[FF Freelance] Royal Beethoven: Avior Kingdom

royalbeethovenaviorkingdom_quorralicious_giraffelabilart

Title                   : Royal Beethoven: Avior Kingdom

Author             : Quorralicious

Length             : Chaptered

Rating              : PG 15+

Genre               : Happy Romance

Main Cast        : Yoona SNSD dan Suho EXO

Pairing             : Yoona dan Suho

Quote              : please be my Princess!

Previous          : PrologAltair KingdomAurora Kingdom,

Credit Poster  : Aminaulia at highschoolgraphics.wordpress.com

Disclaimer       : Cerita murni khayalanku dan cast hanya milik Tuhan dan Keluarganya

A.N                    : Author coba buat minta maaf karena lupa ngasih credit poster di Royal Beethoven: Altair kingdom, buat llalakyu at highschoolgraphics.wordpress.com, author juga minta maaf jika pairingnya gak sesuai harapan kalian, SuYoon dulu ya soalnya kalau urutannya gak pas gak bakal seru jadinya terus juga memang karena posternya lebih dulu beres yang ini, *deepbow bareng Sehun*.Quorra reveal aja ya urutan before storynya WARNING Typo bertebaran, Don’t BASH, Don’t be SIDERS jangan lupa tinggalin jejak, enggak suka pairingnya gak usah dibaca ya. Seperti biasa hanya ingin mengingatkan saja readers baru tolong baca dulu prolognya ya biar ngerti hehehe juga uuntuk pemberian tanda pagar #dialog# didialog berarti itu dalam hati saja, yang suka pairing SuYoon tolong merapat, happy reading ^^

 

 

 

“Ayahanda, aku ingin baju yang spesial untuk acara penobatanku sebagai Pangeran Mahkota yang resmi, aku harus terlihat tampan dibandingkan ayahanda,” rengek Pangeran Suho pada ayahandanya saat seluruh keluarga Kerajaan sedang melakukan makan malam bersama, diliriknya sang Ratu Krystal yang terlihat cemberut melihat tingkah anandanya itu,”Lihat Rajaku kau terlalu menurunkan sifat narsismu pada ananda kita Pangeran Suho,” kesal Ratu Krystal saat mendengar rengekan Pangeran Suho yang sudah kesekian kalinya minta untuk dicarikan designer hebat hanya untuk penobatannya yang akan diselenggarakan dua minggu lagi. Raja Siwon hanya menatap tajam saat mendengar kritikan Ratu Krystal dan rengekan putera tertuanya, sementara anak keduanya Putri Seulgi hanya bersikap tenang menghadapi kericuhan di meja makan kerajaan ini.

“Pangeran Suho, tidak seharusnya ananda membahas masalah ini disaat kita makan malam bersama,” nasehat Raja Siwon kepada anaknya yang sudah mulai menunduk sedih karena merasa tersindir akan ucapan ibundanya sendiri yang kesal akan sifatnya yang narsis itu, tapi kan memang aku ini tampan seperti ayahanda dan aku hanya ingin menjadi yang tertampan di tanah Milky Way ini, keluh Pangeran Suho.

***

“Jadi kau sebenarnya ingin apa Pangeran Suho?” tanya Raja Siwon to the point, “Aku ingin Pengawal Ha mencarikanku designer terbaik di kerajaan kita ini yang Mulia,” jawab Pangeran Suho dengan pandangan yang berbinar-binar dia terlihat bahagia karena setelah beberapa kali rengekannya ini akhirnya didengar oleh Raja Siwon, ayahandanya itu. “Baiklah akan aku perintahkan pengawal Ha,” jawab sang Raja sembari memerintahkan pengawal pribadinya untuk memanggil pengawal Ha. “Terima kasih tuanku yang Mulia,”  sahut Pangeran Suho yang semakin sumringah mendengar ayahandanya langsung memanggil pengawal Ha.

