[FF Freelance] I Can’t (Chapter 2)

PhotoGrid_1390833592783

Title : I Can’t…

Cast : Cho Kyuhyun, Kang Hana, Shim Hyerin, Lee Sungmin, Lee Donghae, Park Jungsoo

Length : Chapter

Genre : Romance, Comedy

Rate : PG-15

Author : Kiray Nayla

Previous : Chapter 1, 

 

Ehaiii…author kembali lagi membawa part 2 dari I Can’t, ada yg nunggu ga yaa? heheheh

Baiklah, semoga kalian enjoy sama FF ini, thankyu buat admin yg udah publish.. mari langsung menuju TKP

 

https://readfanfiction.wordpress.com/2014/02/08/ff-freelance-i-cant-part-1/ <- Link Part 1 nya yaa

 

Previous

 

Kini ia tersenyuman  padaku, senyum yang jarang ia perlihatkan padaku, manis..senyumnya sangat manis. Sepertinya ia mulai mendekatkan kepalanyapada wajahku, omo apa yang mau dia lakukan? Sekarang semakin dekat, apa dia mau menciumku? Dia semakin dekat dan aku tak kuasa menatapnya lagi, kini aku memejamkan mataku dan….

 

 

 

 

Story beginning..

 

Hana POV

 

Chuu…

Aku merasakan ada benda lembut  menyentuh permukaan bibirku, untuk pertama kalinya aku merasakan hal ini, ya.. ini ciuman pertamaku. Tapi mengapa harus dengan kyuhyun? Harusnya aku berpikir begitu, namun entah mengapa aku malah membalas ciuman kyuhyun sekarang. Aku tahu ini tidak benar, tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku yang tidak bisa di gambarkan, gugup sudah pasti, bahkan rasanya jantungku ini berdetak 100 kali lebih kencang dari biasanya, namun aku menyukai ini.

Tidak lama aku rasakan kyuhyun menarik wajahnya, aku berusaha membuang padanganku menghindari tatapannya, namun ia menarik dagu ku agar menatapnya.

 

“Hana-yaa..” panggilnya begitu lembut

Aku hanya diam, tak tahu harus menjawab apa

“istirahatlah”

Itulah yang di ucapkannya seraya mencium keningku

“Lalu bagaimana keadaanmu kyu?”

“Asal kau tidak akan pergi dari sini, aku akan segera membaik”

“Tapi….”

“Sssstt..” jawab kyuhyun sambil memejamkan matanya  dan mengeratkan pelukkannya padaku, kini aku terperangkap dan tak bisa pergi dari sisinya.

 

Nampaknya ia mulai tertidur, aku masih memperhatikannya dari jarak yang tak jauh, memastikan keadaannya baik-baik saja. Hingga tak terasa kau pun mulai terlelap.

 

~

Author POV

 

Kyuhyun merasakan sinar matahari yang mulai mengganggu  tidurnya, perlahan ia membuka matanya , rasa sakit di kepala dan demamnya memang sudah berkurang tak seperti semalam. Kyuhyun mulai mengedarkan pandangannya  pada keadaan sekitar kamar hotel itu,

 

“Bukankah semalam hana disini? Tapi kemana dia sekarang? Tunggu..aigoooo..mengapa aku menciumnya?Pabooo…” ucap kyuhyun sambil mengacak rambutnya

 

Kini ia melangkahkan kakinya menuju toilet untuk sekedar membasuh wajahnya, keluar dari toilet ia menerima pesan di  ponselnya yang ternyata dari hana

 

-Bagaimana keadaan mu? aku sudah di stasiun untuk mengantri tiket karena system online sedang rusak, kita berangkat dengan kereta pkl 10.00. jadi segera bereskan barang-barangmu dan berangkat sebelum terlambat-

 

“Mwo?? Jadi dia meninggalkan ku”

Kemudian kyuhyun mulai merapikan barang-barangnya dan segera bersiap pergi karena sekarang sudah pkl 09.00

 

~

Sesampainya di stasiun kereta tak lama kyuhyun langsung menemukan sosok hana yang sedang duduk sambil mendengarkan music dengan earphone nya

 

“Yak.. mengapa kau meninggalkan ku huh?”

“Lalu aku harus menunggu mu bangun? Mungkin kita tak akan dapat tiket pagi ini”

“kau kan bisa membangunkanku tadi”

“Yasudah lah, sekarang kau sudah di sini kan? Dan tak terjadi apa-apa?”

“Ish..”

“Kaja, Sebentar lagi kereta kita datang” lalu hana bangkit dan berjalan meninggalkan kyuhyun menuju lantai dasar dimana rel kereta berada

“Tunggu..” kata kyuhyun berusaha mengejar hana yang sudah berjalan di depannya.

 

~

 

Sejak terakhir tadi sampai sekarang tak ada sepatah katapun keluar dari mulut hana, pertanyaan kyuhyun hanya di jawab anggukkan atau gelengan kepala saja oleh hana.

 

“Dia ini kenapa sih?” Tanya kyuhyun dalam hati.

 

Mungkin kyuhyun tidak paham kalau sebenarnya hana masih terbayang kejadian semalam, ada rasa canggung di benak hana setelah  kyuhyun menciumnya.

 

Tiga jam berlalu dan kini mereka sudah sampai di Seoul.

“Aku akan mengantar mu pulang, kau tunggu  saja di depan, aku ambil mobil dulu di parkiran”

Memang kyuhyun memarkirkan mobilnya di parkiran stasiun seoul ini sejak keberangkatannya kemarin.

