MINE (chapter 3-END)

mine

Author  : vidyoung (@vidyafa11 [new])

Genre   : Romance, humor(?), little hurt

Cast       :

  • Kim Eun Hyeon (OC)
  • Cho Kyuhyun
  • Park Sung Myeong (OC)
  • Lee Donghae
  • And other cast

Length  : Chapter

Rate       : T

Warning: Typo bertebaran, romance gagal, geje, no feel😄

Saya tidak mau banyak omong disini, jadi langsung aja ke cerita. Happy reading!

Link sebelumnya: Part 1,Part 2

“Jadi helmeoni mau menjodohkanku dengannya, begitu?” Tanya Kyuhyun sembari menghela nafasnya.

                “Menjodohkan? Ah! Kau benar juga! Kenapa helmeoni tidak kepikiran ya? Baiklah, helmeoni akan atur perjodohan kalian secepatnya. Kau segera istirahat Kyu, besok kau akan kembali ke kantor”

                “Helmeoni..tidak benar-benar melakukannya kan?” Kyuhyun memandang horror wanita yang disayanginya itu setelah Eomma-nya.

                “Ahh.. aku jadi tak sabar menjadikan Eun Hyeon bagian dari keluarga ini..” helmeoni tampak beranjak dari kursinya menuju kamarnya. Malangnya dirimu Kyuhyun.. Sepertinya helmeoni-mu itu tidak mendengarkanmu..

~~

Eun Hyeon tidak tahu kenapa ia berada di tempat ini lagi. Memang tempat apa yang dimaksud? Rumah Helmeoni yang dikenalnya baru-baru ini dan tentu saja rumah namja menyebalkan yang dikenalnya baru-baru ini juga. Beberapa kemungkin sempat terpikir olehnya. Ia kembali dari dunia nyata ketika sebuah suara menyapa indra pendengarannya.

“Kau sudah datang, Eun Hyeonie.. Kau pasti bingung kenapa helmeoni menghubungimu” hanya diangguki oleh Eun Hyeon. “Ada yang harus helmeoni bicarakan denganmu. Minggu depan akan ada pertunangan cucu helmeoni, Kyuhyun.

“Lalu? Emm kenapa halmeoni memberitahuku, maksudku apa hubungannya denganku?” Tentu saja Eun Hyeon heran.

Helmeoni hanya memberitahumu kau akan tinggal disini selama seminggu ini sebelum pesta pertunangan cucu-ku. Kau harus hadir” Eun Hyeon merasa wanita renta tapi-masih-sehat didepannya itu terlalu berbelit-belit.

“Jika maksudnya helmeoni ingin mengundangku dipertunangan itu, kenapa aku harus menginap disini? Lagipula aku bisa bersiap-siap dari apartemenku.”

“Tidak. Kau harus tinggal disini. Lagipula aku sudah menghubungi orangtuamu, dan mereka sangat mendukung dan menyutujuinya” Eun Hyeon terkejut. Kenapa sampai menghubungi kedua orangtuanya? Ugh.. Eun Hyeon.. Tak tahukah kau jika antara kau dan helmeoni itu membicarakan satu tema tapi maksud yang berbeda?

“Tapi..”

“Tenang saja, aku sudah menyuruh orang suruhanku untuk mengemas pakaianmu” Eun Hyeon hanya bisa diam tak menanggapi perkataan yeoja didepannya. Ia tak habis pikir kenapa helmeoni sangat bersikeras ingin dirinya tinggal disini?

Pemuda bernama Donghae itu tengah berjalan santai memasuki lift menuju lantai tempat apartementnya. Sesekali ia tersenyum sendiri. Sebenarnya apa yang membuatnya tersenyum tidak jelas seperti itu? Entahlah, setidaknya sebelum ia bertemu yeoja bernama Sung Myeong tadi. Pintu lift terbuka, ia kembali melangkah menuju kamarnya.

“Aku akan mampir ke Eun Hyeon dulu” gumamnya. Ia terkejut melihat beberapa namja berjas keluar dari dalam apartemen Eun Hyeon dengan membawa koper milik yeoja itu. Ia bergegas menghampiri orang-orang itu.

