[FF Freelance] Please Don’t , I Love She

misuzubenchfanart

Author : oktavia ananada

Title : please don’t  , I love she

Cast : Oh Sena

Kim Suho

Genre : romance, sad

Leght: oneshoot

Rating : teen

Disclaimer : cerita 100% punya gue kecuali cast , cast disini cuman pinjam nama .

 

 

 

 

Sena pov

hari ini adalah hari yang berharga buatku karna aku akan jalan – jalan dengan namjachingu.

**

namaku adalah oh sena umurku 25 tahun , aku adalah mahasiswi di kyunghee university , aku adalah anak kedua dari dua bersaudara ,aku mempunyai oppa yang berbeda 2 tahun dia bernama oh sehun.

**

Aku sudah selesai berkemas dan tinggal pergi ke taman , kami janjian di taman tempat kami bertemu pertama sekali .

**

Aku menunggu suho oppa kenapa dia lama sekali , apa dia lupa kalau hari ini kami akan bertemu .

-1 jam kemudian –

Aku sudah bosan menunggu disini aku ingin pulang tapi takut pas aku mau pulang oppa datang , hingga aku memutuskan untuk pulang .

Saat mau pulang aku merasa ada yang memelukku dari belakang .

mianhae” ucapnya lirih .

Aku tidak menjawab karna malas berbicara dengannya .

“se ah kau marah” tanyanya .

Aku masih sama tidak menjawab .

“kau pasti marah , maafkan aku , tadi ada masalah”ucapnya lagi .

“kenapa tidak menelfon , kau tega membiarkan aku menuggu lama di tengah hujan salju , kau tau aku kedinginan” ucapku sambil marah – marah .

“ maafkan aku , sekarangkan aku sudah memelukmu jadi kau tidak akan kediginan lagikan” dia meminta maaf seakan kesalahannya tidak besar .

Aku berjalan meninggalkan dia karna sangat kesal “se ah jangan pergi” ucapnya sambil mengejarku tapi tidak ku pedulikan.

“se ah”pangilnya lagi

“namaku sena bukan se ah ,pendek” ucapku menahan tawa

“hei kau pangil apa aku tadi , aku pendek , kau yang pendek” ucapnya sambil berusaha menjitak kepala ku

“hahahaha aku hanya bercanda oppa” sambil tersenyum dan memegang pipinya

“kau tidak marahkan” sambil betingkah seperti anak kecil yang sedang meminta maaf .

“tidak”

“tadi kau marah – marah seperti singa , apa itu tidak marah”

“tidak”

“jadi dari tadi kau mengerjaiku”

“ ya begitulah , tapi aku memang kesal karna kau tak datang – datang”

mianhae , ayo kita ke cafe kau pasti lapar”

“baiklah”

**

Aku dan suho oppa sudah sampai di cafe dan tinggal memesan makanan .

“kau mau pesan apa” sambil membaca buku menu

“ aku mau pesan makanan”

“ aku juga tau se ah , tidak mungkin kau memesan pakaian di café”

“emm , aku pesan spageti dan lemon tae, oppa mau pesan apa”

“aku mau pesan minuman”

“dasar plagiat”

“baiklah aku serius , aku sama saja denganmu”

“baiklah berarti spageti 2 and lemon tae 2

“baiklah” ucap pelayan itu sambil tersenyum .

-skip-

Aku dan suho oppa sudah selesai makan dan akan berjalan – jalan di taman sebelum pulang .