 

“Tidak perlu, aku sudah di jemput”

“Eoh..baiklah, jadi kau tidak merepotkan ku”

“Yak…”

Drrrtt…drrtt… handphone hana bergetar menandakan ada panggilan masuk

“Ne.. “

“………”

“eoh tunggu sebentar, aku sedang menuju kesana”

Tak lama kemudian hana menutup teleponnya

“Baiklah, aku duluan” kata hana sambil meninggalkan kyuhyun

“eoh..”

 

Sebenarnya kyuhyun penasaran hana di jemput oleh siapa, Apa oleh teman prianya? Atau mungkin kekasihnya? Tapi yang kyuhyun tahu hana tidak memiliki kekasih. Karena rasa penasaran yang tinggi kini kyuhyun mengikuti hana dari belakang, sesampainya di dekat parkiran hana menghentikan langkahnya lalu menemui seseorang yang sudah sejak tadi menunggunya. Ternyata benar dugaan kyuhyun, yang menjemputnya adalah seorang pria, namun sayangnya pria itu membelakangi posisi kyuhyun sekarang hingga ia tidak dapat melihat wajah pria itu

 

“Apa kau sudah menunggu lama?”

“Ani..aku belum lama menunggu disini”

“Lama tidak bertemu kau makin tampan saja”

“Hehehee..kau bisa saja, kau juga makin cantik hana-yaa”

“Kalau itu sudah pasti” jawab hana yakin

 

“Ish..percaya diri sekali yeoja itu. Hahahha” kata kyuhyun yang mendengar sayup-sayup pembicaraan tersebut.

Kemudian hana dan pria itu bergegas menuju mobil dan pergi meninggalkan stasiun ini, dan kyuhyun pun pulang dengan mobilnya.

 

~

@Office

 

“Nanti malam Presdir Oh mengundang kita ke acara peresmian kantor barunya, kalian ikut ya sebagai perwakilan dari kantor kita” kata sungmin

“Mianhe, malam ini aku sudah ada janji”

“Jinjja?? ? sayang sekali” jawab sungmin kecewa

“Ne, mianhe. Lagi pula mengapa memberitahunya mendadak seperti ini”

“Aku baru menerima undangannya kemarin. Jadi aku harus pergi berdua dengan kyuhyun?”

“Kenapa kau tak mau pergi dengan ku ?”

“Hahahha..ani.. baiklah aku pergi dengan mu saja”

“Ish..”

“Memang kau mau kemana nanti malam?”

“Aku ada janji dengan teman ku”

“Baiklah..”

 

~

Kini kyuhyun dan sungmin tengah berada di acara peresmian kantor baru Presdir Oh yang ternyata di hadiri pula oleh Direktur Choi Siwon yang baru saja tiba

“Eoh..kalian sudah datang” ujar siwon saat menemui kyuhyun dan sungmin

“Ne, Direktur Choi”

“Dimana Kang Hana?”

“Dia tidak ikut” jawab kyuhyun

“Eoh..aku kira dia ikut kesini”

“Animinda, dia sudah ada janji  jadi tidak bisa hadir malam ini”

“Saat di parkiran kantor tadi aku melihat dia memasuki sebuah mobil bersama seorang pria, aku kira itu kyuhyun atau kau” kata siwon pada sungmin

“Jinjja? Mungkin itu orang yang ada janji dengan nya”

“Eoh..geurae..”

 

Sementara sungmin dan siwon berbincang kyuhyun mulai berpikir dan begitu penasaran dengan sosok pria yang di sebutkan oleh siwon barusan. 

“Sebenarnya siapa namja yang akhir-akhir ini sering di temui hana? Ada hubungan apa antara mereka?”  kata kyuhyun dalam hati 

“Ish..mengapa aku memikirkannya, lagi pula tidak ada hubungannya denganku”  lanjut kyuhyun

 

~

 

“Sungmin-ah, kita berangkat setelah makan siang ne” kata kyuhyun

“Kemana?”

“Aigo…apa kau lupa siang ini kita ada meeting dengan Park Group huh?”

“Omo.. aku lupa, tapi aku harus menyelesaikan laporan ini pada direktur Choi sore ini kyu”

“Yak..aku tak mungkin pergi sendiri min, ini proyek besar aku takut ada yang terlewatkan atau aku lupa”

“Aigo..lalu bagaimana?”

Sungmin terlihat memainkan pensilnya seraya berpikir

“Cha.. bagaimana kalau kau saja yang pergi bersama kyuhyun, hana-ya?”

“Mwo?? Kenapa harus aku?”

“Jebal…tolong gantikan aku dulu, ini pekerjaanku masih banyak”

“Tapi..” hana terlihat ragu-ragu

Kyuhyun menatapnya penasaran dengan jawaban hana

“Tapi…aku siang ini juga ada meeting dengan client.. ne dengan client” kata hana terbata

“Jinjja? Bukankah jadwalnya besok?”

“Ani…client itu minta jadwalnya di majukan, jadi siang ini aku juga harus meeting” jawab hana yang terlihat mencari alas an agar ia tidak pergi dengan kyuhyun

“Aish… mengapa kebetulan sekali, baiklah aku akan berbicara dengan direktur choi, agar laporan ini bisa aku berikan besok saja”

“Ne, lebih baik begitu” terlihat wajah hana lebih tenang sekarang

“Terserah kau saja” jawab kyuhyun datar.

 

Nampaknya ia sedikit kecewa dengan sikap hana yang menolak pergi dengannya, semenjak kejadian malam itu hana memang terkesan menghindar dari kyuhyun, mungkin rasa canggung dan malu masih terus menghinggapinya.

 

~

@ Park Goup Office

 

Sesampainya di ruangan meeting kyuhyun dan sungmin yang datang lebih awal harus menunggu perwakilan dari Park Group. Setelah beberapa saat akhirnya satu persatu perwakilan Park Group memasuki ruang meeting itu, kyuhyun dan sungmin memberi salam dengan sopannya hingga masuklah seseorang yang juga memberi salam dengan sangat sopan sambil membungkukkan badannya.

