[FF Freelance] Is This Feeling Called “Fairytale Love”?

is-this-feeling-called-Fairytale-Love

Is This Feeling Called “Fairytale Love”?

Choi Minho/Jung Soojung

PG-13 Rated | AU | Vignette | Indonesian.

Featuring with Romance, Friendship, Angst and Hurt/Comfort.

“Kalau ini mimpi, tolong jangan segera membangunkan aku. Tapi, kalau ini kenyataan, kenapa cerita cinta kita begitu manis seperti yang ada di dalam dongeng-dongeng?”

Apa kalian percaya dengan hal yang bernama dongeng, fantasi, happily ever after dan teman-temannya? Apa kalian percaya kalau di dunia ini semua tidak akan berakhir dengan happy ending? Jung Soojung, tidak percaya akan hal yang berbau seperti fairytale. Tapi, walaupun Soojung tidak mempercayai akan hal itu, Soojung masih berharap akan ada pangeran berkuda putih yang akan membawa Soojung bersamanya ke dalam kehidupan yang lebih menyenangkan.

“Soojung-ah,” panggil seorang lelaki bertubuh atletis dan memiliki senyum yang menawan hati. “Choi Minho, ada apa?” Ya, dia adalah Choi Minho, sahabat Soojung. Dia tersenyum, “Ah, tidak. Aku hanya ingin menyapamu, apa tidak boleh?” tanyanya sambil tertawa pelan.

Kenapa dia begitu menyebalkan? Pikir Soojung dalam hati.

“Eh, Minho, apa kamu tidak ada pelajaran tambahan?” Tanya Soojung.

“Pelajaran tambahan? Ooh, tidak. Untuk hari ini diliburkan. Kenapa? Kangen?”

Tuhkan, Minho narsis lagi. “Huh, tidak. Siapa yang kangen?!” Ujar Soojung kesal.

“Hei, aku sudah mengenalmu dari saat kita masih sangat kecil. Tentu saja aku tahu setiap ekspresi yang kamu tampakkan di wajahmu yang jelek itu. Jujur saja, Baby Jung, kamu merindukanku, ‘kan?” Ucap Minho dengan pedenya.

“Froggy sialan! Kenapa harus kamu yang menjadi sahabatku? Kenapa tidak Minhyuk-sunbae saja?! Uugh!”

“Tunggu, tadi kamu bilang apa? ‘Minhyuk-sunbae’? Siapa dia!?”

Yah, keluar deh sikap overprotective-nya itu, bagaimana aku bisa menjelaskannya? Aku kan.. suka sama Minhyuk-sunbae … Bisa-bisa Minho ngambek dan bikin Minhyuk-sunbae tidak tenang lagi? Haduuuh. Pikir Soojunhg

“Mi-minhyuk-sunbae? Dia kakak kelas kita tentu saja!” Ujar Soojung dengan gugup.

“Kakak kelas, ya… Mulai sekarang, kamu jangan dekat-dekat dengan si Minhyuk itu, ya!”

“Ya! Kau apa-apaan! Dia cuman kakak kelas kita! Kau pikir dia jahat? Dia baik sekali, asal kau tahu itu.” Soojung marah sekarang, ‘kenapa Minho suka ikut campur ke dalam masalah pribadinya? Lagian, dia juga cuman sahabat bagiku.’ Pikir Soojung dalam hati.

“Terserah kau sajalah, aku mau pulang. Annyeong,” Soojung berjalan meninggalkan Minho dengan kesal. Dan Minho hanya menatap kepergian Soojung dengan nanar.

‘kamu tidak akan pernah bisa menyadari perasaanku padamu, Jung Soojung. Sebegitu sukanya kah kamu dengan Minhyuk?’ pikir Minho sedih.

.

From the beautiful fairy tales from my childhood, the love that I learned for the first time was all about the fluttering feelings. (Fairytale Love – Apink)

Terlihat seorang anak kecil sedang berlari ke arah ibunya dengan membawa sebuah figuran kuda dengan seorang pangeran di atasnya. “Eomma, apa aku suatu saat nanti bisa menjadi seorang pangeran seperti pangeran ini?” tanya anak itu dengan polos sambil menunjuk figuran pangeran yang ia bawa ke arah ibunya.

