[FF Freelance] Happy [I love You]

[FF FREELANCE] Happy [I Love You]

Title : Happy [I love You] | Scriptwriter (Author) : Kapin | Main Cast : Bae Suzy as Bae Suzy, Wu Yi Fan as Wu Yi Fan | Support cast : Bang Yongguk as Bang Yongguk, Cho Kyuhyun as Cho Kyuhyun, Oh Sehun as Sehun | Genre : Friendship, Romance, Campus Life, Fluff. | Duration (length) : Vignette | Rating : 15

Disclaimer :

All cast are belong to God, but this fanfiction is mine. Sorry for typo · DON’T BASH · DON’T PLAGIAT · COMMENT · LIKE · Thank You ·

Summary :

Ketika kau kehilangan seseorang, Tuhan pasti akan menggantikannya kan?

Precious :

Happy [Explanation]

~~~~~~~~~~

 

Suzy melihat jam tangan merk gucci yang melingkar manis dipergelangan tangan kirinya, sekarang waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam dan suzy masih setia menunggu kris didepan gedung theater semenjak pukul 5 sore.

Drrrt!

Suzy dengan cepat mengambil ponselnya yang berada didalam tas berharap pesan itu berasal dari kris namun ternyata ….

 

From : Cho Kyuhyun

Kau dimana? Aku dan baekhyun sudah sampai dirumah.

 

Suzy dengan gesit membalas pesan kyuhyun jemari lentiknya dengan cekatan menekan layar ponselnya.

 

To : Cho Kyuhyun

Aku sebentar lagi pulang. Tunggu aku.

 

From : Cho Kyuhyun

Apa kau sudah bertemu kris? Aku melihat mobilnya terparkir didepan café.

 

Suzy menghela napasnya berpikir apa kris sekarang sedang bersama Victoria dan melupakan lagi janji kencan dengannya?

Kejengkelan suzy memuncak dan pada akhirnya ia menyerah menunggu kris. Suzy mempercepat langkahnya untuk segera halte bus terdekat agar sampai cepat tiba dirumah. Semenjak dari gedung theater suzy hanya diam dia tidak menggerutu seperti biasa saat ia sedang kesal. Suzy mengeratkan mantel yang dipakainya, cuaca hari ini kurang bersahabat. Suzy merasakan dinginnya seperti menusuk tulangnya.

Langkah suzy terhenti ketika melewati café tempat biasanya dengan kyuhyun mengerjakan tugas atau hanya berbincang. Suzy mengenal sosok yang berdiri dekat pintu masuk, seseorang yang sedang memperdalam ciuman dengan gadisnya – Victoria – . Yah itu kris.

Suzy merasakan ada lubang besar dihatinya. Astaga apakah sesakit ini rasanya patah hati huh? Gumam suzy tanpa terasa bulir bulir air mata membasahi pipi bulatnya.

Suzy dengan cepat mengambil ponsel yang berada disaku mantelnya, menulis pesan untuk kris lalu mengirimnya.

 

To : Kris

Bagaimana kalau kita berpisah?

 

Suzy bergegas pergi menjauh, mengusap kasar air matanya.

Dan kejadian malam ini sukses membuat suzy mengurung diri dikamarnya selama seminggu. Membuat eomma, baekhyun serta kyuhyun khawatir setengah mati.

 

~~~~~~~~~~

 

3 BULAN KEMUDIAN

 

Suzy berjalan menyelusuri lorong kampus sendirian sembari mengikat asal rambut coklat bergelombangnya.

“Kenapa kyuhyun terlambat membangunkan ku huh.” Suzy mendengus kesal. Seandainya ia tak terlambat mana mungkin tadi ia menjadi bulan bulanan choi seosaengnim untuk mengerjakan tugas dipapan tulis.

Suzy sudah sampai dipinggir lapangan duduk bersantai membiarkan beberapa anak rambutnya yang menggantung bebas terbang terbawa angin. Suzy terlalu fokus melihat sekelompok mahasiswa yang sedang bermain basket tanpa sadar seseorang sudah duduk disebelah.

“Suzy-ssi?”

