[ONESHOT] Say Goodnight

SGN

Author : Awsomeoneim

Genre : Romance

Casts :

  • EXO’s Sehun
  • OC’s Jung Da Eun

Lenght : 1,440 words

Rated : PG-12

Disclaimer :

  • The OC and The story is officially mine. Has posted here.
  • Oh Sehun’s belongs to God, His Parents-Family, SMEnt, and his fans around the world.

Summary : When you can’t handle it anymore, just bid a goodnight.

I’m getting inspired in the dawn by this amazing FANMADE VIDEO!! It’s made by myjonginnie, staring by EXO’s Sehun, and the soundtrack was from Rico Davis, titled ‘Say Goodnight’.

Thankyou for Being so inspiring, guys!!

=OoOoO=

“Suho hyung, aku akan keluar sebentar,”

“Sendirian?”

Dengan gumaman samar pemuda yang baru saja menjejakkan kaki di awalan usia kepala dua itu melesat pergi.

“Oh Sehun pergi?” tanya seseorang yang baru saja selesai membasuh tubuhnya ketika mendengar suara pintu kamar hotel tertutup.

“Ya, barusaja.”

“Tidak biasanya ia pergi larut malam. Wah, bocah itu seperti tidak punya rasa lelah..”

“Kau juga tau Jepang bukan tempat yang nyaman untukknya, Chanyeol-ah.”

“Jadi.. ini soal ‘dia’, hyung?”

Dan keheningan yang menyambut seolah mengiyakan pertanyaan dari pria bermarga Park itu.

=OoOoO=

Restauran hotel cukup lenggang malam itu. Seorang pemuda dengan pakaian kasual tampak duduk sendiri. Memisahkan diri dari sekelompok muda-mudi jetset yang  tampak menikmati hiburan tengah malam sambil bersantai di mini bar hotel yang berada tak jauh dari lokasi restauran.

Hanya ada satu hal yang mencuri seluruh perhatiannya kali ini. Empat belas panggilan tidak terjawab dari nomor yang sama tertera di layar gadgetnya. Nomor yang sudah absen dari dalam daftar panggilan keluarnya sejak dua tahun yang lalu.

=OoOoO=

“Kau akan liburan ke Jepang? Wah pasti sangat menyenangkan!”

“Tentu saja!! Kau tau impian terbesarku adalah menginjakkan kaki di tanah surga teknologi itu, Sehun-ah!”

“Kau sudah mengatakannya berungkali dan kalimat itu sudah menancap kuat di otakku. Lebih kuat daripada ilmu logaritma yang kupelajari sejak sekolah dasar.”

Jeez, hanya karena kau memenangkan olimpiade matematika bukan berarti kau bisa jadi tukang pamer, Oh Sehun!”

Cebikan keras terdengar dari seberang sambungan telepon, membuat rekahan senyuman di wajahnya tak lagi bisa disembunyikan. Dan sebelum ia sempat membalas ejekan si yeoja, seseorang memanggilnya untuk kembali berlatih. Tanpa ada pilihan lain, Sehun segera mengakhiri obrolan mereka sore itu.

=OoOoO=

All night, long to make you disappear

We had our good and bad times, Yes baby that much is clear

=OoOoO=

Sehun tersentak di tempat ketika ponsel dalam genggamannya berdering nyaring. Hal yang membuatnya terjaga akhirnya benar terjadi. Nomor yang sama mencoba menghubunginya kembali.

Tanpa ia sadari jemarinya bergerak mendahului alam sadarnya bergerak menggeser option ‘terima’.

Yoboseyo..”

“…yoboseyo,”

Butuh lima detik lebih lambat dari yang ia kira untuk sekedar membalas salam dari seorang yeoja yang sedang menunggunya di seberang sambungan telepon.

“Bagaimana kabarmu, Sehun-ah?”

“Baik..”

“Kau pasti sangat sibuk eoh? Aku mencoba menghubungimu lima belas kali dan baru berhasil..”

“Ya, aku baru tiba di hotel.”

“Ooh, begitu.. Kau pasti lelah, aku akan menghubungimu lain kali saj–”

Ahni. Kita…. bicara sekarang saja.”

Jeongmal? Gwencahanyo?

Sehun dapat menangkap keraguan dari nada lawan bicaranya sehingga ia memutuskan untuk sedikit mencairkan suasana dengan sedikit menggodanya, “Mm sungguh.. katakan saja hal yang membuatmu bersikukuh menghubungiku hingga lima belas kali, Nona Jung..”

“Ah…itu…Saengil chukae, Oh Sehun. Selamat berusia dua puluh satu tahun!”

Tanpa disadari, sebuah senyuman samar tampak dari bibir tipisnya ketika mendengar ucapan selamat langsung dari seseorang yang  telah lama ia nantikan. Namun ia ingin bermain jual mahal kali ini, “Kalau hanya ingin mengucapkan hal itu kenapa tidak mengirim pesan saja?”