“eoh..” terlihat sungmin sedikit terkejut saat melihat wajah pria tersebut

“Eoh..Lee Sungmin-sshi?” Tanya pria itu yang tak kala terkejutnya

“Ye, Park Jungsoo-sshi. Aku tak menyangka kita bertemu di sini. Kalau begitu selamat berkerja sama”

“Ye, semoga kerja sama kita berjalan lancar”

Kyuhyun yang melihat sungmin ternyata mengenal  pria bernama Park jungsoo itu agak terlihat bingung.

“Nuguya?” bisik kyuhyun

“Nanti aku ceritakan”

 

Perwakilan dari Park Group mulai memperkenalkan siapa-siapa saja yang hadir di meeting siang ini, hingga sampailah pada Park Jungsoo yang ternyata menjabat sebagai Direktur Pemasaran, ia adalah cucu kedua dari Presiden Direktur Park Group.

 

~

 

Meeting berjalan lancar dan kesepakatan antara dua perusahaan sudah di putuskan. Kini kyuhyun dan sungmin bergegas untuk kembali kekantornya, secara bersamaan Park Jungsoo yang juga hendak keluar berjalan beriringan

 

“Terimakasih sudah menghadiri meeting ini” kata jungsoo

“Seharusnya kami yang berterimakasih karena anda sudah bersedia mendengarkan persentasi kami”

“Ne… Aku yakin kita akan berhasil nantinya”

“Ye, kami akan bekerja sebaik mungkin”

“Eoh ya.. bagaimana kabar Kang Hana?”

“Dia baik-baik saja”

“Syukurlah, hubungan kalian pun baik-baik juga kan?”

“Eo..oh.. tentunya” jawab sungmin sambil tersenyum kaku

“Aku tahu hana orang yang baik”

“Ye..”

Lagi-lagi kyuhyun di buat bingung dengan pembicaraan dua orang ini, di tambah membawa-bawa nama hana segala.

 

“Baiklah.. sepertinya aku harus pergi lebih dulu” ucap jungsoo

“Ye, silahkan”

Jungsoo pergi meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin

 

“Yak..aku semakin tidak mengerti, sebenarnya apa hubunganmu dengan Park Jungsoo itu? Lalu mengapa ia menanyakan tentang hana dan hubungan kalian? Apa maksudnya?”

“Kaja, aku ceritakan di mobil saja”

Sesampainya di mobil, sungmin mulai menceritakan semua tentang Park jungsoo dan hana serta perannya sebagai pacar pura-pura Hana.

“Jadi pria itu tahunya kau adalah kekasih hana?”

“Begitulah”

“Aigooo.. ada-ada saja. Lalu pria yang akhir-akhir ini sering pergi dengan hana siapa? Bukan park jungsoo itu kan?”

“Nugu?”

“Ish..kau malah ballik tanya, apa kau tidak tahu akhir-akhir ini hana sering pergi bersama seorang pria”

“Jinjja?? Nan meolla, akhir-akhir ini aku terlalu sibuk, jadi tidak tahu”

“Ya sudahlah”

 

~

 

Ting tong..ting tong.. Bunyi bel apartemen hana, tak lama kemudian hana membuka pintunya

“Tadaa… ddokbokki” kata seorang pria sambil mengangkat kantung plastic berisi ddokbokki di depan wajahnya

“Aigoo…donghae” jawab hana yang sedikit terkejut sambil tersenyum

“Kau belum makan kan?? Kaja kita makan bersama”

“Kaja” kata hana mempersilahkan pria yang ternyata bernama donghae itu masuk ke apartemennya.

“uuh.. ini masih panas sekali, memang kau membelinya dimana?” kata hana saat mulai memakan ddokbokki tersebut

“Tidak jauh dari sini, maka dari itu masih sangat panas”

“Massista.. kau tahu saja aku menyukai ttokbokki yang masih panas”

“Memangnya sudah berapa lama aku mnegenalmu? Apa 9 tahun kurang lama?”

“Hahahha..ne..ne..”

 

Donghae adalah sabahat hana sejak duduk di bangku SMA saat ia tinggal di daerah asal mereka dan hingga kini mereka masih berhubungan baik apa lagi setelah dua minggu ini donghae berada di seoul, ia baru saja di pindahkan ke kantor pusat perusahaan di tempatnya bekerja. Dan donghae lah pria yang akhir-akhir ini sering pergi dengan hana.

 

Drrtt..drrrttt.. ponsel hana bergetar

“Sebentar aku angkat telepon dulu ne”

“Geurae..”

 

“Yeoboseyo”

Hana-ya, kau sedang apa?”

“Aku sedang makan, wae minie-yaa?”

“Apa aku menganggumu?”

“Ani.. ada apa kau meneleponku?”

“Kau tahu kan tadi siang aku meeting mengadakan persentasi dengan Pak Group”

“Ah.. ne, bagaimana apa semuanya lancar?”

“Lancar, tapi apa kau tahu sesuatu?”

“Mwoya?”

“Ternyata salah satu direktur dari Park Group adalah Park Jungsoo”

“Jinjja???”

“Ne, dia adalah cucu dari Presdir Park dan menjabat sebagai direktur pemasaran”

“Lalu apa dia mengenalimu?”

“Ne, bahkan dia menanyakan hubungan kita”

“Omo… sungmin-aah eotteohkae? Lalu aku harus bekerja sama juga dengan dia?”

“Mau bagaimana lagi, apa lagi ini proyek besar”

“Eotteohkae??”