Sang ibu hanya tersenyum kecil mendengar penuturan anaknya itu. Lantas, sang ibu menjawab, “Minho-ya, kamu bisa kok menjadi pangeran seperti figuran yang kamu bawa itu. Lantas, kamu siapa putri yang akan mendampingimu nanti?” Tanya ibu Minho―nama anak itu―jahil.

“Ibu mau tahu siapa yang akan menjadi putrinya? Tentu saja Baby Jung! Siapa lagi? Hehe..”Ujar Minho dengan polosnya, ia tidak menyadari kalau perasaan sukanya kepada sang putri―Jung Soojung―sudah tumbuh saat usia mereka masih sangat belia untuk mengenal apa artinya ‘cinta’ itu.

.

Minho sadar, rasa sukanya kepada Soojung sudah sebesar ini. Apa salah perasaan yang ia pendam ini? Apa salah kalau dia mencintai sahabatnya sendiri? Jangan salahkan Minho atas ini semua. Perasaan ini tumbuh dengan sendirinya,bahkan bisa dibilang sudah ada sejak belasan tahun yang lalu.

Yang salah di sini siapa? Minho atau Soojung?

.

I guess I was too young to know love back then. (Fairytale Love – Apink)

Soojung berjalan dengan tergesa di dalam lorong sekolahnya. “secepat mungkin, aku harus mengungkapkan perasaanku kepada Minhyuk-sunbae.” Ucap Soojung sambil berlari-lari kecil ke arah lapangan basket yang sedang ramai sekarang. Ya, Minhyuk adalah ketua klub basket di sekolahnya.

Soojung menghampiri Minhyuk yang sedang memasang gelang sekolahnya. “Minhyuk-sunbae,” Panggil Soojung dengan cepat, ditambah Soojung gugup sekarang.

Minhyuk menoleh, “Oh, ternyata kau, Jung Soojung. Ada apa?”

“Nanti, selesai latihan, aku mau bicara sesuatu dengan sunbae. Apa bisa?” Tanya Soojung pelan.

Minhyuk tertawa, “Kau bicara apa, sih? Tentu saja aku bisa. Kutunggu, ya!” lalu, Minhyuk berlari ke lapangan dan memulai latihannya.

Sontak, wajah Soojung memerah. Lalu, ia berjalan ke kantin untuk menunggu Minhyuk selesai latihan 1,5 jam lagi.

Soojung tidak menyadari kalau ada seseorang yang memperhatikannya sedari tadi. Seseorang yang cepat berlalu dengan wajah kesal bercampur dengan amarah yang meledak-ledak. Choi Minho orang itu.

.

1,5 jam kemudian …

Soojung mengaduk-aduk gelas milkshake strawberry yang barusan ia pesan. “Soojung,” panggil seseorang.

Soojung menoleh ke arah suara itu berasal, “Iya―Oh! Minhyuk-sunbae. Duduk di sini, sunbae. Ada yang ingin aku omongkan.”

“Baiklah. Jadi, ada apa?”

“Eum.. Aku.. A-aku..” Soojung tergagap saking gugupnya ia sekarang, “Begini, sunbae―”

“Minhyuk-ah, ayo antar aku pulang! Dan siapa gadis ini?!” Seorang gadis menghampiri Soojung dan Minhyuk. Dari penampilannya saja sudah dapat disimpulkan kalau gadis itu berasal dari keluarga yang berada.

“Jiyoung? Ah iya. Baiklah, Soojung, kata-katamu simpan saja dulu. Lanjutkan kalau kita bertemu lagi, ya? Aku mau mengantar pacarku dulu. Annyeong,” Kata Minhyuk lalu berlalu bersama Jiyoung dan meninggalkan Soojung sendirian di kantin yang sedang sepi itu.

Soojung membeku di tempat, ‘Jadi … Minhyuk-sunbae sudah punya pacar?!’ Pikir Soojung shock.

Segera saja Soojung berlari keluar dari kantin. Saat di perjalanan, ia bertemu Minho. Lantas, ia menghampiri Minho dan memeluk Minho dengan sangat erat. Soojung menangis sesenggukan. Minho diam saja, dia sudah menduga kalau Soojung akan begini.

Salah siapa tidak mendengarkanku, Baby jung?’ pikir Minho.

