[FF Freelance] I Miss You (Ficlet)

imissyou_cover

I Miss You

.

.

Author: Ifa Raneza | Cast: BTS’s Suga, Jang Min Young (OC) | Genre: Romance, Angst, Sad | Rating: PG-13 | Length: ficlet

Disclaimer: FF ini gatau inspirasinya dapet darimana -__-v ini pertama kalinya nulis dengan cast anak BTS. Jadi jangan heran ya kalo gaje .__. Dan ff ini belum pernah dipost dimana pun, kecuali di blog pribadi saya (?)

**

 

“Hey, jelek. Jangan melamun seperti itu, kau terlihat semakin jelek saja!”

Aku hanya tersenyum mendengarkan suara itu terngiang-ngiang di telingaku. Kemudian sambil tertawa kecil, aku menoleh dan mendapati sesosok gadis berambut kecokelatan di sampingku. Ia tampak memamerkan deretan giginya padaku. Manis.

“Aku hanya ingin menikmati pemandangan matahari yang baru saja terbit. Lagipula, apa yang kau lakukan di sini? Biasanya kau akan kedinginan seakan-akan membeku dengan pakaian setipis itu,” ujarku setelah melirik gaun putih yang dikenakannya.

Tidak seperti biasanya, dia hanya mengenakan pakaian tipis seperti itu. Sungguh berbanding terbalik denganku yang mengenakan berlapis-lapis mantel. Aku sudah hapal dengan kebiasaannya yang selalu kedinginan di pagi buta seperti ini. Apalagi di daerah pegunungan seperti ini suhunya lebih dingin daripada daerah perkotaan biasa.

Ia terkekeh hambar, seraya melirik pakaiannya sekilas. “Aku sudah tidak membutuhkan mantel tebal sepertimu lagi, Yoongi,” ujarnya sambil tersenyum tipis. Terlihat dipaksakan.

Aku menunduk, menelan ludahku pahit-pahit. Entah kenapa ada yang sakit di dalam sini, dalam dadaku.

“Apa ini yang bisa kau lakukan selama bertahun-tahun terakhir, Yoongi?” tanyanya, menyapunya pandangan ke sekeliling. Memecahkan kesunyian yang menyelimuti dua menit terakhir.

Aku mengangguk pelan, masih mengamati rumput yang kupijak. Tidak ada yang menarik. Tapi aku terlalu malas untuk mengangkat wajah. Tanpa menatapnya langsung pun aku sudah bisa merasakan kehadirannya.

“Kau tidak bisa seperti ini terus, Yoongi-ya. Kau harus—”

“Aku tidak bisa, Minyoung,” potongku yang terdengar begitu lirih. Sudut mataku berair dan aku enggan mengangkat wajahku jika sudah seperti ini. “Kenyataannya aku tidak bisa…”

“Kau bisa.”

“Tidak.”

Gadis itu menghela nafasnya panjang. Ia menyandarkan tubuhnya pada bangku kayu yang kami duduki. Menatap langit yang terlihat tak berawan. “Lima tahun, Yoongi.”

Aku masih diam. Membiarkan air mata mulai mengalir dari pelupuk mataku.

“Sampai kapan kau mau meratapi semuanya seperti ini? Hidupmu akan terus berjalan. Kau tidak bisa terus terjebak di masa lalu.”

Aku memejamkan mataku, mencoba menghalau rasa sakit yang semakin menjadi-jadi di dalam dadaku. Namun nyatanya itu membuatku dapat merasakan sakit yang semakin nyata.

“Aku tidak memintamu untuk menjadi lemah dan menganggapku tetap ada seperti ini. Aku hanya ingin kau untuk mengingatku… itu saja. Ini hidupmu, Yoongi. Aku tidak mau menghancurkan masa depanmu dengan membuatmu menjadi seperti ini.”

Ia mendekatiku, merengkuhku ke dalam pelukannya. Aku dapat merasakan kehangatannya. Aku masih enggan membalasnya, takut pelukan ini akan segera lenyap ketika aku bergerak sedikit saja.

“Kau bisa, Min Yoongi. Aku yakin kau kuat, aku mengenalmu,” bisiknya lembut. Dapat kurasakan pipiku menghangat. Seperti disentuh oleh bibir yang selalu menyunggingkan senyumnya itu padaku. “Aku mencintaimu, Yoongi.”

Sesaat setelah ia berbisik. Kurasakan kehangatannya semakin memudar. Kugerakkan kedua tanganku untuk merengkuhnya. Namun lenyap. Semuanya lenyap. Aku membuka mata dan tidak mendapati siapapun di sana. Tubuhku mulai terasa bergetar. Rasanya ada yang sakit di dalam sini. Dalam dadaku.

 

Aku merindukanmu… Aku merindukanmu, Jang Min Young… Aku merindukanmu…

Kata itu terus kuucapkan dalam hati. Kondisiku sudah kacau. Wajahku sudah dibanjiri air mata dan perasaanku semakin tercabik-cabik. Gadis itu sudah menghilang. Lenyap. Dan tak akan kembali lagi. Dadaku semakin sesak. Segera kupukul-pukul dadaku dan rasanya semakin sesak. Aku tidak peduli jika ini membuatku menyusul gadis itu secepatnya. Yang aku inginkan hanya gadis itu.

Walaupun aku sudah berteriak seperti orang gila, tidak ada yang berubah. Gadis itu tetap tak kembali. Tuhan telah mengambilnya dengan cepat. Dan aku tidak dapat menjaganya lebih lama. Aku tidak peduli walaupun aku harus hidup sendirian di dunia sekalipun. Namun perasaan ini yang membuatku tersiksa. Aku merindukannya. Sangat merindukannya. Seolah ada bagian di hidupku yang hilang dan membuat plan hidupku kacau.

Hanya itu… Aku hanya menginginkanmu, Jang Min Young. Dan aku merindukanmu.

END

One thought on “[FF Freelance] I Miss You (Ficlet)

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s