“Mianhe hanaa-ya, eomma memanggilku nanti aku telepon lagi ne”

“Geurae..” sungmin memutuskan sambungan teleponnya

Terlihat sekali dari wajahnya, hana begitu khawatir dengan situasi ini. Bagaimana bisa dia harus bekerjasama dengan jungsoo yang jelas-jelas begitu ia cintai.

Donghae yang berada di depannya menyadari perubahan hana setelah mengangkat teleponnya

 

“Wae geurae??”

“Donghae-yaa eotteohkae?”

“Mworago??”

“Kantorku akan bekerjasama dengan perusahaan keluarga Park Jungsoo”

“Park Jungsoo yang kau sukai selama ini?”

“Ne” jawab hana lemas

“Bukan kah itu bagus?”

“Tapi dia sudah mempunyai kekasih”

“Jinjja??”

Hana menggangguk lemah

“Sudah..kau lupakan saja dia”

“Ish…maunya juga begitu, keundae..”

“Keundae wae??? Kau ini mengapa masih mengharapkan pria yang jelas-jelas memilih wanita lain dari pada dirimu, sudah berapa tahun kau menunggunya tapi tidak ada respon apapun kan?”

“hmm..” terlihat hana seperti berpikir sekarang

“Sejak dulu aku yang selalu di sampingmu tapi tak pernah sedikitpun kau pandang sebagai seorang pria, padahal kau tahu aku menyukaimu”

“Yak..Lee Donghae, jangan bicara yang tidak-tidak”

“Ish…aku ini bicara fakta tahu”

“Diam atau aku suruh kau pulang sekarang juga?”

“hahahah…kau in selalu saja begitu kalau aku bicara tentang hal ini, baiklah..”

 

Memang sejak SMA donghae sebenarnya menyukai hana, namun hana selalu menganggap ucapannya hanya bercanda, hinga suatu ketika donghae berbicara dengan serius kalau ia benar-benar menyukai hana, namun hana tak bisa mencintai donghae, ia hanya menganggap donghae sebagai sahabat baiknya saja dan meminta donghae tak merubah persahabatannya karena perasaannya tersebut. Karena donghae begitu mencintai hana ia pun rela hanya menjadi sahabatnya agar dapat bersama hana dan menjadi orang terdekat hana walau sampai saat ini perasaannya masih sama.

 

~

 

A days later

Hana yang baru saja keluar kantor kini sedang berjalan, tak jauh dari tempatnya sekarang terlihat kyuhyun sedang mengemudikan mobilnya dan mendekat kearah hana, ia menghentikan mobilnya tepat di samping hana sambil membunyikan klakson

“Hana-ya..” kata kyuhyun dari dalam mobilnya  setelah menurunkan kaca jendelanya”

“Eoh..wae??”

“Cepat masuk, aku antar pulang kebetulan aku ada perlu ke tempat yang searah dengan rumahmu”

“Tidak perlu, kau duluan saja ”

“Sudah cepat naik”

“Ani… Taxi..taxi” kata hana sambil memberhentikan taxi yang berhenti di belakang mobil kyuhyun. Kemudian hana masuk ke dalam taxi itu

“Yak..yak…kenapa kau malah naik taxi, ish…” gerutu kyuhyun yang kemudian menjalankan kembali mobilnya

“Sebenarnya ada apa dengan yeoja itu, masa hanya karena aku menciumnya waktu itu sikapnya menjadi berubah seperti itu padaku?” tanya kyuhyun dalam hati.

 

Bukannya hana marah, hanya saja ia masih bingung dengan apa yang di lakukan kyuhyun malam itu. Ia takut kalau malam itu kyuhyun hanya mempermainkannya saja, mungkin kyuhyun akan menganggapnya wanita murahan yang mau saja di cium, namun yang paling hana takutkan adalah bagaimana kalau ternyata ada suatu perasaan lain di antara mereka, maka dari itu ia berusaha menghindari kyuhyun saat ini.

 

~

 

“Apa kau sudah memikirkannya?” tanya hyerim pada kyuhyun yang saat ini berada di sebuah caffe

“Ne..”

“Lalu?”

“Baiklah, aku setuju kalau pernikahan kita di adakan 5 bulan lagi”

“Jinjja?? Gumawo oppa-ya”

“Ne, tapi dengan syarat biarkan kita melakukan semuanya tanpa bantuan abeoji”

“Ne.. saranghae oppa” kata hyerim yang langsung memeluk kyuhyun

“Nado”

 

~

 

@ Office

 

“Sudah..selesaikan nanti lagi setelah makan siang, aku sudah lapar sekali”

“Kau turun duluan saja, aku masih sibuk kyu”

“Yak…nanti saja teruskan lagi kau juga kan harus makan siang dan beristirahat min”

“Tapi tanggung kyu, bukan kah tadi kau bilang kau juga sudah lapar hana-ya?”

“Nde?”

“Kau makan bersama hana saja duluan”

“Ani…” jawab hana cepat

“Wae??” tanya kyuhyun

“Aku akan makan siang dengan teman ku”

“Nugu?”

“Pokoknya dengan temanku”

“Kalau begitu aku ikut saja sekalian” sebenarnya kyuhyun penasaran hana akan makan siang dengan siapa

“Hmm…”

“Dengan teman mu kan? Bukan kekasih mu? Aku janji tak akan mengganggu mu, kita duduk di meja yang berbeda juga tidak apa-apa”

“Benar ya?”

“Ne…Kaja, kita turun sekarang” kyuhyun menari tangan hana

“Ish…lepaskan, sakit tahu”

“Yak…begitu saja sakit” kyuhyun melepaskan tangannya

Karena kyuhyun memaksa akhirnya hana mengajak kyuhyun makan bersama, sebenarnya hana akan makan siang bersama donghae siang ini.