Suzy menoleh kearah sumber suara dan tersenyum cerah.

“Yongguk-aah? Ah sudah ku katakan jangan memanggilku dengan  seformal itu. Ada apa?”

Yongguk tersenyum gugup.

“Hem… Apa kau ingat janji kita hari ini?” Yongguk mengerahkan semua keberaniannya hari ini untuk mengatakan pertanyaan sesederhana itu kepada suzy. Suzy menggangguk semangat.

“Tentu saja, aku tidak mungkin lupa. Memang kenapa?”

Yongguk tampak menimbang-nimbang kalimat apa selanjutnya yang akan ia katakan.

“Apa kau ingin aku jemput?”

 

~~~~~~~~~~

 

Kyuhyun duduk bersila diranjang besar milik suzy fokus dengan psp yang ada digenggamannya dan sesekali melirik suzy yang berada didepan cermin menimbang nimbang pakaian apa yang akan dipakainya.

“Yongguk menyukaimu dan hal itu memastikan dia akan menyukai apa saja yang kau pakai suzy.”

Perkataan kyuhyun membuat suzy berhenti sejenak lalu selanjutnya tersenyum cerah.

“Jadi apakah aku boleh memakai celana jeans dan kemejaku hem?” kata suzy sedikit antusias dengan mata yang berbinar sambil melihat kyuhyun dari pantulan cermin didepannya.

“YAK! TIDAK BOLEH! Ingat kau seorang yeoja dan kau hari ini akan kencan. Mana mungkin seorang yeoja memakai kemejanya saat kencan pertamanya seharusnya kau memakai pakaian yang wajar ketika yeoja akan kencan. Semisalnya dress yang berwana pink peach itu. Pakailah.” Pekik kyuhyun kesal sambil menunjuk dress pink peach yang tergeletak di dekat lemari suzy.

“Dan tambahkan sedikit ulasan make up. Cukup make up natural.” Kata kyuhyun menekan akhir kalimatnya.

“Kau seperti eommaku saja. Aku binggung kenapa soojung dapat bertahan denganmu.” Desis suzy kesal sambil meraih dress dan melangkah masuk kedalam kamar mandi. Kyuhyun tersenyum penuh kemenangan, toh pada akhirnya suzy menuruti perintah kyuhyun walau sebenarnya suzy tidak mau.

 

TING TONG… TING TONG…

 

Baekhun dan kyuhyun kini sedang beristirahat diruang tv dengan kegiatan masing masing, kyuhyun bermain game dipspnya sedangkan baekhyun sibuk dengan ponselnya.

“Baekhyun coba kau lihat siapa yang datang.” Kata kyuhyun tanpa melepaskan pandangannya sedikit pun dari layar psp kesayangannya.

“Yah hyeong kenapa tidak kau saja sih!” kini baekhyun mempoutkankan bibirnya kesal masih fokus menekan nekan layar ponselnya.

“Aku sedang sibuk.”

“Aku jugaaaaa!”

“Yak kalian berdua ini, aish!”

Suzy keluar dari dapur membuka apron yang melekat ditubuhnya,  sambil mengerutu kenapa harus kyuhyun dan baekhyun sangat malas jika harus disuruh membukakan pintu. Suzy melangkahkan kaki-nya lebar lebar kearah pintu masuk.

“Ah kau sudah datang? Masuk yongguk-aah.” Sapa suzy ketika mendapati wajah yongguk begitu dia membuka pintu.

Yongguk menganga melihat betapa cantiknya suzy yang berbalut dress berwarna pink peach. Oke, mulai sekarang sudah dipastikan warna favorite yongguk, pink!

 

