[0,5] Sunshine

sunshine

SUNSHINE

by, Melanie Jacs (@melslm)

Cast: Jung Soojung, Oh Sehun || Genre: Romance, School-Life || Rate: Teen

Length: Chaptered || Disclaimer: ASTAGA TUHAN!!!!! UDAH BERAPA TAHUN/? GAK NONGOL DISINIIIII AAAA BERASA JADI ADMIN GABECUS ASTAGA MAAF BANGET BUAT ADMIN LAINNYA DAN READERS YANG MASIH SETIA MENUNGGU FF SAYA. KALI INI SAYA COMEBACK DENGAN FF BARU, DAN YANG LAIN JADI BELAKANGAN. MAAF BANGET SAYA JARANG MUNCUL KARENA SIBUUKKKK PARAH. SEKALI LAGI MAAF, BERIKUT PERSEMBAHAN SAYA. FF DENGAN ALUR MAINSTREAM/? TAPI AKU COBA BUAT SEMANIS MUNGKIN. EA.

.

[Prologue]

     Pertama, ya kau tau aku memang tak perduli, tidak akan pernah peduli, tidak akan ingin perduli, karena aku memang benar-benar tidak perduli.

     Alasan? Banyak sekali alasannya. Pertama, aku tidak berminat untuk perduli dan tidak akan pernah. Kedua, aku malas untuk mencoba pura-pura perduli. Dan, ketiga, apa untungnya kalau aku perduli?

     Ingin sekali kulempar dengan sepatu berhak 15 senti wajahnya itu, lalu ku catok bibirnya agar benar-benar tidak bisa membuka mulut. Sombong sekali sih dia, anak baru sudah sok tampan, dan sok cool dengan gayanya yang anti bicara itu.

“Soojung-ah.. dia mirip denganmu. Maksudku, sifat kalian.”

   Entah kenapa malah perkataan Yerin jelas terus terngiang dikepalaku. Sialnya aku malah menanggapi itu. Bukannya aku tidak perduli? Sial. Aku termakan oleh omongan sendiri sepertinya.

      Tapi, sepertinya memang benar. Dia tampan. Maksudku, bukan berarti aku menyukainya. Hanya saja, dia tampan. Sudahlah. Tidak cukup satu buku kalau aku mau berbicara panjang lebar.

.

.

.

JAEGUK INTERNASIONAL HIGH SCHOOL
12.00

Bell istirahat berbunyi, kantin jelas langsung penuh dalam beberapa menit. Entah itu penuh dengan siswa yang perutnya mulai berbunyi karena minta diisi, yang hanya sekedar menemani, minum-minum di cafe sekolah, dan hanya sekedar duduk dikantin untuk melihat pria idaman.

Tak jauh-jauh. Soojung contohnya. Ia kekantin karena tak mau telinganya rusak karena terus-terusan mendengar teriakkan dari sahabat satu-satunya yang ia miliki, Yerin. Yerin memaksanya untuk menemaninya kekantin, untuk melihat gebetan Yerin.

Di deretan meja paling pinggir, dekat pintu masuk ke cafe dan dekat dengan teras kantin –tempat langganan Yerin dan Soojung– Yerin tersenyum-senyum penuh kemenangan, sembari menatapi layar dslrnya, yang dipenuhi oleh gambar pangerannya. Sedangkan Soojung, hanya menatapnya dengan tatapan malas, sembari sesekali meneguk bubble teanya.

“Kau tau, Soojung-ah? Aku mendapatkan banyak sekali gambarnya. KAU LIHAT!? BUKANKAH DIA SANGAT TAMPAN!? OH TUHAN!!!!! AKU INGIN SEKALI MENCIUMNYA!!!!”

‘uhuk..’

Soojung sedikit terbatuk, saat Yerin menekankan kata-kata ingin menciumnya.

“Kau tak apa, Soojung?” Yerin langsung mengelus leher belakang Soojung lembut. Takut terjadi apa-apa.

Soojung dengan cepat menggelengkan kepalanya. Dan Yerin mengangguk tanda mengerti, kemudian ia melanjuti kegiatan memfoto sang pangeran. Namun, tiba-tiba saja mulutnya ternganga, melihat pagerannya melangkah, hendak keluar cafe, dan itu artinya melewatinya dan juga Soojung.

“Soojung, lihat! Sebentar lagi Oh Sehun akan lewat! Pangeranku. Ah, tolong siapkan aku nafas buatan kalau aku pingsan lagi, aku akan terbuai pesonanya.” ujar Yerin yang membuat Soojung rasanya ingin muntah saat itu juga.

Saat baru didepan pintu, Oh Sehun berjalan, Yerin menatapnya dengan kagum. Namun, Soojung memperhatikan tubuh pria itu dengan tatapan aneh, dari atas sampai bawah.

Melangkah terus..

“Oh Tuhan. Apakah dia ingin meghampiriku?” Yeris histeris, tangan kanannya memegangi dadanya yang seolah berdetak dengan kencang. Soojung masih memperhatikan pria itu dari atas sampai bawah.

Ternyata Oh Sehun berhenti tepat di depan meja mereka.

Nafas Yerin tercekat, tak percaya. Tangannya mengguncang bahu Soojung cepat, dan tak mendapatkan respon dari Soojung. Karena, walaupun sudah dekat, Soojung masih menatap aneh pria itu.

“Bisakah kau tidak menatapku seperti itu? Apakah kau salah satu dari wanita yang terpesona?”

[] to be continued.

 

Advertisements

5 thoughts on “[0,5] Sunshine

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s