“Dimana temanmu?” tanya kyuhyun saat memasuki tempat makan yang tak jauh dari kantor mereka

“Sepertinya dia belum datang”  jawab hana sambil mengedarkan pandangannya mencari sosok donghae

 

Kemudian mereka mencari tempat kosong, seperti memang karena sekarang saatnya makan siang  restoran ini sudah terisi penuh dan tersisa 1 meja dengan 4 kursi.

 

“Kau mau pesan apa?”

“Nanti saja saat temanku sudah datang”

“Memang siapa teman mu itu? Apa dia pria?”

“Yang pasti dia itu lebih tampan darimu”

“Mwo? Hahaha..Memangnya ada yaa yang lebih tampan dari ku?”

“Ish…kau pikir kau setampan apa? Kalau di beri nilai mungkin 60 saja tidak sampai”

“Yak…kau bilang apa?”

“Wae??”

“Hana-ya…” terdengar seseorang memanggil hana dari arah belakang kyuhyun, kontan hana dan kyuhyun langsung menatap kea rah itu. Ternyata donghae yang memanggilnya, donghae sedikit terkejut karena hana datang dengan pria lain

 

“Mianhe, kau sudah menunggu lama?” tanya donghae sambil melihat kearah hana dan kyuhyun bergantian, seperti bertaya “siapa pria yang bersama mu ini?”

begitu juga kyuhyun yang terlihat memperhatikan donghae dari atas hingga bawah

 

“Ani.. Mianhe aku mengajaknya, dia teman kantor ku”

“Eoh..”

“Perkenalkan aku Kyuhyun, Cho Kyuhyun” kata kyuhyun dengan pede nya

“Eoh…choneun Lee Donghae imnida” jawab donghae yang kemudian duduk di samping hana

Ternyata tampan juga pria ini, Tapi tetap saja lebih tampan aku . sebenarnya apa hubungan dia dengan hana?” kata kyuhyun dalam hati

 

“Kau mau pesan apa?” tanya hana pada donghae

“Aku mau yang ini saja” kata kyuhyun sambil menunjuk menu di daftar menu, namun tak di respon oleh hana

“Apa saja terserah kau” jawab donghae

“Ish…selalu begitu, bagaimana kalau aku pesankan racun, apa kau mau memakannya huh?”

“Apa kau tega memberiku racun?”

“Kau pikir aku tidak tega huh?”

“Hehehehe…baiklah..”

“Ish…sama sekali tidak lucu mereka ini” gumam kyuhyun

~

Merekapun memesan makanannya, sementara hana asyik mengobrol, bercanda dan sesekali tertawa dengan donghae, kyuhyun hanya diam karena sama sekali tidak di ajak bicara oleh hana ataupun donghae.

 

“Kau tahu, saat di jepang aku pernah makan ramen yang ternyata sudah kadarluasa”

“Jinjja? Lalu bagaimana?”

“Saat ramennya sudah mau habis aku baru akan membuang bungkusnya, saat aku lihat ternyata tanggal kadarluasanya sudah lewat. Hahahha”

“Haahahah..harusnya sebelum memasaknya kau lihat dulu tanggal kadarluasanya, apa kau tidak sakit setelah itu?”

“Aku sempat diare beberapa hari”

“Wah..pedas sekali, minumku kurang sepertinya” kata kyuhyun yang sedikit kepedasan, ia menyodorkan gelas pada hana, agar hana mengisikan gelasnya yang telah kosong dari teko yang berada di depan hana. Namun sepertinya hana tidak menyadari tingkah kyuhyun itu dan malah terus mengobrol dengan donghae

“Hahahha…dasar yaa kau, makanya belajar masak agar jangan makan makanan instan saja” kata hana

“Aish…seperti kau bisa masak saja”

“Yak, aku ini wanita jadi seddikit-sedikit bisa masak”

“Baiklah.. nanti kau harus masakan sesuatu untukku kalau begitu”

“Tenang saja, kau tinggal bilang saja kau mau makan apa”

“Ok..”

Akhirnya kyuhyun menuangkan air ke gelasnya sendiri

 

“Ish…mengapa mereka akrab sekali sih, sampai sepertinya lupa kalau aku ada di sini. Ini benar-benar  sudah keterlaluan” ujar kyuhyun dalam hati

“Sepertinya makanan kalian sudah habis, mari kita kembali ke kantor” kata kyuhyun memotong pembicaraan hana dan donghae

“Eoh, kau kembali saja duluan, aku masih mau mengobrol” jawab hana acuh

“Ne, ini biar aku yang bayar” kata donghae

“Siang ini kita ada meeting, jadi harus segera kembali ke kantor kan” bohong kyuhyun

“Meeting? Sepertinya tidak ada. Sudah kau duluan saja”

“Yak.. Kang Hana, kaja kita pulang” kata kyuhyun dengan volume yang agak kencang

“Yak…kau ini kenapa huh?”

Kyuhyun mengambil beberapa lembar won dari dompetnya lalu menaruhnya di atas meja, hana dan donghae yang melihat heran, sedetik kemudian kyuhyun berdiri dan mencoba menarik pergelangan tangan hana.

“Kaja kita pulang”

“Yak.. ige mwoya?” tanya hana yang terkejut tangannya di tarik kyuhyun

Kyuhyun tidak menjawab, ia malah muai berjalan mencoba keluar dari restoran ini. Donghae tidak tinggal diam, ia mencoba menghentikan kyuhyun

“Yak, cho kyuhyun !! kau mau kemana?” tanya donghae yang tidak mendapa jawaban dari kyuhyun .