Soojung terisak, “Froggy, ternyata.. ternyata..” Soojung tidak bisa menjelaskannya sekarang, bukan saat yang tepat.

Aku sudah tahu, Baby jung ..’ “Kamu kenapa Baby J?” Tanya Minho berusaha menutupi rasa marahnya terhadap Minhyuk, memang bukan salah Minhyuk, tapi bagaimanapun juga Minhyuk sudah membuat Baby J-nya menangis sampai begininya. Seumur hidupnya, Minho tidak pernah membuat Soojung menangis, ia tidak akan pernah bisa. Karena, ia menyayangi Soojung sebagaimana ia menyayangi Soojung sebagai ‘pacar’nya.

Soojung diam saja, ia masih terisak di dalam pelukan Minho yang hangat, Minho berucap, “Sudahlah, aku sudah tahu. Sekarang, kita pulang, ya? Aku buatin pancake deh,” Minho berusaha membujuk Soojung agar menjadi ceria kembali, dengan salah satu cara yaitu dengan menyuguhi pancake―makanan kesukaan Soojung―biasanya, dengan menyuguhi Soojung sepiring penuh pancake, Soojung akan ceria kembali. Minho akan mencobanya.

Soojung mengangguk semangat, “Baiklah, ayo!”

Minho tersenyum, ‘apa kubilang? Dia akan luluh dengan makanan yang bernama pancake itu.’ “Ayo.”

Dan pada akhirnya, Soojung berjalan pulang ke rumah dengan menggandeng erat tangan Minho, seolah-olah ia tidak mau lepas dari Minho―sahabatnya.

.

This isn’t the love I used to know. I thought it was like what I dreamed of in the fairytales. (Fairytale Love – Apink)

Soojung berbaring di atas kasurnya, ia membuka sebuah buku diary yang terlihat sudah sangat usang.

BUKU HARTA KARUN MILIK BABY JUNG DAN FROGGY

Itu adalah buku miliknya dan milik Minho. Soojung ingat dulu ia dan Minho menggambar apa saja yang ada di dalam pikiran mereka ke dalam buku itu. Berbagai macam gambaran sudah memenuhi buku yang lumayan tebal itu, ada princess dan prince, queen dan king, anjing dan bebek, kartun-kartun dan berbagai macam gambaran lagi. Di masing-masing gambar, ditulis nama mereka. Yang namanya anak kecil, tulisannya pasti seperti cakar ayam. Soojung tertawa melihat tulisannya sewaktu kecil dulu, “Berbeda sekali..”

Saat Soojung membuka halaman terakhir, Ia tertegun.

Ada gambar seorang pangeran yang sedang berlutut untuk melamar putrinya, dan ada tulisan dimana tertulis…

Froggy love Baby Jung folevel (forever). Baby Jung, menikah denganku ya? Saranghaeyo. Froggy XP

Mata Soojung terbelalak lebat, ‘Mana mungkin?’ Pikirnya terkejut.

“ Mana mungkin Minho .. menyukaiku? Sejak kecil? Tidak mungkin!”

Saat Soojung sedang shock atas tulisan yang dibuat Minho di dalam halaman terakhir buku, ibu Soojung memanggilnya keluar.

“Ya, eomma. Ada apa?” Tanya Soojung saat ia sudah duduk di atas sofa di dalam ruang keluarga Jung.

“Soojung, perusahaan appa terarncam bangkrut. Apa kamu mau kami jodohkan dengan … Minho?” tanya appa Soojung dengan ragu.

Soojung membeku seketika, “A-apa? Bangkrut?Dengan Minho? Kalian menjadikanku bahan jaminan?!” Tanya Soojung marah. ‘Mana bisa seperti ini?!!’ Pikir Soojung kalut.

“Soojung-ah, kamu bukan kami jadikan bahan jaminan. Kami hanya ingin menjalin hubungan kekeluargaan yang lebih erat bersama keluarga Choi. Dan kami bisa bekerjasama membangun perusahaan kembali. Bagaimana?” Tanya appa Soojung sekali lagi.

Soojung pasrah, “Baiklah kalau begitu, Soojung ikuti permainan kalian.” Soojung berdiri lalu berlari kembali ke kamarnya.