~~~~~~~~~~

 

Setelah suzy dan yongguk berdua selesai menonton film drama yang mengharu biru, sebenarnya yongguk mengajak suzy untuk menonton action namun suzy bersikeras tidak mau menonton film yang menurutnya sadis. Betapa tidak dari awal hingga selesai terjadi pertumpahan darah walaupun yang bermain choi seung hyun – aktor favorite suzy –

Sebenarnya ini bukan “kencan” pertama untuk mereka berdua, sebulan belakangan ini sudah beberapa kali mereka pergi bersama entah menemani yongguk ke panti asuhan untuk mengantarkan beberapa kebutuhan anak anak panti – yongguk terkenal dengan kegiatan sosialnya- , menemani suzy ke busan untuk berkunjung ke rumah neneknya atau hanya mengerjakan tugas bersama di café – dan sudah dipastikan ada kyuhyun disana –

Mereka berdua mampir ke café langganannya, duduk saling berhadapan dekat jendela besar yang menjadi tempat duduk favorite suzy. Lalu memanggil pelayan untuk mencatat pesanan mereka berdua.

Mereka duduk terdiam sambil menunggu pesanan datang.

Yongguk menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal.

“Bisakah kau mendekat? Aku ingin mengatakan sesuatu.” Kata yongguk

Suzy mengerjapkan matanya binggung lalu mencondongkan tubuhnya kearah yongguk.

“Aku menyukaimu suzy-aah. Maukah kau menjadi yeojaku?” Bisik yongguk tepat ditelinga suzy.

Suzy menoleh cepat kearah yongguk. Ini terlalu dekat pikir suzy hidungnya dapat mencium feronom yongguk yang menurut suzy begitu memabukkan, walaupun menurut suzy feronom kris masih jadi favoritenya. Wajah yongguk berada disamping persis suzy, bahkan hidung suzy tak sengaja bersentuhan dengan pipi yongguk.

Dengan cepat yongguk duduk kembali begitu juga dengan suzy. Wajah suzy tampak bersemu merah sedangkan yongguk berdehem sebentar sambil menormalkan detak jantungnya. Dalam mimpi sekalipun yongguk tak pernah membayangkan dapat sedekat tadi dengan suzy. Astaga jantungnya masih saja berdetak dengan cepat.

“Kau pasti sedang bercanda. Dan menurutku ini tidak lucu yongguk-ah.”  Suzy tergagap mendengar pengakuan yongguk ditelinganya.

Yongguk mengembungkan pipinya kesal padahal ia sudah mengerahkan seluruh keberaniannya hanya untuk menyatakan perasaannya yang selama ini ia pendam untuk seorang bae suzy.

Tiba tiba suzy memajukan tubuhnya kedepan dan menekan nekan pipi yongguk dengan jari telunjuknya sambil tertawa lepas.

“Hahahaha kau ini sangat lucu yongguk-ah”

Yongguk terpana akan pesona yeoja yang duduk dihadapannya ini. Oh sebutkan siapa yang tidak suka bae suzy dikampusnya? Mungkin hanya cho kyuhyun yang menggangapnya yeoja biasa sedangkan siswa yang lain? Menggangap suzy seperti seorang dewi dari yunani.

Yongguk tersenyum cerah.

“Jadi suzy-aah bagaimana?”

 

~~~~~~~~~~

 

Sementara itu ditempat lain kris merutuki kebodohannya sendiri kenapa ia lupa membawa payung setidaknya tubuhnya tidak akan basah kuyub karena hujan bukan. Kris kini tengah mematung didepan pagar bercat warna putih. Kris sedang rindu dengan suzy namun terlalu gengsi hanya untuk menanyakan kabar suzy, apakah ia sudah makan? Apakah ia sudah mengerjakan tugas kampusnya? Atau apa yang ia lakukan hari ini dengan kyuhyun? Rentetan pertanyaan itu yang selalu muncul dipikiran kris akhir akhir ini. Jadi  kris berakhir seperti ini, berdiri didepan pintu pagar rumah suzy meluapkan rasa rindunya.

 

~~~~~~~~~~

 

Jam mata kuliah Kim seosaengnim telah selesai, kris segera pergi menuju parkiran kampus. Ia berjalan sempoyongan, kepalanya sedikit berdenyut akibat kemarin malam kehujanan hingga 3 jam lamanya didepan rumah suzy.

Kris masuk ke dalam  mobil sedan warna hitam yang terparkir dihalaman kampus, duduk disamping kursi kemudi lalu memiringkan tubuhnya menghadap namja yang sedang merapikan rambut blondenya di kaca spion.

