Secret Butler [Prologue]

Secret Butler

Secret Butler

by

RettaVIP

Genre : Drama, Romance

Rating : Teen

Length : Chapters

Main Cast : Sehun (EXO) and Suzy (Miss A)

Suzy’s POV

Uang bukanlah segalanya.

Setidaknya itulah yang kupelajari dari insiden tragis waktu itu. Aku benar-benar tak ingin mengingatnya lagi. Sedikit pun. Namun, setiap malam, gambaran tubuh orang tuaku tergeletak tak berdaya selalu muncul di benakku, membuatku tak mampu terlelap. Darah berceceran di mana-mana. Dua pisau tajam menancap di tubuh mereka. Benar, hari itu kedua orang tuaku dibunuh secara mengerikan. Hingga saat ini, pelakunya masih belum ditemukan.

Aku tahu dengan pasti alasan mengapa nyawa mereka diincar. Uang. Orang tuaku adalah pemilik berbagai macam perusahaan terkenal. Aku bahkan tak sanggup menghitung berapa perusahaan yang mereka miliki. Mereka tahu bahwa aku adalah satu-satunya anak yang mereka miliki. Sehingga mereka berpikir bila mereka membunuh orang tuaku, mereka dapat merebut perusahaan itu dariku. Tetapi, aku tidak berencana untuk membiarkan mereka mengambilnya begitu saja. Tidak setelah mereka mengambil nyawa kedua orang tuaku yang merupakan segalanya bagiku.

Sejak saat itu, aku mulai membenci uang. Uanglah yang telah membunuh orang tuaku. Tanpa uang, kita pasti dapat hidup bahagia seperti dulu, sebelum mereka berhasil dalam bisnis dan setiap hari nyawa kita diincar karena uang. Bayangkan betapa bahagianya hidup ini bila mereka tidak memiliki uang sebanyak itu. Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan mencari siapa yang telah melakukan hal tak termaafkan itu dan aku akan membalas perlakuan mereka.

Pada hari mengerikan itu, aku menemukan secarik kertas bertuliskan “Bubble Tea” dan sebuah nomor telpon dari saku jas ayahku. Aku tak tahu apa maksud dari tulisan itu sama sekali. Orang tuaku tidak pernah menyebut kata “Bubble Tea” sekali pun, tentu saja selain minuman “Bubble Tea”. Berulang kali aku mencoba menelpon nomor itu, namun tak pernah ada yang menjawab. Sehingga aku mencoba untuk mengirim pesan.

 

To : Bubble Tea

From : Suzy

Apa kau kenal orang tuaku? Siapa kau?

 

Aku tidak mengharapkan balasan karena dia tidak pernah mengangkat telpon. Tetapi, di luar dugaan, aku menerima pesan darinya.

 

To : Suzy

From : Bubble Tea

Terimakasih sudah menghubungiku, Suzy. Benar, aku kenal orang tuamu. Orang tuamu menitipkanmu padaku. Jadi, mulai sekarang bila kau butuh apa-apa, beritahu aku saja lewat pesan. Aku akan selalu ada untukmu. Kau bisa mengandalkanku. Aku pasti akan membantumu.

 

To : Bubble Tea

From : Suzy

Terimakasih. Namamu siapa?

 

To : Suzy

From : Bubble Tea

Seperti yang kau tahu. Aku Bubble Tea.

 

Ketika aku merasa hidup ini susah dan tidak ada harapan lagi, Bubble Tea selalu ada untuk menghiburku dan menolongku. Selama ini aku selalu merasa aman dan terlindungi karenanya. Tetapi, aku sama sekali tidak pernah melihat wajah Bubble Tea. Dia selalu menolongku secara tidak langsung. Setiap kali aku ingin bertemu dengannya, dia selalu mencari alasan untuk menghindariku.

Ada apa sebenarnya? Mengapa ia tidak ingin aku melihat wajahnya? Apa yang ia sembunyikan dariku?

Setiap kali aku mencurigainya, aku selalu meyakinkan diriku bahwa dia pasti memiliki alasan sendiri. Tidak ada salahnya bagi seseorang untuk memiliki rahasia. Lagipula, akulah yang berhutang budi padanya. Akan sangat keterlaluan bila aku masih meminta lebih padanya. Maka dari itu, kenyataan bahwa dia selalu ada untukku saja sudah lebih dari cukup bagiku.

 

Sehun’s POV

To : Bubble Tea

From : Suzy

Apa kau kenal orang tuaku? Siapa kau?

 

Suzy? Inikah anak yang dimaksud? Ini anak yang harus aku lindungi? Tetapi jika dia tahu siapa aku sebenarnya, dia pasti akan membenciku.

Aku memandang pesan dari anak yang bernama Suzy dengan perasaan bersalah. Aku tidak berhak untuk ikut campur dalam kehidupannya lagi. Apalagi setelah aku terlibat dengan kejadian waktu itu.

“Sehun? Apa yang kau lakukan?” Krystal, rekan kerjaku, memandangku dengan tatapan heran. “Sedari tadi kau hanya memandang ponselmu. Jangan-jangan, kau memiliki pacar baru?”

Aku menutup ponselku dan segera memasukkannya ke dalam saku celanaku. “Tidak. Apa-apaan kau, Krystal.”

“Kau tidak bisa menipuku, Sehun.” Krystal menggeleng-gelengkan kepalanya. “Bagaimana dengan tugas terbaru kita? Kapan kita akan terjun ke lapangan?”

Kami berdua bekerja sebagai agen rahasia. Kami selalu berpindah-pindah tempat dan berganti-ganti identitas. Tidak ada satu pun orang luar yang mengetahui siapa kami sebenarnya, selain agensi kami sendiri.

“Lebih cepat lebih baik. Bagaimana kalau besok?”

“Siap.” Krystal mengacungkan jempolnya. “Boss memanggil kita. Lebih baik kita segera ke sana.”

“Baik.”

Aku mengikuti Krystal berjalan keluar dari ruangan. Sekali lagi aku menatap layar ponselku. Aku tidak yakin apakah aku berhak membalas pesan ini atau tidak. Namun, tanpa kusadari, jemariku bergerak sendiri untuk membalasnya.

Selama dia tidak mengetahui identitasku, aku rasa itu tidak apa-apa.

-To be continued-

 

A/N

Mendadak ketemu ide bikin fanfic, jadi langsung aja bikin, hahaha. Lagi pingin bikin fanfic chaptered nih. Entah kenapa peran utamanya aku milih Sehun sama Suzy yang bener-bener gak nyambung sebenarnya, tapi menurut aku mereka paling cocok buat mainin peran ini. Maaf kalau gak cocok >.<

7 thoughts on “Secret Butler [Prologue]

  1. hunzy!!! yeay!!! kkkk :)))
    kenapa bisa ada nmr sehun di jas appanya suzy?
    penasaran banget nih sebenernya apa yang disembunyiin sama sehun dari suzy?,,
    jadi disini ceritanya sehun juga gatau wajah suzy ya?
    ceritanya menarik authorniiim bikin penasaran :))
    ditunggu next partnya ne ;))

  2. wah thor kerwn banget.. kalo boleh nebak.. yang bunuh orangtuanya suzy itu sehun ya? karna ada misi rahasia yang mengharuskan sehun untuk terlibat dalam kasus itu?.. maaf ya thor kalo sok tau.. lanjutnya jangan lama lama yaa

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s