“jadi kita hanya makan dan jalan saja tidak ada kegiatan lain” ucapku tiba – tiba

“memangnya kau mau kemana lagi” sambil tersenyum

“karoke bagaiman”

“memangnya kau bisa nyanyi”ucap suho oppa meremehkanku

“tidak , aku hanya ingin mendengar oppa bernyanyi”

“itu sama saja aku nyanyi sendiri”

“kalau aku nyanyi , aku yakin dan percaya oppa akan pingsan” ucapku membela diri

“apakah suaramu bagus sampai aku pingsan”

“suaraku, oppa tau suaraku itu sangat apa?” tanyaku pada suho oppa

“bagus , hingga kau sangat sombong punya suara bagus” jawabnya sambil mendekatkan wajahnya padaku

“suaraku sangat sumbang” jawabku langsung mencium pipinya dan berlari

Suho oppa mematung dengan tingkah ku yang begitu berbeda .

“hei kau sudah berani mengambil star duluan ya , hei jangan lari kau ,kau harus rasakan balasanku dulu ” ucapnya sambil mengejarku sedangkan aku hanya tertawa sambil terus berlari.

“dapat kau , kau tidak bisa lari sekarang dan rasakan hukumanmu”

“kau tega pada calon istrimu”

“calon istri?”

“hemm”aku mengangukkan kepalaku

Dia melepaskankan pelukannya dan langsung berjalan santai menuju mobilnya

oppa tidak mau menikah denganku”

Dia tidak menjawab malah mempercepat jalannya , aku bingung apa aku salah mengucapkan kata – kata , aku juga tidak tau.

“ayo kita pulang” ucapnya dingin

“kita tidak jadi ke karoke” tanyaku padanya

Dia tidak menjawab

**

“kita sudah sampai” ucapnya

oppa

“apa”

oppa

“apa , kau tidak lihat kita sudah sampai di rumahmu”

“baiklah” ucapku lemah

Aku keluar dari mobil suho oppa , ada yang aneh dengannya biasanya kalau aku pulang dia akan menciumku tapi sekarang dia tidak menciumku apa dia lupa? Aku juga tidak tau .

****

Aku dan ibuku pergi berbelanja dipasar untuk membeli bahan membuat baju  .

Saat aku sedang memilih – milih bahan  , aku melihat suho oppa bersama dengan ibunya , aku ingin memanggilnya tapi saat akan memanggilnya sepertinya ada seorang wanita yang datang dan langsung memeluknya , aku tidak tau mengapa aku merasa sesak melihat dia bersama orang lain dan bukan aku , apakah ini yang membuat dia bertingkah aneh beberapa hari yang lalu .

“sena”panggil ibuku

“ne” jawabku

“apakah kau mau mememani ibu untuk membeli perhiasan”

“untuk apa ibu memebeli perhiasan ,bukankah perhiasan ibu sudah banyak”

“untuk calon menantuku”

“menantu”

“siapa”

“kau lupa kakakmu akan menikah 6 bulan lagi”

“kenapa ibu tidak membelinya dengan kakak”

“ini hadiah dari ibu”

“oh , baiklah , kebetulan aku juga ingin membeli kalung”

**

aku dan ibu sudah ada berada di depan toko perhiasan , saat mau masuk aku melihat mereka bertiga , aku terdiam di tempat dan hanya berdiri di depan pintu toko perhiasan itu .

“sena , ayo masuk , kau bilang ingin membeli kalung”

“baiklah ibu”

Entah mengapa aku begitu gugup saat masuk , aku masuk kedalam dan pandanganku dan suho oppa bertemu , entah mengapa aku jadi begitu gugup berada di dekat sini .

“suho , kita mau pilih yang mana” ucap wanita yang bersandar di dekat suho oppa .

“seterah kau saja” ucap suho oppa

“hey inikan pernikahanmu kenapa hanya taerin yang memilih kau juga harus memilih suho” ucap ibu suho oppa

MWO”ucapku

oppa kau akan menikah”ucapku yang kedua kali

“oh sena kau berada disini , memang benar suho akan menikah jadi kau jangan pernah dekat – dekat dengan suho” ucap ibunya suho

“ibu ayo kita pulang” ucapku cepat dan langsung menarik tangan ibuku

“tapi sena”

“sudahlah ibu, kita bisa datang kapan – kapan”

Aku dan ibu sudah berada di dalam mobil dan menuju pulang , didalam mobil aku menangis padahal aku sedang meyetir .