“Pengawal Ha, tolong kau carikan designer terbaik di kerajaan ini,” titah Raja Siwon pada Pengawal Ha yang dijawab dengan anggukan mantap dari pengawalnya itu. “Tunggu dulu! Kau puas kan sekarang? Nah sekarang giliran kau ananda untuk memenuhi permintaanku,” tawar Raja Siwon saat melihat Pangeran Suho melenggang menuju pintu keluar. “Permintaan apa yang Mulia?” jawab Pangeran Suho sembari membalikkan badannya yang sudah mencapai pintu keluar kamar peraduan ayahandanya Raja Siwon.

“Kau juga harus bisa membujuk designer terbaik yang kau temukan itu agar dia mau tinggal diistana untuk sementara waktu agar ayahandamu ini juga bisa mendapatkan pakaian terbaik,” ujar Raja Siwon menuturkan permintaannya itu pada Pangeran Suho,”Seperti biasa, tuanku yang Mulia memang tak pernah mau dikalahkan olehku, tak bisakah kau untuk sekali ini mengalah saja?” pinta Pangeran Suho pada ayahandanya Raja Siwon yang terkenal akan ketampanannya hingga sampai ketelinga para Dewi dan membuat para Dewi turun dari langit hanya untuk melihat ayahandanya itu, Pangeran Suho yang selalu dibanding-bandingkan dengan Raja Siwon itu merasa terbebani dan ingin sekali mengalahkan Raja Siwon.

.

.

.

Keesokkan harinya pengawal Ha disibukkan dengan perintah dari Rajanya itu untuk segera mencari designer handal, dan pengawal Ha yang cukup fashionista ini (karena terpengaruhi oleh Raja dan Pangerannya ini) sudah memprediksikan dimana saja dia akan menemukan busana terbaik yang dibuat oleh designer terbaik.

.

.

.

“Nyonya kurasa atasan blus berwarna maroon ini sangat pas dengan bawahan rok yang berenda ini, spesial aku jahitkan yang sesuai dengan lekuk tubuh anda,” jelas Yoona saat dia menghadapi pelanggan disebuah toko khusus yang menyediakan jasa penjahit, didalamnya banyak penjahit-penjahit dari seantero kerajaan Avior ini memenuhi toko yang sengaja dibuat memanjang agar lebih mempermudah tiap penjahit untuk memenuhi panggilan para pelanggannya.

Setiap pelanggan mempunyai penjahit favoritnya sendiri, dan Yoona adalah salah satu penjahit termuda diantaranya dan juga terbaru karena dia baru bergabung dengan toko berjasa ini beberapa hari yang lalu. Entah apa yang bisa membedakan Yoona dengan penjahit lainnya namun dengan cara saling bersambung lidah akhirnya dalam beberapa hari saja Yoona sudah memiliki pelanggan yang cukup banyak membuat iri para penjahit lainnya termasuk diantaranya adalah penjahit Amber yang sudah dua tahun bergabung disini namun tetap saja jumlah pelanggannya ini tidak sebanding dengan jumlah pelanggan Yoona, sehingga membuat Yoona selalu mondar-mandir dari tempatnya menjahit kedepan toko berjasa itu dimana para pelanggannya selalu menungguinya.

Kabar penjahit sekaligus designer muda ini tersebar hingga sampai ke telinga Pengawal Ha yang sudah dua hari ini masih menyeleksi designer yang pas. Baru-baru ini pengawal Ha sengaja mencari designer terbaik ini dengan Pangeran Suho, kenapa? Karena selama dua hari ini setiap Pengawal Ha membawa designer serta hasil rancangan designer itu selalu saja Pangeran Suho menolak setiap designer yang dia bawa.

Seorang yeoja menarik perhatian pengawal Ha yang sedang berjalan-jalan diantara air mancur di alun-alun kerajaan, kemudian dia pun memanggil Pangeran Suho yang tengah memberi makan pada setiap burung yang mendekatinya (?) , ”Pangeran Suho, tuanku yang Mulia bagaimana menurutmu dengan dress yang dikenakan yeoja itu?” tanya Pengawal Ha sambil menunjuk seorang yeoja telihat sedang menunggu sesuatu-mungkin mobil jemputan untuk kepestanya, mini dress yang dia kenakan berwarna hitam legam dengan panjang agak tinggi dari batas lutut.

