oppa?” jihye mencari dukungan dari motto berpacarannya.

“unik! Jihye unik! Kalau kau pacaran denganku, pasti kita berdua tak akan pernah bertengkar” sambung siwon.

‘Pletak’ Leeteuk menjitak dahi siwon yang asal menceletuk.

“ah, kalau begitu ini akan menyenangkan” balas heechul.

Yesung mengangguk, “jihye terlalu cool untuk ukuran seorang gadis yang sangat imut seperti dirinya”

“bagi jihye, 1+1 itu 2, bukan 3 apalagi 4” sambung sungmin.

“jihye-ya, kata mereka” donghae menunjuk sungmin, “kau tak mengenal kyuhyun awalnya padahal kau suka lagu-lagu kami” dia berhenti berbicara dan kemudian melihat jihye dengan tatapan menyelidiki “kau kenal aku kan?”

donghae oppa? Aku mengenali donghae oppa

“wah! Aku cukup dikenal!!!” donghae bersorak sambil merangkul jihye.

Kyuhyun berjalan ke arah mereka dengan wajah masamnya, “ehm” ucapnya ke arah donghae.

mwo?” Tanya donghae

“bisa tidak duduk disebelah pacar orang?” balasnya sinis.

Donghae tau jika keinginannya tidak dituruti, kyuhyun bisa berubah seperti setan. Segera dia pindah duduk di sebelah leeteuk. Hening. Suasana tiba-tiba menjadi horror sejak kedatangan kyuhyun. Heechul, siwon, dan yesung langsung bergerak dari kursi mereka menuju tempat makanan dan tak ingin ikut campur masalah kyuhyun-jihye. Donghae, leeteuk, sungmin dan ryeowook tidak bergeming dari kursi mereka. Mereka ingin tau apa yang akan terjadi.

“eh, itu jooyeon unnie?” jihye memperhatikan sekeliling dan menunjuk ke arah seorang perempuan yang dikenalnya.

Wajah kyuhyun yang masam berubah rileks seketika, dia penasaran dengan orang yang ditunjuk jihye. “iya, kau mengenalnya?” tanyanya.

eo~ kami pernah beberapa kali pemotretan untuk merek yang sama. Murung sekali, kau tau dia kenapa?”

“ada masalah di manajemen mereka, ku dengar akan ada lagi member yang harus keluar dari afterschool”

“oh, begitu…” jihye mengangguk mengerti.

“kasihan sekali dia, sepertinya sangat sedih, aku sudah memperhatikannya dari tadi… hey, kau hibur dia sana” kyuhyun memegang tangan jihye dan menggoyang-goyangkannya.

Jihye menatap kyuhyun dan menggerak-gerakkan bibirnya, “heung~ perhatian sekali… aku mau murung seperti itu juga ah” nada bicaranya membuat orang yakin dia sedang ngambek dengan kyuhyun.

Ekspresi kyuhyun berubah lagi, seperti orang yang sedang kesal dia menatap jihye dalam, “kau tidak cemburu melihatku dengan gadis-gadis lain seperti tadi? Apa kau tidak sayang denganku?” ucapnya dengan emosi. Ekspresi jihye berubah menjadi terkejut. Kyuhyun masih menatap jihye yang wajahnya berubah menjadi merah. Ekspresi kyuhyun berubah lagi seakan dia sadar dan merasa bersalah telah membuat jihye menjadi takut, “haha, mian… lupakan saja ucapanku yang tadi”

Jihye merasa dadanya panas, seperti bom waktu yang hampir meledak, matanya mulai berair semakin lama semakin penuh. “aku cemburu!! Cemburu banget!! Kamu aja ngelarang aku pasang wallpaper orang lain dihape, kamu marah ngeliat aku mau dianter pulang sama chihoon oppa, tapi kenapa kamu kaya gitu sama perempuan lain? Kamu curang!! Harusnya aku boleh kaya gitu juga!! Sekarang kamu malah Tanya aku sayang atau ga sama kamu, nyebelin tau ga!! Nyebelin!!” tangisnya pecah sejadi-jadinya sambil melihat kyuhyun.

ya!! Ya!! Kenapa menangis lagi? Ya!! Cho kyuhyun!! Kenapa buat dia menangis lagi?” sungmin panik.

aigoo eotteokhaji? Pabo ya!!” leeteuk meneriaki kyuhyun yang masih diam melihat jihye.

Tangisan jihye semakin menjadi, dia tak dapat menahannya. Kemudian dijatuhkannya wajahnya ke meja dan menutupinya dengan tangannya. Dia menangis lagi.

ya!! Lakukan sesuatuuu” ryeowook menepuk-nepuk bahu jihye sambil menatap kyuhyun.

Kyuhyun malah tersenyum, dia menarik kedua bahu jihye membuat gadis itu kembali duduk menghadapnya. Kyuhyun mengangkat wajah jihye yang masih menangis. Mereka saling bertatapan. Jihye masih menatap kyuhyun dengan sangat kesal.

“sudah selesai?” tanyanya pelan.

“sudah!!!” jawab jihye ketus. Kyuhyun menepuk-nepuk kepala jihye. Dia tersenyum lalu menarik jihye ke dalam pelukannya.

“aku sayang kamu” bisiknya sambil mengusap-usap kepala jihye.

‘deg’ jantung jihye berdetak lebih kencang, tapi tangisnya masih tidak bisa dihentikan. Kyuhyun pun melepas pelukannya.

eisshiii!!! Harusnya aku tau akhirnya akan seperti ini” sungmin menginjak-injakkan kakinya ke lantai.

“hah, sesaat aku pikir aku sedang menonton drama” ryeowook kesal dan kembali ke kursinya.

aigooooo,jari-jariku mengkerut…. Tolong luruskan sungminah!!” leeteuk menyodorkan jari-jarinya pada sungmin, “eishhh” ucapnya sambil merinding.

“haha, hyung~ makanya cari pacar” ejek kyuhyun.

ya!!” teriak sungmin. Dua jitakan lagi berhasil mendarat di jidat kyuhyun. Tidak lain berasal dari sungmin dan leeteuk.

heung~ hari ini keningku sial sekali” kyuhyun protes.

“rasakan!!” balas leeteuk.

Jihye tertawa melihat mereka. Kyuhyun kembali menatap jihye. Dia menghapus air mata yang masih jatuh dipipi dingin itu.

“sudah-sudah hentikan tangismu, kamu tambah jelek” godanya.

Jihye kembali menatap kyuhyun sebal. “haha, araseo” tambah kyuhyun sambil memberantakan lagi rambut jihye.

Eunhyuk dan shindong datang membawa banyak makanan di tangan mereka.

ya!! Kalian tau, sedari tadi kalian diperhatikan sama orang-orang disini… siap-siap saja” ejek shindong.

eotteokhae?” jihye bingung.

gwaenchana~ ” kyuhyun meyakinkan.

“hei cantik, dari tadi hanya berbicara saja, oppa bawa eskrim coklat, vanilla dan green tea… mau rasa apa?” eunhyuk menyodorkan 3 gelas eskrim.

“Green Tea~” jawab jihye sambil tersenyum, tangisannya pun berhenti.

“kau kalah denganku maknae kurang ajar, haha” ejek eunhyuk yang hanya dibalas tatapan bengis kyuhyun.

***

(to be continued~)

 

 

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s