[Epilogue] Forbidden Love

Forbidden Love

We shouldn’t have lived in the same building.

by Shinyoung (ssyoung)

Main Cast: Kim Myungsoo & Son Naeun || Support Cast: Kim Jongin & Jung Krystal || Genre: School Life & Romance || Length: Chaptered || Rating: Teen (PG-15) || Credit Poster: goldenblood || Disclaimer: Casts belong to God. No copy-paste. Copyright © 2015-2016 by Shinyoung.

Epilogue — Starry Night

Prologue | Characters | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10

*

Musim dingin telah dimulai di Korea Selatan.

Banyak orang yang mulai mengenakan pakaian tebal, sepatu bot, dan juga syal yang melingkar di leher mereka. Penerbangan tidak dihentikan hanya karena angin musim dingin yang tengah berlangsung di Incheon.

Gadis yang baru menempuh perjalanan dari New York itu memasang syalnya begitu turun dari pesawat. Angin bertiup kencang di lapangan udara. Ia merapatkan syalnya untuk menghangatkan lehernya. Dia tidak mau di hari pertamanya tiba di Korea dia mengalami gejala batuk.

“Son Naeun, tunggu aku.”

“Cepatlah!” ujar gadis yang bernama Son Naeun itu.

Tanpa menoleh ke belakang, dia tetap berjalan menuju pengambilan koper. Sementara itu, kakaknya yang tampak kesulitan membenarkan tasnya, menyusul gadis itu. Laki-laki itu menghela napas berat melihat adiknya yang meninggalkannya.

Begitu mereka mengambil koper mereka, mereka pun menuju pintu utama bandara, dan menghentikan sebuah taksi. Naeun menyebutkan tujuan mereka, selagi membuka tas kecilnya, mengambil sesuatu.

“Kau cari apa?” tanya kakaknya penasaran.

“Undangan pernikahan,” jawab Naeun. “Nanti kita tidak bisa masuk, Dongwoon oppa.

“Kau ini memang ceroboh. Meninggalkannya di kursi pesawat,” Dongwoon mengomeli adiknya itu. “Untung saja aku melihatnya. Kalau tidak, aku sudah tidak tahu bagaimana caranya kita masuk ke dalam.”

“Tapi, kenyataannya kau memang menemukannya, Oppa.

Ah, i gijibbae—gadis ini.”

“Kau baru saja menyebutku apa?”

“Lupakan.”

Perjalanan menempuh watku seperempat jam sampai mereka tiba di sebuah hotel berbintang lima. Seorang petugas hotel menghampiri mereka, kemudian membantu mereka untuk menurunkan koper-koper mereka.

Mereka memasuki hotel tersebut, mendaftarkan dua ruangan single. Meskipun mereka bersaudara, Naeun tidak akan pernah mau satu kamar dengan kakaknya yang sudah berumur 30 tahun itu.

“Setidaknya carilah seorang wanita,” ujar Naeun kesal sambil melepas syalnya.

Dongwoon melirik adiknya. “Kau mengenakan kalung dari Kim Myungsoo?”

“Iya.” Naeun tidak mau membahas hal yang satu itu. “Jangan mengalihkan pembicaraan. Cepat cari wanita dan menikah.”

“Apa urusanmu, Son Naeun?” tanya Dongwoon yang ikut kesal. “Kau masih 24 tahun. Pikirkan saja pekerjaanmu, jangan menggangguku. Aku akan urusi sendiri masalah hubunganku.”

“Jangan nikah di umur 40 tahun! Apa—”

Pintu lift terbuka dan berdiri seseorang di depan sana. Baik Naeun maupun Dongwoon sama-sama terkejut. Tak ada kata yang terucap dari bibir Naeun. Gadis itu mematung di sana, membuat petugas hotel yang tengah mengantar mereka menuju kamar mereka pun ikut bingung.

“Tuan? Nona? Kita sudah sampai.”

“Son Naeun.”

Panggilan itu begitu khas di telinga Naeun. Panggilan yang selalu membuatnya merasa kesal 6 tahun yang lalu. Panggilan yang membuat emosinya terpancing dan selalu melampiaskan kekesalannya pada lelaki itu.

“Myungsoo. . .”

 

 

“Aku pikir kau akan pulang tahun depan.”

“Bukankah aku sudah bilang kalau aku akan memberikan kejutan,” ujar gadis itu.

“Yah. . . Bukan masalah.”

Naeun menatap gelas berisi wine yang ada di tangan kanannya. Kemudian, ia mendongakkan wajahnya menatap langit malam yang dipenuhi oleh bintang. Gadis itu mendekatkan gelasnya kepada bibirnya, kemudian meminum wine tersebut.

Di atas balkon kamar Myungsoo, keduanya saling berdiri berdampingan. Tak ada pembicaraan menarik di antara keduanya. Tak ada ucapan lain yang keluar dari bibir mereka.

Myungsoo melirik leher gadis itu dan menatap kalung yang melingkar di leher Naeun. Dia tersenyum tipis, namun tidak berkomentar. Ia meminum wine-nya sedikit demi sedikit, merasakan kehangatan yang mengalir.

“Kau mengenakan kalung itu?” tanya Myungsoo.

“Iya,” Naeun menjawab dengan singkat. Gadis itu meminum wine-nya. “Kau memintaku.”