“Jadi informasi apa yang kau dapat tuan oh?” Tanya kris pada namja yang memakai kacamata hitam disampingnya, sehun – sahabatnya –

“1 bulan. Suzy telah berkencan dengan yongguk  selama 1 bulan kris.”

Seketika kris menahan napasnya, tidak benarkan yang barusan dikatakan sehun? Tidak mungkin suzy mendapatkan penggantinya secepat ini. Kris mengusap wajahnya kasar. Frustasi.

“Kurasa tidak buruk jika suzy bersama yongguk. Ku dengar yongguk namja yang baik.”

Kata kata Sehun barusan memecahkan keheningan yang telah berlangsung beberapa menit itu. Sehun merasakan hawa yang mengerikan dari samping tubuhnya –tempat kris berada-

“Sebenarnya kau sahabatku atau yongguk huh?” Kris mendengus kesal mendengar kata kata sehun barusan, bagaimana bisa ia lebih membela yongguk daripada dirinya. Kris mengepalkan tangannya, menahan emosinya yang tersulut.

Kris bersiap keluar dari mobil namun tepukan dipundaknya membuat kris mengurungkan niat nya untuk keluar.

“Kau tidak tahukan kalau suzy selalu menangis ditaman belakang kampus saat kau bersama Victoria? Kurasa tidak.”

Sehun menghembuskan napasnya berat.

“Kau terlalu sibuk mengejar cinta pertamamu kris, tanpa kau sadari kau menyakiti suzy. Aku melepas suzy untukmu karena ku kira kau dapat membahagiakannya namun dugaanku salah, tahu begini aku berusaha lebih keras lagi saat itu, bukan malah menyerah ketika kau mengatakan kau akan mencoba menyukai suzy waktu itu.” Lanjut sehun sambil terseyum sinis.

Demi apapun, kris tidak pernah melihat sehun sesinis ini padanya dan ia baru mengetahui perasaan yang selama ini ditutup tutupi sehun bahwa sehun juga menyukai suzy.

Entah kenapa tiba tiba kris memutar ingatannya kembali mengingat kenangannya saat bersama suzy.

 

Flashback

Pertemuan yang tak disengaja saat di perpustakaan kampus berujung pada suzy yang meminta bantuan kyuhyun untuk mengenalkannya pada kris. Kebetulan kyuhyun dan sehun berteman. Tak mudah mengalihkan perhatian kris yang pada saat itu begitu terpuruk karena ditinggal Victoria –cinta pertama kris-

Suzy tak menyerah begitu saja ia begitu gigih mendekati kris yang pada saat itu jelas jelas menolak kehadiran suzy disampingnya. Penolakan penolakan yang dilakukan kris tidak mudah membuat suzy menyerah begitu saja, walau sebenarnya hatinya sakit menerima penolakan itu semua. Entah sejak kapan diantara keangkuhan kris yang terkenal dikampusnya terselip rasa mengagumi yang kemudian jadi rasa suka kepada suzy. Yang entah kapan perasaan itu muncul, kris tentu saja tak menyadari itu.

Hati kris luluh juga dengan semua pengorbanan suzy. Pada akhirnya kris menerima pernyataan cinta suzy yang hanya dinyatakan oleh anggukan setuju.

Suatu ketika kris dan suzy pulang kencan untuk kesekian kalinya, mereka pulang dari merayakan perayaan 8 bulan bersama. Entah kenapa suzy menanyakan sesuatu hal yang mengganjal di hatinya.

“Kenapa kau tidak bisa melupakan Victoria?

Kris menoleh cepat kearah suzy yang masih sibuk memperhatikan gedung gedung pencakar langit seoul dari jendela mobil.

“Aku tidak bisa, Victoria adalah cinta pertamaku. Dan kau tahu sangat sulit untuk melupakan cinta pertama.”

Bodoh kau juga cinta pertamaku kris, runtuk suzy dalam hati.

Kris kembali fokus menyetir tanpa menyadari suzy sedang menahan tangisnya, mengigit bibir bawahnya agar isak tangisnya tak terdengar. Astaga betapa bodohnya suzy sudah jatuh terlalu jauh mencintai kris yang jelas jelas tidak mencintainya.