“Donghae-yaa mianhe, nanti aku telepon” kata hana yang melihat kearah donghae sambil berjalan karena tangannya tetap di tarik oleh kyuhyun.

 

“Lepaskan, kau ini apa-apaan kyu!!!”

Hana mencoba melepaskan genggaman kyuhyun di pergelangan tangannya saat mereka berada di pinggir jalan, akhirnya kyuhyun melepaskannya.

“Apa kau sengaja mengacuhkanku seperti tadi? Apa kau tak menganggap ku ada? Sejak tadi kalian asik bicara berdua sementara aku hanya kalian acuhkan”

“Yak..tadi sebelum berangkat kan kau bilang tak akan mengganggu ku, bahkan kau rela duduk terpisah tapi kau malah memilih duduk bersama kami, kau ini aneh sekali”

“Tapi setidaknya jangan bermesraan di depan ku”

“Bermesraan bagaimana? Dia itu sahabatku sejak SMA, lagi pula apa urusanmu huh?”

“Bukan begitu tapi… Tapi mengapa akhir-akhir ini sikap mu berubah padaku?”

“Berubah bagaimana?”

“Kau terlihat menghindariku, mengacuhkan dan tak mau pergi dengan ku. Wae?”

“Itu hanya perasaanmu saja”

“Ani…bukan sekali kau menghindariku, apa itu karena kejadian saat di busan waktu itu? Sudahlah..itukan..”

“Yak…harusnya aku yang bertanya padamu, mengapa kau melakukannya? Apa Karena kau sedang sakit jadi tidak sadar?”

“Ani..aku sadar, sangat sadar”

“Lalu mengapa kau menciumku huh?”

 

Kyuhyun terdiam sejenak, ia juga tidak tahu pasti mengapa malam itu ia mencium hana dan rasanya tak rela hana pergi meninggalkannya

 

“Bahkan kau tak bisa menjawabnya. Bagaimana kalau sampai hyerim tahu hal itu, mungkin aku akan di anggap wanita murahan. Kalau begitu mulai sekarang anggap saja kita tak pernah melakkukan hal itu, lupakan saja” hana mencoba pergi meninggalkan kyuhyun, namun baru satu langkah kyuhyun telah menahannya

“Mianhe.. aku minta maaf tentang kejadian malam itu”

Hana berbalik dan kini menghadap kyuhyun

“Geurae..lupakan saja” kemudian ia menarik tangannya, melepaskan cengkraman kyuhyun

 

“Oppa…” kata seseorang yang dating darii arah belakang Kyuhyun

“Hyerim” hana dan kyuhyun terkejut saat melihat orang yang datang ternyata hyerim,  bagaimana kalau ia mendengar pembicaraan dengan kyuhyun tadi?

kyuhyun langsung menoleh ke belakang

“Hyerim”

“Kalian sedang apa di sini?” tanya hyerim saat menghampiri hana dan kyuhyun

“Kami baru saja selesai makan siang” jawab hana sambil tersenyum kaku

“Yah..padahal aku belum makan siang, tadinya mau mengajak kalian makan siang”

“Syukurlah sepertinya ia tidak mendengar pembicaraan ku dengan kyuhyun tadi” kata hana dalam hati 

“Ne, kami baru saja selesai dan akan kembali ke kantor”

“Kau mengapa bisa ada disini?”

“Memang kenapa tidak boleh?” hyerim langsung berdiri di samping kyuhyun dan melingkarkan tangannya di tangan kyuhyun mesra

“Bukan begitu”

“Hehehhe..aku memang sengaja mau ke kantor mu oppa, ada yang ingin aku bicarakan”

“Eoh..”

“Kalau begitu aku kembali ke kantor duluan ya”

“Eoh ne, sampaikan salam ku untuk sungmin yaa”

“Baiklah”

 

Kemudian hana meninggalkan hyerim dan kyuhyun menuju kantornya, dalam hatinya ada rasa bersalah pada hyerim karena kejadia di busan waktu itu, ingin rasanya meminta maaf namun hal itu malah akan membuat semuanya menjadi masalah jadi biarkan semuanya berlalu dan anggap tak pernah terjadi apapun padanya dan kyuhyun.

 

~

 

“Oppa, pulang kantor nanti temani aku melihat baju pengantin ne”

“Eoh…kau mau cari baju pengantin hari ini?”

“Ne, kalau tidak dari sekarang aku khawatir tidak keburu”

“Hmm..baiklah, nanti aku jemput setelah pulang kantor”

“Tidak perlu, nanti biar aku saja yang kesini karena tempatnya tidak jauh dari sini”

“Baiklah, terserah kau saja”

“Geurae.. kalau begitu sekarang temani aku makan siang”

“Tapi aku sudah makan”

“Kan kau bisa pesan minum saja, jebal…temani aku, lagi pula apa kau tak merindukanku huh?”

“Aish..baiklah..baiklah..”

 

~

 

“Yeoboseyo”

“Donghae-yaa, apa kau sudah sampai kantor mu?”

“Ne, sejak tadi aku sudah kembali, kau baik-baik saja kan?”

“Nan gwenchana, soal tadi aku minta maaf ya, aku malah meninggalkan mu begitu saja”

“Sebenarnya kenapa tadi?”

“Tidak ada apa-apa”

“Apa pria itu sering begitu padamu?”

“Ani..”

“Lalu sebenarnya ada hubungan apa antara kalian?”

“Tidak ada apa-apa, dia hanya teman satu kantorku saja”

“Tapi aku rasa ada yang berbeda darinya”

“Maksud mu?”