Bahunya yang putih dan menampilkan tulang pundaknya yang indah itu ditutupi oleh atasan dress yang terlipit-lipit manis dan hanya tertutupi sebelah kanan saja sedangkan sebelah kirinya sengaja dibiarkan terbuka, mini dress yang dikenakannya sangat pas ditubuhnya yang mungil, dan kurasa mini dress ini sengaja dipilih mengingat tinggi badan yeoja itu tidak terlalu  tinggi, pada akhirnya Pangeran Suho memutuskan untuk menyapa gadis yang tengah sendiri itu.

”Hallo,” sapa Pangeran Suho kepada yeoja yang tengah sendirian itu, “Hallo Tuanku yang Mulia,” jawab yeoja yang berrambut panjang tergerai dan berwarna keemasan itu jika dilihat dari warna rambutnya rupanya yeoja ini merupakan salah satu rakyat dari kerajaan Avior ini,”Boleh aku tahu dari mana kau mendapatkan gaunmu ini cantik?” tanya Pangeran Suho mulai genit dan centil pada seorang makhluk cantik didepannya ini, sementara si empu dress yang sudah digoda ini kemudian menunduk menahan rasa malu dan senang karena dirinya sudah dipuji oleh sang Pangeran yang merupakan idaman setiap yeoja di kerajaannya bahkan Dewi-Dewi yang berada dilangitpun menginginkannya.

“Aku mendapatkannya dari toko berjasa penjahit di Simba Street 28C, Pangeran” setelah dia mampu menutupi warna merah dipipinya akhirnya dia mengangkat wajahnya dan buru-buru menjawab pertanyaan Pangeran Suho yang sedari tadi menunggu jawabannya. “Kau dengar kan? Pengawal Ha! Ayo segera kita kesana!” titah Pangeran Suho yang kemudian kembali ke kuda berwarna abu-abu nya itu yang sejak tadi menunggunya disudut alun-alun kerajaan.

.

.

.

.

“Selamat siang, ada yang bisa saya bantu tuanku Yang Mulia Pangeran Suho?” tanya seorang pramuniaga yang gesit memberikan kursi untuk Pangeran Suho duduk.”Siapa designer dan penjahit terkenal dan terbaik disini?” tanya Pangeran Suho to the point karena sifatnya dengan Raja Siwon sama, mereka berdua sangat tidak suka kalimat yang berbelit-belit dan membingungkan.”Harus yang mana yang aku pilih tuanku Yang Mulia? Disini ada dua penjahit yang terkenal dan terbaik,” jawaban pramuniaga ini tentunya mengacu pada Yoona dan Amber yang bersaing dengan jumlah pelanggan setiap harinya meski lomba ini hanya sebelah pihak karena hanya Amber yang menerimanya dan mengusulkannya. #hm, sepertinya aku akan sulit memilih salah satu dari keduanya karena itu aku harus mengadakan lomba dan memutuskan siapa yang akan menjadi designerku lusa nanti#, “Sepertinya harus diadakan lomba untuk keduanya,” gumam Pangeran Suho yang disertai anggukan kecil dari pramuniaga yang sedari tadi berdiri tak jauh dari tempat Pangeran Suho duduk.

.

.

.

Yoona POV

#aku sebenarnya tak ingin berurusan lagi dengan keluarga kerajaan baik dari kerajaan manapun, sudah untuk kedua kalinya aku berurusan dengan keluarga kerajaan dan itu semua adalah seorang Pangeran, setidaknya dia akhirnya bertemu Pangeran-Pangeran itu meski hanya bertemu sekali atau dua kali seperti pertemuannya dengan Pangeran Kyungsoo, Setiap kali aku berurusan atau teringatkan kata Pangeran otakku dengan otomatis bayangan wajahnya saat seorang namja mengungkapkan cintanya padaku, aku masih teringat bagaiman kerasnya isak tangisku saat aku dalam perjalanan ke Kerajaan Aurora saat itu, menangisi kebodohanku yang menolak cinta Pangeran Sehun-namja yang sudah mulai kusukai# “Aku tidak ingin terlibat lagi dengan manusia seperti mereka,” gumam Yoona saat mendengarkan gosip yang begitu cepat beredar.”Ah sebaiknya aku mengalah saja di kompetisi nanti,” ujar Yoona lagi merasa was-was dengan pertemuannya untuk yang pertama kali dengan Pangeran ketiga ini.

