Hello

 hello

Hello

By

Imyreen

Tittle : Hello|| Main Cast : EXO’s Kai & F(x)’s Krystal|| Genre : AU,Romance,Fluff|| Length : Vignette || Rating : Teen

Dicslaimer : Italic adalah alur flashback

Ternyata waktu tidak berbohong, aku bertemu dengannya lagi

©imyreen

“—Apa?” pekik Jongin

Pria itu terbelakak terkejut dengan semua ucapan yang bisa dikatakan sebagai Bapak tua —Bos Jongin— siapa yang tidak emosi jika sang penjabat tertinggi di pekerjaanmu memberikan tugas sangat tidak kamu sukai? Begitu halnya dengan pria berkulit tan,Jongin.

“Mengapa harus Aerial Photography? Bukankah Sehun bisa melakukannya?”

Setelah Jongin mendengar omelan sang Bos, ia segera langsung menekan tombol merah pada telepon genggam alias Handphone. Jongin menggenggam erat helai rambutnya, lalu melihat hasil fotografinya yang pernah membuatnya di cap sebagai Fotografer terbaik di Seoul. Berterimakasihlah kepada Ballistics Photography.

“Ah lebih baik aku mencari minuman di luar”

Ia segera mengambil Jas mantel warna kesukaanya,Hitam. Kemudian Jongin tak sengaja memandang fotonya bersama teman alumninya waktu masih Sekolah Menengah Pertama, ia tertawa melihat wajah konyolnya bersama kawan-kawannya. Dan Jongin teringat sesuatu, ia harus menghubungi pria berkulit putih dengan lelucon anehnya.

“Sehun-ah! Kau sedang apa?” tanya Jongin sambil berjalan menuju ke kamar untuk mengambil Jam tangan

Ha? Uh ah

“Menjijikkan, jangan bilang kau baru saja melakukannya bersama pacarmu?”

Tanpa kukatakan, kau sudah tau,Jongin ya

“Ck, Nanti bertemulah denganku di Café biasanya,Mengerti?”

Ya,bermain sebentar dulu. Kumatikan.

Jongin menggelengkan kepalanya pelan, ia melangkah untuk keluar dari Apartement. Jongin berjalan santai di perjalanan dengan memandang keindahan Seoul. Barangkali ada ide,mungkin?. Tak butuh 5 menit, Jongin sudah sampai di café yang biasanya ia kunjungi dengan Sahabatnya,Sehun.

©imyreen

“Selamat Datang,Tuan Kim” sang pelayan menyapanya, sepertinya ia sudah terlalu kenal persis siapa Jongin. Jongin hanya menyambutnya dengan senyuman hangat. Jongin melangkah mantap untuk menuju ketempat duduk yang kosong. Namun langkah itu berhenti ketika mendengar ucapan Sang pelayan. Timbul berdetakan cepat, bukankah marga itu sudah terkesan Mainstream namun tidak dengan suara tersebut.

“Selamat Datang,Nona Jung”

“—Iya, Terima kasih. Ramai ya?”

Jongin menoleh kebelakang sebentar saja hanya untuk memastikan, kemudian wanita bermarga Jung pun jalan menuju arah Jongin. Akhirnya mata mereka saling berjumpa.

“—S-soojung?” tanya Jongin

Wanita yang dipanggil Jongin hanya tersenyum. Dia tau siapa pria didepan ini. Suaranya tidak berubah hanya saja lebih dewasa.

Hello Jongin, Baik saja kabarmu?”

Jongin tersenyum,”Baik saja, maukah kau duduk bersama denganku?”

Soojung mengangguk pelan, dan berjalan mantap menuju salah satu tempat duduk yang kosong dengan dua buah kursi. Jongin tersenyum lebar melihat langkah Soojung. Iya, sepertinya tuhan mendengar doanya selama bertahun-tahun.

©imyreen

“Ingin minum apa?” tanya Soojung pelan sambil membaca buku menu, Jongin melirik kearah Soojung dan lagi dia tersenyum

“Seperti biasanya, Cappucino Latte” jawab Jongin dengan mantap, sang pelayan menulis pesanannya

“Cappucino Latte seperti biasa dengan hiasan Panda” ujar Soojung dengan tertawa karena malu dengan pesanannya, Jongin pun ikut tertawa kecil

“Baiklah,sepertinya kalian cocok sebagai pasangan” goda pelayan tersebut dengan Name Tag, Park Chorong lalu meninggalkan mereka berdua.

Jongin dan Soojung terbelakak kaget dan mata mereka saling berjumpa lagi lalu tersenyum, iya memang awkward moment sekali

“Dengar-dengar kau sudah jadi fotografer terkenal bukan?” tanya Soojung untuk mencairkan suasana mereka sekarang yang terlihat sangat canggung sekali

“—Ah, tidak juga” jawab Jongin dengan perasaan malu, kalau dengan temannya dia akan sombong sekali, untuk kali ini didepan Soojung ia tidak akan melakukannya

“Ah aku suka dengan salah satu karyamu, bagaimana bisa kau tega peluru berjalan nyaris terkena kepala orang lalu kau potret?”