Eomma Soojung tersenyum lembut, “Maaf kami membohongimu Soojung-ah, kami hanya ingin kamu mendapatkan lelaki yang baik, seperti Minho …”

Hidupku seperti di dalam negeri dongeng, dijodohkan. Sekarang sudah abad ke-21 dan masih ada hal konyol seperti perjodohan? Konyol! Ucap Soojung dalam hati.

.

“Apa?! Appa, eomma, apa kalian sedang bercanda?!” Suara Minho terdengar menggelegar di dalam rumah keluarga Choi.

“Kita serius, Minho-ya. Bukannya kamu mestinya senang? Soojung kan belahan jiwamu!” Ucap sang eomma dengan nada sedikit menggoda.

“Tapi eomma …”

“Tidak ada tapi-tapian! Kamu harus menerima perjodohan ini, bukannya kamu dan Soojung juga sudah bersahabat lebih dari belasan tahun yang lalu?”

“Tapi eomma, dia menyukai laki-laki lain…” Ucap Minho lesu.

“Minho, rebut hati Soojung! Buat dia mencintaimu,” Ujar eomma Minho bersemangat.

“Nah, Minho. Apa laki-laki yang disukai Soojung itu jelek?” Tanya sang appa

“Tentu appa! Wajahnya yang sok baby face itu … menjijikkan! Tentu saja lebih tampan aku! Siapa dulu ayahnya?” Ucap Minho narsis

“Baiklah. Aku menyetujui eomma-mu untuk merebut hati Soojung. Ayo, Minho, kamu pasti bisa! Wajahnya laki-laki itu kan lebih jelek darimu …” Minho sweatdrop seketika, ‘bagaimana appa ku bisa menjadi se-absurd ini?!’ pikir Minho frustasi.

“Oke! Baby Jung, aku, pangeran berkuda putihmu akan segera menyelamatkanmu dari cengkraman iblis jahat. Tunggu aku!”

.

.

Need you, I really didn’t know back then, Need you, I thought we’d last forever. I didn’t know how precious you were and only complained every day, My love. (Fairytale Love – Apink)

Suasana sekolah yang ramai tidak mengindahkan Minho untuk berjalan dengan pelan, ia mendengar kabar kalau Soojung masuk UKS karena pingsan saat pelajaran olahraga tadi. “Apa anemia Soojung kambuh lagi?” Pikir Minho panik ditambah cemas jadi satu.

Sesampainya di UKS, Minho langsung masuk dengan perasaan cemas yang sangat mendominasi. Begitu ia melihat Soojung duduk di atas kasur UKS dan sedang meminum segelas teh hangat, Minho langsung menghampiri Soojung.

“Baby Jung, are you alright? Aku mencemaskanmu.”

“I’m fine, Froggy. Terima kasih sudah mencemaskanku …” Ucap Soojung lirih.

‘Ternyata, selama ini aku salah. Aku membutuhkanmu, sangat malah. Choi Minho, aku tidak pernah tahu kamu begitu seberharga ini bagiku. Apa mungkin sekarang aku sudah mulai ‘menyukai’ Minho?’ Ucap Soojung dalam hati, ia begitu terpana pada ketampanan Minho yang sedang eyes-to-eyes padanya.

“Soojung, aku mencintaimu,” Soojung tersentak. ‘Apa? Barusan tadi itu apa? Minho mencintaiku?’ Pikir Soojung

“A-apa? Kau mencintaiku? Bagaimana bisa? Dan sejak kapan?” Tanya Soojung pelan. Perlahan tapi pasti, sebuah sungai kecil mengalir dari mata indah milik Soojung. Soojung menangis, entah bahagia atau … sedih.

Minho tersenyum lembut, ia mengelus pucuk kepala Soojung dengan lembut, “Iya, Baby Jung, aku mencintaimu. Kamu bertanya sejak kapan? Sejak kita masih kecil dulu!”

“Jadi … tulisan yang di buku itu …”

“Maksudmu buku harta karun kita itu? Iya, itu … sungguhan.”