“AAAH eonnie, Salrajuseyo!!” Cataleya merengek-rengek memohon pada Yoona agar mau bersaing dengan Amber, Cataleya dibantu oleh ayahnya agar bisa membujuk Yoona. “Akhirnya Yoona eonnie mau juga mengikutinya yeah!!!” teriak Cataleya begitu mendengar jawaban yang dinanti-nantinya keluar dari mulut Yoona,”Baiklah aku akan ikut kompetisi itu,” jawab Yoona yang sudah jengah dan gerah dengan keberadaan Cataleya-putri pemilik toko berjasa penjahit yang sudah dia anggap seperti saudara kandung sendiri yang sedari tadi merengek.

.

.

.

Pangeran Suho menatap kedua pakaian yang berbeda dihadapannya, keduanya sengaja digantung dihadapannya agar dia bisa menilai mana yang lebih bagus. Untuk pakaian pertama adalah sebuah pakaian lelaki kerajaan pada umumnya dan tidak terlalu mencolok ya meski bisa dikatakan perpaduan warna dan corak yang bagus menambahkan keindahan yang diberikan dari pakaian ini, somehow memberikan kesan simple tapi dibarengi oleh keindahan dan mengutamakan kenyamanan pemakainya.

Sedangkan untuk pakaian kedua ini juga pakaian lelaki kerajaan sangat terlihat mewah dengan banyaknya accesoris yang terlihat dipampangkan dipermukaan pakaian ini, pakaian ini memberikan sebuah tarikan agar si pemakai bisa menjadi pusat perhatian, intinya pakaian kedua ini adalah pakaian yang sangat cocok dengan kepribadian Pangeran Suho yang ingin selalu diperhatikan dan selalu mencoba menjadi pusat perhatian-hal ini karena persaingannya dengan sang ayahanda Raja Siwon.

Sebenarnya jika menuruti sifat dari Pangeran Suho ini tentunya Pangeran akan memilih pakaian kedua tetapi ada yang menarik dari pakaian simpel ini, tidak terlalu berlebihan dan terlihat sangat nyaman disertai dengan perpaduan yang cocok antara warna dan coraknya. Karena bingung dengan gejolak pikirannya yang sebenarnya mudah saja bagi orang yang tidak terlalu memperhatikan penampilan, tetapi tidak mudah bagi Pangeran Suho yang harus selalu sempurna.

Akhirnya dia memanggil Pengawal Ha yang selalu satu selera dengannya jika berkaitan dengan fashion.”Jadi menurutmu mana yang lebih mempresentasikan diriku?” tanya Pangeran Suho to the point. “Keduanya bagus,” sahut Pengawal Ha dengan entengnya, Pangeran Suho menginginkan jawaban yang lebih mendetail daripada itu dia benar-benar membutuhkan solusi untuk hal ini, karena hal ini sangat penting baginya.

Raut wajah Pangeran Suho datar menahan perasaan kesal sedari yang dia rasakan pada Pengawal Ha yang justru tidak membantunya sama sekali, akhirnya keluarlah tatapan mata itu tatapan matanya mengeluarkan cahaya kebiruan yang berpendar memutari manik mata cokelatnya itu dia menatap tajam ke arah Pengawal Ha, saking kesalnya Pangeran Suho akhirnya diapun mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya jarang sekali dia keluarkan itu. Pengawal Ha lebih memilih pakaian yang pertama dibanding yang kedua, karena itulah Suho juga lebih menyukai pakaian pertama. Cklek <Sound effect gagal> Pangeran Suho menjentikkan jarinya untuk menyadarkan Pengawal Ha yang masih dalam pengaruh hipnotisnya itu sedang terduduk tak sadarkan diri.

.

.

.

