[FICLET] Green Tea Latte

kris

.

Pangsit Koreya | EXO’s Kris | 459 words

.

it’s just unique how bitterness in grean tea fade,

because of ‘latte’

.

12 poisoned sweets following : A Cup of Coffee | Black Forest | Opera Cake

.

Jingga bergegas mangkat dari batas horizon bersama senja.

Normalnya, saat ini steam hot water tengah gila-gilaan menghajar pori-pori di sekujur tubuh Kris. Tapi pengecualian untuk hari ini, dimana ia memilih keluar dari jalur rutinitas dan menyandarkan lengkung tulang belakangnya pada salah satu sisi Vltava Bridge. Apa salahnya menikmati kota Praha 30 menit lebih lama?

Soal keluar dari jalur rutinitas, boleh dibilang itu kegemaran terbarunya.

Ingat benar seminggu lalu ia meninggalkan meja kerja CEO, lalu terbang ke kota seindah Praha untuk melamar jadi petugas kebersihan di Old Town Hall Tower. Semata demi memuaskan iris jelaganya menelanjangi detail Astronomical Clock, delapan jam sehari. Belum cukup dalam kerutan diantara kedua alismu jika belum mendengar rencana dalam otaknya yang akan mengajukan lamaran kerja ke Petrin Hill minggu depan. Sasarannya? Observation Tower kenamaan, dimana ia akan merancang daftar lokasi yang wajib dikunjung jika sukses mendapat tiket wisata antariksa tahun depan.

Oh, dan alasannya bertahan 20 menit lebih lama dari rencana awal, ialah seorang gadis ras mongoloid, yang meringkuk di sampingnya. Yang beberapa menit lalu hendak mengakhiri hidup dengan meloncat terjun. Sayangnya, ia memilih lokasi tepat di samping seseorang yang baru saja pulang dari kebaktian. Dan cukup beruntung rungunya dihantam sindiran bukannya siaran ulang ceramah sore tadi.

“Curiga kau ingin mengisi headline surat kabar nasional, daripada membuang beban hidupmu.”

Meski alakadar, setidaknya lidah Kris berhasil menghalangi sendi lutut disampingnya meloncati batas jembatan. Ah, setelah dipikir ulang, Vltava Bridge memang terlampau mencolok untuk dijadikan lokasi buang nyawa.

Tampaknya si gadis kabur begitu saja dari tempat kerja, melihat apron coklat tanah dengan bordir Ebel Cafe masih melekat bersama dengan nametag kepegawaian bersilabelkan Aline Tan. Entah benar miliknya, atau hasil meminjam milik pegawai lain yang sedang cuti. Seperti yang sering Kris lakukan.

“Ia menemuiku di cafe sore tadi. Memintaku kembali dan bersedia jadi wanita yang menggandeng lengannya di altar. Gila. Mau ditaruh di mana wajahku.

Sudah terlanjur kuterima penawaran ayahnya soal beasiswa kuliah di Praha. Orang sepertinya pasti tau benar apa ambisiku. Titik lemahku. Lagipula, ia akan menikahi cinta pertamanya, mana mungkin ingat padaku, yakan?”

Serta-merta netra Kris menyusul iris black pearl itu menyorot langit safir Praha. Mana kutau, pikirnya.

Sejauh ini, yang ia tau sebatas kemungkinan seorang gadis berpotensi kabur ke pelaminan bersama pria yang acapkali mentraktirnya mabuk, daripada setia  kepada seseorang yang hanya mampu memberi bingkisan berupa berlian dan permata. Seperti dirinya.

“Hey, Tan.”

Yya! Sejak kapan kita sepakat saling memanggil nama kecil?”

Tanpa disadari, salah satu sudut bibir si pemuda blonde berjingkat asimetris, mendengar respon positif bahwa nametag yang sejak tadi ia curi pandang itu berisikan silabel si gadis yang tengah patah hati.

“Kenapa tidak sesekali coba keluar dari jalur?”

“Aku sudah dikeluarkan dari jalur awalku, ingat?”

“Kalau kau beruntung, dan bertahan denganku sampai tahun depan, mungkin kita bisa menikmati wisata antariksa bersama. Bagaimana?”

~끝~

A/N : Uh, udah lama banget ngga dilanjutin seriesnya, sorry not sorry ya…abisnya tugas kuliah juga bejibun minta dibelai (eh) Semoga masih ada yang inget sama series ini (itu juga kalo ada yang ngikutin, uhuhuu)

Oh ya, kerasa ngga sih pembangunan karakter cewenya memang belum dikupas habis dan rasanya lebih fokus ke Krisnya? Anyway, masih inget siapa Aline Tan?

Ayoo jangan sungkan kasi feedback ya… Pintu saran dan kritik selalu terbuka lebar~😀

6 thoughts on “[FICLET] Green Tea Latte

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s