MINE (chapter 2)

mine

Author  : vidyoung (@vidyafa21)

Genre   : Romance, humor(?), little hurt

Cast       :

  • Kim Eun Hyeon (OC)
  • Cho Kyuhyun
  • Park Sung Myeong (OC)
  • Lee Donghae
  • And other cast

Length  : Chapter

Rate       : T

Warning: Typo bertebaran, romance gagal, geje, no feel😄

 

Ehem-ehem cek! Okeh ini ff khusus bikinan gue feat my friend, Sofin.

Yah maklumi saja kale nih epep aneh bin ajaib. Ini cover baru loo, geje kan?

Langsung ajah deh, HAPPY READING!!

Chapter 1 

chapter sebelumnya:

“Hyeonnie~ Kau sudah pernah bertemu dengan Kyuhyun? Ini cucu halmeoni yang akan dikenalkan padamu, namanya Cho Kyuhyun. Kyuhyun, ini Kim Eun Hyeon, orang yang menolong halmeoni dari pencopet tadi. Ia anak yang baik. Kuharap kalian bisa akrab” Ujar halmeoni.

                “M-mwo??” ujar Kyuhyun dan Eun Hyeon bersamaan.

~~

EUN HYEON POV

“Ck! Berhenti mengikutiku tuan Cho! Seperti tidak ada pekerjaan lain saja” ujarku pada Kyuhyun yang sejak tadi mengekor dibelakangku yang sedang belanja di supermarket ini.

“Jika bukan karena Halmeoni yang menyuruhku menemanimu belanja, aku tidak akan membuang waktuku yang berharga” ujarnya tak kalah sengit. Cih. Apa katanya? Membuang waktunya yang berharga??  Dasar sok sibuk. Kenapa juga Hameoni menyuruh namja ini menemaniku. Fiuhh, akhirnya selesai juga, saatnya pulang.. Hae pasti sudah kelaparan.. Beberapa detik kemudian, ponselku bergetar dan benar saja, nama ‘HAE THE UGLY FISH’ tertampang jelas di layar.

Yeoboseyo..”

“Ya! Kau dimana?? Kenapa lama sekali? Pagi-pagi sudah menghilang” ujar Hae dari telepon.

“Ups sorry, aku sedang berada di supermarket,membeli persediaan makanan yang telah habis” ujarku.

“Cepatlah, kau tidak pernah selama ini sebelumnya” mohonnya.

“Oke, kau tunggu saja. Aku tutup”

Nugu?” Tanya Kyuhyun mengagetkanku.

“Bukan urusanmu, Tuan Cho” jawabku datar. Aku berbalik menuju meja kasir untuk membayar dan segera berlalu pergi.

“Yak! Kenapa kau meninggalkanku?!” Ia berlari berusaha menyamai langkahnya denganku yang sudah berada didepannya.

“Kau mau apa lagi?” tanyaku ketika ia menghalangi jalanku.

“Kau akan pulang naik bus?” tanyanya.

“Tentu saja, kau kira untuk apa aku berdiri di halte ini. Sudah sana kau pulang saja. Aku bisa pulang sendiri” usirku padanya.

“Ck! Tak perlu kau suruh pun aku akan pergi. Lagipula siapa juga yang akan mengantarkanmu” jawabnya dan segera beranjak pergi sebelum aku benar-benar melempar sepatu padanya. Menyebalkan!

“Kenapa lama sekali?? Aku hampir berkarat (?) menunggumu disini” Hae sudah berkacak pinggang di depan pintu sambil menatapku tajam. Aku hanya memutar bola mata malas dan beranjak  masuk tanpa menghiraukannya.

“Ya! Kau tidak mendengarkanku??” Hae mulai mengikutiku didapur.

“Diamlah tuan Lee Donghae.Aku sedang tidak mood berdebat. Sudah cukup lelah aku berdebat dengannya” jawabku.

“Eh? Baiklah. Tunggu? Dengannya? Siapa yang kau maksud?” tanyanya.

“Lupakan. Kau tunggu saja di meja makan. Aku akan menyiapkan sarapannya. Sekali-kali kau belajarlah memasak, setidaknya untuk dirimu sendiri” ujarku. Donghae hanya bisa mempoutkan bibirnya. Ck, sebenarnya berapa umurnya, masih saja tidak bisa menghilangkan kebiasaannya.

Donghae makan dengan tenang dihadapanku. Sesekali ia tersedak karena terlalu banyak makanan yang masuk dimulutnya. Setidaknya Donghae yang makan jauh lebih baik daripada Donghae yang ricuh.

