Briar Rose [Prologue]

briar rose prologue

Author: ree

Genre: AU, romance, family

Rating: PG-15

Length: chaptered

Casts: f(x)’s Krystal (Jung Soojung), CNBLUE’s Kang Minhyuk

Disclaimer: Inspired by some fairytales

 

 

 

 

“Dongeng?”

“Pernahkah kau membacanya?”

“Aku punya beribu pertanyaan terkait dongeng.”

“Dan pertanyaan terbesarku adalah,

…Bagaimana kalau dirimu ternyata bagian dari dongeng,

dan kau tak pernah menyadarinya?”

 

 

 

 

***

 

 

 

 

Krystal melangkah lebar-lebar menyusuri jalan setapak di pekarangan depan sebuah rumah besar bergaya modern dihadapannya, membuat roda koper besar yang ditariknya sesekali melayang dari permukaan tanah. Senyum cerah menghiasi paras cantiknya. Sesekali ia bersenandung kecil, mengekspresikan rasa senang sekaligus berusaha meredam degup jantungnya yang semakin di luar kendali.

Hari ini tentu hari yang istimewa bagi Krystal. Sudah enam tahun lamanya ia menantikan saat-saat berkumpul kembali dengan keluarga kecilnya. Karena urusan pekerjaan, orangtuanya terpaksa menetap di Manhattan sedangkan ia tinggal bersama neneknya di Korea. Betapa senangnya ia ketika orangtuanya mengizinkan untuk melanjutkan studi di Amerika. Ia bahkan langsung berangkat ke Manhattan sesaat setelah upacara kelulusan berakhir.

Krystal menekan tombol pada pintu depan, berusaha mengabaikan pertanyaan-pertanyaan yang bergema dari dalam rumah seperti “Siapa?” atau “Meg, kaukah itu?” sambil terkikik kecil. Ia ingin semua orang di rumah terkejut dengan kehadirannya yang tiba-tiba. Dari suaranya pastilah itu Thomas Calder, pria berusia lebih dari setengah abad yang merupakan pengasuh Krystal selama ia masih tinggal bersama orangtuanya dulu. Krystal lebih senang memanggilnya Cal. Dan tentu saja kakek bermata teduh itu sama sekali tidak keberatan.

“Astaga! Kau… Krystal?!” tepat seperti dugaannya, Cal tampak terkejut begitu membuka pintu. Ia memandangi gadis itu dari ujung rambut hingga ujung kaki─dan sedikit tidak percaya pada penglihatannya. Rambut panjang kecoklatan, kulit putih, badan langsing, mata lentik, hidung mancung, dan senyumnya yang mempesona. Krystal kecil yang terakhir kali dilihatnya benar-benar menjelma menjadi seorang gadis yang cantik.

Krystal menempelkan telunjuknya di bibir, mengisyaratkan agar pria itu sedikit menekan volume suaranya. Ia tidak ingin ayah dan ibunya mendengar dan membuat kejutan kecilnya jadi berantakan.

“Mana Ayah dan Ibu?”

“Ah, mereka─”

Belum sempat Cal menyelesaikan kalimatnya, Krystal sudah lebih dulu menarik kopernya masuk; sedikit tidak sabar untuk melihat wajah kedua orang yang paling dicintainya terkejut melihat putri kecilnya yang sekarang sudah tumbuh dewasa. Cal sampai harus berlari untuk menyeimbangkan langkahnya dengan Krystal.

Krystal sudah bisa mengira dimana ayah dan ibunya berada ketika samar-samar terdengar suara mereka dari kejauhan. Ia berjinjit perlahan, bermaksud mengejutkan kedua orang itu. Tak lupa ia kembali mengingatkan Cal yang berdiri di belakangnya untuk tidak bersuara.

Mom, Dad, I’m home!!” Krystal sengaja muncul secara tiba-tiba dari balik dinding dan berseru riang.