“sena tadi itu bukankah suho namjachingumu” Tanya ibu

“hemm”

“apakah kalian sudah putus” Tanya ibu lagi

“belum” jawabku

“kenapa dia ingin menikah dengan wanita itu” Tanya ibu

“aku juga tidak tau”

“ HEI OH SENA KAU INGIN MEMBUNUH IBU , JANGAN NGEBUT” ucap ibuku sambil meyuruhku untuk memperlambat mobil yang kubawa , tapi tidak ku perdulikan hingga .

“SENA KAU GILA , CEPAT HENTIKAN MOBIL INI” ibuku sangat marah dan langsung menamparku dan aku langsung menghentikan mobil itu .

“sena kau gila , kau ingin membunuh ibu hah , kau tau masih banyak pria yang lebih baik dari pada suho , jadi ibu mohon kau jangan menanggis lagi” ibuku menasihatiku tapi tidak kupedulikan .

“aku pergi” ucapku dan pergi meninggalkan ibu yang masih di dalam mobil

Aku terus jalan tidak peduli dengan hujan yang menguyur kota ini , saat ini aku hanya ingin sendiri dan menghapus kesedihanku .

Flashback

aku diajak pergi ke rumah suho oppa ,suho oppa bilang kalau dia ingin mengenalkanku dengan ibunya ,mendegar itu membuatku menjadi senang .

“aku pulang” ucap suho oppa

“suho kau pulang” ucap ibu suho oppa

“ibu perkenalkan ini sena,sena ini ibuku”suho oppa memperkenalkanku dengan ibunya .

“halo, namaku oh sena”aku memperkenalkan diriku dan tatapanku dan ibu suho oppa bertemu , aku begitu terkejut melihat siapa ibunya suho oppa.

“kau” ibu suho oppa terkejut sambil menunjukku

“bi..bibi”ucapku terbata – bata

Ibunya suho oppa langsung menamparku “kau pembunuh , kenapa kau dekat dengan anakku , pergi kau dan jangan pernah dekat – dekat lagi dengan anakku”ucapnya dengan emosi yang meledak – ledak .

“apa madsud ibu , sena tidak mungkin pernah membunuh  , ibu pasti berbohong” suho oppa membelaku sedangkan aku masih terduduk sambil menanggis .

“kau tau dia yang membunuh kakakmu”

“ibu bilang kakak meninggal karna kecelakaan”

“iya memang kecelakaan dan orang yang menabrak kakakmu sampai meninggal adalah sena atau yeojachingumu”

“itu tidak mungkinkan se ah ,kau tidak pernah menabrak orangkan apalagi yang kau tabrak itu adalah kakakku”

“ibu…ibumu benar oppa aku sudah menabrak orang ,sunguh aku tidak sengaja oppa , saat itu aku terburu – buru oppa karna kakakku sakit”

Suho oppa terjatuh dan menaggis sambil memelukku

“kau dengarkan , dia yang telah membunuh kakakmu jadi ibu harap kalian berdua putus”

“bibi aku minta maaf karna telah menabrak anakmu , aku minta maaf itu bukanlah kesegajaan , aku tidak sengaja bibi”

“pembohong , bukankah kau begitu membeci anakku sehingga kau ingin membunuh anakku , aku benarkan kau membeci anakku karna anakku akan menikah dengan pacarmu kan ,  ,jujur saja kau”ucapnya membentakku

“aku memang membenci anakmu tapi aku tidak berniat membunuhnya dengar itu”ucapku dan langsung pergi dari rumah itu”

“se ah kau mau kemana , se ah”panggil suho oppa

“SE AH”

Suho oppa terus memanggilku tapi tidak kuperdulikan aku hanya ingin pergi dari rumah ini tapi aku tidak ingin pergi dari suho oppa .