“Hey! Siapa kalian? Kenapa kalian bisa keluar dari sana?!” Donghae hampir saja menerjang mereka, namun diurungkan ketika salah satu dari mereka memberikan alasan.

“Nyonya menyuruhku membawa barang-barang nona Kim Eun Hyeon, karena nona akan tinggal dikediaman Nyonya besar”

“Siapa yang kalian maksud Nyonya besar?” tanya Donghae penuh selidik.

“Nyonya Cho Yunmi pemilik CHO Corp” jawab salah satu dari mereka. Donghae terkejut setengah mati. Bagaimana bisa Nyonya kaya itu mengenal Eun Hyeon? Mungkin itu yang ada dipikiran Donghae. Usai para pria berjas itu pergi, buru-buru Donghae menelpon gadis itu.

‘yeobose-‘

‘Yak! Sebenarnya apa yang terjadi?! Kau dimana sekarang?! Kenapa pria-pria berotot itu membawa kopermu?! Bagaimana bisa kau mengenal pemilik Cho Corp?! Lalu aku bagaimana?! Eun Hyeon-ah jawab aku..’

‘Bagaimana aku bisa menjawab jika kau terus saja bicara. Aku juga tidak bisa mengerti apa yang terjadi padaku. Helmeoni menyuruhku tinggal disini karena katanya cucunya akan bertunangan. Aku benar-benar tidak bisa membantah, Hae-ah. Eottohke?” suara Eun Hyeon tampak frustasi.

‘Apa aku perlu bicara pada helmeoni itu?’ Donghae mengusulkan solusi.

‘Jangan! Aku tidak mau kau mendapat masalah. Apalagi helmeoni telah menghubungi orangtuaku dan mereka menyetujuinya. Sudahlah tidak apa-apa. Aku tetap akan mengunjungi apartemenmu’ Donghae menghela nafas.

‘Baiklah. Jaga dirimu disana. Hubungi aku jika kau butuh sesuatu’

‘Yeah tentu. Aku tutup’ PIP.

Cho Kyuhyun melangkah santai memasuki rumahnya. Diruang tengah ia melihat helmeoni nya tengah menonton televise. Usai menyapa helmeoni nya, ia kembali melangkah menuju kamarnya di lantai atas. Ia baru saja menaiki tangga ketika ia melihat seorang yeoja akan turun ke lantai bawah.

“Kau?!! Kenapa kau bisa ada dirumahku?!” Kyuhyun berbicara sambil menunjuk-nunjuk wajah Eun Hyeon.

“Kau pikir aku mau berada disini, Tuan Cho?!” Eun Hyeon membalasnya lengkap dengan tatapan tajam.

“Ada apa ini rebut-ribut? Cho Kyuhyun, apa yang terjadi disini?” Tiba-tiba halmeoni sudah berada di tempat pertengkaran Kyuhyun dan Eun Hyeon.

Helmeoni, kenapa yeoja ini ada disini?? Jangan bercanda” Kyuhyun kembali menunjuk-nunjuk Eun Hyeon.

“Sopanlah pada tamu Cho Kyuhyun. Dan helmeoni tidak pernah main-main dengan ucapan sendiri” Kyuhyun berdecih pelan dan memutuskan untuk tidur si kamarnya. “Maafkan cucu helmeoni ya, Hyeonnie.. Dia memang begitu”

“Ya, tidak apa-apa, helmeoni” Eun Hyeon tersenyum terpaksa.

“Bagaimana bisa?! Bagaimana bisa Kyu oppa memutuskanku begitu saja?! Ini tidak adil! Apa memang aku hanya dipermainkan?” yeoja bertubuh mungil itu tampak menggerutu. Ia duduk sendirian di taman.

FLASHBACK ON

                “Oppa, kenapa tiba-tiba ingin bertemu? Biasanya juga kau malas menemaniku pergi” ujar Sung Myeong.

                “Sung Myeong, minggu depan aku tunangan”

                “Apa? Kenapa mendadak sekali? Aku belum siap, oppa” jawab Sung Myeong.

                “Bukan. Bukan denganmu. Dengan gadis lain. Helmeoni yang mengatur semua. Jadi maaf, hubungan kita berakhir sampai disini. Aku tidak mau Helmeoni berbuat sesuatu padamu”

                “K-Kau bercanda? I-Ini tidak lucu..”