Kedua orang yang sedang duduk berhadapan di sofa tersebut menoleh. Wanita berambut ikal panjang dengan dress merah marun─yang dipanggil Krystal sebagai Mom─bangkit dari tempat duduknya setelah sesaat sebelumnya menunjukkan ekspresi tidak percaya.

I miss you, Mom.” Krystal menghambur ke pelukan wanita itu. Rasanya sudah lama sekali ia tidak merasakan pelukan hangat seorang ibu.

Wanita itu membalas pelukan Krystal tak kalah erat. Namun entah kenapa, Krystal tidak merasakan kelegaan seperti yang seharusnya. Sebaliknya, gerak-gerik wanita itu terkesan cemas. Cemas yang berlebihan. Dan Krystal sama sekali tidak merasa nyaman.

“Maaf Krystal, seharusnya Ibu tidak memberimu izin…” lirih wanita itu.

Krystal yang tersentak langsung melepaskan pelukannya. “Maksud ibu?”

Wanita itu tampak ragu sesaat. Bola matanya yang cokelat terang memandang kedua manik mata Krystal lekat-lekat, “Harusnya… Kau tidak datang kesini…”

Krystal mengernyitkan dahi. Kata-kata ibunya sama sekali berseberangan dengan kata-kata yang ia ucapkan di telepon tempo hari. Bukankah seharusnya ini menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu setiap orangtua? Mengapa mereka seolah tidak senang melihat anaknya kembali?

“Aku tidak mengerti maksud Ibu.” Ia mengalihkan pandangannya pada sosok pria yang sedang duduk di sofa─ayahnya─yang sedang menatapnya tajam.

“Ayah, apa mak─”

“Kembalilah, Krystal.” Potong pria itu.

“A…apa?”

“Kembalilah ke Korea.”

“Tapi kenapa?!” Krystal yang mulai terbawa emosi tanpa sadar meninggikan volume suaranya. Reaksi ayah dan ibunya benar-benar tidak seperti yang ia harapkan. Orangtua mana yang tega mengusir anaknya tanpa alasan yang jelas setelah enam tahun tidak bertemu?

Gadis itu pun menoleh ke arah Cal. Sorot matanya menuntut penjelasan, “Bisa kau beritahu aku apa yang terjadi disini?!”

“Disini bukan tempatmu, nak.” Desah ayah Krystal. Ia bangkit dari tempat duduknya dan menatap gadis itu lurus-lurus, “Kembalilah. Kau tidak diperlukan disini.”

 

***

 

_______________________________

Halo! Akhirnya aku berkesempatan bikin FF baru. Berhubung waktunya luang, jadi doakan aku bisa ngelanjutin sampe akhir (amin). Soal FF Pandora masih aku pending karena satu dan lain hal. Maaf…

Minhyuk-nya masih belom nongol. Nanti ya, di chapter 1. Doakan cepet kelar nulisnya jadi bisa cepet di-post (amin…)(minta doa mulu nih authornya).

Oke, sampai jumpa di chapter 1. Thank you for the appreciation. Maaf kalo aku ga bales satu per satu, tapi comment dari kalian selalu kutunggu. Sekali lagi makasih🙂

14 thoughts on “Briar Rose [Prologue]

  1. Waaaa bikin penasaran nih
    Alesan krystal ga boleh ke amerika
    dan kapan krystal ketemu minhyuk dan kapan hoho
    ohhh i cant wait ^^
    post soon author

  2. Waaaa bikin penasaran nih
    Alesan krystal ga boleh ke amerika
    dan kapan krystal ketemu minhyuk dan dimana hoho
    ohhh i cant wait ^^
    post soon author
    cause i love minhyuk-krystal so much

  3. Krystal nya baru dateng langsung di usir lagi-_-
    Ayahnya kok gitu sih ngomongnyaa…
    Ditunggu lanjutannya Thor~

  4. hmmm, aku masi nunggiin kelanjutan dari ff ini. Semoga bener ada lanjutan nya ya thor jangan php dan semoga ga lama jga:’) Udh kelamaan nunggu nih :p Thx you({})

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s