[FF Freelance] Should I?

[FF FREELANCE] SHOULD I

Title : Should I? | Scriptwriter (Author) : KAPIN Main Cast : Do Kyungsoo as Kyungsoo , Kim Jongin as Jongin | Support cast : Lee Hayi as Hayi | Genre : Friendship, Romance, School Life, Brothership, Fluff. | Rating : General | Duration (length) : Ficlet | Credit Poster : Google

 

Disclaimer :

All cast are belong to God, but this fanfiction is mine. Sorry for typo · DON’T BASH · DON’T PLAGIAT · COMMENT · LIKE · Thank You ·

Sumarry:

Haruskah aku berterima kasih padamu Kim Jongin?

Precious :

See You Soon!

~~~~~~~~~~

 

 

Seorang namja tengah berlari di koridor sekolah tanpa memperdulikan tatapan aneh siswa siswa yang lain, yang ia ingin hanya segera sampai dikelasnya sekarang. Bukan karena ia terlambat masuk kelas lagipula masih ada waktu 15 menit lagi sebelum bel pertanda jam pertama berbunyi. Namja yang tengah menjadi pusat perhatian itu bernama Do Kyungsoo atau yang paling sering dipanggil dengan kyungsoo.

 

Namja yang mempunyai mata besar ini telah sampai didepan pintu kelas nya dan menatap kesal jongin yang sedang tertawa bersama sehun dan chanyeol. Kyungsoo mengepalkan tangannya menahan kesal, hingga buku kuku nya memutih.

 

“KIM JONGIIIIN!!!!” Teriak kyungsoo kesal.

 

Kyungsoo segera menghampiri jongin dan menarik kerah seragam jongin dari belakang dengan sedikit kasar hingga membuat jongin terhuyung ke belakang, menyeretnya keluar kelas.

 

“Yak kyungsoo lepaskan! Kau mau merobek kerah kemeja ku hah?” Jongin berontak.

 

Entah kenapa tenaga kyungsoo kali ini lebih besar daripada jongin.

 

Kini mereka berdua telah sampai didepan kelas, kyungsoo melepaskan genggaman nya dari kerah jongin.

 

Jongin hanya mendelik manatap kyungsoo yang menurutnya tidak seperti biasanya.

 

“Kau kenapa huh? Sakit?” Tanya jongin sembari menyentuh dahi kyungsoo.

 

Kyungsoo segera menepis tangan jongin kasar.

 

“Tidak.”

 

Jongin terkejut ketika kyungsoo menepis kasar tangannya dan ia dapat melihat percikan api di dalam mata kyungsoo.

 

“Mana surat cinta ku?”

 

“Surat cinta? Apa maksud mu aku tak mengerti.”

 

Kyungsoo memutar bola matanya malas.

 

“Jangan berpura pura bodoh kim jongin aku bertanya soal surat cintaku untuk hayi.” Suara kyungsoo seketika memelan ketika menyebutkan nama hayi.

 

Jongin menepuk dahi nya pelan.

 

Astaga kau bodoh sekali jongin melupakan hal sepenting itu batin jongin.

 

Sekarang jongin tahu arah pembicaraan kyungsoo.

 

“Aku sudah memberikannya pada hayi, kenapa?” Jawab jongin enteng.

 

Kyungsoo membulatkan matanya yang sudah bulat itu seakan akan matanya hendak keluar.

 

“Kau gila huh?!” Pekik kyungsoo.

 

Demi bubblea tea milik sehun, kyungsoo cemas setengah mati. Didalam pikiran kyungsoo sekarang adalah bagaimana jika hayi menolaknya, bagaimana hayi membencinya, bagaimana hayi menjauhi dirinya karena surat cinta konyol yang ia tulis karena paksaan jongin waktu itu? Terlalu banyak kata bagaimana yang kini berputar putar terus di otak kyungsoo.

 

Oh ayolah, kyungsoo menyukai hayi saat pertama kali melihatnya bernyanyi di acara sekolah saat mereka sama sama kelas 1. Jongin yang sudah bersahabat dengan kyungsoo dari sekolah dasar yang menyadari pertama kali kalau kyungsoo menyukai hayi. Pada saat itu tatapan kyungsoo yang berbeda saat melihat hayi, seakan akan kyungsoo melihat bidadari dengan suara indah turun dari khayangan.

 

Semenjak saat itu setiap berpapasan dengan hayi di koridor sekolah kyungsoo selalu menahan napasnya karena kelewat gugup. Kyungsoo selalu menceritakan betapa gugup nya ia saat berhadapan dengan hayi kepada jongin dan selalu berakhir jongin tertawa bahkan hampir menangis.

 

Jongin ingat saat kyungsoo pulang sekolah menerobos hujan untuk sampai ke rumah dan keesokan hari nya kyungsoo jatuh sakit. Setelah jongin mencari tahu lebih jauh perihal kyungsoo yang berbuat nekat, ternyata kyungsoo karena ia mendengar rumor bahwa hayi telah menjadi kekasih zelo teman seangkatannya. Dan ternyata itu hanya rumor belaka.

 

“Bagaimana kalau hayi juga menyukai mu?” Tanya jongin sambil tersenyum jahil.

 

Terlihat kedua pipi kyungsoo merona.

 

Kyungsoo menggelengkan kepalanya cepat.

 

“Tidak mungkin.” Gumam kyungsoo lirih.

 