“henapah kauhh tidakhh makann (kenapa kau tidak makan)?” ujarnya sambil menatapku.

“Habiskan dulu makanan yang ada dimulutmu, ikan bodoh” ujarku sambil menjitak kepalanya.

“Baiklah, jadi kenapa kau tidak ikut makan?” tanyanya ulang.

“Mendadak aku sudah kenyang” jawabku asal. Donghae memicingkan matanya kearahku. Kebiasaannya jika ia akan menginterogasi. Sebenarnya aku memang sudah makan sedikit di rumah helmeoni, jadi aku tidak sepenuhnya bohong kan?

“Sudahlah, habiskan saja makananmu. Jangan berpikiran yang bukan-bukan” ujarku. Dan akhirnya dia menurut dengan menghabiskan makanannya.

“Kau tidak ada kuliah kan hari ini?” Tanya Donghae usai ia menyelesaikan acara makannya.

Ne, waeyo? “ jawabku.

“Hari ini aku akan mengambil mobilku di bengkel. Sekalian aku juga akan mengajakmu pergi” ujarnya.

“Itu terdengar seperti ajakan kencan”ucapku cuek.

“Yah kalau kau memaknainya seperti itu, aku tak keberatan. Baiklah kita kencan!” Donghae merenggangkan kedua tangannya keatas sambil tersenyum jahil. Dan hanya kubalas dengan deathglare-ku.

“Ish, bola mata-mu akan jatuh jika kau membulatkan mata-mu seperti itu, ckck.. Aku tahu aku tampan, tak perlu melihatku seperti it—AWW! YA! Appo! Kenapa kau memukulku?!” Donghae yang tadinya berbicara panjang lebar harus menahan sakit kepalanya akibat jitakan yang kuhadiahkan untuknya.

“Berhenti bicara sembarangan bodoh! Memangnya kau tidak ke kantor??” tanyaku.

“Bisa benar-benar bodoh aku jika kau terus menjitakku, ck! Aku mau bolos saja hari ini. Bukankah kita punya acara? Lagipula aku kan pimpinan mereka” jawabnya santai. Kuurungkan niatku untuk menjitak kepalanya. Ugh, kenapa dia jadi se-childish itu? Sabar Eun Hyeon sabar..

“Sudah sana! Ganti pakaianmu! Kau tidak mungkin keluar hanya dengan pakaian seperti itu kan?” suruhnya sambil mendorongku agar masuk ke kamar. Aku hanya mendengus kesal. Seenaknya saja.. Kenapa orang-orang disekelilingku selalu seenaknya saja sih?

EUN HYEON POV END

Oppa, kenapa kau tidak menerima panggilanku?! Berkali-kali aku menghubungimu” seorang yeoja melipat tangannya didepan dada lengkap dengan wajah kesal.

Mian Sungmyeongie. Tadi ada urusan dengan helmeoni” jawab sang kekasih yang bernama Kyuhyun itu.

Oppa membuatku kesal lagi. Oppa tahu kan konsekuensinya?” balas Sungmyeong.

Ne ne, ara. Ayo kita pergi sekarang” Kyuhyun menggandeng tangan Sungmyeong menuju mobilnya dan pergi dari tempat itu.

edit

Kyuhyun tengah menenteng tas-tas belanjaannya –lebih tepatnya belanjaan Sungmyeong-. Mereka baru saja berputar-putar di Myeongdong. Kyuhyun tidak terlalu suka jika disuruh menemani belanja/shopping dan sialnya, kekasihnya memiliki hobi laknat tersebut. Ia hanya menghela nafas pasrah mengikuti yeoja didepannya mondar-mandir mencari barang. Sampai iris coklatnya menemukan sosok yeoja yang –baru- dikenalnya juga tengah berada disana bersama sorang namja. Tak sengaja yeoja itu juga melihat kearah Kyuhyun. Segera saja Kyuhyun berpura-pura melihat arah lain.

Oppa! Ayo kesana! Aku ingin membeli beberapa pakaian” Sung Myeong menggandeng –lebih tepatnya menyeret– tangan Kyuhyun.

Malam itu Sung Myeong terlihat baru saja keluar dari butik milik bibi-nya. Ia melangkah menuju mobilnya dan mulai menyalakan mesinnya. Namun..