Flashback end

 

Tiba tiba kemampuan penglihatan kris berkurang, ia merasakan kepalanya seperti dihantam ke tembok. Pening.  Seketika pandangannya menghitam hanya terdengar sayup sayup sehun memanggilnya dengan nada panik dan selanjutnya kris pandangan benar benar menghitam, ia pingsan.

 

~~~~~~~~~~

 

Suzy malam ini sedikit gelisah mengakibatkan ia susah tidur, lantas ia duduk dipinggir ranjangnya menatap kearah luar jendela kamarnya yang tak tertutup gorden. Suzy memegang dadanya, sejak kemarin jantungnya berdegup

Kau sedang apa kris? aku merindukanmu

Ponsel suzy bergetar membuyarkan lamunan suzy.

 

From : Kris

Bisa kita bertemu ditaman dekat rumahmu? Ku pastikan ini pertemuan terakhir kita. Aku tunggu.

 

~~~~~~~~~~

 

Dengan malas suzy melangkahkan kakinya ke taman dekat rumahnya, mengeratkan jaket tebalnya untuk melindungi tubuhnya dari cuaca dingin yang akhir akhir ini melanda seoul. Oh sebutkan siapa orang yang bodoh keluar saat cuaca seoul kurang bersahabat seperti ini?

Ada. Namanya bae suzy.

Suzy sudah sampai ditaman, mengedarkan pandangannya mencari kris yang ternyata duduk dibawah lampu taman sedang menundukkan kepalanya. Kris hanya memakai sweater tipis berwarna hitam pemberian suzy saat malam natal tahun lalu.

“Ada apa?” Tanya suzy ketika ia sudah sampai dihadapan kris.

Kris mengangkatkan kepalanya lalu beranjak dari duduknya berdiri mensejajarkan dirinya dengan suzy.

“Aku mencintaimu.”

Kata kata pernyataan cinta yang diberikan kris membuat suzy membeku. Pernyataan cinta kris membuat hatinya bersorak. Merasakan ratusan kupu kupu terbang didalam perutnya.

Jadi begini rasanya diperlakuakan manis oleh kekasih sendiri? Sungguh ini pertama kalinya yang suzy rasakan setelah hampir setahun menjadi kekasih kris.

“Jangan bercanda kris ini sudah malam.”

“Kau lebih mengenalku daripada diriku sendiri. Apa kau pikir aku sedang bercanda huh?”

Suzy tersadar bahwa kris sedang tidak bercanda. Rasanya suzy ingin melompat senang. Tidak. Tidak bisa Suzy tidak ingin buat kesalahan untuk kedua kalinya. Siapa suruh kris tidak menepati janjinya dan selalu melakukan kesalahan yang sama –mengejar cinta pertamanya- siapa lagi kalau bukan Victoria.

“Kau tahu kris, aku sudah hampir melupakan dan mengikhlaskanmu dengan vic. Ku mohon jangan ganggu hidupku lagi kris ku mohon.” Kata suzy menatap tepat dimatik mata kris, air mata sudah mengenang dipelupuk matanya. Sebenarnya suzy tidak ingin mengatakan hal itu namun ini diluar kendali suzy.

Saat kris hendak mendekat suzy memundurkan langkahnya semakin kris maju begitu pula suzy semakin mundur.

Kris menghentikan langkahnya lalu menghembuskan napasnya kasar. Kepalanya tambah berdenyut, pening. Kris lagi lagi mengusap wajahnya kasarnya. Oh, keadaan kris sungguh sekarang sangat menyedihkan.

“Aku  mencintaimu kris. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan mu. Kau juga cinta pertamaku. Aku menerima semua penolakanmu kris, karena aku mencintaimu. Aku tahu rasanya sulit untuk melupakan cinta pertamamu, karena aku juga sulit untuk melupakanmu. Aku membiarkanmu untuk terus mencintai Victoria agar kau tahu pengorbananku pada kenyataannya kau tidak pernah mengerti rasanya menjadi aku. Aku terlalu dalam mencintaimu kris.”