****

Aku dan suho oppa sedang duduk di taman ini , taman favorit kami berdua tempat pertama kali kami bertemu ,aku duduk sambil menyender di bahu suho oppa .

“oppa”

“hemm”

“oppa”

“hemm”

“kita tidak putuskan”

“tidak,se ah  ,dengarkan aku”

“hemm”

“se ah kau tau aku begitu mencintaimu”

“aku tahu”

“jadi kita akan tetap bersama sampai kakek nenek , dengar itu”

“yes sir”

“ok sekarang cium aku”

“emm baiklah”sambil mencium pipi suho oppa .

“kenapa di pipi ,aku maunya di bibir”

“baiklah” sambil mencium bibirnya

Saat ingin melepaskan ciuman ,aku malah ditarik suho oppa dan yang terjadi dia yang menciumku .

Flashback end

****

Aku tidak pernah lagi bertemu dengan suho oppa , aku merindukannya , apakah dia merindukanku ?, aku ingin pelukan dan ciumannya , kami walaupun masing – masing sibuk tapi setiap malam kami sering bertelfonan , apakah suho oppa mencintai calon istrinya hingga dia tidak pernah menelfonku lagi .

Suho pov

Saat bertemu dengan sena di tokoh perhiasan itu sungguh membuatku terkejut , sena berada disana bersama dengan ibunya .

aku sangat tidak suka dengan wanita yang akan menikah denganku , kenapa ?, karna dia menikah denganku karna harta tapi aku bingung kenapa ibuku memilih dia daripada sena , sena dia pintar , rajin ,sederhana , pengertian , semua sifat sena aku suka tetapi terkadang dia jahil .

Aku menikah dengan taerin karna taerin pernah menyelamatkanku dari maut maka dari itu ibuku mau menikahkanku dengan taerin sedangkan sena ibuku bilang dia adalah pembunuh .

Aku begitu bersalah pada sena , aku sudah bilang kepada ibuku bahwa sena bukanlah seorang pembunuh tapi tetap saja ibuku bilang sena adalah pembunuh , sena pernah cerita padaku bahwah calon suami kakakku dulu  adalah mantan pacarnya ,kasian sena dia sudah pernah ditinggal pacarnya untuk menikah dengan wanita lain dan sekarang senapun akan merasakannya lagi .

****

Flashback

Aku janjian dengan sena ketaman , saat mau pergi kesana .

“suho”

“hemm”

“ayo kita bicara”

“kita mau bicara apa lagi , kan sudah kubilang bagaimanapun aku akan tetap bersama sena”

“ayo kita bicara” ucap ibuku dan langsung menarik tanganku

“maaf menunggu lama , tadi suho sedang berpakaian jadi sedikit lama” ucap ibuku pada seseorang

“oh , tidak apa – apa nyonya kim” ucap wanita itu

“suho perkenalkan ini nyonya choi dan anaknya , kau pasti sudah kenal dengan taerinkan”

“ne”

“ suho dan taerin kami berniat akan menjohkan kalian” ucap ibuku santai

“MWO”

“iya benar kau dan taerin akan menikah sekitar sebulan lagi” ucap wanita di depanku

“ maafkan aku tapi aku tidak setuju dengan perjodohan ini” sambil beranjak ingin pergi

**

Aku sudah di depan mobilku dan hendak pergi meninggalkan rumah akan tetapi .

“suho” ucap ibuku

“apa lagi , bukankah tadi sudah kubilang bahwa aku tidak ingin menikah dengan taerin”

“kau harus mau”

“aku tidak mau”

“ibu tidak segan – segan membunuh sena , jika kau menolak prmintaan ibu”

Mendengar itu membuatku syok , ibuku jika bicara biasanya dilakukannya benar – benar .