“Menurutku sebenarnya ia menyukaimu”

“Yak…kau ini bicara apa, dia itu sudah bertunangan dan akan segera menikah”

“Jinjja? Tapi aku bisa lihat dari sikapnya, kalau sebenarnya dia menyukaimu”

“Ish…sudahlah, kau bicara yang tidak-tidak saja”

“Yak.. aku ini juga pria, jadi bisa membedakan”

“Ne..ne.. baiklah nanti aku telepon lagi, sekarang aku tutup dulu”

“Geureom, kau hati-hati lah”

“Ne.. annyeong”

 

~

 

“Kyuhyun-sshi”

“Ne Direktur Choi”

“Saya dapat komplen dari PT T&C , dan ternyata penanggung jawab dari proyek itu adalah kau. Jadi saya mohon bereskan masalah itu hari ini juga”

“Jweseonghamnida, Baiklah saya akan menghubungi pihak PT D&C dan menyelesaikannya sekarang juga”

“Aku percaya kau akan menyelesaikannya dengan baik”

“Ye,gamsahamnida”

Kemudian direktur choi keluar ruangan kerja kyuhyun

 

~

 

Saat pulang kantor pun tiba, kini hana sedang berjalan keluar dari kantornya, namun ia melihat sosok yan sepertinya ia kenal. Ternyata itu adalah hyerim, ia sedang duduk di sebuah bangku yang tersedia kemudian hana menghampirinya

“Hyerim, sedang apa kau di sini?”

“Eoh…hana, aku sedang menunggu kyuhyun. Apa dia belum pulang kantir? Aku menghubungi ponselnya tapi tidak aktif”

“Aigo…kyuhyun sedang keluar kantor, ada sedikit masalah di tempat client kami, mungkin bisa selesai nanti malam”

“Jinjja? Mengapa ia tak memberitahu ku? Padahal dia sudah berjanji denganku sore ini”

“Mungkin dia lupa memberitahu mu, karena kejadian ini mendadak sekali jadi kyuhyun langsung menuju ke tempat client kami tadi”

“Eoh begitu, bagaimana ini..aku sudah buat janji dengan designernya sore ini” kata hyerim seperti menggerutu

“Bagaimana kalau kau temani aku saja?”

“Nde?”

“Memangnya kau mau kemana?”

“Rencananya sore ini aku akan bertemu designer untuk melihat baju pengantin dengan kyuhyun, aku sudah buat janji dengan designernya tidak enak kalau aku batalkan. Eotthae?? Jebal temani aku ne”

“Hmmm.. baiklah, aku akan menemanimu”

“Gumawo hana-yaa..”

“Ne..”

“Kalau begitu kita naik taxi saja ne, aku tadi di antar supir”

“Geureom..”

 

Hana pun akhirnya menemani hyerim melihat rancangan baju pengantin. Setelah selesai mereka menikmati makan malam bersama

 

“Gumawo sudah mau mengantar ku sore ini”

“Aah..ne”

“Kau tahu, aku bahagia sekali kyuhyun mau melangsungkan pernikahannya dengan ku 5 bulan lagi, awalnya aku kira ia akan menolakku karena memajukan tanggal pernikahan kami, tapi ternyata dia mau”

“Ne, aku ikut senang karena sebentar lagi kalian akan menikah”

“Apa kyuhyun pernah bercerita padamu tentang bagaimana perasaannya padaku? Atau seberapa besar cintanya untukku atau hal lain yang menyangkut hubungan kami?”

“Ia tak bercerita punm kita sudah tahu kalau kyuhyun begitu mencintaimu kan”

“Tapi sepertinya yang aku lihat akhir-akhir ini ada yang sedikit berubah darinya”

“Berubah bagaimana?”

“Saat membicarakan pernikahan Kyuhyun terlihat sedikit ragu, apa ada yang salah padaku? Atau ada peremupuan lain yang mungkin sedang dekat dengannya?”

 

Mendengar ucapan hyerim, membuat hana tersedak karena terkejut saat hyerim mengucapkan kata wanita lain, apalagi kalau ingat kejadian di busan lalu

 

“Gwenchana?” tanya hyerim yang melihat hana tersedak

“Gwenchna” langsung hana meminum segelas air putih di hadapannya

“Mengapa kau berpikir begitu? Mungkin itu hanya perasaanmu saja”

“Ya…semoga begitu”

“Memang dari yang aku dengar bila pasangan yang mau melangsungkan pernikahan akan ada saja masalah yang di hadapi, tapi semua akan segera berlalu”

“Ne, aku harap begitu. Gumawo hana-yaa..”

“Ne hyerim” jawab hana sambil tersenyum

 

~

 

Akhirnya hari yang di takutkan hana tiba juga, hari di mana ia harus bertemu dengan Park Jungsoo, karena ia harus memberikan hasil dari laporan kerjasama perusahaan mereka. Laporan ini yang membuat hana jadi harus hana pula yang mempresentasikannya sendiri, siang ini ia akan di temani sungmin namun tiba-tiba ponselnya berbunyi dan itu adalah panggilan dari sungmin

 

“Hana-yaa”

“Ne sungmin, kau di mana? Kita harus berangkat sebentar lagi”

“Mianhe, halmeoni ku masih ICU pagi ini, aku tidak bisa meninggalkannya karena eomma dan appa sedang taka da di seoul”

“Jinjja? Lalu bagaimana keadaan halmeoni sekarang”

“Aku juga belum tahu. Maaf aku tak bisa menemani mu siang ini, kau minta kyuhyun saja”

“Gwenchanna, semoga halmeoni cepat sembuh”

“Ne, gumawo”

Hana menutu sambungan teleponnya

“Wae?” tanya kyuhyun

“Sungmin tidak masuk hari ini, halmeoni nya masuk Rumah sakit”

“Jinjja? Bukankah siang ini kalian ada meeting denga Park Group?”