“Sudah pasti pesanku akan tenggelam diantara ribuan pesan yang masuk,”

‘Bingo! Kau benar sekali Nona Jung!’

“Lagi pula.. kau sedang berada di Jepang, dan kau tidak mengganti nomormu jadi….. aku ingin mengucapkannya secara langsung. Lagi pula, kita sudah lama tidak berbicara berdua di telepon seperti ini, kan?”

“Ya, dua tahun.”

Ne?”

“Sudah dua tahun lamanya aku tidak pernah mendengar suaramu, Jung Da Eun..”

=OoOoO=

But we flew and landed on such a bad plane

But you gave me all your love and I give you all my trust

=OoOoO=

Upacara kelulusan akan diadakan dalam beberapa hari kedepan. Seluruh siswa kelas akhir tampak sibuk mengabadikan momen-momen terakhir bersama mereka dengan seragam SMA.

“Jung Da Eun, ayo berfoto denganku!”

Yeoja berambut hitam pekat sebahu yang sibuk merapihkan bukunya ke dalam tas tampak terkejut saat seseorang menyampirkan lengan ke bahunya dan menariknya mendekat. Dan ia segera mengenali siapa pemilik lengan itu saat aroma parfum yang khas menyapa indra penciumannya.

Yak Oh Se Hun!”

“Tersenyumlah karena aku hanya melakukannya sekali denganmu. Hana.. ”

Ada keraguan dalam dirinya.

Dul..”

Keraguan yang mendorongnya untuk menepis atau sekedar menolak permintaan namja di sampingnya.

Set..”

Dalam satu detik pemikirannya berubah 180o‘Ah masa bodoh, fotonya pasti bisa di hapus..’

‘CLICK’ dan sebuah foto telah tersimpan ke dalam memori. Mereka berdua segera melihatnya bersama.

Aah pipiku terlihat sangat tembam. Kau mengambilnya dari jarak yang terlalu dekat!” protes si yeoja.

Dan hanya kekehan jahil yang ia dapatkan, “Salahkan saja pipi gembungmu itu Da Eun-ah.”

“Ayo berfoto lagi,”

“Tidak. Sudah kukatakan aku hanya akan melakukannya sekali denganmu.”

“Kali ini dengan ponselku.”

“Tidak. Tidak. Dan Tidak. Jika kubilang sekali ya sekali. Memangnya apa yang salah dengan pipi tembam?”

“Itu membuatku terlihat–”

Kiyeowo.”

M-Mwoh?”

“Pipi tembam ini membuatmu semakin manis, Da Eun-ah.”

=OoOoO=

we were so young and in lust

look what happened to us

we got messed up

=OoOoO=

“Sehun-ah..”

Ne?”

“Aku… Aku ingin memulai semuanya dari awal lagi. Denganmu.”

Seperti ada sebuah sengatan listrik yang tiba-tiba menyengat tubuhnya, Sehun hampir terlonjak untuk yang kesekian kalinya dari tempat duduknya.

=OoOoO=

but now as we mature

you wanna try us again

=OoOoO=

Sehun baru saja kembali dari acara rehearsal rutin untuk showcase debut yang akan diselenggarakan minggu depan saat ia menemukan sebuah pesan dari Da Eun diantara ratusan pesan yang berjejal masuk di dalam inboxnya.

‘Sehun-ah, maaf aku tidak sempat mengangkat telepon darimu. Ada banyak barang yang harus kukemasi hari ini. Maaf tidak memberitahukan hal ini lebih awal kepadamu, besok aku akan pergi ke Jepang, dan menetap untuk waktu yang lama.. Juga… aku tidak tau harus memulai dari mana, yang pasti, aku ingin hubungan kita berakhir. Maafkan aku.’

Sehun tidak lagi memperdulikan rasa pegal yang menggerogoti badannya dan segera berlari keluar menuju rumah kekasihnya yang hanya terpisah beberapa blok.

Ingatan Sehun masih segar tentang betapa derasnya airmata Da Eun saat ia membeberkan alasan sebenarnya untuk mengakhiri hubungan mereka dengan tragis.

“Fansmu terlalu banyak, Sehun-ah. Aku tidak kuat jika harus menerima cemoohan dan tatapan benci yang selalu mereka lemparkan kepadaku. Aku juga sudah tidak tahan lagi diuntit dua puluh empat jam seperti buronan. Semenjak foto itu menyebar luas, hidupku berubah 180o menjadi sangat mengerikan.”

Sehun tidak menyangka hal seremeh itu bisa membuat orang yang paling ia kasihi tersiksa sedemikian rupa. Semua penderitaan itu dialah yang harusnya menerimanya, bukan yeoja yang kini sedang terisak dengan hebat dihadapannya.

“Lalu… bagaimana dengan mimpimu yang juga ingin menjadi hallyu star?”

“Impianku tidak hanya satu itu, aku akan mencoba meraih mimpiku yang lain Sehun-ah..”