“Minho, aku tidak tahu apa perasaan ini. Tapi, saat berasamamu, aku merasa  nyaman. Aku senang saat kamu menjengukku. Kamu adalah orang pertama yang menjengukku tadi. Kamu orang yang sangat mengerti aku, kamu juga selalu melindungiku, membahagiakanku, tidak pernah membuatku menangis, dan …”

Minho menempelkan telunjuknya di atas bibir Soojung yang pucat, “Ssstt, sudah. Tidak usah kamu pikirkan perkataanku. Lebih baik kamu istirahat dulu, ya?”

Tangisan Soojung menjadi keras, Soojung mengangguk. “Baiklah, Froggy. Aku tidur dulu, ya? Temani tapi, hehe ..”

Minho tertawa pelan, “Siap, tuan putri.”

‘Soojung, apa kamu mulai mencintaiku? Kalau iya, kamu tidak akan pernah tahu akan seberapa bahagainya aku sekarang …’ Ucap Minho dalam hati.

.

Now I finally know that you’re so precious. I finally realized that you’re the love that I learned with my heart. (Fairytale Love – Apink)

Soojung terbangun dari tidurnya. Bisa dia rasakan ada rasa hangat di sisi kanan tubuhnya. Soojung menoleh, ada seseorang yang tertidur di sana, ‘Minho?’ pikir Soojung.

Soojung tertegun, dia berpikir, “Minho rela ketiduran karena menjagaku .. Dia rela tidak mengikuti pelajaran karena menjagaku .. Minho aku … aku mencintaimu! Kamu sangat berharga bagiku … Aku tidak ada apa-apanya tanpamu .. Tapi apa dia bisa menerima permintaan maafku?” Ucap Soojung lirih, dia menangis lagi.

Minho terbangun saat ia mendengar ada suara tangisan. “Soojung? Kamu sudah bangun? Kenapa kamu―” Ucapan Minho terhenti saat dengan tiba-tiba Soojung memeluknya dengan sangat erat, seakan tidak mau melepaskan Minho dari pelukannya.

Tangisan Soojung mengeras, dengan masih memeluk Minho, Soojung berucap, “Froggy, maafkan aku. Maafkan aku karena aku tidak peka selama ini. Bisa kita mulai dari awal lagi? A-aku ..” Minho memeluk Soojung balik, dia mengacak-acak rambut Soojung, “Apa yang kamu bicarakan, Baby J? Buat apa kamu meminta maaf padaku? Apa salahmu? Dan apa maksudmu dengan memulai semua dari awal?”

“Froggy, aku meminta maaf karena selama ini aku tidak peka terhadap perasaanmu padaku. Mau memaafkanku? Dan, aku mau kita memulai semuanya lagi sebagai sepasang ..” Soojung menghentikan ucapannya dengan tambahan wajah yang semerah tomat.

Minho tertawa , “Tentu saja aku memaafkanmu. Heee, Baby Jung apa yang kamu bicarakan? Kamu menembakku?” Tanya Minho dengan diselingi tawanya.

“Ish! Diam kau Froggy jelek!” Ujar Soojung kesal.

“Baiklah, baiklah. Jung Soojung aka Baby Jung, apa kamu mau menjadi kekasihku?”

Mata Soojung terbelalak kaget, “Froggy! Aku .. mau,” Ujar Soojung dengan malu-malu.

“Aigoo, Baby Jung … Kamu harus melihat wajahmu di cermin sekarang.”
“YA! Kau Froggy jelek!”

Soojung kesal, tapi lama-kelamaan ia tertawa juga. Kehidupan baru antara tuan Froggy dan nona Baby Jung baru saja dimulai sebagai sepasang..

.. kekasih.

-―fin.

A/N: haii haiii! Ini ff oneshot hasil SKS ;_; /justkidding. Kangen sama minho-Soojung, jadialh FF ancur ini /sobs, FF ini juga special present for my best friend ever, msdandelion! Hope you like it, Vin! ❤

Semoga ini ff nggak absurd-absurd banget ya! ^o^/~ maafkan saya kalau masih ada typo yang bertebaran ;-;

Last, mind to give me some reviews? 😉 gomawo! J

2 thoughts on “[FF Freelance] Is This Feeling Called “Fairytale Love”?

  1. nice fict, chingu. simple, keren kok. penulisannya juga bagus kok. alurnya tapi agak kecepetan dikit. overall bagus kok.
    lama nggak baca minstal, jadi kangen berat ama mereka berdua.
    ditunggu ff lainnya, keep writing~

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s