                “Aku tidak bercanda. Maafkan aku. Semoga kau mendapat penggantiku, Sung Myeong. Aku menyayangimu” Kyuhyun beranjak meninggalkan yeoja itu seorang diri.

FLASHBACK OFF

Sung Myeong melempar kaleng kosong yang sejak tadi digenggamnya ke segala arah.

“Aduh! Siapa sih yang seenaknya melempar kaleng ini?” Namja agak *uhuk* pendek itu menolehkan kepala ke kasana kemari dan menemukan Sung Myeong duduk sendirian. Seketika, senyum jahil tercetak dibibirnya.

“Hey! Kau yang melempar kaleng ini benar?” ujar namja itu setelah berada di dekatnya. Sung Myeong mendongak dan mendapati namja yang akhir-akhir ini berada disekitarnya. Namun ia tak membalas. Moodnya sedang buruk hari ini.

“Ya! Kau belum menjawabku. Apa mendadak kau tidak bisa bicara?” Dengan sesuka hati, Donghae duduk disebelah Sung Myeong.

“Ish! Bisakah kau diam? Kau membuat mood ku semakin buruk!” ujar Sung Myeong galak.

“Galak sekali. Kau terlihat seperti yeoja yang baru diputuskan kekasihnya :P” Sung Myeong melotot kaget. Sebisanya ia memberikan deathglare terbaiknya pada namja disampingnya itu.

“Apa? Kenapa menatapkan seperti itu? Atau jangan-jangan memang benar kalau kau baru diputuskan kekasihnya? Ckck kasian sekali kau” Donghae menggelengkan kepalanya seolah prihatin.

“Kau bisa diam tidak sih?! Kau.. Aisshh sudahlah” Sung Myeong baru akan pergi sebelum tangannya ditahan oleh Donghae.

“Aku tahu tempat bagus untuk mengembalikan moodmu. Ayo ikut” tanpa menunggu persetujuan Sung Myeong, Donghae menarik tangan yeoja itu meninggalkan taman.

Hari ini adalah hari pertunangan Cho Kyuhyun- itu menurut Eun Hyeon. Tapi ia heran kenapa helmeoni menyuruh perias mendandaninya heboh begini? Ia kan hanya tamu disini.

Setelah selesai, ia disuruh menunggu didalam kamar ini. Bukankah itu aneh? CKLEK. Pintu kamar tiba-tiba terbuka menampilkan seorang pria paruh baya yang sangat Eun Hyeon rindukan.. Appa nya! Ia beranjak untuk memeluk Appa nya itu.

Appa! Kenapa apa tiba-tiba ada disini?? Apa helmeoni juga mengundang appa? Apa Eomma juga datang??” Diberondongi pertanyaan bertubi-tubi seperti itu, Tuan Kim hanya tersenyum maklum.

“Tentu saja kami datang di acara sepenting ini. Ayo cepat, acaranya sudah akan dimulai”

Eun Hyeon semakin tidak mengerti ketika Appa nya menuntunnya hingga sampai disebelah Cho Kyuhyun. Perasaannya mulai tidak enak.

“Baiklah, karena calon wanita nya sudah ada disini, kita bisa mulai acaranya” ujar helmeoni kemudian. Eun Hyeon membulatkan matanya kaget. Jadi ini pertunangan Cho Kyuhyun dengan dirinya! Rasanya Eun Hyeon ingin sekali berteriak protes.Tapi ia tahu tata karma. Apalagi kedua orangtuanya juga disini. Ugh, ia jadi merindukan Donghae. Dilihatnya Kyuhyun disampingnya. Wajahnya tetap seperti biasa dingin, tak ada ekspresi.

Acara selesai beberapa menit yang lalu. Eomma Kim mendatangi putrinya.

“Hyeonnie, eomma tak menyangka.. eomma kira kau akan bersama namja ikan itu, ternyata pilihanmu tak kalah tampan dengannya”

Eommaaa, aku dan Donghae itu kan sahabat. Lagipula apa maksud eomma namja ini pilihanku. Aku sama sekali tid-”

“Tidak apa, Hyeonnie.. Appa mengerti kok. Oh ya, kami juga memutuskan pernikahan kalian akan dilangsungkan setelah kau lulus kuliahmu. Kau tidak keberatan kan nak Kyuhyun?” Kyuhyun yang awalnya terkejut, kembali bisa mengontrol ekspresinya.