“ibu gila , ibu ingin membunuh sena , sena tidak bersalah”

“wanita itu bisa membuat kakakmu mati , begitu juga dia , kau tau nyawa dibayar nyawa” ucap ibuku lagi

Aku sungguh bingung apakah aku akan memilih sena atau taerin , jika aku memilih taerin sena akan selamat dari ibuku tapi sena akan mersakan sakit hati karna aku meninggalkannya , jika aku pilih sena sama saja aku membunuhnya karna sena pasti akan dikejar oleh ibuku , aku bingung ,aku ingin sena bukan taerin.

“baiklah , aku akan menikah dengan taerin tapi aku mohon jangan bunuh sena ,dia tidak bersalah” aku meminta agar ibuku tidak membunuh sena karena sena memang tidak bersalah

**

Aku sudah sangat terlambat , aku yakin sena sudah bosan menungguku , aku bingung apakah aku akan bilang padanya bahwa ini adalah pertemuan terakhir kami atau bukan ,di  satu sisi aku ingin sena berada di dekatku dan disisi lain nyawa sena sedang dalam bahaya jika dia berada dekat denganku , sena aku mencintaimu , sangat mencintaimu , aku mohon terimalah keputusanku ini.

Flashback and

****

Sena pov

Aku sekarang sedang makan kue dan es krim , inilah yang kulakukan jika sedang bosan .

Cafe ini entah mengapa begitu sepi menurutku padahal cafe ini memiliki pengunjung yang banyak , mungkin karna suho oppa yang tidak ada di sini maka dari itu membuatku merasa ada yang hilang .

cafe ini adalah tempat favorite ku dan suho oppa , setiap mau jalan – jalan pasti pergi kesini untuk makan , tapi sekarang aku hanya makan sendiri .

saat sedang asik makan aku dikejutkan dengan sebuah tangan yang melingkar di perutku .

“suho oppa atau sehun oppa” aku menebak bukan hanya suho oppa saja yang suka memelukku tapi sehun oppa juga

“aku merindukanmu” ucapnya

“suho oppa

“kenapa makan sendiri , bukankah kau tidak suka makan sendiri” tanyanya

“ tidak ada yang menemaniku”

“kau bisa menelfoneku”

“aku lupa”

“mau ketaman”

“mau”

**

Suho pov

“ se ah”

“hemm”

“aku ingin berbicara serius denganmu”

“bicaralah”

aku menelan liurku sendiri karna gugup , sunguh aku tidak ingin ini terjadi “aku ingin kita berpisah”

MWO, kenapa oppa katakana itu , oppa bilang kita akan tetap bersama tapi kenapa sekarang oppa minta kita berpisah”

Aku tidak bisa menjawab tidak mungkin aku bilang yang sebenarnya kepada sena

“apakah oppa mencintai taerin”

Aku diam tidak menjawab

“kau lebih memilih dia dari pada aku , kenapa oppa , kenapa , apa karna aku telah menabrak kakakmu hingga kau memilih meninggalkanku”

“tidak , se ah aku memilih dia karna dia telah menyelamatkanku dari maut mungkin tampa dia , aku sudah mati sekarang dan aku harap kau datang” sambil memberikan sena undangan

oppa , AKU BENCI OPPA

Setelah memberikan undangan itu aku langsung lari “ini demi kebaikkanmu se ah” ucapku dalam hati .

Sena pov

Suho oppa memberikan undangan pernikahannya , kenapa dia begitu jahat , cukup baekhyun oppa yang memberikan undangannya dan meninggalkanku kenapa suho oppa melakukan yang sama , kenapa.

Hal yang paling tidak kuinginkanpun terjadi , ini sungguh sakit , aku ingin suho oppa bersamaku bukan meninggalkanku.

**

Aku berlari kekamar kakakku karna dia pasti ada di kamarnya , aku butuh pelukannya sekarang .