“Ne, aku pergi sendiri saja”

“Biar aku yang menemanimu”

“Tidak perlu”

“Aku sudah pernah mengadakan meeting dengan mereka, jadi aku bisa lebih tahu dari mu. Cepat kita berangkat”

“Baiklah”

 

@ Park Group Office

 

Meeting sudah di mulai, dan ternyata pagi ini tidak terlihat sosok Park jungsoo. Hal itu membuat hana bisa bernafas lebih tenang, karena sekarang giliran hana mempresentasikan laporannya.

“Annyeonghasimnika, Choneun Kang Hana imnida. Pagi ini akan mempresentasikan tentang…”

Ucapan hana terpotong karena terdengar ada suara pintu yang terbuka dan masuk lah seseorang yang sepertinya terlambat pagi ini. Pria itu langsung berjalan menuju tempat duduknya, sebelumnya ia memberi salam pada semua yang hadir

 

“Annyeonghasimnika, Jweseonghamnida aku datang terlambat pagi ini” kata pria yang ternyata bernama Park Jungsoo tersebut sambil membungkukkan badan

 

Hana yang menyadari kalau pria itu adalah Park Jungsoo sedikit gugup, ia sudah senang kalauu pria itu tidak hadir tapi ternyata malah hadir. Jungsoo sudah duduk di tempatnya dan siap mendengarkan persentasi namun ia baru menyadari kalau wanita yang sedang berdiri di depan sekarang adalah Kang Hana.

 

“Eoh… Neo?” ucap jungsoo yang terkejut sambil menunjuk kearah hana, kontan membuat semua orang di ruangan ini melihat kearah jungsoo dan hana.

Hana hanya tersenyum sambil membungkukkan badannya

“Euhm..” kyuhyun berdehem, ia bermaksud mencairkan suasana

“Baiklah, saya akan melanjutkan persentasi hari ini”

Kemudian hana melanjutkan kembali persentasinya yang tertunda tadi

 

Setelah meting selesai satu persatu peserta meeting keluar dari ruangan ini, tinggal hana, kyuhyun dan jungsoo saja.

 

“Wah Kang Hana eoraenmane, apa kabar? Tadi kau hebat sekali saat menyampaikan persentasimu” kata jungsoo yang kini menghampiri hana

“Kamsahamnida. Aku baik, bagaimana denganmu”

“Aku juga baik, aku tak menyangka ternyata kau bekerta di perusahaan ini. Meeting minggu lalu Sungmin yang datang, kalau begitu berarti kau dan sungmin satu kantor ya?”

“Ne jungsoo-sshi”

“Hubungan kalian baik-baik saja kan?”

“Ne, bagaimana kabar Sora-sshi?”

“eoh…dia sepertinya baik”

“Eoh..”

“Bagaimana kalau kita makan siang bersama?”

“Hmm..boleh saja”

“jweseonghamnida, kami harus segera kembali ke kantor sekarang, ” kata kyuhyun yang tiba-tiba ikut bicara

“Eoh jinjja?”

“Ani…aku bisa kok untuk makan siang bersamamu, mungkin kyuhyun-sshi harus segera kembali ke kantor”

“Eoh begitu, jadi kau tidak ikut kami makan siang bersama?”

“Ani.. aku dan kang Hana tak bisa makan siang bersama mu”

“Nde?”

“Yak..kau ini apa-apaan kyu?” bisik hana pada kyuhyun

“Geurom, kami harus kembali sekarang. Gamsahamnida” kyuhyun langsung menari tangan hana untuk segera keluar dari ruangan ini dan meninggalkan jungsoo

“Eoh..” Jawab jungsoo yang sedikit bingung

“Jweseonghamnida Jungsoo-sshhi, mungkin lain kali saja lagi” kata hana sebelum meninggalkan ruangan ini

“Ne..”

 

Setelah sampai di luar kyuhyun melepaskan genggamannya di tangan hana

“Kau ini kenapa kyu?”

“Aku sudah tahu semua tentang hubunganmu dengan Park Jungsoo itu”

“Lalu kenapa? tho dia hanya mengajak kita untuk makan siang bersama, lagi pula ini juga ini bagus untuk kerjasama perusahaan kita”

“Dia bukan mengajak kita, tapi sebenarnya hanya mengajak mu saja”

“Lalu memangnya kenapa?”

“Apa kau masih mau makan bersama dengan namja yang sudah jelas menolakmu”

“Yak..asal kau tahu, dia tidak menolakku. Aku tak pernah mengatakan persaan ku dan dia juga tak pernah bilang kalau dia tak menyukaiku”

“Lalu apa namanya, sekian lama dekat tapi malah memilih wanita lain menjadi kekasihnya huh?”

“Biar saja, ini semua urusanku mengapa jadi kau yang repot?”

“Aku hanya…”

“Ish…tak perlu berpura-pura perduli padaku”

“Aku memang memperdulikanmu, apa itu salah?”

“Aku tidak perlu keperdulianmu”

“Yak…Kang hana”

“Wae?”

“Berhenti bersikap seperti itu”

“Apa maksudmu?”

“Berhenti seakan kau tak memperdulikanku, karena aku tahu kalau kita sebenarnya…”

“Mwoya?”

“Sebenarnya aku….” Kata kyuhyun ragu

“Mwo??”

“Baiklah, Aku sebenarnya….”

 

-TBC-

Apa lagi yang bakal terjadi di part 3?

Mari kita tunggu kelanjutannya, tapi sebelumnya komennya jgn lupa donk, kritik saran biar author bisa lebih baik lagi…okeeeh?

Thankyu yg udah baca, sorry kalo masih banyak yg kurang apa lagi typo masih beredar di sini.

baiklah…sampai jumpa,,, annyeong

 

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s