Suho POV

“Terima kasih Tuanku yang Mulia,” ucap seorang yeoja di depanku, matanya yang dihiasi manik berwarna cokelat, rambutnya yang lurus berwarna hitam legam itu tergerai dengan sempurna dikedua pundaknya sejenak dia membungkukkan badannya penuh hormat padaku,”Tidak usah sungkan, memang pakaianmu yang terbaik,” jawabku sambil menarik sudut-sudut bibirku membentuk lengkungan senyuman yang selalu aku umbar didepan gadis cantik agar dia terlena oleh pesonaku, tapi kenapa? Kenapa dia hanya memandangku datar tanpa ekspresi terlebih sikapnya selanjutnya itu malah menundukkan kepalanya seakan tidak ingin memandang wajahku yang tampan ini-meski aku masih kalah dari ketampanan ayahandaku sendiri tentunya.

“Selama kau membuatkan pakaian untukku, ibundaku, ayahandaku dan adikku Seulgi kau bisa menggunakan ruangan tak terpakai yang bertempat di gedung yang terhubungan dengan istana ini sehingga aksesmu kesini akan lebih mudah,” ucapku  agar yeoja didepanku ini mengerti. Sekilas kupandangi dirinya dari atas hingga bawah memang terlihat tidak sopan tapi aku penasaran akan reaksi dari yeoja itu, biasanya kalau aku sudah melakukan ritual seperti ini maka yeoja-yeoja akan luluh dan mulai mengejarku mengartikan tatapanku itu sebagai sebuah godaan bagi mereka, tapi rupanya tidak bagi Yoona yeoja ini hanya diam dan malah balas memandangku dengan tatapan-kenapa-kau-memandangku-seperti-ini-yang-Mulia?

Karena tatapannya itu alhasil akupun menjadi salah tingkah dibuatnya, tatapan seriusnya membuat parasnya yang cantik itu menjadi semakin cantik karena mengeluarkan aura yang berbeda aura seriusnya itu aku sangat suka, sesak dadaku ini jika aku terlalu lama berduaan dengannya karena itulah akupun menyuruhnya agar segera pindah ke gedung yang sudah disediakan itu.

.

.

.

“Kau sedang apa?” sapaku padanya saat malam datang dan bisa kulihat dia sedang terduduk santai dikursi taman yang berada ditengah-tengah antara gedung istana dan gedung tempat dia tinggal. Tubuhnya sedikit mengerjap karena kaget untung saja Ice Green tea yang sedang dia nikmati itu tidak tumpah dari tangannya,”Ah maafkan aku, telah membuatmu kaget,” jawabku sambil mendaratkan tanganku dipundaknya dan sekali lagi aku telah membuatnya kaget, “Maafkan aku, kukira kau sudah terbiasa dengan kehadiranku dan tidak akan kaget lagi,” seruku, tubuhku tidak sesuai dengan perintah otakku ahhhh, aku tidak tahu lagi harus bagaimana, pasti tingkahku sekarang ini terlihat konyol didepannya, gumamku.

“Cheonmaneyo, tadi memang saya saja yang sedang melamun sehingga tidak menyadari keberadaan anda Tuanku yang Mulia,” jawabnya sambil tersenyum padaku, ah manis sekali, jantungku kembali berdegup kencang seperti saat tadi siang aku bertemu dengannya pertama kali.

“Saya sedang membuat sketsa untuk pakaian anda Pangeran Suho,” lanjutnya lagi menjawab pertanyaanku yang telah berlalu sejak tadi, “Mana? Aku ingin lihat,” ujarku sambil mengambil kertas sketsa ditangannya membuat kulit kami bersentuhan, ahhh halus sekali kulitnya sesaat pikiranku jauh menerawang meninggalkan tubuhku, aku mengerjab tersadar kembali kedunia nyata, kulihat satu persatu design baju yang nantinya akan aku pakai “Aku suka yang ini Yoona-ssi,” ujarku sambil menunjuk sebuah kertas sketsa yang sekarang sudah kembali ketangan empunya,”Tapi yang Mulia-“ “Bisakah kau jangan bicara formal seperti itu padaku? Kurasa aku akan lebih nyaman jika kau memanggilku Pangeran Suho saja tanpa embel-embel tuanku Yang Mulia membuatku terdengar seperti orangtua,erghhh..” erangku sambil menrengutkan hidung dan mulutku sekilas kulihat dia tersenyum melihat tingkahku, akupun membalas senyumnya…

“Kau sangat cantik jika sedang tersenyum, sungguh..”aku coba melontarkan kalimat yang sedari tadi aku tahan dari bibirku ini.”terima kasih,” jawab Yoona singkat.