“sehun oppa” membuka pintu kamarnya dan langsung memeluknya

“hei , ada apa , apa kau bertengkar dengan suho , cepat ceritakan semuanya kepada oppa

“tidak , aku tidak bertengkar dengan suho tapi kami” ucapku sambil memberikan undangan

“suho akan menikah”

“hemm”

“sabarya , oppa selalu bersamamu , walaupun oppa juga akan menikah , tenang saja kau”

“oppa kau ingin membuatku cemburu”

“tidak , bukan itu madsudku”

“oppa , apa yang akan kulakukan sekarang”

“lupakanlah suho dan cari pria lain”

“aku tidak yakin”

“cobalah dulu”

oppa aku ada permintaan”

“apa itu”

“aku ingin tidur dengan oppa , bolehkan”

“tentu saja , kalau begitu sekarang sebaiknya kau tidur”

“baiklah” ucapku langsung tidur

****

Suho pov

Hari ini adalah hari pernikahanku , pernikahan yang tidak kuinginkan , aku hanya ingin menikah dengan sena bukan dengan taerin .

Acara akan dimulai dan sekarang aku sedang berbicara dengan keluargaku , saat asik berbicara tiba – tiba aku melihat sena datang , dia begitu cantik dengan baju putihnya , tapi kenapa sena datang seharusnya dia tidak datang , kalau dia datang entah mengapa aku merasa menjadi pria yang jahat .

Sena pov

aku datang ke pesta pernikahan suho oppa , pernikahan yang seharusnya milikku sekarang menjadi pernikahan taerin dan suho oppa sungguh miris .

acara akan dimulai semuanya terlihat bahagia tapi aku tidak begitu juga suho oppa aku bisa lihat bahwa dia ingin aku yang di sebelahnya bukan wanita itu tapi dia tidak bisa berbuat apa – apa hanya bisa diam .

aku tidak kuat melihat ini dan memutuskan untuk pergi .

Suho pov

Aku sudah mau mengucapkan kata – kata terlaknat itu tapi ada sesuatu yang mengganggu.

“HENTIKAN PERNIKAHAN INI” ucap seseorang yang tidak kukenal dari belakang

oppa”ucap taerin

“bukankah kau hamil anakku  , kenapa kau malah menikah dengan dia” Tanya pria itu

“aku… aku” ucap taerin terbata – bata

“kau hamil , lebih baik kita batalkan pernikahan ini , karna memang dari awal aku tidak ingin menikah denganmu” ucapku sambil pergi dari gedung

“suho oppa” ucap taerin

“sekarang ayo kita pergi” ucap pria itu yang aku rasa dia adalah pacarnya taerin

**

Aku sedang duduk ditaman ini , taman ini bagus tapi sepi mungkin hanya aku dan sena yang paling sering kesini , saat akan memejamkan mata aku merasa mendengar suara tanggisan , suaranya begitu kecil tapi karna hanya ada aku disini jadi aku bisa mendengarnya samar – samar .

“kenapa kau tega meninggalkanku , kau tau oppa bagaimana rasanya ditinggal orang yang kau cintai?, sakit oppa , sangat sakit , kau tau rasanya seperti ada pedang yang menusuk hatimu , ini sakit oppa” ucap seorang wanita , tapi aku rasa aku kenal suara itu , itu suara sena , apakah dia menanggisiku

Aku berlari kebelakang pohon besar itu dan benar saja sena disana sambil menanggis tersendu –sundu .