“Tapi kau sudah berjanji akan berjuang di dunia entertainment bersamaku, Da Eun-ah..”

Jauh di lubuk hatinya, Sehun tidak ingin memaksa Da Eun untuk bertahan di kota yang sama dengannya jika perlakuan buruk seperti itu yang harus yeojanya dapatkan. Tetapi, di sisi lain ia ingin meyakinkan gadis yang ia kasihi bahwa ia mampu menjaga dan membuatnya selalu merasa aman.

“Aku yakin kita bisa sama-sama menjadi bintang yang terkenal walau berpijak di tempat yang berbeda, Sehun-ah..”

Seuntai kalimat yang diucapkan Da Eun dengan selipan nada semangat setelah suasana hatinya lebih tenang justru memberi sengatan perih di hati Sehun. Apakah ini artinya, Da Eun sudah benar-benar menyerah dengan hubungan mereka?

=OoOoO=

the last time we tried I nearly crushed and died

because of it my heart’s got a fear and pain

=OoOoO=

“Sehun-ah? Kau masih ada di sana?”

Ohne Da Eun-ah, maaf signal di dalam agak buruk. Kau mengatakan sesuatu?”

‘Itu kebohongan terbodoh yang pernah kau buat, Oh Se Hun..’

Sedetik kemudian, tawa Da Eun terdengar jelas di telinga Sehun. Tentu saja yeoja itu tau ia sedang membual untu menutupi kenyataan ia melamun di tengah obrolan mereka. Melamunkan masa lalu berdebu yang begitu lekat di memorinya.

“Da Eun-ah.. aku..”

‘Aku tidak ingin menghancurkan kehidupanmu yang sudah tenang seperti sedia kala. Aku hanya akan kembali menjadi angin ributyang akan menghancurkan semua yang sudah berusaha kau kembalikan dengan susah payah Da Eun-ah.’

“Dulu kau yang begitu gigih untuk membuatku bertahan, Sehun-ah..”

“Mm.. aku juga mengingatnya..”

“Jadi kenapa.. sekarang–”

“Sudah malam, istirahatlah Da Eun-ah. Seorang model sepertimu tidak seharusnya masih terbangun tengah malam begini. Kulitmu akan jadi kusam, kau juga tau itu kan?”

“Sehun-ah..” Da Eun berusaha memotongnya seolah tidak rela Sehun mengganti topik dalam satu kedipan mata.

“Penerbanganku juga pagi sekali besok, kurasa kita berdua sudah harus segera beristirahat. Semoga lain waktu kita bisa saling menghubungi lagi. Good night, Jung Da Eun.”

Tuut Tuut Tuut

Sehun benar-benar memutuskan sambungan telepon setelah mengucapkan selamat malam pada Da Eun, dan ia mengabaikan panggilan-panggilan berikutnya yang datang dari nomor yang sama.

Memulainya kembali?

=OoOoO=

still running but I can’t escape the pain inside

before tears hit my eyes

I’d rather say good night

==

14 thoughts on “[ONESHOT] Say Goodnight

  1. kayaknya aku harus berburu karya kamu yg lainnya deh thor… ni keren seperti yg kemarin….. tapi aku bisa request ga ya… bisa ga, ni jg ga maksa. bisa ga klo yg jd ceweknya suzy, sekali2 thor….
    aku kasih jempol deh buat karya2 mu^^

    • Wah tantangan nih, makasi ya chingu~ 😀
      masih author tampung dulu dan semoga dapat inspirasi yang greget ya, soalnya author belum pernah pairingkan idol(x)idol 😉

  2. OMG OMG do you know me right? wkwkwk
    OMG authorrr diksimu loh aku cintaaa T,T
    jujur deh 0, aku seneng loh pasangan kak hun sama kak eun ini /kalo aku boleh nganggep dia daeun 2eyes beneran/ wkkwkw
    feelnya mereka dapet begete
    biar seandainya mereka cuma temen biasa sih
    tapi menurutku pertemanan antar cewek-cowok itu pasti ada udang di balik batunya deh, wkwkwk
    /kenapa jadi nyasar gini/

    jadi, mereka ga bakal balikan, sehun keliatan masih mikir” dulu ya T,T
    susahnya saling menguubungi karena mereka artis, ckckck

    yaudah pokoknya ini keren, wahahahha
    i like it, cin ~

    btw, blogmu kok gaada ya ? ganti nma apa kehapus ?

    • iya ganti jadi awsomeoneim.wordpress.com thor~

      kamu nulis komen udah kaya nulis ff thor pwanjangnyaaaah~
      sebenernya mau pake daeun 2eyes, cuma kalo daeun-nya di jepang lah yang jadi member 2eyes nanti siapa?? Masa aku? Ya tapi bole si kalo produsernya mau 😀

      Iya aku curiga sama mereka. curiga maksimal. aku bakal kirim feni rose kalo perlu buat nge-investigasi merekaaah..

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s