“Kita kan tidak pernah tahu isi hati hayi bukan?” Kata jongin sambil mengedikkan bahunya acuh.

 

Mana mungkin hayi menyukainya, kyungsoo bukan byun baekhyun yang selalu lucu walaupun kadang bersikap konyol, atau kyungsoo bukan huang zi tao yang dapat melelehkan hati yeoja karena kehebatan kungfu nya.

 

Saat kyungsoo masih sibuk memikirkan nasibnya jongin melambaikan tangan dengan semangat ke arah seseorang yang berada di belakang kyungso.

 

“HAYI!”

 

Teriakan jongin membuyarkan lamunan kyungsoo.

 

Tunggu sebentar.

 

Jongin memanggil siapa? Jangan bilang hayi!

 

“Ada apa jongin-ssi?” Kini hayi sudah berdiri disamping kyungsoo.

 

Kyungsoo menelan salivanya sedikit sulit sambil melirik hayi yang tepat berdiri disebelahnya. Tercium wangi strawberry dari rambut hayi yang di sengaja digerai.

 

Jongin mengedikkan dagunya kearah kyungsoo yang membuat hayi kini mengalihkan pandangannya kearah kyungsoo.

 

“Oh. Annyeong kyungsoo-ssi.” Kata sedikit membungkukan tubuhnya.

 

Kyungsoo membungkukan tubuhnya gugup dan itu membuat jongin tersenyum jahil.

 

“Ah hayi-ssi apa kau sudah membaca surat yang ku berikan kemarin?” Tanya jongin sambil tersenyum miring.

 

“Surat?” Hayi tampak berusaha mengingat apa yang yang dimaksud jongin.

 

“Ah! Surat cinta?” Hayi menggangguk kepalanya karena sudah ingat soal surat cinta tersebut.

 

Kim jongin akan ku lempar kau nanti dari atap gedung teriak kyungsoo dalam hati.

 

“Yak! Kyungsoo kau sudah mengerjakan tugas Kwon seosaengnim? Bolehkah aku melihatnya? Terima kasih.”

 

Sebelum kyungsoo menolak jongin telah berhasil merampas secara paksa tas kyungsoo dan pergi masuk kedalam kelas.

 

Kyungsoo menatap nanar punggung jongin yang semakin menjauh, tahu sahabatnya itu hanya memberikan waktu untuk dirinya dan hayi berdua. Tapi apakah jongin tidak tahu betapa gugup kyungsoo hingga rasanya ia ingin menenggelamkan dirinya di sungai han.

 

“kyungsoo-ssi” Panggil hayi sambil menepuk pelan pundak kyungsoo.

 

Mimpi apa semalam dirinya hingga sekarang ia melalukan skinship dengan hayi pikir kyungsoo dalam hati.

 

“eugh eugh…” Kyungsoo tidak melanjutkan kalimatnya karena terlalu gugup.

 

“Oh jadi benar surat cinta itu hanya kejahilan jongin saja.” Gumam hayi hampir berbisik namun masih dapat didengar kyungsoo.

 

“Tidak tidak.” Ktungsoo mengibas ngibaskan kedua tangannya didepan dadanya.

 

“Eugh… Itu surat cinta yang aku buat untuk mu hayi.” Kyungsoo menahan lengan hayi yang hendak pergi ke kelasnya.

 

Hayi menoleh melihat kyungsoo yang menundukkan wajahnya karena malu.

 

“Nanti kita bertemu dikantin yah. Kita makan siang bersama.” Hayi menggenggam tangan kyungsoo yang berada di lengannya lalu menepuknya sayang.

 

Kyungsoo menatap punggung hayi yang semakin menjauh dengan tatapan tak percaya. Seorang lee hayi mengajaknya makan siang bersama!

 

“Kau benar benar sudah dibutakan dengan cinta.”

 

Kyungsoo menoleh kearah sumber suara, ia mendapati jongin yang tengah menyandarkan tubuhnya dikusen pintu kelas mereka dengan tatapan kasihan memandang kyungsoo. Lama kelamaan muncul senyum khas milik jongin.

 

“Kau harus mentraktirku nanti dikantin.” Kata jongin seraya merangkul kyungsoo yang tingginya lebih pendek dari jongin.

 

“Boleh aku memelukmu?” Minta kyungsoo dengan tatapan puppy eyes nya.

 

Jongin menatap kyungsoo dengan tatapan histeris.

 

“TIDAAAAAAAAAK!” Jongin melepas rangkulannya langsung berlari masuk kedalam kelas.

 

Kyungsoo tertawa terbahak bahak. Sungguh hari ini hari terbahagia sepanjang hidupnya setelah ia dilahirkan didunia dengan selamat.

 

Terima kasih kim jongin kata kyungsoo dalam hati.

 

 

The End

Terlalu pasaran kah? Yah kayanya emang terlalu pasaran alur cerita kaya gini L Maaf yah author udah berusaha bikin cerita yang gak biasa tapi mandek gara2 tugas observasi yang gak kelar kelar. Sekali lagi maaf yah *bow*

 

2 thoughts on “[FF Freelance] Should I?

  1. Cemburu sama hayiiii T_T
    Dio’kuuuu huhu *plakk

    Lucu banget ngebayangin dio gugup kaya gitu😀
    Gatau ini pasaran ato ga soalnya baru pertama baca yg semacam ini ..bagus kok..aku sukaaa..sama dio #ehh :Dv
    Sama ceritanya maksudnya. Hehe

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s