“Kalau boleh tahu, kenapa kau membuat pakaian untuk lomba dengan Amber itu sangat simpel dan sederhana seperti itu? Bukankah kau tahu aku ini Pangeran?” tanyaku

“Maaf atas kelancangan saya membuat pakaian yang sangat sederhana itu Pangeran, tetapi saya selalu meyakini bahwa pakaian yang bagus itu adalah pakaian yang selalu bisa dipakai dan sangat nyaman, saya yakin pakaian yang saya buat ini pastinya bisa dipakai bukan hanya untuk acara penobatan Pangeran saja tetapi bisa juga untuk acara lain. Lagipula Pangeran harus bisa lebih bersinar ketimbang pakaiannya bukan? Jadi saya pikir pakaian yang tidak terlalu mencolok itu lebih baik.” Jelas Yoona. Berhasil membuatku setuju dan mengangguk-anggukan kepalaku tanpa sadar.

Saat aku sedang asyik bercengkerama dengan Yoona, Pengawal Ha datang mengambil kebahagiaanku yang sudah mulai dekat dengannya,”Tuanku Sang Raja Siwon memanggil anda Tuanku yang Mulia Pangeran,” ujarnya sambil membungkukkan badannya dihadapanku, aku hanya memberikan sinyal bahwa aku harus segera pergi menghadap ayahandaku, kulihat Yoona hanya menjawabnya dengan anggukan saja, wajah datarnya kembali menghiasi wajahnya padahal tadi aku bisa berbincang asyik dengannya dan gara-gara kehadiran Pengawal Ha sepertinya kecanggungan diantara aku dan dia akan kembali terukir.

.

.

.

Hari penobatan Pangeran Suho pun tiba,

“Terimakasih, pakaian yang kamu buat sangat indah,” pujiku pada Yoona.

“Sama-sama Tuan,” jawab Yoona…

“Bisa kau tunggu aku disini dulu sebentar? Aku ingin memperkenalkan teman-temanku yang sengaja datang untuk penobatanku,” pintaku padanya,

“Tapi Pangeran, saya harus-“

“Sebentar saja,” ujarku lagi memotong kalimatnya dan sedetik kemudian pergi meninggalkannya.

#aku pasti akan mengenalkanmu pada temanku yang lain, sehingga mereka bisa iri dibuatnya karena aku mengenalmu lebih dulu#

Aku berlari tergopoh-gopoh ke aula istana dan bisa kulihat keenam temanku sudah berdiri disana sedang berbincang dengan ayahandaku Raja Siwon.

 

Author POV

“Jadi, bagaimana kabar ayahmu Raja Ryeowook?” tanya Raja Siwon pada Pangeran Kyungsoo yang sedang memegangi red wine di tangan kanannya,

“Sudah agak lebih baik dari sebelumnya Yang Mulia, bahkan beliau sudah bisa tertawa terbahak-bahak,” jawab Pangeran Kyungsoo sambil mengingat bagaimana ayahandanya terlihat begitu gembira menggodanya yang sedang jatuh cinta itu.

“Syukurlah kalau begitu, sampaikan salamku untuknya. Dan terima kasih untuk kalian keenam Pangeran sudah hadir disini mewakili kerajaan kalian masing-masing, saya ucapkan terimakasih.” Pungkas Raja Siwon dan pergi berjalan kearah tamu lain dengan penuh wibawa.

“WOW… kau terlihat memukau,” puji Pangeran Lay saat melihat Pangeran Suho mendekat kearah mereka,

“Pangeran Suho terlihat lebih? Hmm mencolok ketimbang pakaiannya, ada yang berbeda dari pakaiannya,” sahut Pangeran Sehun penuh selidik,

“Ya! Dia sepertinya jatuh cinta ya? Penampilannya berubah,” komentar Pangeran Kai

“Kalian ini selalu meledekku saja,” gerutu Pangeran Suho, “Baru juga aku tiba dan bergabung dengan kalian,” omel Pangeran Suho lagi,

“Habisnya acara baru akan dimulai kau sudah kabur entah kemana,” sahut Pangeran Luhan enteng menjawab omelan Pangeran Suho yang sudah biasa didengarnya.