“Yak!! Ada apa dengan mobil ini?! Kenapa tidak bisa hidup??” Ia keluar dari mobil dan membuka bagian depan mobil untuk melihat apakah ada masalah dengan mesin mobilnya. Dan sialnya, ia memang tidak mengerti sama sekali mengenai mesin. Ayolah.. itu wajar untuk ukuran yeoja modis seperti dia. Double sial karena ponselnya pun ikut mati.

“Butuh bantuan, Agasshi?” Sebuah suara membuat Sung Myeong menolehkan kepalanya ke samping dan matanya membulat.

“Tidak!” jawabnya ketus. Hey, memang siapa yang menyapanya itu?

“Kau yakin tidak butuh bantuan? Sepertinya malam akan semakin larut, dan tempat ini pasti sepi” ujar namja itu yang ternyata Lee Donghae.

“Pergi kau! Aku tidak mengenalmu! Bagaimana jika kau melakukan sesuatu yang buruk padaku??” ujar Sung Myeong. Dan suara tawa Donghae memecah keheningan malam itu.

“HAHAHA! Dasar bodoh, memang wajahku tipe wajah criminal, heum? Ckckck, wajah tampan seperti ini kau curigai. Jadi kau mau kubantu tidak?” Tanya Donghae sekali lagi.

“Seenaknya saja mengataiku bodoh. Aku tidak butuh bantuanmu tuan sok pahlawan” jawab Sung Myeong. Donghae hanya mengangkat bahunya acuh.

“Terserah, tapi jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu padamu.” Donghae mulai melangkah meninggalkan  yeoja itu tapi..

“Tu-tunggu..Kau, berhenti!” Donghae menoleh ke belakang –tempat Sung Myeong berdiri-.

“Kau memanggilku?”

“Emm.. itu..” Sung Myeong tidak pernah sekalipun memohon untuk meminta bantuan, jadi hingga beberapa detik kedepan, ia tak mengatakan apa-apa.

“Ck! Dasar merepotkan. Hanya bilang untuk meminta bantuan apa susahnya sih” Donghae menggandeng tangan Sung Myeong menuju mobilnya.

“Yak! Apa yang kau lakukan?! Lepaskan tanganku!” Sung Myeong memberontak.

“Kau diam saja. Aku akan mengantarmu dengan mobilku. Mobilmu tinggalkan saja disana, biar aku yang urus. Jadi dimana rumahmu?” Dan sepanjang perjalanan itu Donghae harus sabar menghadapi makian yeoja di sebelahnya.

hae

“Kyu, kau dari mana saja? Kenapa baru pulang sesore ini?”  seorang wanita tua tampak khawatir melihat cucu-nya.

“Aku hanya dari Myeongdong, helmeoni. Menemani Sung Myeong” jawab Kyuhyun.

“Kau masih berhubungan dengan yeoja manja itu? Helmeoni harap kau akhiri hubunganmu dengannya”

“Tapi, helmeoni..aku menyayanginya. Kenapa helmeoni tidak suka dengan Sung Myeong?”

“Kau itu namja terpelajar, seorang direktur muda. Kau harusnya tahu mana yang baik dan tidak baik untukmu. Helmeoni lebih suka kau dengan Eun Hyeon. Dia gadis yang sederhana dan mandiri, juga baik hati”

“Jadi helmeoni mau menjodohkanku dengannya, begitu?” Tanya Kyuhyun sembari menghela nafasnya.

“Menjodohkan? Ah! Kau benar juga! Kenapa helmeoni tidak kepikiran ya? Baiklah, helmeoni akan atur perjodohan kalian secepatnya. Kau segera istirahat Kyu, besok kau akan kembali ke kantor”

Helmeoni..tidak benar-benar melakukannya kan?” Kyuhyun memandang horror wanita yang  disayanginya itu setelah Eomma-nya.

“Ahh.. aku jadi tak sabar menjadikan Eun Hyeon bagian dari keluarga ini..” helmeoni tampak beranjak dari kursinya menuju kamarnya. Malangnya dirimu Kyuhyun.. Sepertinya helmeoni-mu itu tidak mendengarkanmu..

super-junior-m-blach-white-kyuhyun

TBC

 

Hai-hai.. vidyoung comeback setelah sekian lama hiatus gara-gara UN, kkkk..

Chapter 2 udah update, maap lama karena baru nongol.. *bow*

Maap juga kal feelnya gak dapet, soalnya aku gak cuma bikin ff straight, tapi ff yaoi, walaupun gak sering #bow

Vidyoung kangen ama readers and authornim disini, hehehe..

Yaudah deh, see you next chap…

 

 

2 thoughts on “MINE (chapter 2)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s