Dada kris sedikit sesak saat mendengar pengakuan suzy padanya barusan. Kris mengusap pelan pucuk kepala suzy sambil tersenyum tipis. Kris menghela napas sejenak, ada rasa rindu yang membuncah setelah 3 bulan mereka resmi berpisah. Ingin rasanya sekarang ia memeluk suzy erat dan enggan untuk melepasnya.

“Aku janji setelah ini aku tidak akan menggangu hidupmu lagi dan aku pun akan mencoba melupakan dan mengikhlaskan mu juga dengan yongguk. Kurasa yongguk namja yang baik untukmu….”

Sebelum kalimatnya selesai pertahanan kris runtuh, sungguh rasa rindu yang tertimbun ini seperti akan memecahkan dadanya. Kris memeluk erat, menghirup feronom suzy yang ternyata telah lama menjadi favoritenya.

Suzy sedikit mengangkat kepala sedikit sambil mengusap pipinya sekilas.

“Yongguk?” suzy mengerutkan keningnya.

“Kris ku mohon jangan membawa orang lain dalam masalah kita. Yongguk tidak ada sangkut pautnya dalam masalah kita.” Sungut suzy sedikit kesal.

“Kau berkencan dengan yongguk bukan?”

Suzy melonggo. Gossip apa lagi ini?

“Aku tidak berkencan dengan yongguk. Walapun yongguk pernanh menyatakan cintanya padaku namun aku menolaknya karena ……” suzy tak melanjutkan kata katanya. Terdengar ragu untuk melanjutkannya.

“Karena aku masih mencintaimu kris.”

“Sungguh? Tapi sehun mengatakan kau berkencan dengan yongguk.”

Suzy memutar bola matanya malas.

“Ah aku bertemu sehun saat di café bersama yongguk. Jadi kemungkinan besar sehun berpikir bahwa aku dan yongguk sedang berkencan.”

Besok habis kau oh sehun! Geram kris dalam hati.

“Ah kau kenapa?” Tanya suzy sedikit panik

Kris mengendorkan pelukannya melihat suzy yang tengah mengangkat tangan kanannya sambil menunjuk bekas infusan.

“Ah tadi siang aku pingsan.”

“Kenapa?”

Sebelum mendengar pertanyaan nya dijawab oleh kris, suzy buru buru melepas mantel yang ia pakai lalu menyampirkan nya ketubuh kris, walaupun tidak dapat menutup semua tubuh kris setidaknya itu dapat menghangatkan nya. Lalu suzy merogoh saku piyamanya menekan layar sentuh ponselnya lalu mendekatakan benda persegi panjang itu ke telinganya.

“Kyu kau belum tidurkan? Bagus. Bisakah kris menginap dirumah mu? Aku tidak ingin ibu ku terkena serangan jantung saat melihat seorang namja tengah tidur dikamar anak gadisnya. Kau tunggu di depan rumah yah, aku segera ke sana. Bye.” Suzy segera memutuskan sambungan teleponnya tanpa mendengar komentar kyuhyun yang dibangunkan tengah malam begini.

“Aku antarkan kau kerumah kyuhyun. Ayo!” Suzy menarik paksa lengan kris atau bisa disebut menyeretnya kris pergi menjauh dari taman.

Kris tersenyum melihat suzy yang agak kesusahan menarik lengannya. Dengan mudahnya kris menarik tangan suzy membuat suzy menghadapnya dan ….

Bibir mereka bertemu.

“Aku akan selalu bersama mu. Aku berjanji.”

 

 

The End

 

Nah ini flashback dari cerita happy [Explanation], pas suzy pacaran sama kris. Baru kepikiran yang ini, tenang masih ada kelanjutan yang lain hahahaha tapi sesuai inspirasi kapin yah😀 Mau ada yang kepribadiannya dibaca sama kapin? Itung itung kapin belajar juga untuk memperdalam, bisa hubungi ke @dhaifinaamallia *promosi* Sekali lagi maaf yah kalau ceritanya kurang berkenan *bow*

One thought on “[FF Freelance] Happy [I love You]

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s