“Tumben bajumu ini sederhana, tapi terlihat lebih baik dari sebelumnya,” puji Pangeran Kris yang sedari tadi hanya memandangi pakaian Pangeran Suho yang terlihat berbeda,

“Ah iya, aku kemarin-kemarin mencari designer terbaik di kerajaanku untuk mempersiapkan pakaian ini. Dan sekarang aku ingin memperkenalkannya pada kalian, kurasa dia juga bisa membuatkan kalian pakaian yang sesuai dengan kalian, dia juga cantik dan ingat aku yang lebih dahulu menemukannya, ayo ikut aku!” seru Pangeran Suho mengajak keenam temannya yang sudah tentu penasaran akan sosok yang dibicarakan Pangeran Suho yang jarang memuji seseorang.

.

.

.

“Mana?”

“Tidak ada siapa-siapa” ujar Pangeran Kai dan Sehun hampir bersamaan saat yang dilihatnya hanya gedung yang kosong tanpa ada sosok yang akan diperkenalkan Pangeran Suho.

“Iya nih, Pangeran Suho mana dia?” tanya Pangeran Kyungsoo dan Pangeran Lay penasaran…

“Kamu yakin dia disini?” tanya Pangeran Kris yang gampang curiga.

#Ah Yoona kemana ya? Padahal aku sudah memintanya untuk menunggu#

Deg..

Suara pikirannya terdengar oleh Pangeran Luhan, #Kuharap Yoona yang Pangeran Suho maksud bukanlah Yoona yang sudah menolak cinta Pangeran Sehun#

“Ya sudahlah mari kita kembali ke aula saja, Raja Siwon pasti mencari kamu,” pungkas Pangeran Luhan mengajak teman-temannya untuk kembali, dilihatnya Pangeran Suho masih kebingungan mencari sosok Yoona.

 

Yoona POV

Aish baru aku mau bilang kalau hari ini aku harus segera pergi dari kerajaan Avior ini, Kerajaan Nunki menungguku.. Tapi ya sudahlah, maaf ya Pangeran Suho aku pergi tanpa pamit terlebih dahulu.

“Selamat Tinggal….”

 

Suho POV

“Pengawal Ha!!!!”

“Pengawal Ha!”

Teriakku memanggil pengawal Ha,

“Kau tahu kemana Yoona pergi?” tanyaku to the point

“Saya tidak tahu Tuanku yang Mulia,” jawab pengawal Ha yang kemudian menundukkan kepalanya karena dia tahu aku sedang gelisah dan marah mencari sosok yang bernama Yoona itu.

 

To be continue..

P.S: akhirnya selesai juga, disini Quorra mau ngeclearin semuanya. Urutan pangeran sudah fix gada yang bisa ganggu gugat (emang pengadilan) jadi abis ini adalah Nunki Kingdom, lalu Vega kingdom, Capella Kingdom baru deh balik ke Polaris kingdom hehehe.. tinggalkan jejaknya ya, No SIDERS please..

Makasih yang udah setia ma fanfic ku yang satu ini, *bow bareng Raja Siwon*

 

 

 

3 thoughts on “[FF Freelance] Royal Beethoven: Avior Kingdom

  1. Suka suka sama alurnya🙂
    Pangeran suho sama raja siwon pas banget karena mereka mirip hehehe
    Ah jadi kangen sama pangeran kyungsoo deh, oke keep writing dan ditunggu part selanjutnya yah

  2. Sudah lama nunggu ff nya…. wah sudah 3 pangeran nich yang naksir sama Yoona…. yang jadi tanda tanya apakah nanti pangeran Luhan akan jatuh cinta juga ya sama Yoona karena dia kan sudah baca pikiran Pangeran Sehun dan Suho tentang gadis yang mereka cintai…. jadi penasaran thor sama lanjutannya… hehehe

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s