Ne, tentu tidak, ahjussi” jawab Kyuhyun.

“Jangan panggil ahjussi, panggil saja Appa. Bukankah sebentar lagi kita menjadi keluarga?”

“Tuan Kim benar, Kyu. Mulai sekarang orang tua Eun Hyeon jadi orangtuamu juga” tambah helmeoni.

Seminggu setelah pertunangan itu, semua berjalan seperti biasa. Eun Hyeon tetap melanjutkan kuliahnya karena tinggal sebulan lagi ia akan di wisuda. Yang aneh, ia kerap kali mendapati Kyuhyun tersenyum sambil memandangnya, dan Eun Hyeon tidak terlalu memusingkannya lagipula itu bagus karena Kyuhyun tidak semenyebalkan dulu. Ia juga sudah menceritakan semua pada Donghae. Donghae sendiri juga semakin dekat Sung Myeong sejak hari dimana mereka pergi ke taman bermain berdua.

FLASHBACK ON

                “Yak! Kau mau membawaku kemana??”

                “Sudah ikut saja” Donghae tetap fokus menyetir.

                “Lotte World?” gumam Sung Myeong heran.

                “Yap! Ayo hari ini kita bersenang-senang” Donghae keluar dari mobil diikuti oleh yeoja itu.

LOTTE

                “Emm, Donghae-ssi, terimakasih sudah menemaniku senang-senang hari ini” ujar Sung Myeong.

                “Wah, kau bisa berterimakasih juga ternyata. Hahaha” Bukan Donghae namanya kalau tidak jahil. Segera saja Sung Myeong menjitak kepala Donghae.

                “Aku sudah berterima kasih, tapi kau malah.. Lupakan saja!”

                “Aissh, jangan suka marah-marah. Nanti wajahmu dipenuhi keriput” Donghae sudah ambil ancang-ancang lari.

                “Lee Donghae!!!! Jangan lari kau!!”

FLASHBACK OFF

Kyuhyun menjemput Eun Hyeon di kampusnya. Saat ini mereka tengah diperjalanan pulang. Tiba-tiba Kyuhyun menepikan mobilnya.

“Kenapa berhenti? Apa mobilnya mogok?” Tanya Eun Hyeon heran.

“Tidak. Em, ada yang ingin kubicarakan denganmu” jawab Kyuhyun.

“Oh, apa itu?”

“Aku tidak tahu ini sejak kapan, tapi aku mencintaimu Eun Hyeon-ah.. Maukah kau memulainya dari awal denganku? Menikah denganku dan bahagia selamanya?” Kyuhyun menggenggam tangan Eun Hyeon.

“Apa selamanya itu nyata? Lagipula walau aku menolak sekalipun aku tetap akan menikah denganmu Tuan Cho” jawab Eun Hyeon.

“Jadi?”

“Jadi apa?” Tanya Eun Hyeon polos.

“Isshh, bagaimana perasaanmu padaku?” ujar Kyuhyun.

“Yahh, kalau aku tidak mencintaimu, sejak dulu aku sudah minta membatalkan pertunangan ini” jawab Eun Hyeon. Sontak saja Kyuhyun memeluk Eun Hyeon erat.

“Yak! Sesak! Jadi seperti ini sifat tuan Cho yang asli, ckck”

“Hehe, maaf, aku terlalu senang..”

“Sudah ayo pulang. Aku lelah.. tadi banyak sekali tugas”

“Siap tuan putri” Kyuhyun kembali menjalankan mobilnya..

THE END!

 

Muehehehe! Tamat dah!

Maap yow endingnya mengecewakan~

Karena banyak yang terjadi akhir-akhir ini, saya jadi gak dapet ide buat nerusin nih ff, tapi karena keinginan agar ff ini selesai, jadi saya lanjutkan…

Tetap membuka kritik dan saran..

Terimakasih bagi yang setia membaca ff abal ini..

Byee Byee

 

2 thoughts on “MINE (chapter 3-END)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s