“Waktu itu kau benar-benar belum menjawabku, Son Naeun. Aku memintamu untuk berjanji menggunakan kalung itu, tapi kau tidak menjawabku. Kau tidak pernah mengatakan padaku bahwa kau berjanji akan menggunakannya.”

Ya!” Naeun berteriak kesal padanya.

Wajah Naeun yang merona merah pun membuat Myungsoo terkekeh pelan. Cepat-cepat, Naeun langsung mengalihkan wajahnya dari Myungsoo. Gadis itu kembali menatap langit malam.

“Kau tidak memberiku waktu untuk menjawabnya. Saat itu kau langsung menciumku.”

“Aku anggap kau menerimaku karena kau menggunakannya,” kata Myungsoo.

Naeun melirik laki-laki itu kesal. Kemudian, menyikut pelan sambil tersenyum tipis. Dia tidak tahu apakah dia harus senang atau gugup karena Myungsoo lebih santai daripada sebelumnya.

“Son Naeun.”

“Hm?”

“Kalau aku memanggilmu, menolehlah.”

Tepat saat Naeun menolehkan wajahnya menatap Myungsoo, laki-laki itu mencium bibirnya. Naeun yang terlalu terkejut tidak dapat memejamkan matanya. Perlahan tapi pasti, ketika Myungsoo memperdalam ciumannya, Naeun pun mulai memejamkan matanya.

Myungsoo mengakhiri ciuman, sambil tersenyum ke arah Naeun. Namun, Naeun tidak membalas senyumannya karena dia masih gugup. Gadis itu meletakkan gelas wine-nya di atas meja yang ada di balkon kamar Myungsoo.

“Kim Myungsoo, kenapa kau selalu melakukanya secara tiba-tiba?”

“Ya. . . Karena aku suka reaksimu itu,” jawab Myungsoo sambil tersenyum lebar.

“Reaksiku?”

“Entahlah. Kau seperti terkejut ketika mendapatkan ciuman itu.”

“Siapa yang tidak terkejut idberikan ciuman seperti itu?”

Myungsoo mengangkat bahunya. Kemudian, melingkarkan tangannya di sekitar pinggang Naeun setelah meletakkan gelas wine-nya. Ia menatap dalam-dalam mata gadis itu, kemudian mengecup keningnya.

“Apakah itu tiba-tiba?” tanya Myungsoo.

“T-tidak.”

“Bagaimana kalau dengan ini?”

Myungsoo kembali mencium bibir Naeun dengan hangat. Namun, kali ini, ciuman tidak berlangsung lama. Myungsoo mengangkat alisnya, menanyakan respon Naeun. Naeun pun menggeleng pelan.

“Baiklah.” Myungsoo tersenyum hangat. “Aku akan memberi aba-aba lain kali.”

“Kau gila, ya?” tanya Naeun kesal, namun dia senang.

Myungsoo menggeleng. “Malam ini kau tidak usah kembali ke kamarmu, ya?”

Naeun tertawa. “Arasseo.

 

*

fin.

June 30, 2016 — 01:00 A.M.

13 thoughts on “[Epilogue] Forbidden Love

  1. Kim myungsoo son naeun……kalian yang ciuman aku yang deg degan /ini apa. Epilognya cukup membuat hati ini bergejolak merasakan greged-nya pake d(?) wkwkwk. Duh u know wht aku ampe baca epilog ini 3 kali tadi dan masih mau dibaca ulang nanti hahaha x)) manisnya moment mereka membuatku diabetes thor ;”) myungsoo mau apa kamu semaleman dikamar bareng naeun ga ajak ajak aku?!!? (?) Duh duh duh endingnya selaloe bikin pengen baca chap selanjutnya ,sayangnya ini sudah epilog yha yha yha ku bisa apa /? ;3; berharap dibikinin long one shoot kelanjutan ff ini x) hehe.sepertinya sampai disini komentar saya sekian dan terima kasih(?)

    tetep semangat!^^

  2. Sweettttttttttt banget, maaf baru pertama komen, Sepertinya jadi MyungEun Shipper, selalu ditunggu FF MyungEun berikutnya

    Fighting

  3. So cweet amat si ni MyungEun,,Momentny bkin greget nie,,ampe yg bca snyum2 kga jelas,,😍😍😍
    Keep writing dah author-nim,,d tnggu karya MyungEun dan ff yg lainny jga,,,

  4. Lahhualhh squelnya udh ada kwkwkwkwkw koplakk bnerr dahh gregett ihh gregett
    Tpi kurang pngen nambah lgi lgi kgi /plakk

  5. young tanggung jawab atuhlah aku diabetes dan udh kek idiot nih senyum2 sendiri baca epilog ini heu ;;;;^;;;; btw what an awesome work young!😊 puas bgt bc epilog ini kebayar deh kangen nya aku sm MyungEun ㅋㅋㅋ yg masi jd pertanyaan bsar itu naeun sm dongwoon mw hadirin pernikahan siapa? Kukira itu nikahan myung ih udh ketar ketir dluan td :”

  6. akhirnya selesai juga pas baru baca prolognya langsung penasaran banget cuman resolution-nya kurang greget padahal konfliknya udah keren,tapi yaudahlah keren banget aku kira yang nikah naeun sama myungsoo😀

    • Huehehe makasih banyak yaa udah baca, komentar, dan kasih kritik beserta saran yang sangat membantu!❤ iya niih, aku juga merasa kalau resolutionnya juga kurang greget😦 intinya keep reading untuk ff myungsoo-naeun yang lainnya yaa hehe🙂

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s