“se ah” ucapku sambil memeluknya

oppa” ucapnya sambil menghapus air matanya

“kau menanggis”

“tidak , aku hanya cry , aku tidak menanggis”

“itu sama saja”

oppa ,apakah kita tidak bisa bersama lagi , apakah kau akan terus bersama taerin” tanyanya

Aku diam tidak menjawab pertanyaannya

oppa jawab aku”

Aku tetap tidak menjawab

oppa cepat jawab ,kalau kau tidak menjawab lebih baik aku pergi” ucapnya sambil beranjak akan pergi , melihat itu langsung saja aku memeluknya dengan erat sambil mencium pipinya

“kita akan tetap bersama” ucapku masih memeluknya

“oppa , aku baru ingat dengan pernikahaanmu , apakah ini adalah pertemuan terakhir kita , kenapa kau disini bukankah seharusnya kau sekarang bersama taerin?” Tanya sena

“pernikahanku” jawabku

Sena mengangguk

“bagaimananya , apa aku harus menjawab , aku bingung” sambil mempererat pelukan

“ayolah oppa ,  jawab aku” sena memohon padaku

“tapi sebulumnya aku ada satu permintaan”

“cepat katakana pendek”

“aku tidak akan mengatakannya”

“kenapa?”

“karna kau bilang aku pendek”

“baiklah pacarku yang paling tampan , paling putih , paling kaya , tapi kurang tinggi”

“tapi permintaanku belum dikabulkan”

“baiklah , baiklah , apa maumu”

“aku ingin minta ciuman di bibir” sambil menunjuk bibir

“tidak mau” ucapnya langsung menciumku

“kau cium juga”

“cepatlah oppa , aku penasaran”

“oh ternyata se ah ku penasaran”

“cepatlah oppa , sebelum kau ku tendang sampai namsan tower”

“hebat sekali kau bisa menendangku sampai namsan tower” ucapku sambil menahan tawa

“aku frustasi” ucapnya sambil melepaskan pelukan

“hahaha”

“BERHENTI MENERTAWAKANKU” sambil memegang pinggangnya

“baiklah – baiklah akan ku beritahu” masih tertawa

“cepat katakana”

“pernikahanku dibatalkan , kau puas sekarang”

“benarkah”

Aku mengangguk

“berarti sekarang suho oppa punyaku lagi”

“tentu saja , kau tau se ah , kenapa pernikahanku dibatalkan”

“tidak tau” jawabnya polos

“mau menebak”

“hei , berhenti membuatku penasaran” sambil menjitak kepalaku

“baiklah akan ku beritahu , tapi kau harus berhenti menjitakku , kau tau kepalaku sakit”

Sena berhenti menjitak kepalaku . “cepat katakana” ucapnya.

“karena” sambil mendekatkan kepalaku kearah sena , “karena tadi ada pacarnya taerin datang dan langsung marah – marah” ucapku langsung menciumnya , sena tidak menolak ciumanku malah membalas ciumanku.

Aku dan sena terlarut dalam ciuman hingga kami melepaskan ciuman dan langsung bertatapan .

“jadi sekarang apa yang akan kita lakukan”

“kita temui ibuku”

“kenapa kita kesana”

“tentu saja untuk meminta restu darinya”

“bagaimana caranya , bukankah ibumu tidak menyukaiku” sambil menunduk

“bagaimana? , kita hipnotis saja”

“dasar kurang ajar”

“dari pada aku harus kehilanganmu” ucapku sambil tersenyum

Sena sepertinya sedang berpikir , entah apa yang dipikirkannya

“ayolah se ah , bukankah kau mau menikah denganku”

“baiklah , ayo kita temui ibumu”

lets go , ayo kita minta restu dari ibuku” ucapku sambil beranjak dari taman dan langsung memegang tangan sena

oppa , saranghae”

“nado”

                                                            The  end

 

 

 

 

One thought on “[FF Freelance] Please Don’t , I Love She

  1. entahlah. tapi aku ngerasa gak dapet feel ceritanya. mungkin kurang didalami lagi kali ya karakter tokoh ceritanya. terus agak cepet alurnya jadinya gak dapet feelnya hehe oiya, aku ngerasa terganggu banget sama pemakaian bahasa inggrisnya. thor, itu typo atau authornya gatau grammar inggrisnya? hehe mian. sorry for my responses for your story. i wish that you could build up on your writing more and more ^^

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s