Tata Penulisan

Annyeonghaseyo readers^^

di Page ini saya akan membahas tentang panduan penulisan Fanfiction secara benar karena ada beberapa fanfict yang saya lihat teknik penulisannya belum benar jadi keliatannya kurang rapi.

Semoga page ini bermanfaat bagi para author dan author freelance disini^^

Berikut panduannya :

1. Tanda baca ditempakan sebelum tanda petik tutup

contoh : “Jadi intinya?” tanya Minhee.

Berlaku juga untuk tanda baca lain sebelum tanda petik tutup.

2. Beri sepasi setelah tanda baca (titik, koma, tanda seru, tanda tanya) dan petik tutup dengan kata selanjutnya.

3. Tanda titik disetiap akhir kalimat sebagai tanda tutup, jika bukan kalimat dalam tanda petik. Apabila kalimat yang berada didalam tanda petik tidak ada kelanjutannya, maka diberi tanda titik sebelum tanda petik tutup.

contoh : “Sepertinya ini bukan salahku.”

Apabila kalimat yang berada didalam tanda petik masih ada kelanjutannya, maka diberi tanda koma sebelum tanda petik tutup.

contoh : “Aku ingin pergi menemuinya,” jawab Haneul.

4. Beri tanda koma “,” dan sepasi antara kalimat biasa dan kalimat dalam tanda petik.

contoh : Minhee bertanya dalam hati, “Benarkah seperti itu?”

5. Huruf besar setiap mengawali kalimat, setelah tanda petik, tanda titik, dan pada nama orang, kota, kata sapaan (Oppa, Eonnie).

6. Penulisan italic (cetak miring) pada kata yang bukan merupakan kata-kata bahasa Indonesia; seperti romanisasi Hangeul, kata/kalimat asing, ungkapan/ekspresi (okeh, khan, deh), partikel asing seperti ‘-ah’ pada nama yang berakhiran huruf konsonan dan ‘-ya’ pada nama yang berakhiran huruf vokal.

7. Beri tanda koma dalam percakapan tanda petik

contoh : “Gomawo, Bee,” ujar Minhwa.

Nah, itu beberapa penulisan yang benar yang aku kutip dari salah satu blog Fanfict^^ semoga benar-benar bisa bermanfaat ya bagi kalian semua yang membuka Page ini^^

Akhir kata, Terimakasih untuk yang mau membaca dan mengoreksi kesalahannya^^

Credit :

The Cuties @ Fanfictionschools.wordpress.com

By : AltRiseSilver

33 thoughts on “Tata Penulisan

  1. Gini, kan ceritanya ada seorang yg sedang menjeleaskan suatu peristiwa …
    Aku ngga bisa njelasinnya menjadi satu paragraf karena nanti bakal terlalu panjang dan bosenin contohnya…

    “Admira, kamu tahu ? Kenapa aku membunuhnya?”
    “Tidak. Jelaskan padaku.”
    “Dia sudah membuat hidupku menderita… dan blaaa… blaa…”
    “Aku tidak bisa melupakan senyuman liciknya saat masih mengganggu hidupku”
    “Dan aku membencinya saat dia berpura2 simpati padaku”
    “Akhirnya aku membunuhnya”

    Nah yang menjelaskan itu aku buat beberapa bagian jadi si pembaca bisa ngambil jeda loh…

    Nah dalam penulisannya sendiri itu…
    Kaya gitu atau…
    “Dia sudah membuat hidupku menderita blaaa… bla…

    “Dan senyum licik yang menghiasi bibirnya bla… bla…

    “Akhirnya aku membunuhnya”

    Bisa tolong jelaskan ?

Don't be a silent reader & leave your comment, please!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s