“Itu gampang sekali, karena difoto tersebut adalah sang ketua kelas kita,Suho. Kau kenal bukan? Jadi dia kubayar lalu mau begitu saja” ujar Jongin sambil menyicipi pesanannya yang entah kapan datang, mungkin Jongin terkagum dalam kecantikan Soojung hingga lupa segalanya. Berlebihan memang

“Oh Joonmyeon? Jelas saja aku kenal,” jawab Soojung dengan tawa khasnya dan mulai mencicipi Cappucino Panda pesanannya

“Soojung,sejak kapan kau di Seoul? Bagaimana bisa pelayan disini mengenalimu?”

“Oh itu, aku sudah lama di Seoul sekitar 1 tahun lalu setelah kelulusan di Amerika, Aku sering datang disini setiap sore”

“Tinggal dimana?”

“Apartement dekat café ini. Ah Jongin, aku satu apartement denganmu. Mungkin kau tidak menyadari keberadaanku sampai kau tak tau”

Jongin berdecak kagum, bagaimana seorang Jongin yang telat mengharapkan wanita itu datang tapi Jongin tidak menyadari setahun yang lalu wanita itu datang

“Efek sibuk, Kamar mana?”

“Aku tetanggamu,Jongin”

Lagi, Jongin terkejut. Sebegitunyakah pria itu tak menyadari dan mengabaikan tetangganya yang sudah bertetap disana

“Ah tidak aku depan kamarmu, Aku sering memandangmu tapi kau tak menyadari keberadaanku. Begitu jahat sekali tuan hitam”

“Ck,baiklah aku salah. Tapi apakah kau ingat perjanjian kita?”

Soojung tersedak, sepertinya ia ingat perjanjian itu. Perjanjian yang sangat memalukan yang seharusnya dikatakan. Mungkin bagi umur menjelang dewasa sudah wajar sekali untuk melakukannya.

©imyreen

Siang terik itu sangat menganggu gadis remaja yang sangat anti suhu panas. Namun pria remaja itu tidak masalah toh kulitnya mau tidak terkena panas atau terkena tetap saja kulitnya tak berubah. Pria tersebut memandang gadis disebelahnya dengan perasaan tak jelas, rasanya lebih dari perasaan sahabat

“Soojung, aku ingin memelukmu dan menjadi ciuman pertamamu besok kalau sudah berumur” ujarnya

“Umur berapa,Jongin? Kau terlalu berharap” tanya Soojung dengan ketus memandang Jongin

“Aku tahu kita masih masa sekolah menengah pertama, Bukankah bisa terjadi? Besok disaat aku berumur 20 tahun”

“Tunggu saja, aku yakin aku tidak di Korea, pindah ke Amerika setelah kelulusan ini”

“Mungkin kau akan kembali setelah lulus kuliah? Ya aku akan menepati janji ini” Jongin mulai turun dari tempat duduk dan berlutut menghadap ke arah Soojung

“Janji apa?” Soojung bergemetar, ia tidak sanggup dengan tatapan Jongin yang sangat serius. Dia tahu kalau ini hanya Cinta Monyet

“Menunggumu,setelah menemuimu aku memelukmu dan menjadi ciuman pertamamu lalu aku menikahimu”

Soojung tersenyum, dia merasa ini hanya janji belaka dan didalam lubuk hatinya ia berharap ini kenyataan. Iya waktu akan berjalan dengan cepat.

©imyreen

“Bagaimana? Kau mau?” tanya Jongin

“Ck, Dasar masih saja ingat janji itu? Aku sudah memiliki ciuman pertama”

Kata Soojung barusan saja membuat hati Jongin terbakar, dia gagal menjadi ciuman pertamanya.

“S-siapa?”

“Kau,sebentar lagi” ujar Soojung sambil tersenyum. Wanita itu kemudian mengambil mantelnya dan berjalan melangkah ke luar café. Disamping lain , Jongin tersenyum lebar. Dia mengeluarkan uangnya lalu menaruhnya di meja. Jongin melangkah mantap keluar café. Dia tau persis Soojung adalah kado terindah yang tuhan berikan kepadanya.

END

Halo, sekian lama hiatus. Ya tugas sekolah numpuk belum lagi ulangan dan ujian 😄

Moga kalian suka ama cerita absurd ini :v

Oiya, kalian lebih suka couple mana? buat project baru nih 😄

– Kaistal

– Hunstal

– Kaili (Kai Sulli)

– Hunli (Sehun Sulli) 

– Saran couple? 

Please help me!😀

14 thoughts on “Hello

  1. ah, kaistal ya. baru sadar kalo lama banget nggak baca ff kaistal.
    ceritanya bagus, simple lagi. aku suka penggunaan kata-kata author deh. jjang pokoknya!
    untuk project barunya mungkin kai-sulli? jarang baca ff kai-sulli soalnya😀
    ditunggu kelanjutannya, keep writing~

  2. aduh lucunya~ janji kecil mereka dulu
    jongin ya yaampun kecil kecil udah bikin janji kaya begitu hihi
    ah kaistal! hunli! boleh kok~
    nice ff. aku suka

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s